KPK Sudah Punya Data Korupsi Ibas Yudhoyono

By :   Read 99 times

Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas (IST)

itoday – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebenarnya sudah mengetahui data mengenai aliran dana kasus Hambalang ke Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).

“Jadi sulit jika KPK bilang belum terima data soal Ibas,” kata Pengamat Hukum dari Universitas Hasanuddin, Syamsuddin Radjab, Minggu (03/03).

Kata Syamsuddin, semua data keuangan Permai Group dari Yulianis telah diterima KPK. Pasalnya Yulianis saat bersaksi di Pengadilan Tipikor sudah memberikan informasi soal laporan keuangannya.

Kata Syamsuddin, pernyataan Nazaruddin sebelum ditangkap, semua kader Demokrat termasuk Ibas dan Ani Yudhoyono juga nikmati aliran dana Hambalang.

“Jika orang Istana diistimewakan sementara orang lain dengan mudahnya KPK memeriksa atau menahannya. Ini tunjukkan independensi KPK telah ternodai,” tegas Syamsuddin.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, KPK mengakui belum menerima data keterlibatan Anas Urbaningrum dalam kasus Hambalang. “Sejauh ini belum ada informasi soal itu,” ujar Juru Bicara KPK Johan Budi, di Jakarta, Kamis (28/2/2013).

Kalau memang ada laporan masuk, Johan mengatakan KPK akan mengecek kebenarannya terlebih dahulu. KPK akan melakukan validasi atas informasi tersebut.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) diduga menerima aliran dana US$ 900 ribu atau Rp9,5 miliar dari proyek Hambalang.

Berdasarkan catatan Wakil Direktur Keuangan PT Anugerah Nusantara, Yulianis ada aliran dana ke Ibas Yudhoyono.

Dalam data tersebut disebutkan, Ibas menerima dana pertama kali pada 29 April 2010 sebesar US$ 500 ribu. Selanjutnya, Ibas menerima aliran dana kedua sejumlah US$ 100 ribu. Uang itu dikeluarkan dari kas PT Anugerah Nusantara, milik mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin.

Putra bungsu Presiden SBY itu pada 30 April 2010 menerima aliran dana Hambalang melalui dua tahap. Tahap pertama sejumlah US$ 200 ribu, dan tahap dua US$ 100 ribu. Dana dikeluarkan dari kas PT Anugerah Nusantara dan diantar oleh kurir bernama Bahri

Di tempat terpisah, Ibas Yudhoyono membantah menerima dana aliran proyek Hambalang. Ibas dengan tegas mengatakan, 1000 persen tidak menerima aliran dana proyek Hambalang.

“Saya katakan tudingan tersebut tidak benar dan tidak berdasar. 1000 persen saya yakin kalau saya tidak menerima dana dari kasus yang disebut-sebut selama ini,” kata Ibas melalui rilis yang dikirim, Rabu (27/2).

Ibas mengatakan, tudingan terhadap dirinya menerima aliran dana proyek Hambalang itu seperti lagu lama. “Saya harap masyarakat dapat melihat ini  secara jernih dan tidak terpengaruh dengan opini-opini yang beredar,” pungkas Ibas.


Mau beli/jual Barang dengan harga OK ?? klik disini!!!

Komentar

*

*

Mau beli/jual, gadget/SP/hp harga murah ?? klik disini!!!