Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

JX Indonesia dan JDID Rangkul UMKM Kota Malang Lewat Pemanfaatan Platform Digital
14 October 2021
JX Indonesia dan JD.ID Rangkul UMKM Kota Malang Lewat Pemanfaatan Platform Digital
foto: ilustrasi (tabloidpulsa.id)


itoday - JX Indonesia dan JD.ID, bekerjasama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang dalam melaksanakan program unggulan bertajuk “Kewirausahaan Berbasis Technopreneur”.

Didukung langsung oleh afiliasi perusahaan, JD.ID yang merupakan salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, kedua perusahaan (J-Express (JX) Indonesia dan JD.ID) beserta para pembicara dari kementerian dan universitas nasional memberikan edukasi dan pelatihan mengenai pengenalan dan pemanfaatan platform online & digital dalam kegiatan jual beli oleh pelaku UMKM.

Kegiatan edukasi dan pelatihan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 12 Oktober 2021 kemarin yang bertempat di Hotel Ijen Suites, Kota Malang. Kegiatan ini sukses mengajak 110 pelaku UMKM di Kota Malang dan secara resmi dibuka oleh Muhamad Sailendra, ST., MM., Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang.

Secara sistematis para pembicara dalam kegiatan ini menyampaikan sejumlah materi, seperti hal-nya pengenalan dan pemanfaatan platform e-commerce dalam kegiatan jual beli, pengenalan metode transaksi COD sebagai upaya membangun dan membina kepercayaan pelanggan, pengenalan JD.ID sebagai salah satu platform e-commerce dengan jaringan marketplace yang luas, cara bergabung menjadi mitra seller JD.ID, serta penjelasan mengenai program social commerce JD Fans, program afiliasi marketing resmi milik JD.ID.

Pada seremoni pembukaan, Muhamad Sailendra, ST., MM., Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang menyampaikan latar belakang dan tujuan diadakan-nya kegiatan ini, “Kegiatan edukasi dan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha terutama UMKM Kota Malang agar dapat semakin berkembang dalam hal digitalisasi kegiatan jual-beli, khususnya pemanfaatan platform e-commerce. Kita dapat melihat bahwa pada saat ini persaingan usaha tidak lagi dilakukan secara konvensional, melainkan online dan digital. Oleh karena itu, kami berharap para rekan-rekan seller dapat menerapkan pengetahuan & informasi yang diperoleh melalui kegiatan ini pada keseharian-nya, dan dapat juga membagikan ilmu tersebut kepada para pelaku UMKM lain-nya. Sehingga UMKM, terlebih yang berada di Kota Malang, semakin terliterasi, berdaya, dan bermanfaat.”

Arditiandito, Industrial Relations J-Express (JX) Indonesia turut menjelaskan bahwa, “Selayaknya mitra kerja, JX Indonesia tidak hanya ingin hadir sebagai penyedia jasa logistik “hulu ke hilir” bagi rekan usaha-nya, tetapi juga sebagai #TemanOnlineSeller yang mendorong dan memajukan bisnis para pelaku UMKM, terkhusus di Kota Malang. Melalui edukasi dan pelatihan mengenai pemasaran digital ini, kami hendak berbagi ilmu dan kiat sukses agar para seller dapat dengan mudah beradaptasi dan memanfaatkan digitalisasi kegiatan jual beli dengan sebaik mungkin.”

Lebih lanjut, Aryo Pri Utomo, Event, Community and Partnership J-Express (JX) Indonesia yang memberikan edukasi dan pelatihan perihal metode pembayaran cash on delivery (COD) juga menambahkan bahwa, “COD adalah salah satu cara jitu yang dilakukan oleh para seller untuk membangun kepercayaan para pelanggan. Hal ini didukung dengan temuan data statistik yang menyatakan bahwa lebih dari 70% konsumen Indonesia masih memilih metode COD sebagai metode transaksi belanja dan pengiriman barang. Terlebih di situasi pandemi dimana kegiatan jual beli mayoritas dilakukan secara digital dan online, kami melihat metode COD sebagai jalan tengah, yang memungkinkan kedua belah pihak, seller dan pelanggan, merasakan kepuasan dan manfaat dari belanja online.”

Mencoba untuk memperkenalkan kembali JD.ID sebagai salah satu platform e-commerce unggulan di Indonesia, Demas Ryan, Seller Engagement and Education Manager JD.ID menyampaikan bahwa, “Meski tergolong muda jika dibandingkan dengan lini-bisnis ritel kami, platform marketplace JD.ID terus mengalami peningkatan jumlah transaksi dari tahun-ke-tahun nya. Berbagai upaya dan terobosan pun terus kami lakukan untuk menyediakan lingkungan dagang yang sehat dengan fasilitas yang lengkap bagi para mitra seller kami. Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak para pelaku UMKM di Indonesia khusus-nya Kota Malang, untuk bergabung dengan JD.ID, bersama-sama dengan kami “naik level”. Di JD.ID barang-nya #DijaminOri, seller-nya #DijaminBetah.”

Andrawan Diponugroho, Social Commerce Business Development Specialist JD Fans-pun menerangkan bahwa, “Di JD.ID tersedia banyak kanal untuk para pelaku bisnis belajar memulai usaha atau sekedar ingin dapat penghasilan tambahan, tanpa perlu kumpul modal. JD Fans adalah aplikasi afiliasi marketing dari JD.ID yang memanfaatkan platform media sosial untuk penjualan dan promosi. Jika bergabung dengan JD Fans, para promoter berkesempatan untuk mendapatkan komisi hingga 80%, diskon khusus dan voucher menarik, serta dibebaskan untuk mempromosikan barang, sesuai dengan cara dan kreativitas masing-masing. Melalui JD Fans, kami berharap banyak pihak yang dapat diberdayakan, terutama mereka yang harus kesulitan mendapatkan sumber penghasilan di tengah situasi pandemi.”

Dikarenakan tingkat antusiasme dan keikutsertaan yang tinggi dari para seller peserta di Kota Malang, J-Express (JX) Indonesia dan JD.ID bermaksud untuk melanjutkan program edukasi dan pelatihan ini secara berkelanjutan di berbagai kota di Indonesia, seperti di Yogyakarta dan Surabaya. Sebelumnya J-Express (JX) Indonesia dan JD.ID telah menggelar acara serupa di Kota Serang dan Bogor.

Melalui rangkaian kegiatan ini, JX dan JD.ID berkeinginan untuk dapat berbagi ilmu dan informasi terbaru mengenai industri e-commerce kepada para pelaku UMKM, menggandeng para seller dari berbagai daerah, serta memberikan program pelatihan dengan materi yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan para #TemanOnlineSeller.

sumber: tabloidpulsa.id
Begini Cara Jitu yang Bisa Membantu Anak Menjadi Lebih Mandiri Sejak Kecil
13 October 2021
Begini Cara Jitu yang Bisa Membantu Anak Menjadi Lebih Mandiri Sejak Kecil
foto: ilustrasi (merdeka)


itoday - Salah satu cobaan yang biasa dialami oleh orangtua dalam mendidik anak adalah membiasakan buah hati agar menjadi mandiri. Pada tahap ini, orangtua kerap kesulitan karena sering tidak tega atau terlalu keras dalam mendidik anak.

Salah satu cara yang penting adalah untuk membuat anak-anak merasa bahwa mereka mampu untuk melakukan sesuatu. Mereka harus disediakan peluang agar bisa bertindak dan merasa seperti sudah besar.

Dilansir dari Medical Daily, Dr. Jacqueline Sperling, psikolog klinis di Harvard Medical School mengungkap bahwa terdapat sejumlah strategi untuk memupuk kemandirian anak-anak bahkan dalam usia muda. Cara yang bisa dilakukan ini juga sangat mudah.

Sperling mengungkap bahwa anak sebaiknya diminta untuk menyiapkan cemilan mereka sendiri atau memesannya sendiri. Selain itu, mereka juga diminta untuk memilih pakaian sendiri atau bertanya pada orang di tempat tertentu seperti pada toko mainan.

Anak-anak sebaiknya diijinkan untuk bermain ke rumah teman dengan mempertimbangkan area hidupnya. Mereka juga bisa diminta bertindak sebagai saudara lebuh tua bagi anak lain di lingkungan sekitar ketika orang tua melakukan pekerjaan rumah tangga. Ketika anak penasaran dengan sesuatu hal, minta mereka untuk meminta tolong atau bertanya pada orang lain.

Secara bertingkat, Sperling menyarankan untuk meningkatkan keterlibatan anak ketika melakukan pekerjaan rumah tangga. Hal ini bakal membuat mereka merasa mampu dan mengerjakan sesuatu secara mandiri serta bertanggungjawab pada diri sendiri.

Dilakukan Secara Bertahap
Secara jumlah, disarankan untuk membiasakan anak-anak mempraktikan tiga perilaku setiap hari. Hal ini bakal membentuk mereka dalam mengembangkan diri seiring waktu.

Untuk memudahkan, Sperling menyarankan untuk membuat bagan pekerjaan rumah tangga yang bisa dilakukan anak-anak sejak usia dua tahun. Sebagai contoh, pada usia dua tahun, anak dibiasakan untuk memberesi mainan mereka sendiri.

Pada usia empat tahun, minta mereka untuk memberi makan hewan peliharaan. Pada usia enam tahun, minta mereka untuk mengangkat baju cucian. Cara ini bisa membuat anak membangun kepercayaan diri.

"Lakukan pekerjaan rumah tangga yang meladeni kebutuhan seluruh rumah dibanding hanya pada anak saja. Sebagai contoh, mengosongkan dishwasher dibanding aktivitas perawatan diri," terang Sperling.

Dengan melakukan hal ini, anak-anak bisa memahami uang yang dihasilkan dengan membantu secara lebih luas dan tidak hanya pada diri sendiri. Hal lain yang bisa dilakukan adalah dengan membantu anak-anak memahami konsep menabung, menghabiskan uang, dan memberi uang yang mereka hasilkan dengan meletakannya pada tempat yang berbeda.

sumber: merdeka.com
Kabur dari Wisma Atlet Rachel Vennya Diduga Dibantu Anggota TNI
13 October 2021
Kabur dari Wisma Atlet, Rachel Vennya Diduga Dibantu Anggota TNI
foto: Rachell Vennya (merdeka)


itoday - Kaburnya selebgram Rachel Vennya dari Wisma Atlet Pademangan usai berlibur di Amerika Serikat masih diselidiki Kogasgabpad Covid-19. Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS memaparkan, salah seorang anggota TNI diduga membantunya.

Herwin menyebut, anggota TNI bagian Pengamanan Satgas di Bandara, berinisial FS, patut diduga melakukan tindakan nonprosedural.

"Dia yang telah mengatur agar Selebgram Selebgram Rachel Vennya dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari luar negeri," ucap dia dalam keterangan tertulis, Rabu (13/10/2021).

Terkait hal ini, Herwin menyampaikan Pangdam Jaya selaku Pangkogasgabpad Covid-19, memerintahkan agar proses pemeriksaan dan penyidikan terhadap anggota TNI tersebut dilakukan secepatnya.

Penyelidikan juga akan dilakukan terhadap tenaga sektor kesehatan, tenaga pengamanan, dan penyelenggara karantina lainnya agar diperoleh hasil yang maksimal.

Herwin menyampaikan, pihaknya bakal menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi sesuai dengan SE Satgas Covid 19 Nomor 18/2021 bahwa tamu/warga yang baru datang dari luar negeri wajib melaksanakan karantina selama 8x24 jam.

"Saat ini pihak Kodam Jaya sedang dalam proses penyelidikan, pemeriksaan dilakukan dimulai dari hulu sampai ke hilir, dalam arti pemeriksaan dilakukan dimulai dari bandara sampai dengan di RSDC Wisma Atlet Pademangan," tandas dia.

Tak Berhak Dapat Fasilitas

Pada kesempatan itu, Herwin memaparkan, Rachel Vennya sebenarnya tak berhak mendapatkan fasilitas repatriasi karantina di RSDC Wisma Pademangan. Hak itu hanya diberikan kepada para pekerja migran Indonesia (PMI) yang kembali ke Indonesia dan menetap minimal 14 hari di Indonesia.

Kemudian, pelajar atau mahasiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari luar negeri. Selanjutnya, pegawai pemerintah RI yang kembali ke Indonesia setelah melaksanakan perjalanan dinas dari luar negeri.

"Pada kasus selebgram Rachel Vennya menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak berhak mendapat fasilitas tersebut," kata dia.

Namun demikian, Kogasgabpad Covid-19 masih melakukan melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

sumber: merdeka.com
Indosat Ooredoo Raih Peoples Choice Stevie Awards for Favorite Companies
13 October 2021
Indosat Ooredoo Raih People’s Choice Stevie Awards for Favorite Companies
foto: People's Choice Stevie Award (tabloidpulsa.id)


itoday - Indosat Ooredoo memenangkan People’s Choice Stevie Awards for Favorite Companies dalam Stevie International Business Awards (IBA) tahunan ke-18. Indosat Ooredoo menjadi satu-satunya perusahaan telekomunikasi dan berasal dari Indonesia, yang mendapat pengakuan oleh penghargaan internasional.

Penghargaan The People’s Choice Stevie untuk Favorite Companies adalah acara fitur tahunan Stevie IBA. Setiap organisasi yang dianugerahi Penghargaan Gold, Silver, atau Bronze dalam kategori Company/Organization of the Year di Stevie IBA akan secara otomatis disertakan dalam pemungutan suara untuk People’s Choice Stevie Awards for Favorite Companies.

Pada Stevie IBA Tahunan ke-18, Indosat Ooredoo memenangkan penghargaan global ini sebagai pengakuan atas kinerjanya yang luar biasa dalam menyediakan produk yang sederhana, transparan, dan inovatif sekaligus memberikan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan dan pelanggan korporat.

President Director and CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, mengatakan: “Kami senang telah memenangkan penghargaan internasional bergengsi ini, di mana komunitas global, pelanggan, dan pemangku kepentingan menilai Indosat Ooredoo sebagai perusahaan telekomunikasi favorit mereka dan mengakui keberhasilan kami dalam menyediakan pengalaman digital tercanggih. Saya ingin berterima kasih kepada semua pendukung kami atas kepercayaan mereka yang berkelanjutan dan karyawan kami yang berharga atas kerja keras, komitmen, dan ketahanan mereka. Bersama-sama kita dapat mengubah Indonesia menjadi kekuatan digital di kawasan ini dan #BisaBangkitBersama keluar dari masa-masa yang penuh tantangan ini.”

Sebelumnya, Indosat Ooredoo menerima tiga penghargaan bergengsi di Stevie IBA edisi 2021, termasuk dua penghargaan Gold Stevie. Perusahaan memenangkan Gold Stevie untuk ‘Perusahaan Telekomunikasi Tahun Ini’ sebagai pengakuan atas keberhasilan strategi transformasi dan kinerja keuangannya yang luar biasa dalam secara konsisten memberikan pertumbuhan pendapatan yang mengungguli industri.

Sementara President Director & CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama juga dianugerahi Gold Stevie untuk ‘Executive of the Year – Telekomunikasi’ sebagai pengakuan atas kepemimpinannya yang luar biasa meskipun menghadapi tantangan berkelanjutan yang diciptakan oleh pandemi COVID-19.

Pemungutan suara untuk People’s Choice Stevie Awards for Favourite Companies dibuka untuk masyarakat umum di seluruh dunia dari Agustus hingga September 2021. Para pemenang People’s Choice Stevie Awards akan dirayakan pada acara penghargaan virtual untuk IBA 2021 pada Rabu, 8 Desember.

sumber: tabloidpulsa.id
Jokowi Sebut Mobil Listrik Buatan Indonesia akan Muncul di 20232024
13 October 2021
Jokowi Sebut Mobil Listrik Buatan Indonesia akan Muncul di 2023-2024
foto: Joko Widodo dan Mobil Listrik (gelora)


itoday - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan mobil listrik dari Indonesia akan bermunculan pada 2 -3 tahun mendatang atau 2023-2024.

"Bapak-Ibu bisa lihat, tiga tahun lagi, 2-3 tahun lagi, yang namanya mobil listrik bermunculan dari negara kita," ujar Jokowi, Rabu (13/10), dikutip dari Antara.

Presiden Jokowi mengatakan dirinya telah memerintahkan agar tak ada lagi ekspor nikel dalam bentuk mentah. Nikel merupakan komoditas bahan baku yang dapat diolah menjadi katoda baterai, besi antikarat dan juga baterai litium, yang merupakan komponen penting dalam struktur industri otomotif, termasuk manufaktur mobil listrik.

Presiden menekankan Indonesia tidak boleh kehilangan kesempatan untuk mendapatkan nilai tambah dari nikel, termasuk juga dari sumber daya alam lainnya seperti bauksit dan tembaga.

"Jangan ekspor lagi yang namanya nikel dalam bentuk raw material, bahan mentah. Setop ekspor bahan mentah," ujar Jokowi.

Presiden menilai, industri nikel akan diintegrasikan dengan industri otomotif dalam negeri. Integrasi lintas industri itu akan turut memanfaatkan momentum baru di industri otomotif dunia yakni pengembangan mobil listrik.

"Nanti diintegrasikan dengan industri otomotif yang kita miliki karena kesempatan yang ada ke depan mobil listrik. Jangan lagi kehilangan kesempatan, jangan lagi ekspor lagi nikel dalam raw material," kata Jokowi.

Semua komoditas sumber daya alam Indonesia harus mengalami proses hilirisasi untuk menghasilkan nilai tambah. Karenanya, Presiden akan meminta BUMN dan swasta, serta investor yang akan masuk ke dalam negeri untuk mendirikan industri di Indonesia, bukan hanya mengambil sumber daya alam mentah.

"Entah itu, kerja sama BUMN dengan swasta luar, atau swasta sendiri (domestik), tapi yang jelas nilai tambah itu ada di dalam negeri," ujarnya.

Presiden mencontohkan produksi BUMN PT Karakatau Steel Tbk untuk komoditas lembaran baja akan diintegrasikan dengan sektor otomotif. Produksi baja lembaran panas (hot strip mill) dari Karakatau Steel bisa digunakan untuk memproduksi badan mobil baru, bukan hanya kerangka mobil (sasis).

sumber: indozone.id
Megawati Ketua Dewan Pengarah BRIN Azyumardi Azra  Malapetaka Riset dan Inovasi RI
13 October 2021
Megawati Ketua Dewan Pengarah BRIN, Azyumardi Azra: Malapetaka Riset dan Inovasi RI
foto: Megawati Soekarnoputri (antara)


itoday – Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Azyumardi Azra turut mengecam pengangkatan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional).

Mantan rektor UIN Syarif Hidayatullah ini bahkan menyebut pengangkatan Megawati sebagai “kekacauan” yang menjadi malapetaka riset dan inovasi di Indonesia. “Kekacauan yang diakibatkan BRIN merupakan malapetaka riset dan inovasi Indonesia bertahun-tahun sekarang dan ke depan,” tulis Azyumardi di akun Twitter @Prof_Azyumardi.

Azyumardi menyoal kapasitas Megawati. Menurut Azyumardi, seharusnya Ketua dan anggota Dewan Pengarah BRIN adalah ilmuwan atau peneliti terkemuka berkaliber internasional.

“Tidak pada tempatnya Ketua Dewan Pengarah BRIN ketum parpol yang tidak punya kepakaran soal riset dan inovasi--boleh jadi BRIN menjadi alat politik,” tegas @Prof_Azyumardi.

Tak hanya itu, Azyumardi meminta Presiden Joko Widodo untuk belajar dari kasus BPIP, yang ketua dewan pengarahnya juga Ketum Parpol. Azyumardi mengingatkan, nasib BRIN akan sama seperti BPIP.

“Harusnya Presiden Jokowi belajar dari kasus BPIP yang ketua dewan pengarahnya juga ketum parpol. Akibatnya BPIP menjadi partisan dan kehilangan trust publik. BRIN juga bakal bernasib sama seperti BPIP,” tulis @Prof_Azyumardi.

@Prof_Azyumardi menambahkan: “Saya kira sulit bersaing. Sementara LPNK (LIPI, BPPT, LAPAN, BATAN) sudah dilebur menjadi OR (organisasi riset) yang semua dipimpin PLT. Tidak cukup waktu sekitar 2 tahun-an bagi Presiden Jokowi mengkonsolidasi BRIN menjadi legacynya yang baik--tidak berantakan seperti sekarang.”

Seperti diketahui, Keppres nomor 45 tahun 2021 menjadi dasar pengangkatan Dewan Pengarah BRIN.

Berikut Dewan Pengarah BRIN:

1. Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua
2. Menteri Keuangan sebagai wakil ketua
3. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas sebagai wakil ketua
4. Sudhamek Agung Waspodo Sunyoto sebagai sekretaris
5. Profesor Emil Salim sebagai anggota
6. Profesor I Gede Wenten sebagai anggota
7. Bambang Kesowo sebagai anggota
8. Profesor Adi Utarini sebagai anggota
9. Profesor Marsudi Wahyu Kisworo sebagai anggota
10. Tri Mumpuni sebagai anggota

Red