Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Nyawa Lewis Hamilton Selamat saat Ditabrak Max Verstappen Berkat Teknologi Halo, Apa Itu?

Sport
Nyawa Lewis Hamilton Selamat saat Ditabrak Max Verstappen Berkat Teknologi Halo, Apa Itu? 1
foto: Lewis Hamilton ditabrak Max Verstappen di F1 GP Italia 2021. (Foto/Reuters)


itoday - Berkat teknologi Halo, nyawa pembalap Mercedes-AMG Petronas, Lewis Hamilton, selamat setelah ditabrak Max Verstappen saat balapan Formula One (F1) GP Italia 2021 di Sirkuit Monza, Minggu (12/9/2021). Lalu apa itu Teknologi Halo?

Lewis Hamilton dan Max Verstappen mengalami insiden kecelakaan mengerikan di Sirkuit Monza. Peristiwa mengerikan tersebut terjadi di lap ke-26.

Mobil Verstappen berjalan di atas mobil Hamilton dalam insiden tersebut. Beruntung pembalap asal Inggris itu masih selamat atas kejadian mengerikan itu.

Setelah balapan usai, Hamilton mengatakan bersyukur masih terselamatkan atas Insiden yang dialaminya bersama Verstappen. Dia menilai teknologi Halo yang berada di mobilnya menyelamatkan hidupnya.

Halo baru diperkenalkan di F1 pada 2018. Peranti tersebut dianggap cukup aman untuk melindungi kepala pembalap dari benturan. Pengenalan peranti itu tidak terlepas dari kecelakaan fatal yang merenggut nyawa Jules Bianchi pada F1 GP Jepang 2014.

Sejak musim 2018, FIA telah membuat Halo wajib ada di mobil Formula. Selain di F1, peranti ini juga terdapat pada F2, F3, Formula E dan F4 sebagai langkah keamanan baru.

Meski demikian, sejumlah pembalap, termasuk Lewis Hamilton, sempat menentang pemakaian Halo. Keterbatasan jarak pandang menjadi alasan utama. Pemasangan Halo di atas kokpit membuat jarak pandang pembalap tidak lagi seluas biasanya.

Namun, manfaat dari teknologi satu ini kini tak lagi diragukan. Hal itu menyusul sejumlah insiden yang terjadi dan banyak pembalap merasakan efeknya langsung, termasuk Hamilton sendiri.

Halo adalah struktur yang terbuat dari titanium yang didesain untuk mencegah objek besar menghantam kepala pembalap seperti roda, mobil yang terbang dan pembatas sirkuit saat kecelakaan.

Sebuah tiang menopang Halo tepat di depan pandangan pembalap. Tiang penopang tersebut lalu terhubung pada kedua sisi kokpit dan membuat struktur di dalam kokpit lebih aman.

Selama pengembangannya, berat Halo mengalami perubahan. Dari yang awalnya hanya 7 kg, kini menjadi 9 kg. Hal itu terjadi demi membuat kokpit lebih aman. Saking amannya, pihak tim sampai harus menyesuaikan sasis agar bisa menyamai kekuatan Halo.

sumber:okezone.com
Sport Nyawa Lewis Hamilton Selamat saat Ditabrak Max Verstappen Berkat Teknologi Halo, Apa Itu?