Salah Satu Kampanye Kemerdekaan Papua (Foto: Istimewa)
itoday - Siapa menyangkal Papua memiliki sumber daya alam (SDA) yang amat kaya, Freeport menjadi bukti sahihnya. Namun, kekayaan SDA tersebut seakan menjadi senjata makan tuan bagi warganya. Bumi Cendrawasih seakan tak pernah sepi dari konflik, karena banyak kepentingan di dalamnya.
Sama halnya dengan dibentuknya “Forum Papua Barat†yang diprakarsai senator asal Australia. Forum ini dicurigai memiliki kepentingan lain selain menegakan HAM dan memerdekakan Papua Barat dari Indonesia.
“Jangan salah, senator yang pro Papua itu bukan cuma memikirkan penderitaan Papua, tetapi mereka juga memiliki agenda, ada agenda ekonomi dan politik lainnya, kata pengamat politik internasional Hariyadi Wirawan ketika dihubungi itoday, Kamis (15/3).
Hariyadi menganalisis, senator yang tergabung di “Forum Papua Barat†menghitung jika Papua merdeka, maka mereka akan memiliki keuntungan apa atas Bumi Cendrawasih, karena Papua memiliki sumber daya alam.
Tidak hanya asing yang mengincar kekayaan alam Papua, di dalam negeri pun tak ubahnya seperti itu. Dosen Fisip Universitas Indonesia ini melihat, situasi Papua sekarang adalah hasil dari perbenturan kelompok di dalam negeri.
Akibat adanya benturan kepentingan itu. Kemlu mau tidak mau harus terus meluruskan berita yang beredar di luar negeri ketika melakukan perjalanan luar negeri. Sialnya, penyelesaian Papua tidak pernah serius, sebab terlalu banyak kepentingan di Jakarta.
Begitu kompleksnya masalah papua, sudah seharusnya pemerintah melakukan pendekatan preventif, dan mulai melakukan pendekatan yang lebih serius.*


