Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer
Novel Bamukmin Melepas Politik Identitas Sama Saja Komunisme
18 August 2022
Novel Bamukmin: Melepas Politik Identitas Sama Saja Komunisme
foto: Novel Bamukmin (rmol)


itoday - Semangat untuk menjauhkan politisasi agama serta politik identitas yang digaungkan Presiden Joko Widodo tak sepenuhnya diterima publik.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin, apa yang Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraan saat Sidang Tahunan MPR RI itu justru terkesan anti terhadap agama.

"Identitas Indonesia tidak pernah dilepaskan dari agama. Dengan melepaskan politik identitas, maka jelas mengarahnya menjadi antiagama atau komunisme," tegas Novel kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (18/8).

Ia mengklaim, Indonesia berdiri atas semangat agama yang bergelora. Saat melawan penjajah di prakemerdekaan, bangsa Indonesia sulit disatukan tanpa adanya semangat itu.

Oleh karenanya, Novel menyebut lahirnya Indonesia adalah dari kepentingan politik agama yang otomatis menjadi lekat sebagai politik identitas.

"Negara ini merdeka atas dasar rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan sebagai landasannya adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, sehingga jelas berdirinya negara ini atas semangat agama yang bergelora," tandas Novel Bamukmin.

sumber: rmol.id
Novel Bamukmin Melepas Politik Identitas Sama Saja Komunisme
18 August 2022
Novel Bamukmin: Melepas Politik Identitas Sama Saja Komunisme
foto: Novel Bamukmin (rmol)


itoday - Semangat untuk menjauhkan politisasi agama serta politik identitas yang digaungkan Presiden Joko Widodo tak sepenuhnya diterima publik.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin, apa yang Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraan saat Sidang Tahunan MPR RI itu justru terkesan anti terhadap agama.

"Identitas Indonesia tidak pernah dilepaskan dari agama. Dengan melepaskan politik identitas, maka jelas mengarahnya menjadi antiagama atau komunisme," tegas Novel kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (18/8).

Ia mengklaim, Indonesia berdiri atas semangat agama yang bergelora. Saat melawan penjajah di prakemerdekaan, bangsa Indonesia sulit disatukan tanpa adanya semangat itu.

Oleh karenanya, Novel menyebut lahirnya Indonesia adalah dari kepentingan politik agama yang otomatis menjadi lekat sebagai politik identitas.

"Negara ini merdeka atas dasar rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan sebagai landasannya adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, sehingga jelas berdirinya negara ini atas semangat agama yang bergelora," tandas Novel Bamukmin.

sumber: rmol.id
Lihat Semua

Selebritis

Master Limbad Ajak Ngopi Bareng Gus Samsudin Malah Mau Bertarung Ayo Adu Kesaktian
15 August 2022
Master Limbad Ajak Ngopi Bareng, Gus Samsudin Malah Mau Bertarung: Ayo Adu Kesaktian!
foto: Gus Samdudin dan Limbad (suara)


itoday - Master Limbad akhirnya turun gunung untuk ikut terlibat kehebohan Gus Samsudin vs Marcel Radhival alias Pesulap Merah. Ia bersama Denny Darko mau mengajak mereka menyelesaikan masalah.

Denny Darko bertugas mengajak Pesulap Merah. Sementara bagian Limbad adalah berkomunikasi dengan Gus Samsudin.

"Master mencoba bersikap bijak, master membuka diri, tempat dan ruang. Kalau mereka bersedia, dua-duanya duduk, ngopi bareng," kata asisten Limbad mewakili sang master di kanal YouTube Denny Darko, Sabtu (13/8/2022).

Limbad sebenarnya menyayangkan safari Podcast Gus Samsudin. Apalagi jika sampai memamerkan ilmu.

"Sesuatu hal keilmuan yang sifatnya gaib, bukan untuk dipamerkan. Sedangkan kalau dia diundang, risikonya pasti akan ditantang pembuktian seperti itu," kata Limbad yang kembali diwakili asistennya.

Kurang dari satu hari setelah video itu diunggah, Gus Samsudin memberikan respons. Ia yang diminta bertemu untuk menyelesaikan masalah, justru menganggap lain.

"Saya akan menerima tantangan, bukan tantangan sebenarnya. Ini bahasa media aja. Saya menerima undangan dari bang Limbad," kata Gus Samsudin di kanal YouTubenya, Sabtu (13/8/2022).

Meski di awal Gus Samsudin mengatakan menerima undangan Limbad, tapi pernyataan selanjutnya justru dirinya lah yang mengajak pesulap 50 tahun ini bertarung.

"Ayo bang Limbad, kita bertarung, tarung silaturahmi ya," kata Gus Samsudin.

Sebelum bertemu Limbad, Gus Samsudin melakukan sebuah hal di luar nalar, tapa pendem.

"Besok malam saya akan tirakat, melakukan amalan yang diperintahkan kiayi saya, untuk tapa pendem," kata Gus Samsudin.

Gus Samsudin juga meminta waktu kepada Limbad soal waktu pertemuan. Nantinya setelah ia selesai melakukan tapa pendem, lelaki pemilik Padepokan Nur Dzat ini siap bertemu sang master.

"Saya nggak pegang hp. Tidak bisa menghubungi dan tidak bisa dihubungi bang Limbad," kata Samsudin.

"Tapi insyaallah, setelah tapa pendem, saya ketemu anda untuk adu... Adu kesabaran, adu kesaktian. (Karena) yang sakti itu orang yang sabar," ujarnya lagi.

"Besok malam saya akan tirakat, melakukan amalan yang diperintahkan kiayi saya, untuk tapa pendem," kata Gus Samsudin.

Gus Samsudin juga meminta waktu kepada Limbad soal waktu pertemuan. Nantinya setelah ia selesai melakukan tapa pendem, lelaki pemilik Padepokan Nur Dzat ini siap bertemu sang master.

"Saya nggak pegang hp. Tidak bisa menghubungi dan tidak bisa dihubungi bang Limbad," kata Samsudin.

"Tapi insyaallah, setelah tapa pendem, saya ketemu anda untuk adu... Adu kesabaran, adu kesaktian. (Karena) yang sakti itu orang yang sabar," ujarnya lagi.

sumber: suara.com
Master Limbad Ajak Ngopi Bareng Gus Samsudin Malah Mau Bertarung Ayo Adu Kesaktian
15 August 2022
Master Limbad Ajak Ngopi Bareng, Gus Samsudin Malah Mau Bertarung: Ayo Adu Kesaktian!
foto: Gus Samdudin dan Limbad (suara)


itoday - Master Limbad akhirnya turun gunung untuk ikut terlibat kehebohan Gus Samsudin vs Marcel Radhival alias Pesulap Merah. Ia bersama Denny Darko mau mengajak mereka menyelesaikan masalah.

Denny Darko bertugas mengajak Pesulap Merah. Sementara bagian Limbad adalah berkomunikasi dengan Gus Samsudin.

"Master mencoba bersikap bijak, master membuka diri, tempat dan ruang. Kalau mereka bersedia, dua-duanya duduk, ngopi bareng," kata asisten Limbad mewakili sang master di kanal YouTube Denny Darko, Sabtu (13/8/2022).

Limbad sebenarnya menyayangkan safari Podcast Gus Samsudin. Apalagi jika sampai memamerkan ilmu.

"Sesuatu hal keilmuan yang sifatnya gaib, bukan untuk dipamerkan. Sedangkan kalau dia diundang, risikonya pasti akan ditantang pembuktian seperti itu," kata Limbad yang kembali diwakili asistennya.

Kurang dari satu hari setelah video itu diunggah, Gus Samsudin memberikan respons. Ia yang diminta bertemu untuk menyelesaikan masalah, justru menganggap lain.

"Saya akan menerima tantangan, bukan tantangan sebenarnya. Ini bahasa media aja. Saya menerima undangan dari bang Limbad," kata Gus Samsudin di kanal YouTubenya, Sabtu (13/8/2022).

Meski di awal Gus Samsudin mengatakan menerima undangan Limbad, tapi pernyataan selanjutnya justru dirinya lah yang mengajak pesulap 50 tahun ini bertarung.

"Ayo bang Limbad, kita bertarung, tarung silaturahmi ya," kata Gus Samsudin.

Sebelum bertemu Limbad, Gus Samsudin melakukan sebuah hal di luar nalar, tapa pendem.

"Besok malam saya akan tirakat, melakukan amalan yang diperintahkan kiayi saya, untuk tapa pendem," kata Gus Samsudin.

Gus Samsudin juga meminta waktu kepada Limbad soal waktu pertemuan. Nantinya setelah ia selesai melakukan tapa pendem, lelaki pemilik Padepokan Nur Dzat ini siap bertemu sang master.

"Saya nggak pegang hp. Tidak bisa menghubungi dan tidak bisa dihubungi bang Limbad," kata Samsudin.

"Tapi insyaallah, setelah tapa pendem, saya ketemu anda untuk adu... Adu kesabaran, adu kesaktian. (Karena) yang sakti itu orang yang sabar," ujarnya lagi.

"Besok malam saya akan tirakat, melakukan amalan yang diperintahkan kiayi saya, untuk tapa pendem," kata Gus Samsudin.

Gus Samsudin juga meminta waktu kepada Limbad soal waktu pertemuan. Nantinya setelah ia selesai melakukan tapa pendem, lelaki pemilik Padepokan Nur Dzat ini siap bertemu sang master.

"Saya nggak pegang hp. Tidak bisa menghubungi dan tidak bisa dihubungi bang Limbad," kata Samsudin.

"Tapi insyaallah, setelah tapa pendem, saya ketemu anda untuk adu... Adu kesabaran, adu kesaktian. (Karena) yang sakti itu orang yang sabar," ujarnya lagi.

sumber: suara.com
Lihat Semua

Teknologi

Respons Aduan Soal Pemblokiran PSE Menkominfo Nanti Diuji
08 August 2022
Respons Aduan Soal Pemblokiran PSE, Menkominfo: Nanti Diuji
foto: Johnny G Plate (suara)


itoday - Ratusan aduan diterima Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta terkait pemblokiran penyelenggara sistem elektronik (PSE) yang tak kunjung mendaftar. Aduan tersebut lalu ditanggapi oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate.

"Itu hak masyarakat. Di negara hukum, negara demokrasi, enggak ada yang salah. Nanti diuji apakah yang adukan itu tepat atau tidak, itu wewenangnya penguji," kata Menteri Kominfo Johnny G. Plate saat bertemu wartawan di Kantor Kominfo, Jakarta, Senin.

Johnny kemudian menegaskan bahwa pendaftaran PSE merupakan sebuah kewajiban untuk menegakkan hukum di Indonesia. Pendaftarannya pun, kata Johnny, terbilang sederhana dan tidak berkaitan dengan konten.

Menurut Johnny, jika PSE tak kunjung mendaftar, maka hak masyarakat sebagai pengguna teknologi digital akan sangat dirugikan.

"Kegagalan PSE mendaftar mengakibatkan PSE diblokir. Sebagai akibat dari gagal mendaftar, masyarakat dirugikan," ujar Johnny.

Oleh karena itu, Johnny mengingatkan PSE untuk tidak merugikan hak-hak masyarakat karena tindakan mereka yang tak patuh terhadap Undang-undang (UU) dengan tidak mau melakukan pendaftaran.

"Pemerintah mengingatkan kepada PSE, jangan sampai hak-hak masyarakat dirugikan karena kealpaan mereka melaksanakan Undang-undang," katanya.

"Masyarakat dan pemerintah juga perlu kerja sama agar PSE mematuhi aturan negara. Apabila hak-hak tidak terlindungi di dalam data-data atau sistem elektronik PSE, pemerintah lah yang akan mewakili masyarakat untuk memberikan sanksi," imbuhnya.

Sebagai informasi, Kementerian Kominfo tegas menerapkan aturan mengenai pendaftaran PSE sebagai implementasi dari Peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi nomor 5 Tahun 2020.

Johnny pada Jumat (5/8) lalu menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa menggunakan data pribadi masyarakat di sistem elektronik dengan semena-mena karena peraturan pendaftaran PSE tersebut.

"Tidak bisa, karena data pribadi masyarakat ada di dalam PSE. Sehingga atas nama masyarakat dan untuk kepentingan masyarakat, Kominfo hadir untuk menjaga agar PSE-nya memberikan perlindungan terhadap data pribadi masyarakat," katanya.

sumber: suara.com
Respons Aduan Soal Pemblokiran PSE Menkominfo Nanti Diuji
08 August 2022
Respons Aduan Soal Pemblokiran PSE, Menkominfo: Nanti Diuji
foto: Johnny G Plate (suara)


itoday - Ratusan aduan diterima Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta terkait pemblokiran penyelenggara sistem elektronik (PSE) yang tak kunjung mendaftar. Aduan tersebut lalu ditanggapi oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate.

"Itu hak masyarakat. Di negara hukum, negara demokrasi, enggak ada yang salah. Nanti diuji apakah yang adukan itu tepat atau tidak, itu wewenangnya penguji," kata Menteri Kominfo Johnny G. Plate saat bertemu wartawan di Kantor Kominfo, Jakarta, Senin.

Johnny kemudian menegaskan bahwa pendaftaran PSE merupakan sebuah kewajiban untuk menegakkan hukum di Indonesia. Pendaftarannya pun, kata Johnny, terbilang sederhana dan tidak berkaitan dengan konten.

Menurut Johnny, jika PSE tak kunjung mendaftar, maka hak masyarakat sebagai pengguna teknologi digital akan sangat dirugikan.

"Kegagalan PSE mendaftar mengakibatkan PSE diblokir. Sebagai akibat dari gagal mendaftar, masyarakat dirugikan," ujar Johnny.

Oleh karena itu, Johnny mengingatkan PSE untuk tidak merugikan hak-hak masyarakat karena tindakan mereka yang tak patuh terhadap Undang-undang (UU) dengan tidak mau melakukan pendaftaran.

"Pemerintah mengingatkan kepada PSE, jangan sampai hak-hak masyarakat dirugikan karena kealpaan mereka melaksanakan Undang-undang," katanya.

"Masyarakat dan pemerintah juga perlu kerja sama agar PSE mematuhi aturan negara. Apabila hak-hak tidak terlindungi di dalam data-data atau sistem elektronik PSE, pemerintah lah yang akan mewakili masyarakat untuk memberikan sanksi," imbuhnya.

Sebagai informasi, Kementerian Kominfo tegas menerapkan aturan mengenai pendaftaran PSE sebagai implementasi dari Peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi nomor 5 Tahun 2020.

Johnny pada Jumat (5/8) lalu menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa menggunakan data pribadi masyarakat di sistem elektronik dengan semena-mena karena peraturan pendaftaran PSE tersebut.

"Tidak bisa, karena data pribadi masyarakat ada di dalam PSE. Sehingga atas nama masyarakat dan untuk kepentingan masyarakat, Kominfo hadir untuk menjaga agar PSE-nya memberikan perlindungan terhadap data pribadi masyarakat," katanya.

sumber: suara.com
Soto Sadang Kuliner Legendaris di Purwakarta Sejak Tahun 1970
15 August 2022
Soto Sadang, Kuliner Legendaris di Purwakarta Sejak Tahun 1970
foto: Soto Sadang (suara)


itoday - Soto Sadang dengan kuah bening yang satu ini menjadi kuliner legendaris di Purwakarta sejak tahun 1970. Beragam jenis soto dengan kuah bening atau santan tersedia di sini.

Soto Sadang adalah salah satu makanan khas dari Purwakarta, Jawa Barat. Bahan Soto Sadang tidak jauh berbeda dengan Soto Bandung, yang membedakan hanya Soto Bandung menggunakan lobak sedangkan Soto Sadang tidak.

Nama Soto Sadang berasal dari nama salah satu daerah di Purwakarta, yaitu Sadang. Makanan ini sudah umum di Purwakarta, sekarang juga sudah menyebar ke beberapa daerah di Jawa Barat.

Soto ini dinamakan Soto Sadang, karena memang lokasi awalnya terletak di Sadang, Purwakarta. Tepatnya di persimpangan jalan raya menuju Jakarta dengan rel kereta api.

Tapi semenjak dibangunnya jalan layang, rumah makan ini pindah ke arah kota Purwakarta, yaitu di Jalan Veteran. Soto Sadang biasanya dijual di warung pinggir jalan di kawasan Sadang, Purwakarta.

sumber: suara.com
Soto Sadang Kuliner Legendaris di Purwakarta Sejak Tahun 1970
15 August 2022
Soto Sadang, Kuliner Legendaris di Purwakarta Sejak Tahun 1970
foto: Soto Sadang (suara)


itoday - Soto Sadang dengan kuah bening yang satu ini menjadi kuliner legendaris di Purwakarta sejak tahun 1970. Beragam jenis soto dengan kuah bening atau santan tersedia di sini.

Soto Sadang adalah salah satu makanan khas dari Purwakarta, Jawa Barat. Bahan Soto Sadang tidak jauh berbeda dengan Soto Bandung, yang membedakan hanya Soto Bandung menggunakan lobak sedangkan Soto Sadang tidak.

Nama Soto Sadang berasal dari nama salah satu daerah di Purwakarta, yaitu Sadang. Makanan ini sudah umum di Purwakarta, sekarang juga sudah menyebar ke beberapa daerah di Jawa Barat.

Soto ini dinamakan Soto Sadang, karena memang lokasi awalnya terletak di Sadang, Purwakarta. Tepatnya di persimpangan jalan raya menuju Jakarta dengan rel kereta api.

Tapi semenjak dibangunnya jalan layang, rumah makan ini pindah ke arah kota Purwakarta, yaitu di Jalan Veteran. Soto Sadang biasanya dijual di warung pinggir jalan di kawasan Sadang, Purwakarta.

sumber: suara.com
Penyanyi Indonesia Juara Satu Lomba Karaoke Sedunia di Norwegia Kalahkan Wakil Inggris hingga AS
15 August 2022
Penyanyi Indonesia Juara Satu Lomba Karaoke Sedunia di Norwegia, Kalahkan Wakil Inggris hingga AS
foto: Karaoke World (suara)


itoday - Penyanyi bernama Monica Nike Adiba berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang kompetisi karaoke sedunia atau Karaoke World Championship (KWC) 2022. Monica berhasil jadi juara pertama di Årnes, Norwegia pada 8–13 Agustus 2022.

Penyanyi yang biasa dipanggil Keke tersebut berhasil menjadi juara pertama dengan menyingkirkan 29 finalis lain yang berasal dari 17 negara, diantaranya Amerika Serikat, Norwegia, Inggris, Meksiko, Kanada dan Prancis.

Dalam kompetisi itu Keke menyanyikan lagu "Never Enough", "Listen", "Don't you worry bout a things" dan "Bridge Over Trouble Waters".

Lagu–lagu tersebut dibawakan Keke secara anggun dengan menunjukkan kepiawaian permainan nada–nada yang membuat kagum para juri dan penonton.

"Rasanya bangga dan terharu sekali apalagi bisa menyumbangkan dan mempertahankan juara 1 di Karaoke World Championship 2022 di Arnes, Norway terutama menjelang ulang tahun kemerdekaan Indonesia. Semoga juara ini bisa menjadi hadiah manis untuk Indonesia," ujar Keke.

Penyanyi asal Bali tersebut menerima penghargaan tersebut di panggung KWC 2022 dengan memegang bendera Merah Putih.

Duta Besar RI untuk Norwegia Todung Mulya Lubis menyampaikan rasa bangga terhadap kemenangan Keke di KWC 2022.

"Kita bangga penyanyi dan seniman Indonesia menunjukkan prestasi dan unjuk gigi di ajang internasional. Ini menunjukkkan bahwa kualitas seniman kita tidak kalah hebat dengan negara-negara lain," katanya.

Todung dan staf Kedutaan Besar RI di Oslo juga berkesempatan menyaksikan langsung penampilan Keke di ajang tersebut.

Dengan kemenangan Keke, Indonesia menjadi dua kali juara berturut-turut dalam ajang Karaoke World Championship setelah tahun sebelumnya juara pertama KWC 2021 direbut oleh Shabrina Leonita.

Shabrina juga hadir di KWC 2022 sebagai penyanyi pembuka. Keke mewakili Indonesia setelah melewati dan mengalahkan 26 finalis dari 14 kota dari tahap seleksi nasional KWC Indonesia yang berlangsung pada Juni 2022.

KWC adalah salah satu ajang kompetisi tarik suara bertaraf internasional, yang sejak beberapa tahun lalu memiliki perwakilan dari Indonesia.

Setiap perwakilan negara akan beradu bakat dengan peserta dari berbagai negara lainnya dan dinilai oleh perwakilan juri yang berasal dari tiap negara yang mengirim peserta pada ajang KWC.

Indonesia diharapkan akan dapat mempertahankan posisi juara satu di Karaoke World Championship 2023 di Panama.

sumber: suara.com
Penyanyi Indonesia Juara Satu Lomba Karaoke Sedunia di Norwegia Kalahkan Wakil Inggris hingga AS
15 August 2022
Penyanyi Indonesia Juara Satu Lomba Karaoke Sedunia di Norwegia, Kalahkan Wakil Inggris hingga AS
foto: Karaoke World (suara)


itoday - Penyanyi bernama Monica Nike Adiba berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang kompetisi karaoke sedunia atau Karaoke World Championship (KWC) 2022. Monica berhasil jadi juara pertama di Årnes, Norwegia pada 8–13 Agustus 2022.

Penyanyi yang biasa dipanggil Keke tersebut berhasil menjadi juara pertama dengan menyingkirkan 29 finalis lain yang berasal dari 17 negara, diantaranya Amerika Serikat, Norwegia, Inggris, Meksiko, Kanada dan Prancis.

Dalam kompetisi itu Keke menyanyikan lagu "Never Enough", "Listen", "Don't you worry bout a things" dan "Bridge Over Trouble Waters".

Lagu–lagu tersebut dibawakan Keke secara anggun dengan menunjukkan kepiawaian permainan nada–nada yang membuat kagum para juri dan penonton.

"Rasanya bangga dan terharu sekali apalagi bisa menyumbangkan dan mempertahankan juara 1 di Karaoke World Championship 2022 di Arnes, Norway terutama menjelang ulang tahun kemerdekaan Indonesia. Semoga juara ini bisa menjadi hadiah manis untuk Indonesia," ujar Keke.

Penyanyi asal Bali tersebut menerima penghargaan tersebut di panggung KWC 2022 dengan memegang bendera Merah Putih.

Duta Besar RI untuk Norwegia Todung Mulya Lubis menyampaikan rasa bangga terhadap kemenangan Keke di KWC 2022.

"Kita bangga penyanyi dan seniman Indonesia menunjukkan prestasi dan unjuk gigi di ajang internasional. Ini menunjukkkan bahwa kualitas seniman kita tidak kalah hebat dengan negara-negara lain," katanya.

Todung dan staf Kedutaan Besar RI di Oslo juga berkesempatan menyaksikan langsung penampilan Keke di ajang tersebut.

Dengan kemenangan Keke, Indonesia menjadi dua kali juara berturut-turut dalam ajang Karaoke World Championship setelah tahun sebelumnya juara pertama KWC 2021 direbut oleh Shabrina Leonita.

Shabrina juga hadir di KWC 2022 sebagai penyanyi pembuka. Keke mewakili Indonesia setelah melewati dan mengalahkan 26 finalis dari 14 kota dari tahap seleksi nasional KWC Indonesia yang berlangsung pada Juni 2022.

KWC adalah salah satu ajang kompetisi tarik suara bertaraf internasional, yang sejak beberapa tahun lalu memiliki perwakilan dari Indonesia.

Setiap perwakilan negara akan beradu bakat dengan peserta dari berbagai negara lainnya dan dinilai oleh perwakilan juri yang berasal dari tiap negara yang mengirim peserta pada ajang KWC.

Indonesia diharapkan akan dapat mempertahankan posisi juara satu di Karaoke World Championship 2023 di Panama.

sumber: suara.com
Lihat Semua

Parenting

Psikolog Githa Bahagiastri Stop Kekerasan Anak Hapus Kesesatan Mitos Tradisional
30 July 2022
Psikolog Githa Bahagiastri: Stop Kekerasan Anak! Hapus Kesesatan Mitos Tradisional
foto: Githa Bahagiastri (ist)


itoday - Pertumbuhan angka kekerasan terhadap anak cukup memprihatinkan. Berbagai faktor mempengaruhi tingkat angka kekerasan terhadap anak. Di antaranya, kekerasan pada anak dianggap urusan internal keluarga. Di sisi lain, masih ada mitos tradisional yang turut melanggengkan kekerasan pada anak.

Penegasan itu disampaikan konsultan perlindungan anak Githa Bahagiastri pada webinar YABII (Yayasan Amal Bhakti Ibu Indonesia) yang digelar pada Sabtu (30/07/2022).

Psikolog klinis ini membeberkan sejumlah mitos yang masih berkembangan. Padahal, fakta di lapangan mitos tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Menurut Githa, berkembang mitos bahwa seorang anak harus diperlakukan keras agar ke depan menjadi anak yang tangguh. “Faktanya, anak yang diperlakukan kasar, keras terus menerus akan mengalami luka psikologis yang bersifat jangka panjang yang mempengaruhi tumbuh kembangnya,” beber Githa.

Pengurus YABII ini juga menyebut mitos sesat, pemberian hukuman fisik diperlukan agar anak patuh dan disiplin. Sejatinya, anak patuh hanya saat terlihat oleh orang lain.

Mitos lain yang disoal Githa adalah tidak perlunya anak diberikan pujian dengan tujuan agar anak tidak puas hati. “Padahal, anak yang tumbuh dengan kritikan, minim apresiasi cenderung merasa kurang percaya diri, sulit untuk bersikap mandiri,” tegas Githa.

Githa mengingatkan, mitos “kata-kata keras, menghina, merendahkan masih lebih baik dibandingkan kekerasan fisik,” tidaklah benar. Faktanya, kekerasan emosional dan fisik sama-sama memiliki dampak bagi anak.

Perbedaan gender antara anak laki-laki dan perempuan juga mempengaruhi mitos yang berkembang. “Ada mitos anak laki-laki wajar selalu berkelahi, bersikap kasar malahan itu bagus. Ini salah. Anak laki-laki yang mampu mengembangkan kemampuan komunikasi dan empati akan lebih baik dalam bekerja sama dengan orang lain,” jelas Githa.

Sejumlah fakta lain dibeberkan Githa. Menurut Githa, angka kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh orang dekat seperti orang tua, anggota keluarga cukup tinggi. Salah satu penyebabnya, orang tua belum memahami cara pengasuhan. Ada mitos, pengasuhan dengan hukuman fisik masih dianggap cara yang efektif.

“Kekerasan meninggalkan dampak fisik dan psikologis jangka panjang pada anak. Jika kita berbicara pengasuhan, bukan hanya soal pemenuhan kebutuhan fisik tapi juga psikologis seperti kebutuhan untuk diterima, dipeluk, ditenangkan,” beber Githa.

Lebih lanjut Githa mengingatkan, bahwa kekerasan terhadap anak tidak saja terkait kekerasan fisik maupun kekerasan seksual, tetapi juga kekerasan psikis dan neglect.

Kekerasan fisik adalah perbuatan yang sengaja melukai mengakibatkan rasa sakit, jatuh, luka. “Kekerasan psikis merupakan perbuatan yang mengakibatkan ketakutan, rendah diri, merendahkan atau mempermalukan,” terang Githa.

Sementara kekerasan seksual terhadap anak adalah melibatkan anak dalam aktifitas seksual yang ia tidak pahami, tidak bisa memberi persetujuan, secara perkembangan belum siap, melanggar hukum. “Sedangkan neglect adalah mengabaikan kebutuhan anak secara fisik ataupun emosional, ataupun pendidikan,” kata Githa.

Red
Psikolog Githa Bahagiastri Stop Kekerasan Anak Hapus Kesesatan Mitos Tradisional
30 July 2022
Psikolog Githa Bahagiastri: Stop Kekerasan Anak! Hapus Kesesatan Mitos Tradisional
foto: Githa Bahagiastri (ist)


itoday - Pertumbuhan angka kekerasan terhadap anak cukup memprihatinkan. Berbagai faktor mempengaruhi tingkat angka kekerasan terhadap anak. Di antaranya, kekerasan pada anak dianggap urusan internal keluarga. Di sisi lain, masih ada mitos tradisional yang turut melanggengkan kekerasan pada anak.

Penegasan itu disampaikan konsultan perlindungan anak Githa Bahagiastri pada webinar YABII (Yayasan Amal Bhakti Ibu Indonesia) yang digelar pada Sabtu (30/07/2022).

Psikolog klinis ini membeberkan sejumlah mitos yang masih berkembangan. Padahal, fakta di lapangan mitos tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Menurut Githa, berkembang mitos bahwa seorang anak harus diperlakukan keras agar ke depan menjadi anak yang tangguh. “Faktanya, anak yang diperlakukan kasar, keras terus menerus akan mengalami luka psikologis yang bersifat jangka panjang yang mempengaruhi tumbuh kembangnya,” beber Githa.

Pengurus YABII ini juga menyebut mitos sesat, pemberian hukuman fisik diperlukan agar anak patuh dan disiplin. Sejatinya, anak patuh hanya saat terlihat oleh orang lain.

Mitos lain yang disoal Githa adalah tidak perlunya anak diberikan pujian dengan tujuan agar anak tidak puas hati. “Padahal, anak yang tumbuh dengan kritikan, minim apresiasi cenderung merasa kurang percaya diri, sulit untuk bersikap mandiri,” tegas Githa.

Githa mengingatkan, mitos “kata-kata keras, menghina, merendahkan masih lebih baik dibandingkan kekerasan fisik,” tidaklah benar. Faktanya, kekerasan emosional dan fisik sama-sama memiliki dampak bagi anak.

Perbedaan gender antara anak laki-laki dan perempuan juga mempengaruhi mitos yang berkembang. “Ada mitos anak laki-laki wajar selalu berkelahi, bersikap kasar malahan itu bagus. Ini salah. Anak laki-laki yang mampu mengembangkan kemampuan komunikasi dan empati akan lebih baik dalam bekerja sama dengan orang lain,” jelas Githa.

Sejumlah fakta lain dibeberkan Githa. Menurut Githa, angka kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh orang dekat seperti orang tua, anggota keluarga cukup tinggi. Salah satu penyebabnya, orang tua belum memahami cara pengasuhan. Ada mitos, pengasuhan dengan hukuman fisik masih dianggap cara yang efektif.

“Kekerasan meninggalkan dampak fisik dan psikologis jangka panjang pada anak. Jika kita berbicara pengasuhan, bukan hanya soal pemenuhan kebutuhan fisik tapi juga psikologis seperti kebutuhan untuk diterima, dipeluk, ditenangkan,” beber Githa.

Lebih lanjut Githa mengingatkan, bahwa kekerasan terhadap anak tidak saja terkait kekerasan fisik maupun kekerasan seksual, tetapi juga kekerasan psikis dan neglect.

Kekerasan fisik adalah perbuatan yang sengaja melukai mengakibatkan rasa sakit, jatuh, luka. “Kekerasan psikis merupakan perbuatan yang mengakibatkan ketakutan, rendah diri, merendahkan atau mempermalukan,” terang Githa.

Sementara kekerasan seksual terhadap anak adalah melibatkan anak dalam aktifitas seksual yang ia tidak pahami, tidak bisa memberi persetujuan, secara perkembangan belum siap, melanggar hukum. “Sedangkan neglect adalah mengabaikan kebutuhan anak secara fisik ataupun emosional, ataupun pendidikan,” kata Githa.

Red
Video 1
Video 2
Video 3
Video 4