itoday - Gubernur DKI, Fauzi Bowo (Foke) mengakui para khatib di Jakarta sering mengutip surat Ali Imron ayat 28 tentang memilih pemimpin.
"Hampir semua khatib mengutip surat Ali Imron ayat 28. Memang suasana itu sedang mewarnai kota Jakarta. Saya tidak mau mengulangi ayat ini, nanti disalahartikan," Â ujar Foke di Kantor PBNU, Jumat (27/7).
Menurut Foke, kedatangan PBNU karena dicomot di jalan untuk memberikan sambutan acara pelatihan dai dan daiyah yang diadakan LDNU.
"Saya dicomot, di tengah jalan diminta Ketua Umum PBNU untuk hadir dalam pelatihan ini," paparnya.
Ia juga memberikan penjelasan shalat Jumat yang dilakukannya di Koja, Jakarta Utara sebagai kegiatan rutin seorang Gubernur DKI. "Tugas saya sebagai gubernur merupakan bagian saya bersilahturahmi dengan warga. Selama ini saya Salat Jumat bersama berkeliling Jakarta," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui surat Ali Imron 28 artinya: "Janganlah mengambil orang-orang yang mukminin orangÂorang yang kafir jadi pemimpin lebih daripada orang-orang yang beriman. Dan barang siapa, yang berbuat demikian itu maka tidaklah ada dari Allah sesuatu juapun. Kecuali bahwa kamu berawas diri dari mereka itu sebenar awas. Dan Allah memperingatkan kamu benar-benar akan diri-Nya. Dan kepada Allah-lah tujuan kamu."



