itoday - Perang komentar terkait kicauan akun Twitter @TengkuSophia yang melecehkan Islam bisa memancing kemarahan. Bisa jadi kemunculan “Tengku Sophia†memang untuk adu domba dan permusuhan. Aparat yang terkait wajib mengusut latar belakang kemunculan akun yang memecah belah masyarakat.
Seperti dikatakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin, akun Tengku Sophia boleh jadi untuk tujuan adu domba. Jika dibiarkan bisa memancing kemarahan. “Kita harus bantah tuduhan yang tidak benar itu. Provokasi seperti ini jangan dibiarkan. Jangan dianggap enteng karena bisa memancing kemarahan. Kita meminta aparat yang berwajib mengusutnya,†tegas Ma’ruf kepada itoday (11/2).
Sebelumnya, melalui akun @tifsembiring, Menkominfo Tifatul Sembiring berjanji, Kemkominfo akan membantu melacak akun pelaku penghinaan dan membantu kerja aparat hukum jika diperlukan. Tifatul juga meminta pihak-pihak yang tahu persis pelaku di balik akun penghina agama bisa mengumpulkan bukti kuat untuk kemudian melaporkan ke polisi untuk diproses.
“Bagi yg terganggu dg akun twitter pelaku penghinaan silakan lakukan prosedur report as spam. Harus tetap tenang, jgn terprovokeâ€, demikian tulis Tifatul Sembiring.
Tifatul menulis: “Percayalah, penghinaan thd suatu agama tak mengurangi kemuliaan agama tersebut. Krn penghinaan bukti si pelaku kehabisan argumenâ€. “Mari kita doakan, siapapun pelaku penghinaan agar dapat petunjuk/hidayah. Jgn Acuhkan & dimention krn bisa jadi promosi gratis bg pelakuâ€
Â
reporter: Achsin



