Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Vonis 4 Tahun HRS Disebut Berlebihan, Tokoh NU: Janganlah Kebencianmu Membuatmu Ga Adil

Politik
Vonis 4 Tahun HRS Disebut Berlebihan, Tokoh NU: Janganlah Kebencianmu Membuatmu Ga Adil 1
foto: Habib Rizieq Shihab (tribunnews)

itoday - Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Amerika Serikat, Akhmad Sahal ikut berkomentar atas vonis 4 tahun yang diterima Habib Rizieq Shihab (HRS) dalam kasus penyebaran berita bohong hasil swab tes PCR Covid-19 di Rumah Sakit UMMI, Bogor, Jawa Barat.

Menurutnya, vonis yang diterima HRS itu sangat berlebihan. Terlebih yang dilakukan HRS hanya menutupi hasi tes swab dirinya.

“Ini berlebihan. Kalo Rizieq divonis 4 thn krn tebar kebencian SARA kek ancam penggal kepala dll, saya setuju. Tp kalo krn kasus Data Swab, ini lebay,” katanya di akun Twitter @sahaL_AS, Kamis (24/6/2021).

Dirinya juga memberikan saran kepada pemerintah dan aparat hukum untuk berbuat adil.

“Jgnlah kebencianmu pada suatu kaum membuatmu ga adil, kata Quran,” ungkapnya.

Pernyataan tokoh NU itu mendapat apresiasi dari budayawan, Sudjiwo Tedjo. Dirinya kagus ke Akhmad Sahal, meski pendukung Presiden Jokowi tapi tetap bijak menyikapi kasus HRS.

“Ini yang antara lain aku suka dari Kyai @sahaL_AS .. ndukung Pak @jokowi tapi nggak membabi-buta .. salut,” ucapnya di akun Twitter @sudjiwotedjo.

Seperti diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis Rizieq Shihab empat tahun penjara terkait kasus tes usap di Rumah Sakit UMMI Bogor, Jawa Barat.

“Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah. Menjatuhkan pidana penjara selama empat tahun,” kata Ketua Majelis Hakim Khadwanto, saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (24/6).

“Ini yang antara lain aku suka dari Kyai @sahaL_AS .. ndukung Pak @jokowi tapi nggak membabi-buta .. salut,” ucapnya di akun Twitter @sudjiwotedjo.

Seperti diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis Rizieq Shihab empat tahun penjara terkait kasus tes usap di Rumah Sakit UMMI Bogor, Jawa Barat.

“Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah. Menjatuhkan pidana penjara selama empat tahun,” kata Ketua Majelis Hakim Khadwanto, saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (24/6).

Sementara hal yang meringankan antara lain Rizieq memiliki tanggungan keluarga dan merupakan seorang guru agama sehingga diharapkan dapat menunjukkan kelakuan baik pada masa mendatang.

Meski demikian, putusan ini lebih rendah dibanding tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum yang meminta Rizieq dihukum pidana penjara selama enam tahun penjara.

Terkait kasus tes usap di RS UMMI Bogor, Rizieq Shihab didakwa dengan Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Subsider Pasal 14 ayat 2 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, subsider Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dakwaan kedua disangkakan Pasal 14 ayat 1 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, dakwaan ketiga Pasal 216 ayat 1 KUHP, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sumber: fajar.co.id
Politik Vonis 4 Tahun HRS Disebut Berlebihan, Tokoh NU: Janganlah Kebencianmu Membuatmu Ga Adil