Menurut Meyda, kriteria calon suaminya itu sesuai dengan tuntunan Rasulullah yaitu beriman, bertanggungjawab dan berilmu.
"Beriman dan bertanggungjawab, berilmu. Dia harus mampu membimbing saya ke jalan lebih baik," kata perempuan kelahiran Bandung, Jawa Barat, 20 Mei 1988 di Gandaria City XXI, Jakarta Selatan, Selasa (7/8).
Selain itu, ia juga menuturkan, calon suami yang kita inginkan boleh kita teliti termasuk keimanan, karakter karena untuk bekal hidup bagi keluarga nantinya.
"Kita boleh kok meneliti siapa calon kita. Apa agamanya baik, apa sesuai dengan karakter kita. Karena sebagai perempuan saya harus punya imam yang baik utk saya dan anak-anak," katanya.
Kata Meyda, untuk mendapatkan jodoh dirinya berdoa kepada Allah dan berusaha mencari calon suami yang terbaik. "Tinggal nunggu kapan keputusan Allah, saya bertemu dengan jodoh saya," paparnya.
Ia sangat mempercayai Allah yang menentukan jodoh terbaik bagi dirinya. "Saya hanya wayang. Dalangnya yang belum menggerakkan saya kapan," jelas Meyda.


