Ilustrasi kerjasama BlackBerry dengan Android (IST)
itoday - Pimpinan tertinggi divisi desain Google, Matias Duarte menyatakan ketertarikannya bekerjasama dengan perusahaan BlackBerry, RIM dalam keyboard QWERTY.
"Dan untuk saat ini, saya akan sangat menyambut baik jika RIM ingin bekerjasama dengan Android. Tak diragukan RIM membuat keyboard fisik yang tangguh," ujarnya.
Jika RIM bersedia bekerjasama dengan Android, tak diragukan sukses besar akan diraih mengingat posisi Android saat ini sangat dominan di pasar mobile global.
Sejumlah besar pecinta BlackBerry, khususnya di Amerika dan Eropa, telah bertahun-tahun meninggalkan BlackBerry.
Secara matematis, hanya dengan bekerjasama dengan platform populer seperti iOS atau Android sajalah maka RIM akan bisa kembali bangkit dan mendapatkan kembali fans yang telah lama hilang.
Dengan RIM mengumumkan PHK 5000 karyawannya, itu adalah gambaran nyata kondisi keuangan RIM sekarang.
Di sisi lain RIM telah membuka jalan bagi aplikasi Android untuk bisa dijalankan di BlackBerry Playbook dan kebijakan itu akan dilanjutkan pada BlackBerry 10 OS yang harus ditunda rilisnya, mundur dari jadwal semula Oktober 2012.

