Â
itoday - Calon Gubernur DKI yang diusung PKS dan kalah putaran pertama, Hidayat Nur Wahid mengatakan, koalisi rakyat sebenarnya itu diusung kelompok independen."Yang berhak mengatakan koalisi kerakyatan dan koalisi rakyat adalah Pak Hendardji dan Pak Faisal Basri," kata Hidayat kepada wartawan, di Gedung DPR Jakarta, Kamis (16/8).
Hidayat meminta tim sukses Jokowi tak perlu mengatakan berkoalisi dengan rakyat karena nyatanya hanya dua partai yang bergabung.
"Pak Jokowi didukung oleh partai, oleh dua partai. Pak Foke didukung oleh beberapa partai, kemudian masing-masing itu nantinya akan berkoalisi dengan rakyat jadi tidak perlu membanding-bandingkan yang satu pro partai dan satu non partai," ungkapnya.
Kata Hidayat, gubernur DKI yang terpilih nantinya pasti akan berhubungan dengan DPRD yang notabene kumpulan dari partai-partai. "Karena nantinya gubernur itu akan bertemu dengan DPRD dan DPRD itu semua berasal dari partai," ujar Hidayat.
Selain itu, ia mengungkapkan Jokowi tidak mempunyai komitmen mempertahankan kekuasannya sampai selesai. "Yang kami inginkan dua. Pertama, program yang kami tawarkan di putaran pertama. Kedua, memberikan kepastian bahwa dia berada dalam jabatan itu sampai 2017," ujarnya.



