“Saya yakin Jokowi-Ahok di putaran kedua tetap unggul signifikan yakni 70-30 lawan incumbent," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, Jakarta, Selasa (28/8).
Menurut Fadli, kumpulan partai-partai besar yang mendukung Foke-Nara tidak menjamin memenangkan Pemilukada DKI putaran kedua. "Aliansi partai besar menang, hitung-hitungnya tak seperti itu, yang tentukan warga Jakarta, belum tentu elit mendukung, tapi konstituen juga akan mendukung," jelasnya.
Fadli juga mengatakan kampanye hitam yang ditujukan Jokowi-Ahok akan menjadi bumerang terhadap lawan politiknya. "Isu SARA justru tak efektif dan menjadi bumerang sendiri bagi yang melakukannya," ungkap orang terdekat Prabowo Subianto ini.
Kata Fadli, tim sukses akan tetap terus bekerja mengambil hati warga Jakarta untuk memilih Jokowi-Ahok. "Kami akan fokus mempertahankan momentum mengambil hati warga Jakarta," ungkap Fadli.
Ia juga mengatakan, maraknya iklan Jokowi-Ahok di layar kaca bukan jor-joran mengeluarkan biaya untuk memenangkan Pemilukada DKI. "Pendukung yang meminta jangan terlalu dibatasi, kami tetap berupaya dengan kerja keras, dukungan parpol juga maksimal," pungkasnya.
Peristiwa Lainnya:



