Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

China Pasarkan Obat Covid19 Mulai Desember
25 November 2021
China Pasarkan Obat Covid-19 Mulai Desember
foto: ilustrasi (AFP)


itoday - Obat anti-COVID-19 diperkirakan mulai dipasarkan di dalam negeri China pada Desember 2021.

Tim riset Henan Normal University kepada pers setempat, Rabu, menyatakan bahwa obat anti-COVID yang dikembangkannya itu sudah bisa dipasarkan di China secepatnya pada bulan depan.

Obat yang diberi nama Azvudine tersebut saat ini sedang memasuki uji klinis tahap ketiga di Rumah Sakit Kelas I Zhengzhou University, Kota Zhengzhou, Henan. Demikian dilaporkan Antara, Kamis (25/11).

Uji klinis tahap ketiga obat itu juga sedang dilakukan di Brazil dan Rusia.

Azvudine merupakan obat anti-HIV yang dikategorikan sebagai antiretroviral (reverse transcriptase inhibitor).

Terkait dengan virus corona baru, obat tersebut menunjukkan reaksi antivirus yang efektif, tulis laman berita The Paper.

Pil Azvudine anti-HIV yang dikembangkan oleh para peneliti di Henan Normal University itu telah mengantongi izin edar di pasar domestik pada Juli lalu.

Sejauh ini China telah mengambil tiga metode pengembangan obat anti-COVID-19, yakni mencegah virus masuk melalui sel tubuh manusia, menghambat replikasi virus, dan menyesuaikan sistem kekebalan tubuh manusia.

Ketiga metode itu masing-masing memiliki keunggulan strategis dalam mengatasi COVID-19, demikian Global Times.

VV116, kandidat obat anti-COVID-19 yang dikembangkan Shanghai Institute of Materia Medica dan Wuhan Institute of Virology, sedang memasuki tahap evaluasi klinis.

Kombinasi antibodi monoklonal yang dikembangkan Tsinghua University, Rumah Sakit Kelas III Shenzhen, Brii Biosciences (perusahaan China-AS), juga diperkirakan mendapatkan izin edar pada bulan depan.

Obat terapi tersebut kemungkinan juga akan menjadi obat pertama yang mendapatkan izin edar darurat di negara maju, seperti AS.

sumber: merdeka.com
CoFounder Formula E Bantah PSI Jakarta Bukan Satusatunya Pembayar Commitment Fee
25 November 2021
Co-Founder Formula E Bantah PSI: Jakarta Bukan Satu-satunya Pembayar Commitment Fee
foto: Alberto Longo (tempo)


itoday - Co-founder Formula E Alberto Longo membahtah isu bahwa Jakarta adalah satu-satu kota penyelenggara yang membayar commitment fee. Isu ini pernah disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI dari Fraksi PSI Anggara Wicitra Sastroamidjojo.

"Tidak. Ada kota lain yang bayar," kata Alberto Longo di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 24 November 2021.

Longo menyebut commitment fee yang dibayarkan oleh Jakarta tidak lebih besar daripada kota-kota penyelenggara Formula E lainnya. Walau begitu, Alberto menolak mengungkapkan angkanya karena dianggap rahasia.

Wakil Formula E Operations (FEO) itu juga mengatakan bahwa Formula E adalah kejuaraan dunia. Biaya penyelenggaraan ajang balap mobil listrik ini diakuinya memang besar. "Sebagai contoh, biaya balapan untuk satu hari selalu berada di sekitar 25 juta dolar," ujarnya.

Sebelumnya, politikus PSI Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengklaim kota-kota lain yang menyelenggarakan Formula E tidak punya klausul commitment fee kecuali Jakarta.

"Dari 24 kota yang menyelenggarakan, riset kami, bisa jadi kami kurang dalam tapi kami sudah coba mencari setiap kota yang menyelenggarakan, kami tidak menemukan commitment fee di dalamnya," kata Anggara dalam sebuah diskusi daring, Jumat, 3 September 2021.

Anggara mengatakan BUMD DKI Jakarta, yaitu PT Jakarta Propertindo (Jakpro) terikat kontrak dengan Formula E Operations (FEO) untuk penyelenggaraan ajang balap mobil listrik itu selama lima tahun. Jakpro diwajibkan membayar commitment fee sebesar Rp 360 miliar per tahun.

Selain itu, dalam kontrak juga disebutkan ada penambahan pembayaran sebesar 10 persen di setiap tahun. Maka jika ditotal selama 5 tahun, commitment fee Formula E mencapai Rp 2,3 triliun.

"Seluruh dana itu berasal dari APBD," kata Anggara.

Menurut Anggara, PT Jakpro sudah pernah membayar commitment fee sebesar Rp 360 miliar pada 2019 untuk penyelenggaran Formula E tahun 2020. Namun, ajang tersebut batal digelar di tahun 2020.

Selanjutnya pada tahun 2020, PT Jakpro kembali membayar commitment fee tahap 1 sebesar Rp 200 miliar untuk penyelengaraan Formula E di 2021. Namun, Anggara mengaku mendapat kabar bahwa Jakarta juga tak masuk sebagai kota penyelenggara Formula E di tahun 2021.

Dari dua kali pembayaran commitment fee Formula E itu, kata Anggara, uang yang sudah dikeluarkan mencapai Rp 560 miliar. "Commitment fee sifatnya hangus," kata Anggara.

sumber: tempo.co
Jauh dari Pemilik Mandat PDIP Nasib Politik Ganjar Tetap di Pusaran Ketidakpastian
24 November 2021
Jauh dari Pemilik Mandat PDIP, Nasib Politik Ganjar Tetap di Pusaran Ketidakpastian
foto: Ganjar Pranowo (rmol)


itoday - Munculnya dukungan relawan tidak akan dapat memastikan nasib politik Ganjar Pranowo mendapatkan tiket di calon presiden (Capres) dari PDI Perjuangan.

Pandangan ini disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu petang (24/11).

Dedi meyakini, kondisi politik Ganjar saat ini masih ada dalam pusaran ketidakpastian. Sebab, Ganjar bukanlah politisi yang dekat di lingkaran inti PDIP.

"Kondisi sekarang, Ganjar tetap saja berada di pusaran ketidakpastian, mengingat ia jauh dari lingkaran pemilik mandat Parpol (PDIP)," demikian kata Dedi.

Lebih lanjut Dedi menganalisa, Megawati selaku Ketua Umum PDIP adalah sosok politisi matang. Catatan Dedi, Megawati bukanlah tipe pemimpin yang gampang terbawa situasi politik.

"Megawati selama ini bukan tipe pemimpin yang latah dengan situasi, banyak keputusan Megawati yang cukup detail dan matang," pungkas Dedi.

Dukungan terbaru bagi Ganjar Pranowo datang dari elemen relawan Jokowi Mania (Joman). Ketua Umum DPP Joman Immanuel Ebenezer menyatakan kelompok relawan berubah bentuk menjadi Ganjar Pranowo Mania.

Alasan kuat membentuk GP Mania karena, sampai saat ini kenaikan elektabilitas Ganjar tidak bisa dibendung.

sumber: rmol.id
Rilis Single Perdana Winaya Kolaborasi dengan Asta RAN
24 November 2021
Rilis Single Perdana, Winaya Kolaborasi dengan Asta RAN
foto: Winaya (dokpri)


itoday - Industri musik Indonesia tak henti-hentinya kedatangan muka baru berbakat. Mulai dari solois pria atau wanita, hingga band dengan konsep baru yang dibawakan, membuat industri musik Indonesia kian berwarna.

Salah satunya ada solois wanita, Winaya. Membawa bendera Sony Music, Winaya hadir sebagai solois baru yang siap menggebrak industri musik Indonesia. Bergabung dengan Sony Music sejak September 2020, Winaya menawarkan single perdana berjudul Tunggu Dulu.

Tunggu Dulu merupakan gubahan Asta RAN, Handy Soulvibe, dan Winaya sendiri. Pengerjaannya sendiri bisa dibilang memakan waktu cukup lama karena sudah mulai dikerjakan dari awal Februari 2020. Namun, dikarenakan pandemi yang merebak saat itu dan kesibukan Winaya yang sedang berkuliah di luar negeri, pembuatan single ini sempat tertunda. Setelah kondisi mulai membaik, pengerjaannya kembali dilanjutkan di awal 2021 hingga akhirnya siap dilempar ke pasaran.

"Aku senang sekali akhirnya single perdana aku selesai dikerjakan dan akan segera dirilis. Untuk genrenya, masih fokus pada pop Indonesia, tapi ada sedikit sentuhan city pop untuk menggambarkan nuansa era tahun 80-an," kata Winaya saat ditemui di Aloft Hotel, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Sumber Inspirasi Single Tunggu Dulu

Tunggu Dulu menceritakan bagaimana Winaya sering menemukan atau bahkan pernah merasakan hubungan yang terburu-buru. Menurutnya, dalam menjalani hubungan serius tak perlu harus terburu-buru untuk melangkah ke jenjang selanjutnya. Masih banyak hal yang perlu dilakukan dan dipikirkan.
"Aku sering lihat di social media kok kesannya hubungan serius banget orang-orang, padahal aku aja masih ingin banyak hal yang ingin dilakuin. Jadi nggak mau cepet-cepet jalanin hubungan," kata Winaya.

"Aku mikir kalau punya pasangan dan aku banyak kegiatan mana mau, apalagi kalau usia gini disuruh cepet-cepet nikah. Cari uang dulu baru deh mikirin hubungan," lanjutnya sembari tertawa.

Sebagai single perdana, tentunya Winaya menaruh harapan yang besar pada single Tunggu Dulu ini. "Aku ingin karya pertamaku ini bisa dinikmati dan diterima dengan baik oleh para pencinta musik di Indonesia. Semoga saja single ini bisa membuka pintu kesempatan untuk aku berkarya lebih banyak lagi ke depannya."

Single perdana Winaya, Tunggu Dulu bisa didengarkan di platform-platform online mulai 16 Juli 2021. Selain itu, music video dari single ini juga sudah tersedia di YouTube.

sumber: kapanlagi.com
Belum Banyak yang Tahu Ternyata Piala WSBK Mandalika Dibuat oleh Seniman dari Indonesia
24 November 2021
Belum Banyak yang Tahu, Ternyata Piala WSBK Mandalika Dibuat oleh Seniman dari Indonesia
foto: Piala WSBK (suara)


itoday - Gelaran WSBK 2021 yang digelar di Sirkuit Mandalika resmi berakhir. Pembalap Pata Yamaha, Toprak Razgatlioglu didaulat menjadi juara dunia WSBK 2021.

Hasil ini pun membuat pembalap Turki tersebut berhasil mematahkan rekor Jonathan Rea yang 6 kali berturut-turut juara WSBK.

Usai balapan, para pembalap yang menyabet podium diberikan piala atau trofi sebagai bentuk apresiasi.

Namun ada yang mungkin kalian belum tahu tentang piala yang diberikan kepada para pembalap yang menyabet podium tersebut.

Ternyata, piala WSBK Mandalika yang diberikan para pembalap WSBK merupakan hasil karya dari seorang seniman asal Indonesia lho.

Hal ini diungkapkan oleholeh Ketua MPR RI sekaligus Ketua IMI, Bambang Soesatyo. Dalam unggahan akun Instagram pribadinya, ia menyebut piala WSBK Mandalika tersebut hasil karya Tuksedo Studio Bali.

Mereka membuat trofi khusus bagi para juara World Superbike 2021, World Supersport 2021, dan Asia Talent Cup 2021 di Pertamina Mandalika International Street Circuit.

Desain masing-masing trofi memiliki filosofi yang berfokus pada simbolisasi Mandalika sebagai sirkuit tempat balap kejuaraan internasional tersebut diselenggarakan.

"Trofi dibuat secara handmade oleh para seniman Indonesia di Tuksedo Studio Bali. Sehingga mampu meninggalkan kesan mendalam bagi para juara yang menerimanya, maupun bagi penggemar balap pada umumnya," tulis Bamsoet dalam unggahan akun Instagram-nya.

Sekaligus menjadi bukti nyata betapa hebatnya talenta serta potensi warga Indonesia sebagai pekerja, partisipan aktif, hingga penyelenggara ajang olahraga otomotif di level internasional," ujar Bamsoet

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, materi trofi terbuat dari bahan dasar aluminium dan stainless steel sebagai representasi dari Tuksedo Studio Bali yang bergerak dalam bidang pembuatan kit car, modifikasi, re-kreasi, hingga restorasi kendaraan, yang juga menggunakan kombinasi material yang sama dalam berbagai project kendaraan mereka.

"IMI senantiasa mendukung pelibatan UMKM industri dalam negeri dalam mendukung penyediaan sarana dan prasarana dalam setiap penyelenggaraan kejuaraan otomotif. Baik kejuaraan skala regional, nasional, hingga internasional. Pelibatan UMKM menjadi bukti bahwa karya mereka memiliki kualitas internasional, sekaligus menjadi tambahan dorongan bagi mereka untuk semakin meningkatkan kualitas dan produktifitas," jelas Bamsoet.

Maju terus UMKM Indonesia, semoga ke depan bisa GO Internasional.

sumber: suara.com
Serang Anies Baswedan Deddy Corbuzier Singgung Banjir hingga Formula E
24 November 2021
Serang Anies Baswedan, Deddy Corbuzier Singgung Banjir hingga Formula E
foto: Anies Baswedan (suara)


itoday - Deddy Corbuzier blak-blakan bertanya tanggapan Anies Baswedan mendapat ocehan miring dari masyarakat. Terutama soal kinerjanya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Pak Anies, kalau dikatain gubernur nggak bener, banjir nggak beres, Formula E nggak jalan, nggak apa-apa?" tanya Deddy Corbuzier di kanal YouTubenya, Rabu (24/11/2021).

Anies Baswedan memberikan jawaban singkat, ia tidak mempermasalahkan ocehan miring yang mengarah kepadanya.

"Kan katanya bukan faktanya, itu hak dia," jawab Anies Baswedan.

Tak puas sampai disitu, Deddy Corbuzier mengatakan, "saya coba menyerang Pak Anies."

Deddy Corbuzier lantas mengambil contoh soal kasus banjir yang tak terselesaikan hingga saat ini.

"Faktanya, masih ada banjir," ucap mentalis berusia 44 tahun tersebut.

Anies Baswedan mengiyakan ucapan Deddy Corbuzier. Tapi satu yang digarisbawahi olehnya, ada progres menangani banjir.

"Bandingkan nih. Lihat datanya, kilometer persegi yang terkena dampak banjir, lamanya tergenang, jumlah RT RW yang tergenang," jelas Anies Baswedan.

Meski Jakarta masih dilanda banjir, namun sudah tidak separah dulu. "Alhamdulillah, jauh lebih baik," ucapnya.

Anies Baswedan mengatakan perbaikan itu bukan hanya perannya saja. Tapi gubernur terdahulu pun ikut andil memperbaiki kondisi Jakarta menjadi lebih baik.

"Apa yang dikerjakan Gubernur sebelumnya, itu adalah pondasi untuk kita tambah
lagi, tambah lagi," tuturnya.

Jadi menurut Anies Baswedan, ketimbang ia memikirikan ocehan, ada baiknya fokus mengerjakan sesuatu.

"Kalau kita denger itu aja nggak akan beres, perlihatkan saja datanya," pungkas sang gubernur.

sumber: suara.com