Pada saat itu kelas konsumsi Indonesia akan bertambah 90 juta orang yang berada di bawah China dan India. Permintaan energi juga akan melejit tiga kali lipat dari sekarang. Sehingga perekonomian Indonesia lebih besar, lebih stabil, dan lebih maju dari perkiraan banyak perusahaan dan investor seluruh dunia
Dalam laporannya, McKinsey mengatakan pula bahwa Indonesia bukanlah tipe negara pengekspor seperti negara di Asia lainnya yang perekonomiannya didorong tumbuhnya tenaga kerja atau ekspor komoditas karena kekayaan sumber daya alam. Karena realitasnya lebih luas dari hal itu, dimana pertumbuhan ekonomi, lebih didorong oleh konsumsi domestik ketimbang ekspor dan jasa serta manufaktur dan kekayaan alam.
Data International Monetary Fund (IMF), saat ini Indonesia merupakan negara perekonomian terbesar ke-16 dengan GDP sebesar 846 miliar dollar AS pada 2011 lalu. Lalu pada 2017, GDP Indonesia diperkirakan akan melejit menjadi 1,8 triliun dollar AS. Sedangkan GDP Jerman dan Inggris pada saat itu masing-masing sebesar 3,9 triliun dollar AS, dan sebesar 3,2 triliun dollar AS.*
Peristiwa Lainnya:


