Ujian Masuk PTN Terkesan ‘Komersil’

By :   Read 22 times

Ilustrasi (IST)

itoday- Seleksi masuk PTN tahap III atau melalui jalur ujian mandiri (UM), menimbulkan kesan ‘komersil’ untuk memungut biaya tinggi pada mahasiswa baru.

Pada saat bersamaan penerimaan mahasiswa melalui seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN), belum diumumkan.

Menurut Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2MP) Undip Prof M Arifin PhD, pihaknya harus segera melaksanakan seleksi tahap III berkejaran dengan waktu perkuliahan yang mepet.

Pertimbangannya memang karena awal September ini jadwal perkuliahan sudah harus dimulai. Kalau tidak segera dilaksanakan seleksi tahap ketiga akan memengaruhi registrasi mahasiswa baru, ujar Arifin, Senin (25/6).

Seleksi tahap III di Undip atau yang dikenal sebagai UM akan dilaksanakan Sabtu (6/7).  Seleksi tersebut dibantu ikatan alumni (Ika) Undip yang tersebar di 13 kota besar di Indonesia.

Apabila hasil seleksi SBMPTN diumumkan sesuai jadwal pada Jumat (12/7), atau rencananya dipercepat Senin (8/7), maka hasil seleksi UM pada awal Agustus. Ini untuk memberi kesempatan mahasiswa menyelesaikan proses registrasi tanpa harus terburu-buru berbarengan jadwal masuk kuliah.

Seleksi masuk SNMPTN, SBMPTN, dan UM merupakan tiga hal yang berbeda. Dua seleksi awal merupakan program kerja nasional, sedangkan seleksi terakhir kewenangannya di masing-masing PTN. Ini juga yang membedakan ketika pelaksanaan ujian tahap III tidak serentak di seluruh Tanah Air.

Rektor Undip Prof Sudharto PH MES PhD dalam beberapa kesempatan menyatakan, biaya kuliah mahasiswa di Undip tidak ada perbedaan satu sama lain dengan diberlakukannya UKT. Mereka yang dari hasil seleksi SNMPTN, SBMPTN, dan UM akan membayar biaya kuliah sesuai dengan kebijakan UKT.

Sementara itu, Seleksi Penerimaan Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (SPMU), meski telah dibuka sebelum pengumuman SBMPTN, biaya kuliah tidak ada perbedaan dengan jalur lain.

Komentar

*

*