itoday - Perusahaan yang didirikan Steve Jobs melarang Samsung Galaxy Nexus beredar di pasaran Amerika Serikat (AS).
Pihak Apple menganggap Samsung Galaxy Nexus telah melanggar hak paten dengan meniru beberapa teknologi yang dimiliki iPhone.
Mendapat perlakukan tersebut, Google akan membantu Samsung untuk masalah hak paten.
Google akan membantu Samsung dalam sistem software. Pasalnya raksasa internet itu akan melakukan update software di Galaxy Nexus sehingga tidak lagi melanggar hak paten Apple.
Dengan cara update software tersebut, Google berharap agar Samsung Galaxy Nexus kreasianya bisa dijual kembali di Amerika Serikat.
Dalam ponsel canggih ini Google yang bertanggung jawab penuh atas software-nya. Sejauh ini, pihak Samsung sudah berusaha untuk mengajukan banding ke pengadilan AS. Namun, upaya banding Samsung Galaxy Nexus tersebut pun gagal
Sejauh ini, perseteruan antara Samsung dengan pihak Apple memang tengah memanas. Keduanya terus bersaing dalam mengeluarkan ponsel dan juga tablet PC yang memiliki kemampuan hampir sama.


