Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

Suzuki Bakal Luncurkan Mobil Listrik pada 2025
04 October 2021
Suzuki Bakal Luncurkan Mobil Listrik pada 2025
foto: Wagon R Maruti (autocar)


itoday - Maruti Suzuki sebagai produsen mobil terbesar di India, dengan pangsa pasar sekitar 50 persen belum memiliki line-up kendaraan listrik. Pabrikan berlambang huruf S ini memang sudah menguji WagonR listrik, tetapi baru akan meluncurkan model dengan tenaga baterai 100 persen ini pada 2025.

Berdasarkan laporan dari Asia Nikkei, yang disitat dari GaadiWaadi, Senin (4/10/2021), mobil listrik murni Suzuki juga akan mulai dijual pada 2025. Jenama asal Jepang ini memang sudah berencana untuk menghadirkan mobil listrik di beberapa pasar global, dan dimulai dari India sebagai pasar terbesarnya.

Suzuki telah menegaskan akan menginvestasikan sekitar US$ 9 miliar pada 2026 dalam pengembangan mobil listrik. Sebagai bagian dari peralihan dari mesin konvensional ke listrik, produsen mobil tersebut sudah berupaya memperkenalkan kendaraan hibrida di pasar India.

Sementara itu, untuk memperkuat produksi baterai di India, Suzuki juga menyiapkan unit manufaktur bekerja sama dengan Denso dan Toshiba.

Suzuki memang terlambat ikut terjun di pasar kendaraan listrik, dan kemungkinan akan membuat langkah besar dengan menawarkan produk yang terjangkau dan praktis di pasar global.

Persaingan Ketat

Sebagai informasi, saat ini pasar India adalah yang terbesar kelima, dengan penjualan tahunan sekitar tiga juta mobil. Namun, pangsa pasar kendaraan listrik hampir tidak ada.

Dengan mobil listrik murni yang akan datang dari Suzuki, diharapkan dapat membentuk persaingan yang ketat di antara merek, dan diperkirakan akan mendatangkan lebih banyak model listrik di pasar Negeri Bollywood.

sumber: liputan6.com
Sepeda Motor Listrik BLSEV01 Uji Coba JakartaMandalika Apa Hasilnya
03 October 2021
Sepeda Motor Listrik BL-SEV01 Uji Coba Jakarta-Mandalika, Apa Hasilnya?
foto: Budi Luhur -SEV01 (ubl)


itoday - Sepeda Motor listrik Budi Luhur Sport Electric Vehicle 01 (BL-SEV01) menjadi motor listrik pertama karya anak bangsa yang melakukan pengujian jarak jauh. Kendaraan listrik karya Universitas Budi Luhur (UBL) ini telah berhasil melewati pengujian dari Jakarta-Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Pusat Studi Kendaraan Motor Listrik Universitas Budi Luhur, Sujono mengungkap, keberhasilan pengujian ini menjadi nyata konsistensi Universitas Budi Luhur menciptakan kendaraan listrik untuk masa depan yang ramah lingkungan dan hemat.

"Touring Jakarta – Mandalika merupakan proses pembelajaran secara praktik bagi dosen dan mahasiswa Universitas Budi Luhur, khususnya Fakultas Teknik Elektro. Pengujian jarak jauh ini sangat dibutuhkan oleh motor listrik BL-SEV01 untuk ketahanan baterai dan performa," ungkap Sujono dalam keterangan resminya, ditulis Minggu (3/10/2021).

Dalam hal ini, motor sport full elektric hasil karya mahasiswa UBL ini menghadapi berbagai tantangan dan juga kontur jalan yang tidak selalu mulus.

"Selama perjalanan, tim Universitas Budi Luhur mengambil data teknis dari BL-SEV01 terhadap kontur jalan di Indonesia yang beragam mulai dari jalanan rata, jalan rusak, sampai jalur pegunungan," kata dia.

Bawa 3 Baterai

Selama dalam perjalanan, tim UBL sudah mengantisipasi setiap kemungkinan yang akan terjadi dalam tahap pengujian perjalanan jarak jauh ini. Tim manajemen touring motor listrik BL-SEV01 Jakarta – Mandalika membawa 3 set baterai yang masing–masing mampu menempuh 100–140 km sekali perjalanan.

"Untuk menghemat waktu dan mempermudah perjalanan, tim touring menerapkan sistem mengganti baterai dengan sistem swab. Rata–rata dalam satu hari menempuh perjalanan kurang lebih 300 kilometer dan perjalanan hanya dilakukan siang hari karena malam hari pengisian baterai di penginapan dan istirahat," jelas dia.

Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro, MBA, mengucapkan syukur dan berterima kasih kepada tim yang sudah melancarkan uji coba perjalanan dari Jakarta menuju Mandalika.

"Saya berharap touring motor listrik BL-SEV01 Jakarta – Mandalika bisa menjadi inspirasi masyarakat Indonesia khusus dosen dan mahasiswa bahwa kita mampu membuat kendaraan listrik,” jelas Kasih Hanggoro.

100 Persen Tenaga Listrik

BL-SEV01 merupakan sepeda motor yang 100 persen digerakkan menggunakan tenaga listrik sebagai sumber tenaganya, serta dikembangkan oleh civitas akademis Universitas Budi Luhur.

Motor listrik BLDC 96 Volt dengan tenaga maksimal mencapai 16 kW, didukung baterai 48Ah dan controller 96 Volt 200 Ampere hadir menemani perjalanan BL-SEV01.

Catatan resmi pihak Universitas Budi Luhur menunjukkan BL-SEV01 bisa melaju hingga 140 kilometer untuk sekali pengisian baterai dengan waktu pengisian 4 jam.

Selain itu, rute yang dipilih juga untuk mendukung penuh keberadaan sirkuit baru Mandalika dengan standar gelaran MotoGP ataupun WSBK.

Keberadaan Sirkuit Mandalika juga sejalan dengan konsep BL-SEV01 yang mengusung model sport dan sangat cocok untuk dikendarai di lintasan sirkuit.

sumber: liputan6.com
Berteknologi 4G Super Spring Incar Penjualan GPS Tracker Naik 350 Persen
01 October 2021
Berteknologi 4G, Super Spring Incar Penjualan GPS Tracker Naik 350 Persen
foto: GPS Tracker C40 (merdeka)


itoday - Keberadaan alat pelacak dalam kendaraan atau GPS Tracker kini menjadi hal lumrah dan semakin terjangkau. Apalagi GPS Tracker sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat dan perusahaan.

Masyarakat paham terhadap fungsi dan kegunaan GPS Tracker yang dapat melacak posisi kendaraan melalui aplikasi smartphone dan mematikan mesin dari jarak jauh. Selain itu, semakin banyak permintaan, terutama bagi konsumen korporasi yang membutuhkan fitur lebih dari versi standar yang ada di pasaran.

Maka itu, PT Super Spring meluncurkan GPS Tracker canggih dengan jaringan seluler 4G, yaitu tipe C40.

“GPS Tracker C40 menyasar pengguna yang ingin kestabilan data dan penggunaan jangka panjang, umumnya pengguna korporasi,” ujar Arianto Furiady, Presiden Direktur PT Super Spring yang baru saja meraih posisi pertama Top Brand kali ke-4 sejak 2018.

GPS Tracker C40 memiliki kualitas tinggi dan ketahanan sangat baik, bergaransi 2 tahun, dan memiliki fitur canggih, seperti membaca driving behaviour supir, membaca histori perjalanan hingga 1 tahun terakhir, dan dengan jaringan 4G dapat menjangkau lokasi yang lebih luas serta pengiriman data lebih cepat.

Selain itu, sistem GPS Tracker ini juga bisa menyajikan beragam laporan, seperti laporan parkir, laporan perjalanan, laporan lama kerja kendaraan (hour-meter), dan banyak laporan lain yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan konsumen dan diintegrasikan dengan sistem milik konsumen atau pihak ketiga melalui open API.

Super Spring memiliki sekitar 40 kantor cabang untuk mendukung layanan purnajualnya. Sehingga bila terjadi masalah dengan GPS-nya ketika kendaraan berada di luar kota, maka bisa dibantu oleh kantor cabang terdekat.

Demi meningkatkan kepercayaan kustomer, perusahaan terus mempertahankan stabilitas server dan aplikasi web serta mobile yang terus diperbarui agar bisa terus menampilkan informasi yang lebih relevan kepada pengguna, dengan tampilan yang semakin mudah dan kekinian.

Terakhir, untuk meningkatkan pelayanan dan kemudahan bagi pelanggan, web server Super Spring atau GPS.id, akan mengimplementasikan sistem pembayaran paket berlangganan auto-debet dengan biaya berlangganan terjangkau agar semakin memudahkan pelanggan.

“Dengan adanya GPS tipe C40 ini dan didukung dengan tim management yang baru, dengan sistem IT yang lebih kuat, team marketing yang lebih agresif, kami optimis atas peningkatan omset sebesar 350% pada akhir tahun 2022,” tutup Arianto.

sumber: merdeka.com
Tiga Menteri Jokowi Sambangi Pabrik Wuling Ada Apa
30 September 2021
Tiga Menteri Jokowi Sambangi Pabrik Wuling, Ada Apa?
foto: Luhut Pandjaitan di Pabrik Wuling (wuling)


itoday - Dalam rangka memberi dukungan kepada Wuling Motors (Wuling) untuk bersama memasuki era elektrifikasi kendaraan listrik di Tanah Air, tiga Menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (30/9/2021).

Ketiga Menteri Jokowi itu adalah Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Didampingi President Director Wuling Motors Shi Guoyong dan Vice President Wuling Motors Arif Pramadana, ketiga Menteri tersebut melihat proses produksi kendaraan di pabrik Wuling yang menerapkan Global Manufacturing System (GMS).

Tak cuma itu, Menko Marves Luhut Binsar dan Menkes Budi Gunadi sempat menjajal mobil listrik Wuling di area terbatas kantor pusat Wuling. Kedua mobil listrik yang dicoba di antaranya Wuling E100 dan dan Mini EV.

Pada sebuah kesempatan, President Director Wuling Motors Shi Guoyong memaparkan rencana ke depan perkembangan kendaraan listrik Wuling yang saat ini telah dipasarkan di Tiongkok dengan beserta ragam teknologi yang dimiliki oleh tiap-tiap lini.

Dirinya menyebut, sejumlah model mobil listrik Wuling yang telah diniagakan di Tiongkok seperti E100, E200, E300, hingga Mini EV, mendapatkan respon positif. Hal itu dibuktikan lewat penjualan dimana Wuling menguasai pasar kendaraan listrik di Tiongkok dengan angka penjualan 200.000 unit (Januari-Juli 2021).

Teknologi yang ada di platform GSEV tersebut terdiri dari kendaraan penumpang dan logistik tanpa pengemudi, konektivitasi 5G, serta komputasi awan. Dengan demikian, Wuling sudah memiliki rangkaian produk EV dan inovasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar Indonesia.

"Kami serius untuk membawa teknologi dan juga berinvestasi dalam rangka memasuki era elektrifikasi kendaraan. Tentunya, Wuling juga membutuhkan dukungan dari pemerintah untuk bersama-sama mengembangkan ekosistem EV di Indonesia," terang Shi Guoyong dalam keterangan resminya.

Investasi Wuling
Komitmen Wuling dalam menjalani bisnisnya di pasar Indonesia sudah tak perlu diragukan lagi. Hal itu sudah dibuktikan lewat investasi besar yang telah digelontorkan serta berkontribusi dalam menyokong program-program pemerintah.

"Realisasi investasi Wuling di Indonesia dimulai dari pembangunan fasilitas produksi dan supplier park dengan standar kualitas global," ujar Shi Guoyong.

Kemudian, Wuling hingga kini telah menghadirkan lini produk berkualitas di pasar otomotif Indonesia, bahkan menjadi komoditas ekspor.

"Selain itu, selama masa pandemi, Wuling turut menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam proses manufaktur sehingga kesehatan para karyawan senantiasa terjaga." pungkasnya.

sumber: liputan6.com
Mobil Listrik Terbaru Wuling Cuma Rp 44 Jutaan
29 September 2021
Mobil Listrik Terbaru Wuling Cuma Rp 44 Jutaan
foto: Wuling Nano EV (ist)


itoday - Perusahaan otomotif Wuling, terus meramaikan segmen mobil listrik lewat produk terbarunya. Kini, mobil listrik mungil Nano EV yang sempat mencuri perhatian beberapa waktu lalu, akhirnya resmi diperkenalkan pada ajang Tianjin Auto Show 2021.

Secara tampilan, Wuling Nano EV hadir dengan desain yang menarik melalui bagian depan yang cukup futuristik. Dibekali dengan lampu depan yang unik, ditambah dengan desain bumper depan yang kokoh memberikan kesan kuat pada mobil listrik terbaru ini.

Mengacu pada informasi yang kami dapatkan, Wuling Nano EV dibekali dengan kekuatan jelajah hingga 305 kilometer dalam sekali pengecasan.

Untuk kenyamanan pemiliknya, mobil ini bisa langsung dicas menggunakan stop kontak yang ada di rumah tanpa harus memerlukan konverter lagi.

Untuk mengisi ulang baterai pada mobil ini, konsumen dapat melakukannya dengan spesifikasi sumber listrik rumahan berkekuatan 220 Volt. Menurut klaim pabrikan, mobil ini dapat terisi penuh hanya dalam waktu 4,5 jam.

Sebagai salah satu keunggulannya, pada baterai yang disematkan perusahaan juga sudah melengkapinya dengan teknologi agar tidak menimbulkan panas berlebih lantaran dibekali fitur IP67 yang dapat tahan terhadap debu dan air.

Dari tampilan interiornya, Wuling Nano EV hadir dengan desain minimalis yang hanya menyertakan lingkar kemudi serta layar informasi yang berada di balik kemudi.

Sementara beberapa kemudahan juga ditanamkan lewat tombol yang diletakkan disematkan pada setir.

Dibuat dari Baja Berkualitas Tinggi

Bicara mengenai sasisnya, mobil ini sudah dibekali dengan desain rangka bodi bahan berkekuatan tinggi. Proporsi baja berkekuatan ultra tinggi dan baja berkekuatan tinggi di mobil ini mencapai lebih dari 40 persen.

Sementara delapan bagian struktur baja bodi mobil menggunakan baja hot-formed dengan spesifikasi lebih dari 1.500 MPa.

Dari sisi keselamatan, Wuling Nano EV telah dilengkapi dengan konfigurasi keselamatan seperti airbag pada sisi pengemudi, passenger child protection lock, ISOFIX child safety seat, ESC body electronic stabillty system, ramp assist, rear reversing radar untuk memberikan jaminan keamanan menyeluruh.

Kabarnya, mobil listrik ini akan dijual dengan harga USD 3.100 atau setara Rp 44,1 jutaan.

sumber: liputan6.com
Honda Ajukan Paten Teknologi Sensor Baru untuk Sepeda Motor
28 September 2021
Honda Ajukan Paten Teknologi Sensor Baru untuk Sepeda Motor
foto: ilustrasi(shutterstock)


itoday - Honda kembali mengajukan paten sensor sepeda motor yang terletak di bagian lensa lampu depan.

Sistem ini disebutkan mampu bekerja lebih baik karena radar tidak terganggu oleh lensa atau komponen lainnya. Dengan demikian sensor dapat bekerja lebih efektif dibandingkan paten yang telah diajukan sebelumnya.

Melansir Visordown, beberapa sumber menyebutkan bila sensor baru yang dipasang di lampu depan ini sebenarnya adalah kamera digital kecil. Di mana sistem ini lebih mirip dengan sensor stereo yang disediakan di beberapa aplikasi otomotif.

Namun masalahnya, sensor yang dipasang di belakang lensa akan rentan terhadap getaran yang dihasilkan oleh motor.

Bahkan dampak terburuknya sistem bisa mati dan mungkin salah membaca situasi seperti kecepatan motor, lokasi, atau jarak kendaraan.

Selain itu, sensor kemungkinan hanya dapat melihat jalan di depan saat lampu depan benar-benar jernih dan bersih.

Seperti diketahui, Honda sebelumnya telah mengajukan paten serupa bernama Advanced Rider Assistance Systems atau (ARAS) yang dikembangkan untuk meningkatkan keselamatan pengendara sepeda motor.

Sistem akan membantu pengendara lebih waspada terhadap apa yang akan terjadi di sekitar mereka.

Pembuat motor berlogo sayap mengepak ini diketahui memang sudah telah mengajukan beberapa paten sensor. Namun sayangnya saat ini paten tersebut belum juga digunakan pada model apapun pada produk Honda.

sumber: suara.com

Terpopuler

Otomotif News 4
14 June 2021
Otomotif News 4
Otomotif News 2
Otomotif News 2
14 June 2021