itoday - Pertamina terpaksa menutup sementara SPBU dan perumahan Pertamina di Bukit Senyum, Batam akibat bentrokan yang melibatkan masyarakat dan aparat. Akibatnya distribusi LPG di Bengkulu berpotensi terhambat.
Seperti diberitakan sebelumnya, bentrokan telah menelan korban tiga orang meninggal dan 17 orang luka-luka di Bengkulu terjadi di daerah Kepala Curup yang merupakan perlintasan mobil skid tank LPG dari supply point ke Bengkulu. Akibatnya, 11 unit mobil skid tank yang mengangkut LPG tertahan di Lubuk Linggau hingga dipastikan kondisi benar-benar aman.
“Terdapat 11 mobil skid tank pengangkut LPG yang tertahan di Lubuk Linggau. Tidak ada jalur alternatif dari Sumatera Selatan menuju Bengkulu. Saat ini kami masih mencari solusi agar skid tank secepatnya tiba di Bengkulu,†kata Vice President Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun dalam keterangan tertulis di Jakarta Selasa (19/6).
Untuk mengantisipasi bentrokan lebih lanjut di Batam, Pertamina terpaksa menutup sementara satu unit SPBU dan melakukan penjagaan ketat pada perumahan Pertamina di Bukit Senyum sebagai antisipasi terhadap terjadinya bentrokan warga di sekitar Hotel Planet Holiday 1, Batam.
Selain itu aparat kepolisian dan keamanan disiagakan di kedua titik tersebut untuk menghindari pengrusakan atau tindakan anarkis lainnya.*
Bentrok Batam Ancam Distribusi LPG
Peristiwa Lainnya:


