Presiden SBY saksikan miniatur Jembatan Selat Sunda (ist)
Menurut Menteri Perindustrian MS Hidayat, Jumat (3/8/2012), semua kementerian akan menyerahkan kerangkanya pada minggu ini. Kerangka acuan itu akan memuat beberapa hal, diantaranya skema pendanaan, termasuk juga kemungkinan pemisahan proyek jembatan dan proyek kawasan terpadunya.
Ia menambahkan, pihaknya berpendapat bahwa proyek jembatan dan proyek kawasan terpadunya tidak bisa dipisahkan. Alasannya, karena jembatan Selat Sunda itu sebetulnya secara investasi tidak feasible karena revenue dari jembatan tidak bisa menutupi biaya pembangunannya.
Pembangunan jembatan Selat Sunda sepanjang 29 kilometer yang membutuhkan dana sekitar Rp 200 triliun dan tidak akan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Dana diharapkan datang dari investor swasta. Sejumlah negara juga telah menyatakan minatnya sebagai investor jembatan Selat Sunda ini.*
Peristiwa Lainnya:

