Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

Tina Toon Disebut Tak Minta Maaf ke Penggugat Hak Cipta
30 August 2021
Tina Toon Disebut Tak Minta Maaf ke Penggugat Hak Cipta
foto: Tina Toon (matamata)


itoday - Tina Toon jadi pihak Turut Tergugat dalam gugatan dugaan pelanggaran hak cipta yang dilayangkan Engkan Herikan alias Engkan Mosta Anima.

Sejauh ini menurut Engkan, Tina Toon dan para tergugat lainnya belum minta maaf.

"Dari pihak tergugat pun tidak ada yang menghubungi kami selaku kuasa hukum ataupun klien kami. Sampai detik ini kita hanya hadir di persidangan, tidak ada konfirmasi, pertanyaan, minta maaf, atau hal lain yang berhubungan dengan perkara ini," kata kuasa hukum Engkan, Cristiano Valentino, saat jumpa pers, di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (30/8/2021).

Sementara, Engkan yang merupakan gitaris band Anima ini tahu lagunya didaur ulang dan dinyanyikan oleh Tina Toon dari seorang teman. Kata dia, kalau temannya tak memberitahu, gugatan ini mungkin tak pernah ada.

"Ada sahabat Engkan, dia jauh banget dari Depok, kita lagi main di PIK. Dia datang ke sana, ngabarin, lagu saya dibawakan sama Tina Toon," ucap dia.

Bagi Engkan, bila hanya meng-cover lagunya, dia tak masalah. Tapi ini didaur ulang dan nama pencipta lagunya diubah.

"Kok dia kayak resmi, bukan cover. Kalau cover sih nggak apa-apa," katanya.

Sidang gugatan Engkan sampai sekarang gugatannya masih berjalan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Rencananya sidang akan kembali dilanjutkan Selasa (31/8/2021) dengan agenda replik.

Engkan Herikan mengajukan gugatan terkait pelanggaran hak cipta lagu Bintang yang merupakan karyanya. Gugatan itu terdaftar dengan nomor perkara 23/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2021/PN Niaga Jkt.Pst.

Mereka yang jadi tergugat adalah Tina Toon, Basia Roullete, Baros Roulette, Ian Juanda, Andri Anima, Universal Music Indonesia, Sony Music Indonesia, dan WAMI.

Dalam gugatannya, Engkan minta ganti rugi materiil dan immateriil dengan total mencapai Rp 10,7 miliar.

sumber: matamata.com
Kronologi Haters Shandy Aulia Laporkan Balik Sang Artis Berawal Tak Terima Nama Baiknya Tercemar
28 August 2021
Kronologi Haters Shandy Aulia Laporkan Balik Sang Artis, Berawal Tak Terima Nama Baiknya Tercemar
foto: Shandy Aulia (kapanlagi)


itoday - Drama antara artis Shandy Aulia dan salah satu hatersnya, Laura Aprilya Bakkara masih terus berlanjut. Setelah dilaporkan oleh ibu satu anak itu, kini Laura sudah menggandeng Kuasa Hukum dan siap membawa kasus ini ke ranah hukum.

Dikatakan oleh pengacara Aulia, kliennya merasa tidak terima karena namanya tercemar. Menurutnya banyak bukti yang beredar jelas di media soal Shandy Aulia yang melakukan doxing.

"Youtube itu ada buktinya, jelas per menit dan per detiknya. Terkait pencemaran nama baik udah jelas di situ ada mukaku lalu buka acara lagi di Kopi Viral, sampai nama Whats App saya dinamai musuh, jadi kurang apa lagi?" ujar Laura Aprilya, saat dijumpai di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (27/8) malam.

"Faktanya dari kemarin kan gak ada yang percaya, banyak banget netizen menyerang bahkan ke akun resmi kami, akhirnya menutup komentar. Karena gak ada gunanya berdebat, karena terlalu banyak orang percaya Shandy Aulia itu memposting itu karena perbuatan klien kami," imbuh Rinto Maha, kuasa hukum Laura.

1. Soal Laporan Shandy Aulia

Mengenai laporan Shandy Aulia terkait kliennya yang melakukan bullying, Rinto Maha pun buka suara. Menurutnya, kejadian yang dipaparkan oleh Shandy tak sesuai dengan fakta di lapangan.

Rinto Maha juga menjelaskan soal artis kata 'monyet' yang membuat Shandy Aulia geram. Menurutnya, kliennya sama sekali tak bermaksud menyerang putri Shandy, Claire, seperti itu.

"Saya juga pasti marah kalau anak saya dibully, itu naluriah. Tetapi pertanyaannya, apakah memang seperti itu kejadian yang sebenarnya? Ternyata tidak," ujar Rinto Maha.

"Memang klien saya ini komentar di IG-nya tetapi itu bukan pidana dan yang bicara 'monyet juga bisa manjat' juga bukan pidana. Kalau dibilang monyet bisa berenang masih tanda tanya, tapi kalau manjat jawabannya pasti benar. Bukan berarti ini bilang anaknya si Shandy itu monyet," pungkasnya.

sumber: kapanlagi.com
Aktor Fahri Azmi Ditipu Orang Mengaku Utusan Jokowi Uang Rp 75 Juta Raib
27 August 2021
Aktor Fahri Azmi Ditipu Orang Mengaku Utusan Jokowi, Uang Rp 75 Juta Raib
foto: Fahri Azmi (liputan6)


itoday - Aktor bernama Fahri Azmi diduga menjadi korban penipuan oleh seseorang yang mengaku sebagai utusan Presiden Jokowi. Uang Rp 75 juta raib dibawa kabur pelaku.

Fahri Azmi telah melaporkan kasus penipuan itu ke Polda Metro Jaya pada Rabu 14 Juli 2021 dengan nomor laporan LP/B/3472/VII/2021/SPKT/Polda Metro Jaya. Dalam perjalanannya, penanganan kasus tersebut dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Barat.

"Hari ini dalam rangka BAP tambahan di mana penyidik menanyakan mengenai barang bukti yang tersangka bakar sama ada stempel utusan khusus Presiden, terus ada lagi menanyakan korban penipuan selain saya," kata Fahri usai diperiksa di Polres Metro Jakbar, Jumat (27/8/2021).

Fahri menerangkan, penipuan bermula saat ia didatangi seseorang berinisial AH yang mengaku sebagai pejabat dan memiliki kedekatan dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Ia bertemu AH saat menghadiri ulang tahun temannya.

"Jadi saya kenal di pesta ultah teman, dia itu salah satu yang saya hormati kakak saya juga. Lalu di situ yang datang bukan orang sembarangan, orang-orang penting lah," ujar dia.

Saat itu, ia berbincang-bincang dengan AH. Fahri mengatakan AH membawa berbagai dokumen negara yang belakangan diketahui palsu.

AH juga sempat menunjukkan surat pengangkatan atas nama dirinya sebagai calon Menteri Kesehatan menggantikan Terawan. Pada surat itu, terdapat tanda tangan Mensesneg Pratikno yang belakangan juga diketahui palsu.

"Jadi dugaan penipuan seorang AH mengaku sebagai utusan khusus Presiden Jokowi, dia bikin surat dokumen negara palsu ada tanda tangan Pak Jokowi juga yang dipalsukan," ujar dia.

Kepada Fahri, AH mengaku sedang membutuhkan uang untuk dana talangan. Tanpa ada rasa curiga sedikit pun, Fahri bersedia memberikan dana Rp 75 juta sesuai yang diminta.

Fahri mengatakan, kepercayaan kepada AH tumbuh usai ditunjukkan setumpuk dokumen negara. "Saya percaya dan saya talangin dulu uangnya Rp 75 juta."

Rupanya, uang yang disetorkan ke AH tak kunjung dikembalikan. Bahkan, AH menghilang bak ditelan bumi.

"Cuma ternyata habis itu enggak ada kabar, saya cari tahu lebih dalam ternyata orang ini penipu," ujar Fahri.

Diduga Korban Lebih dari Satu

Fahri menyebut, korbannya bukan hanya ia seorang. Pasalnya, AH masuk ke kalangan pengusaha dan kembali melakukan hal yang sama.

"Sudah banyak yang jadi korban, ada ibu-ibu umur 60 tahun juga dirugikan Rp 200 juta. Tapi mereka pada tidak bikin laporan dengan pelbagai macam kekhawatiran," ujar dia.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polres Metro Jakbar AKP Niko Purba menerangkan, pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan penipuan yang dilaporkan oleh aktor Fahri Azmi.

"Kami dari penyidik masih membutuhkan keterangan oleh karena itu untuk korban kita minta keterangan tambahan untuk mencari yang kami butuhkan," ujar dia.

Niko menyebut, identitas terduga pelaku penipuan telah dikantongi penyidik. Rencananya dalam waktu dekat, kediaman terduga pelaku akan digeledah.

"Ada rencana kami mencari bukti lain sebagaimana yang disampaikan oleh korban kemungkinan. kami juga melakukan penggeledahan ke tempat terduga pelaku," tandas dia.

sumber: liputan6
Ayu Ting Ting Batal Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya
26 August 2021
Ayu Ting Ting Batal Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya
foto: Ayu Ting Ting (tabloidbintang.com)


itoday - Ayu Ting Ting semula dijadwalkan hadir di Polda Metro Jaya pada Kamis (26/8), untuk dimintai keterangannya sebagai pelapor.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada 20 Agustus 2021 lalu Ayu Ting Ting melaporkan salah satu pengguna media sosial dengan akun @gundik_empaeng ke Polda Metro Jaya dengan pasal pencemaran nama baik. Akun tersebut dimiliki oleh Kartika Damayanti. Ia diduga melalukan penghinaan terhadap Ayu Ting Ting dan anaknya, Bilqis melalui Instagram.

Namun rupanya Ayu Ting Ting berhalangan hadir. Menurut Minola Sebayang, kuasa hukumnya, pelantun lagu "Alamat Palsu" itu sedang ada kegiatan yang yang tidak bisa ditinggalkan.

"Kami tunda," kata Minola, saat dihubungi wartawan.

Dikatakan Minola, pemeriksaan terhadap Ayu Ting Ting rencananya dilaksanakan pada 31 Agustus 2021 mendatang.

Ayu Ting Ting yang sebelumnya cuek dengan bully-an netizen, kali ini mengambil tindakan tegas. Ayu ingin memberi pelajaran pada pemilik akun @gundik_empaeng sudah dan juga netizen lain agar lebih berhati-hati menggunakan media sosial.

Bukan hanya Ayu Ting Ting, kemarahan juga dirasakan kedua orangtua Ayu, Abdul Razak dan Umi Kalsum. Keduanya bahkan sempat mendatangi rumah pelaku di Jawa Timur. Sayangnya, Abdul Razak dan Umi Kalsum gagal bertemu langsung dengan pelaku yang tengah berada di Singapura.

sumber: tabloidbintang.com
Terungkap Kronologi Elly Kasim Meninggal Dunia Berawal dari Sakit Lambung
25 August 2021
Terungkap Kronologi Elly Kasim Meninggal Dunia: Berawal dari Sakit Lambung
foto: Elly Kasim (instagram)


itoday - Putri pertama Elly Kasim, Risalina Mustika mengungkap penyebab ibunya meninggal dunia. Dia membenarkan sang ibu meninggal akibat sakit di bagian lambung.

Sakit lambung Elly Kasim sudah dideritanya sejak bertahun-tahun. Tapi sempat sembuh setelah menjalani perawatan dokter.

"Awalnya sakit lambung yang sudah menahun, tadinya infeksi, pada tahun berapa lupa. Kemudian masih bisa disembuhkan sama perawatan dokter. Waktu itu di RS Omni Pulo Mas. Kemudian terus berulang tapi tidak separah saat ini," Kata Risalina, saat prosesi pemakaman di Al Azhar Memorial Garden, Karawang, Jawa Barat, Rabu (25/8/2021).

Namun belakangan Kondisi lambung Elly Kasim semakin parah. Bahkan penyanyi spesialis lagu-lagu Minang ini hanya mengkomsumsi bubur karena kondisi di dalam perutnya sudah rusak.

"Kemudian dua bulan yang lalu, memang sudah mengonsumsi bubur karena kondisi perut sudah tidak tertolong. Jadi pada awal Agustus itu ternyata puncak dari semua kesakitan yang beliau rasa," ujar Risalina.

Walau dalam keadaan seperti itu, Elly Kasim masih bisa beraktivitas seperti biasa. Tapi kemudian pada 6 Agustus 2021 sore, kondisi penyanyi 76 tahun ini semakin parah.

"Kumpul di meja makan seperti biasa. Pas maghrib sudah merasakan hal yang aneh badan dingin, basah kayak kesiram air. Karena kalau sudah masuk ke ulu hati, rasa tertekannya ke jantung," tutur Risalina.

Karena kondisinya tak kunjung membaik, akhirnya pada 8 Agustus pihak keluarga sepakat untuk membawa Elly Kasim ke rumah sakit.

"Tanggal 8 kondisi sudah kaku, dalam arti dehidrasi. Jadi akhirnya suami saya bilang, coba tolong cek ginjal . Karena papa baru pulang juga 15 bulan yang lalu. Kami kecolongan karena ginjal. Suami saya mengingatkan cek ginjalnya bawa ke rumah sakit, mana tahu kejadian lagi," imbuh Risalina.

Setelah menjalani pemerikasaan, diketahui cairan di dalam tubuh Elly Kasim menghilang. Hal itu yang menyebabkan dehidrasi di dalam tubuhnya. Tidak hanya itu, di dalam pemeriksaan beberapa organ di dalam tubuhnya sudah rusak.

"Dan ternyata memang benar, setelah di bawa ke RS MMC saat itu elektrolitnya hilang. Semua cairan hilang yang menyebabkan semua dehidrasi, ginjalnya rusak, fungsi hati rusak, liver rusak. Di-rontgen isi perut mama gas semua. Jadi gas yang tidak keluar akhirnya nggak nyaman. Mau dikasih makan nggak bisa, dikasih apa pun nggak bisa," katanya melanjutkan.

Pihak dokter pun memberi tindakan dengan berusaha memasukan alat untuk membuang gas tersebut. Tapi karena karena kondisi semakin parah, dokter pun tidak bisa menyelamatkan nyawa almarhumah.

Seperti diketahui Elly Kasim meninggal dunia Rabu (25/8/2021) di Rumah Sakit MMC Kuningan sekitar pukul 03.54 WIB.

Siang harinya, jenazah Elly Kasim dimakamkan di Al Azhar Memorial Garden, Karawang, Jawa Barat.

sumber: matamata.com
Bebizie Diperiksa Terkait Laporan Nikita Mirzani ke Kiki The Potters
24 August 2021
Bebizie Diperiksa Terkait Laporan Nikita Mirzani ke Kiki The Potters
foto: Bebizie (matamata.com)


itoday - Bebizie juga ikut diperiksa terkait laporan Nikita Mirzani terhadap Kiki The Potters. Dia mengaku kehadirannya sebagai saksi dari pihak Kiki.

"Cuma dimintai keterangan saja ya, dan ada pelaporan buat saudara Kiki. Iya jadi saksi terlapor," kata Bebizie usai menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan, Senin (23/8/2021).

Bebizie mengaku tak terlalu diberondong pertanyaan. Sebab ia bukan sebagai pihak yang dilaporkan.

"Enggak, ya, cuma sedikit kok. Karena saya di sini kan enggak terlapor. Yang terlapor kan ada Kiki, saya cuma disebut, di BAP ada nama saya jadi saya dipanggil," katanya menjelaskan.

Bebizie mengaku tak terlibat terkait laporan kepada Kiki The Potters. Namun penyanyi 38 tahun ini sadar hal itu berkaitan dengan akses ilegal soal chat yang tersebar ramai belakangan.

"Kayaknya sih permasalahan yang sekarang lagi ramai saja soal chat yang tersebar itu saja," imbuh Bebizie.

Bebizie diperiksa sekira tiga jam di Polres Metro Jakarta Selatan. Ia datang tanpa didampingi kuasa hukum.

Sebelumnya, Kiki The Potters lebih dulu hadir di Polres Jakarta Selatan untuk jalani pemeriksaan. Dalam jeda istirahat pemeriksaannya, Kiki sempat membantah melakukan ilegal akses yang dituduhkan pihak Nikita Mirzani padanya.

sumber: matamata.com