Polsek Tanah Abang Berhasil Ringkus Komplotan Curanmor Bersenjata

By :   Read 51 times

Pelaku Curanmor (Foto: Dhanny/itoday)

itoday - Polsek Metro Tanah Abang berhasil mengungkap komplotan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) bersenjata yang biasa beroperasi di wilayah Jakarta Pusat.

Kapolsek Tanah Abang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Johanson R Simamora mengatakan, pengungkapan dan penangkapan para pelaku dan penadah curanmor ini berkat informasi warga yang langsung ditindaklanjuti anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tanah Abang.

“Awalnya kami mendapat informasi adanya motor yang tidak dilengkapi surat-surat disebuah bengkel motor, setelah dilakukan pemeriksaan pada kendaraan tersebut, ternyata motor tersebut adalah hasil curian,” kata Johanson R Simamora, saat menggelar jumpa pers di Mapolsek Tanah Abang, Selasa (3/4).

Dijelaskannya, dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan anggota reskrim, berhasil mengamankan pelaku, penadah motor curian berikut dengan enam unit motor hasil curian yang diantaranya sudah dipereteli pelaku.

“Saat ini yang diamankan baru enam orang pelaku, tiga diantaranya adalah penadah, serta enam unit kendaraan roda dua hasil curian,” jelas Johanson.

Penangkapan para pelaku dilakukan secara berkala dan ditempat yang berbeda. tiga pelaku ditangkap Jakarta Barat sementara tiga penadahnya di Jakarta Pusat.

“Kita amankan berkala mulai dari minggu lalu dan terakhir kemarin malam. Pelaku atas nama, Rohdi, Adolf, dan Haeriul, ditangkap di daerah Jakarta Barat semntara tiga penadah yakni Suharno, Gerry dan Rasdiono ditangkap di bengkelnya di daerah Kebon Melati, Jakarta Pusat.” terangnya.

Dari keterangan pelaku, para penadah sebelumnya memesan kendaraan kepada mereka dan membelinya dengan kisaran harga Rp 1 juta sampai Rp 3 juta per-unit, untuk kemudian motor-motor tersebut dijadikan motor balap liar.

“Sistemnya para penadah memesan motor ke pencuri. Setelah itu, dibeli dan motor curiannya dimodifikasi untuk dijadikan motor balap,” ujarnya.

Johanson menuturkan, pelaku yang kerap melakukan aksi pada malam hari hingga menjelang subuh di sekitar jalan Raya Petamburan, jalan KH Mas Mansyur dan jalan Raya Prof Dr Satrio itu selalu membawa senjata tajam untuk menakut-nakuti korbannya.

“Mereka beraksi malam sampai subuh dengan modusnya mereka memepet korban, mengancam dengan senjata tajam dan langsung membawa lari motor korban,” ungkapnya.

Ditegaskannya, saat ini pihaknya masih mencari pelaku-pelaku lain dan menyelidiki keberadaan motor-motor hasil curian yang sebelumnya sudah dijual pelaku, jumlahnya sekitar 20 unit.

“Masih ada beberapa orang lagi yang kita cari terkait kasus ini, dan masih ada 20 motor yang belum kita amankan dari jaringan ini,” tegas Johanson.

Akibat perbuatannya, mereka dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun.*

Reporter: Dhanny


Mau beli/jual Barang dengan harga OK ?? klik disini!!!

Komentar

*

*

Mau beli/jual, gadget/SP/hp harga murah ?? klik disini!!!