Marsekal Madya TNI Daryatmo (ist)
Nama Masekal Madya Daryatmo dikenal publik ketika memimpin operasi fenomenal SAR dan evakuasi pesawat komersial Sukhoi Super Jet 100, di Gunung Salak, pada Mei lalu. Posisinya digantikan Mayor Jenderal TNI Marinir Muhammad Alfan Baharudin, yang selama ini menjabat sebagai Komandan Korps Marinir TNI AL.
Rotasi juga dilakukan pada Panglima Kodam Jaya yang selama ini dijabat Mayor Jenderal TNI Waris. Ia digantikan Mayor Jenderal TNI E Hudabi Lubis yang sebelumnya menjabat Panglima Kodam XII/Tanjungpura.
Waris akan menempati posisi barunya sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional. Sedangkan jabatan yang ditinggalkan Hudabi Lubis akan digantikan Mayor Jenderal TNI Ridwan, yang kini masih panglima Divisi Infantri-2 Kostrad.
Rotasi pada perwira tinggi TNI kali ini, dilakukan terhadap 8 pati di lingkungan Mabes TNI, 17 di TNI AD, 8 di TNI AL, 8 di TNI AU, dan tiga di Kementerian Pertahanan. Rotasi itu juga menyentuh para pati TNI itu di lingkungan Dewan Ketahanan Nasional, dua di Kementerian Koordinator Polhukam, empat di Lemhannas, dua di Basarnas, dan satu di BNPT.*
Peristiwa Lainnya:

