Pembalap Tim Marussia Carlin GP2, Rio Haryanto (Foto: Istimewa)
itoday - Pembalap nasional Rio Haryanto, dinilai layak mengajukan Super Licence kepada "Federation International de I`Autombile" (FIA) untuk terjun pada Formula One (F1). Kelayakan tersebut terkait keberhasilan Rio menjalankan mobil F1 bersama timnya Marussia F1 Team.
Menurut Juru Bicara Rio Haryanto, apabila pembalap asal Solo, Jawa tengah itu sudah memiliki Super Licence tersebut, maka yang bersangkutan sudah layak untuk mengikuti lomba balap mobil F1 pada saat diperlukan oleh tim yang berpartisipasi pada lomba balap mobil level tertinggi dunia itu.
Pernyataan tersebut beralasan, sebab tim Marussia F1 adalah tim yang memiliki hubungan dengan Rio, karena saat ini Rio bernaung di bawah tim Marussia Carlin GP2, dimana Carlin bekerjasama dengan Marussia.
Menurutnya, jika Rio sudah memegang Super Lisence, ia bisa saja mengisi kekosongan, seandainya salah satu pembalap di Marussia F1, Timo Glock atau Charles Pic, disisa musim berhalangan mengikuti salah satu seri.
Seperti diketahui Rio Haryanto bersama rekan satu timnya di Marussia Carlin, Max Chilton mengikuti uji coba Formula One (F1) Young Driver Test di Sirkuit Silverstone, Inggris, (12-13/7) lalu.
Pada tes hari pertama, pembalap berusia 19 tahun ini hanya menempuh 19 putaran dengan catatan waktu satu menit 37,404 detik, karena adanya kebocoran cairan dan cuaca yang memburuk dan mengharuskan Rio kembali masuk pit serta menyudahi tes pertama ini.
Tetapi pada tes hari kedua, Rio berhasil menempuh 79 putaran dan tentunya merupakan hasil yang lebih baik dibandingkan sesi pertama.
Saat ini Rio Haryanto berlaga pada GP2 setingkat di bawah F1. Sebelumnya selama dua tahun (2010 dan 2011)Rio turun di GP3.*

