Blank Blank Blank Blank Blank Blank Blank Blank
A+ R A-

Salihara: G 30 S dalam Bingkai Sastra Indonesia

Logo PkiLogo Partai Komunis Indonesia (ist)

itoday - Dalam sejarah Indonesia modern, Gerakan 30 September (G 30 S) atau Gerakan September 30 (Gestapu) adalah peristiwa yang penuh perdebatan dengan misteri yang belum terungkap sepenuhya hingga kini. Apakah benar kudeta itu didalangi oleh Partai Komunis Indonesia (PKI), sebagaimana diklaim oleh rezim Orde Baru, atau oleh para  perwira muda Angkatan Darat, demi memusnahkan PKI, sebagaimana dicatat Cornell Paper. Faktanya, setelah pembunuhan para jenderal Angkatan Darat, para anggota PKI dan kaum kiri menjadi korban pembalasan. Tak kurang dari 500.000 orang terbunuh. PKI kemudian dilarang. 700.000 orang ditahan karena dicurigai terlibat kudeta Gestapu 1965.

Akan tetapi, tidak banyak karya sastra berbahasa Indonesia yang menjadikan peristiwa  berdarah ini sebagai bahan cerita. Dari yang tidak banyak ini pun bisa dikategorikan kepada dua sudut pandang: yang menyalahkan PKI dan kaum kiri lainnya dan yang membela mereka yang telah menjadi korban pengganyangan dan pemalsuan sejarah. Diskusi ini akan membahas karya-karya sastra (novel) yang menulis ulang peristiwa tersebut. Diskusi akan menampilkan Eka Kurniawan, sastrawan dan peneliti karya-karya Pramoedya Ananta Toer, dan Wicaksono Adi, kritikus sastra.

Acara: Diskusi
G 30 S dalam Sastra Indonesia
Pembicara: Eka Kurniawan & Wicaksono Adi
Serambi Salihara | Rabu, 12 September 2012, 19:00 WIB
Terbuka untuk umum
Pendaftaran paling lambat 11 September 2012

 

Banner

Register

*
*
*
*
*

* Field is required