Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

Rayakan Ulang Tahun ke60 Iwan Fals Indosiar Hadirkan Konser Spesial
04 September 2021
Rayakan Ulang Tahun ke-60 Iwan Fals, Indosiar Hadirkan Konser Spesial
foto: Iwan Fals (kapanlagi)


itoday - 3 September 2021 menjadi tanggal paling spesial bagi musisi Iwan Fals. Bagaimana tidak, di tanggal tersebut pemilik nama Virgiawan Listanto itu genap berusia 60 tahun. Yang lebih spesial lagi, bertepatan dengan hari ulang tahunnya, suami dari Rosanna itu merilis album baru yang diberi nama Pun Aku.

Di hari yang sama, Indosiar juga menghadirkan konser bertajuk Konser Spesial Iwan Fals. Direktur Programming Surya Citra Media (SCM) Harsiwi Achmad mengatakan, sebetulnya Konser Spesial Iwan Fals sudah direncanakan sebelum pandemi Covid-19.

"Intinya memang kita sudah dari tahun lalu mau buat acara ulang tahun bang Iwan, tapi karena pandemi kita harus undur2. Yang trending sekarang itu Takdir Cinta Leslar, ini kita buat Takdir Cinta Ulang Tahun Iwan Fals, pas banget sama launching albumnya juga, akhirnya kita gelar," kata Harsiwi Achmad dalam jumpa pers virtual, Jumat (3/9/2021).

Harsiwi mengatakan, Iwan Fals termasuk penyanyi yang dekat dengan Indosiar maupun SCTV. Dari situ, Indosiar memberikan dukungan penuh untuk pelantun lagu Bongkar dengan menghadirkan konser spesial Iwan Fals.

"Hubungan dengan Emtek ini sudah lama banget, karena suatu hal kita jadi sangat dekat sekali. Kita support full. Pastinya intimate dan menarik," katanya

1. Kolaborasi Spesial dengan Ariel

Dalma konser tersebut, Iwan Fals memberikan penampilan terbaiknya. Yang spesial lagi, Iwan Fals juga berkolaborasi dengan vokalis Noah, yakni Ariel. Berkolaborasi dengan Ariel, Iwan Fals menyanyikan lagu Pesawat Tempur.
"Iya saya mau tampil juga. Cuman berdua sama om Iwan aja, nggak sama NOAH-nya kan. Jadi lagu yang dipilih sama om iwan aja," kata Ariel.

Diketahui, Iwan Fals baru saja merilis album terbarunya berjudul Pun Aku. Ini menjadi album ke-42 Iwan Fals selama berkarir di industri musik Indonesia. Dalam kesempatan yang sama, pria yang akrab disapa Bang Iwan ini juga merilis salah satu single yang terdapat di album Pun Aku, yakni Selamat.

"Saya pengin juga punya lagu kayak gitu, karena setiap orang kan pasti berulang tahun. Peristiwa sakral kan, saya pengin punya juga. Pada dasarnya itu. Sebenernya lagu ini pernah saya nyanyiin spesial untuk keluarga dan orang-orang spesial. Lahir begitu aja, yang sempat khusus saya nyanyikan, lalu dipilih sama Cikal," kata Iwan Fals.

Selama menggarap album Pun Aku Iwan Fals menyerahkan semua kepada anak pertamanya, Annisa Cikal Rambu Basae atau yang akrab disapa Cikal. Pada album tersebut, Cikal dan Lafa dipercaya untuk menjadi produser musik.

"Dari proses penciptaan sampai mixing terakhir saya pasrah aja, produsernya Cikal dan Lafa. Nggak ada yang bisa saya tolak, direspons sama Musica, saya kangen banget ke radio-radio, ada kerinduan. Ya ini gue banget," tutup Iwan Fals.

sumber: kapanlagi.com
Dicap Sad Boy Mahen Mengaku Kisah Cintanya Tak Sesedih LaguLagunya
03 September 2021
Dicap Sad Boy, Mahen Mengaku Kisah Cintanya Tak Sesedih Lagu-Lagunya
foto: Petrus Mahendra (liputan6)


itoday - Nama Mahen kini sedang menjadi sorotan para pecinta musik di Tanah Air. Penyanyi muda satu ini menjadi viral lantaran video salah satu lagunya, "Pura-Pura Lupa", sudah ditonton hingga lebih dari 100 juta views di situs berbagi video.

Mengandalkan lagu-lagu bertema kisah cinta galau dengan suaranya yang lembut, Mahen pun langsung dicap sebagai seorang sad boy. Banyak pula yang meyakini lirik lagu-lagunya berasal dari kisah pribadinya.

Rupanya, pemilik nama Petrus Mahendra itu mengaku bahwa kisah dalam lirik lagu-lagunya jauh berbeda dari kehidupan pribadinya. Mahen juga mengaku kisah cintanya saat ini selalu diliputi oleh kebahagiaan.

Tak Masalah Dicap Sadboy

Biarpun begitu, Mahen tak keberatan memiliki cap seorang sad boy. Ia menganggap bahwa itu merupakan salah satu wujud rasa cinta para penggemar terhadap dirinya.

"Enggak sih (keberatan). Ketika mereka sudah melabeli aku seorang sad boy, menurutku mereka punya panggilan kesayangan. Oke, berarti enggak apa-apa. Jadinya seperti menunggu lagu barunya sesedih apalagi," ujar Mahen saat live Instagram bersama Liputan6.com kepada host Telni Rusmitantri, Kamis (2/9/2021).

Tak Seperti Lagu-Lagunya

Mahen lantas menegaskan bahwa kisah cintanya tak sesedih lirik lagu-lagu yang diciptakannya. Ia menyampaikan bahwa lirik yang ditulisnya sengaja dibuat sedemikian rupa hingga terkesan sedih.

"Aslinya, konteks percintaanku tidak seburuk yang kalian bayangkan sebenarnya. Itu cuma karena ada sedikit bumbu dalam membuat lagu yang aku kemas, terang Mahen.

"Sepertinya cocok diksi seperti ini untuk disuguhkan ke teman-teman yang mungkin merasa relate dengan kata-kata ini," lanjutnya.

Inspirasi Lagu

Perihal inspirasi lagu, Mahen menjelaskan bahwa ia menyerapnya dari perbincangan dengan orang-orang sekitar. Dalam hal penulisan, Mahen membuat lagu-lagunya berbekal dari materi pelajaran Bahasa Indonesia semasa sekolah.

"Aku pribadi suka ngobrol sama lingkungan sekitarku, menanyakan soal keresahan mereka itu apa," jelas Mahen.

"Aku juga flashback jadi ingat pelajaran Bahasa Indonesia, ada seperti a-b-a-b, seperti pantun. Jadi aku bikin lirik yang rimanya enak buat dinyanyiin. Dan pemilihan kata-katanya yang milenial banget," sambungnya.

Menghargai Kekasih

Soal kaitan lagu-lagunya dengan kisah asmaranya, Mahen tak memungkiri ada sedikit insprasi di dalamnya. Namun, ia lebih berfokus pada pesan untuk lebih menghargai kekasih.

"Percintaanku tak seburuk yang kalian bayangkan dengan lagu-lagu aku. Tetap senang juga. Makanya, aku nyiptain lagu 'LDR (Luka Dalam Rindu)' karena sekarang masa pandemi, PPKM. Ketika kita bertemu, kita menghargai waktu ketika kita berjauhan," ujar Mahen.

"Lagu LDR pun diciptakan mengambil sudut pandang berbeda, bukan soal berantem karena jarak. Tapi ketika bertemu, menghargai banget, karena jarak. Jadi enggak usah berantem saat bertemu," ia memungkasi.

Mahen kini telah merilis album perdananya yang diberi judul Sebuah Cerita. Selain "Pura-Pura Lupa" dan "LDR", album berisi 10 lagu ini juga memiliki lagu bertema sedih lain yang sudah pernah dirilis seperti "Putus Saja" dan "Cinta Selesai".

sumber: liputan6.com
8 Tahun Berkarier di Musik Maruli Tampubolon Rilis Album Perdana Berjudul Kisahku
02 September 2021
8 Tahun Berkarier di Musik, Maruli Tampubolon Rilis Album Perdana Berjudul Kisahku
foto: Maruli Tampubolon (dokpri)


itoday - Maruli Tampubolon memiliki jabatan tak main-main di pemerintahan sebagai Ketua Bidang Hukum dan Perundang-undangan Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP). Meski begitu, Maruli tetap tak melupakan kariernya di dunia musik.

Sebagai bukti, Maruli Tampubolon baru saja merilis album perdananya berjudul Kisahku. Ada 17 lagu yang disuguhkan dalam album ini dengan lagu-lagu multi genre dengan style musik dan arransemen yang berbeda.

"Saya coba memberikan warna yang cukup variatif di industri musik. Genre cukup berbeda antara satu lagu dengan yang lainnya tapi di dalam perbedaaan tersebut yang kita temukan adalah musik anak bangsa mewarnai Industri Musik Indonesia," kata Maruli Tampubolon, seperti dalam rilis yang diterima Suara.com.

Album Kisahku merupakan rangkuman perjalanan kisah delapan tahun Maruli Tambulon menapaki karier di dunia musik. Rilisnya album ini pun menjadi kebahagiaan sekaligus kebanggaan bagi penyanyi yang juga aktor sekaligus pengacara ini.

"Saya berterimakasih sama Tuhan bahwa saya diberikan kesempatan untuk merilis album Kisahku. Tidak terasa sudah ada 17 lagu yang setidaknya ada suara saya di sana dan menjadi bagian dari penciptaan karya karya musik tersebut," tutur Maruli Tampubolon.

17 lagu di album Kiahku cukup variatif, baik dari segi musik maupun cerita lagu. Menurut Maruli, lagu-lagu yang ia ciptakan memang berdasarkan pengalaman pribadinya.

"Banyak sekali orang-orang yang membantu saya di balik pembuatan album ini. Saya suka untuk berkolaborasi untuk menghasilkan semangat baru dan energi positif yang satu frekuensi untuk membentuk suatu Kualitas keindahan Musik," ujar Maruli Tampubolon.

"Lagu-lagu di album Kisahku sangat variatif. Ada beberapa lagu yang dibuat dengan tema orkestrasi. Adapun lagu-lagu yang saya mix and match dengan nuansa pop, R&B, klasik dan lain sebagainya. Saya juga merasa kualitas vokal itu akan berkembang kalau kita mau mengasahnya dengan konsisten dan tentunya kematangan dan kedewasaan bernyanyi itu hanya bisa kita dapatkan dari pengalaman yang kita lalui," tutur putra dari pengacara kondang Juan Felix Tampubolon ini.

17 lagu yang ada di album Kisahku menceritakan tentang arti cinta, keluarga, dan persahabatan. Di lagu "Damang Dainang" misalnya. Lagu berbahasa Batak ini menceritakan tentang kerinduan anak terhadap sosok orangtua yang sudah tidak ada lagi.

Dalam perjalanan karier musiknya, Maruli Tampubolon pernah menggandeng Raisa untuk berkolaborasi di lagu "Butterfly". Lagu ini sebaga original soundtrack dari film yang ia perankan bersama Raisa berjudul Terjebak Nostalgia.

"Ya, itu salah satu lagu terbaik liriknya saya tulis sendiri dan musiknya saya kerjakan dengan sahabat baik saya Aldi Nada Permana. That song is beautiful indeed," ucap lelaki 34 tahun ini.

Single jagoan untuk album Kisahku ini berjudul "Lelah Memikirkanmu", "In Your Presence", "Tak Seperti Dulu", "Maafkanlah", "Damang Dainang" dan lainnya.

sumber: suara.com
Berubah Haluan Bona Paputungan Kini Ciptakan Lagu Pujian untuk Jokowi
01 September 2021
Berubah Haluan, Bona Paputungan Kini Ciptakan Lagu Pujian untuk Jokowi
foto: Bona Paputungan (suara)


itoday - Bona Paputungan dikenal sebagai musisi yang kritis dan idealis. Dalam beberapa lagunya, penyanyi asal Gorontalo ini sempat mengkritik Presiden Jokowi.

Tapi entah apa alasannya, Bona Paputungan kini malah berbalik mendukung Sang Presiden. Buktinya, lagu terbaru Bona berjudul "Jasamu" jelas-jelas memberikan pujian terhadap Jokowi. Tidak saja dilirik lagu, tapi juga video klipnya.

Padahal, selama setahun terakhir Presiden Jokowi banjir kritikan. Sejumlah kebijakan Jokowi dianggap tak pro rakyat, terkait kebijakan PPKM, korupsi, dan sebagainya.

"Lewat lagu 'Jasamu' saya ingin menyampaikan pesan moral. Walau kita punya perbedaan pandangan politik, namun bukan berarti kita tidak bisa menghargai pemimpin kita dan apa yang sudah beliau lakukan untuk bangsa dan negara ini," kata Bona Paputungan.

Ketika ditanya alasannya berbalik mendukung Presiden Jokowi, Bona Paputungan memilih tutup mulut. Penyanyi yang populer berkat lagu "Andai Aku Gayus Tambunan" ini memilih bicara soal musik.

Menyingung soal lagu "Jasamu", bisa dibilang ini sebagai comeback Bona Paputungan di dunia musik. Setelah sekian lama, Bona bersyukur akhirnya bisa kembali bermusik dan masuk dapur rekaman.

"Kemarin banyak sekali masalah pribadi saya. Tapi saya sangat bersyukur akhirnya melewati berbagai masalah. Saat ini saya ingin kembali fokus bermusik," imbuh Bona Paputungan.

Di lagu Jasamu, Bona Paputungan menggandeng sejumlah musisi, salah satunya Henri Lamiri dan Jhos Raharjo.

"Tepat pada 16 Agustus lalu, saya dihubunyi Pak Mochtar, bos Wahana Music/Studio. Karena difasilitasi, sehari kemudian saya bikin lirik. Kemudian buat musik sendiri, ada dibackup gitaris Dhany Minor dan merekamnya. Ada dukungan juga dari rekan musisi Henri Lamiri dan Jhos Raharjo," kataa Bona Paputungan memaparkan.

Bona Paputungan pun berharap lagu "Jasamu" bisa kembali sukses seperti "Andai Aku Gayus Tambungan". Selain itu, ia juga berharap pandemi Covid-19 segara berakhir, karena telah menyengsarakan banyak orang.

"Karena pandemi ini sudah menyulitkan banyak orang. Yang kaya jadi miskin, yang susah tambah susah. Semoga penyakit ini segera lenyap dan Indonesia semakin damai," tutur Bona Paputungan berharap.

sumber: suara.com
Cerita di Balik Single Keliru Milik Goodtimes Bercerita Tentang Penyesalan
28 August 2021
Cerita di Balik Single 'Keliru' Milik Goodtimes, Bercerita Tentang Penyesalan
foto: Goodtimes (ist)


itoday - Band Goodtimes nampaknya tak mau berlama-lama membuang waktu. Trio yang digawangi oleh Yai Item (gitar), Gilang Prass (drum), & Dea Arya alias Bamba (vokal) ini kembali menelurkan single terbaru, setelah pada Juni kemarin merilis lagu berjudul Lawan.

Kali ini, judul lagu baru yang mereka rilis adalah Keliru. Memiliki lirik yang begitu jelas dan jujur, lagu ini menceritakan tentang penyesalan tentang seseorang yang meninggalkan seseorang yang sebenarnya sangat disayanginya.

"Di mana seseorang meninggalkan kekasihnya, menjalin hubungan dengan orang baru, lalu menyesal. Sampai satu ketika Ia jadi sangat merindukan sosok yang Ia tinggalkan sebelumnya," ungkap Gilang Prass

"Penyesalan tersebut terjadi karena ia menuruti ego & nafsunya. Hingga Ia rela mendua, membagi hatinya pada orang lain. Padahal dalam hati kecilnya, Ia tahu bahwa nggak ada yang lebih baik dari kekasihnya," lanjut Bamba.

Rilisan Berbeda

Single Keliru memiliki perbedaan jika dibandingkan karya-karya Goodtimes yang telah lebih dulu dirilis. Mereka mencoba hal baru sehingga menyajikan sesuatu yang fresh. "Mood musiknya beda, sekaligus ngasih warna lain untuk Goodtimes, utamanya untuk rilisan-rilisan kami selanjutnya," kata Yai.

Bukan hanya lagu, video klip yang telah tayang di YouTube pun digarap dengan niat dan apik. Mereka juga menggandeng pemain LOVE FOR SALE 1, Della Dartyan dan Furry Citra sebagai model.

Bocoran

Nama Goodtimes memang tak asing, karena mereka bukanlah orang baru. Yai adalah adik dari Audy dan Stevie Item, Gilang mewarisi bakat drum pamannya, Tyo Nugros (eks drummer Dewa), dan Bamba adik dari, Pia (ex-vokalis Utopia). Yang menjadikan ketiganya sangat familiar dengan musik sejak lama.

Goodtimes pun tak mau main dengan karya-karya mereka. Bocorannya, mereka akan segera merilis lagu yang berkolaborasi dengan salah satu Diva Indonesia. "Satu hal yang bisa gua bocor’in : Goodtimes sedang mempersiapkan sebuah karya bersama salah satu DIVA ternama Indonesia," bocor Bamba.

sumber: kapanlagi.com
Seleb TikTok Jharna Bhagwani Gandeng Eka Gustiwana di Single Debut Tell Me
27 August 2021
Seleb TikTok Jharna Bhagwani Gandeng Eka Gustiwana di Single Debut 'Tell Me'
foto: Jharna Bhagwani (dokpri)


itoday - Beauty influencer populer, Jharna Bhagwani melebarkan sayapnya ke dunia tarik suara. Sehari setalah Ia genap berusia 19 tahun, gadis berdarah India ini mengumumkan single debutnya yang bertajuk Tell Me. Tak main-main, lagu ini diciptakannya bersama Eka Gustiwana, musisi jenius yang juga anggota dari grup EMD Weird Genius.

Perkenalan Jharna dan Eka berawal dari campaign #LathiChallenge. Kala itu, video dari Jharna begitu viral di TikTok dan Instagram, hingga akhirnya mendapatkan apresiasi dari Eka. Dari perkenalan itu, terjadilah obrolan tentang proyek kolaborasi yang pada akhirnya tertuang dalam single Tell Me.

“Awal Juni 2021, aku share ke Kak Eka beberapa referensi lagu dan draft lirik yang aku tulis. Karena masa pandemi, brainstorm dan tukar ide hanya melalui online. Lalu, awal Agustus masuk studio rekaman. Jadi sekitar 2 bulan ya proses keseluruhannya," ungkap Jharna dalam press rilis yang diterima KapanLagi.com.

Tell Me memiliki aransemen mid-tempo bernuansa dark experimental pop yang begitu catchy. Single ini sudah bisa dinikmati secara serentak di Spotify, Joox, Resso, Deezer, Youtube Music dan platform musik digital besar lainnya.

1. Pesan Dalam Lagu 'Tell Me'

Tell Me mengisahkan konflik pengkhianatan, kebimbangan dan hilangnya kepercayaan karena pasangan yang terlalu mengatur dan hubungan penuh manisnya kebohongan. Jharna berharap pendengar bisa mengapresiasi kreasi terbarunya. Tetapi utamanya adalah pesan dalam lagu ini, bahwa tidak ada yang layak berada dalam hubungan toxic.

"Karya seni menjadi media eksplorasi dan eksperimen-ku. Aku senang memainkan karakter berbeda-beda. Aku merancang konsep, pesan dan seperti apa hasil yang ingin ditampilkan. Selama ini orang lihat dari video makeup-ku. Kali ini aku berkesempatan menuangkan ekspresi alter-ego dalam bentuk lain; lagu dan video musiknya," lanjutnya.

Sebagai beauty influencer, Jharna telah memiliki jutaan pengikut di akun media sosialnya. Sejak viral dengan #LathiChallenge, dia menerima sejumlah apresiasi penghargaan di tahun 2020 dan menarik lebih banyak lagi pengikut, nasional dan internasional.

Di usianya yang masih belia, Jharna memiliki ambisi dan pendalaman terhadap apa yang ia ingin lakukan dan sampaikan kepada dunia melalui karya. Ia ingin terus bereksplorasi tanpa batas dan merasa terinspirasi sembari menjalani fase maupun emosi dalam hidupnya.

sumber: kapanlagi

Terpopuler