Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

Ini Ungkapan Kekecewaan Camat Payakumbuh Timur yang Diberhentikan Usai Bikin Konten Ala Citayam Fashion Week
08 August 2022
Ini Ungkapan Kekecewaan Camat Payakumbuh Timur yang Diberhentikan Usai Bikin Konten Ala Citayam Fashion Week
foto: Dewi Novita (suara)


itoday - Di media sosial baru-baru ini viral soal beredarnya kabar Camat Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Sumatra Barat (Sumbar) bernama Dewi Novita dicopot dari jabatannya.

Pencopotan jabatan Camat Payakumbuh Timur ini buntut dari unggahan Dewi Novita di akun TikTok miliknya berupa video mengikuti trend Citayam Fashion Week.

Video unggahan Dewi Novita tersebut diposting ulang oleh akun Instagram @matarakyat_sumbar. 

Di video tersebut terlihat Dewi Novita berlenggak-lenggok di jalanan menggunakan baju dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) berwarna cokelat. 

Kabar terbaru, Dewi Novita dimutasi dari jabatannya dan dipindahkan menjadi Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Dewi Novita juga membenarkan bahwa ia diberhentikan dari jabatannya akibat persoalan konten tersebut yang kemudian dilaporkan oleh MUI Payakumbuh ke wali kota.

Namun, untuk saat ini ia telah menerima dan legowo. Dewi Novita yang juga pernah dinobatkan sebagai Camat terbaik se-Kota Payakumbuh itu pun juga meminta maaf.

Ia mengucapkan terima kasih kepada MUI Payakumbuh yang telah menegurnya agar menjadi lebih baik.

“Kita harus arif menanggapi itu semuanya, itu aja. Mungkin MUI ada benarnya, kita terima saja. Dan saya tidak melakukan perlawanan, dipindahkan, ya saya terima,” terang Dewi Novita, Senin (8/8/2022).

Dewi Novita mengungkapkan, bahwa ASN mesti bersedia ditempatkan bertugas di mana saja. Perpindahan dan pemberhentian dirinya tidak dipermasalahkan secara pribadi. 

“Sebelumnya, mungkin ada yang salah dengan konten saya. Saya minta maaf. Terima kasih kepada MUI yang telah mengingatkan saya untuk lebih baik lagi. Saya tidak permasalahkan secara pribadi, tapi kecewa,” bebernya.

Kekecewaan itu, terang Dewi Novita, karena pemberhentian dirinya tidak berapa lama setelah dirinya ditunjuk menjadi camat terbaik.

Padahal, dirinya telah mempersiapkan segala hal untuk mewakili Kota Payakumbuh di tingkat provinsi.

“Persiapan kami di kecamatan sudah matang. Kalau saya memang diberikan punishment juga, kenapa tidak ditunggu penilaian dulu baru dipindahkan. Itu bentuk kekecewaan saya. Menjadi camat terbaik itu tidak mudah, karena tidak akan terulang untuk kedua kalinya,” beber Dewi.

Sebelumnya, di akun TikToknya, Dewi Novita menuliskan kronologi dirinya dicopot dari jabatan camat.

Awalnya, ia menjelaskan bahwa unggahan videonya hanya bertujuan untuk konten semata. Tidak ada niat untuk melanggar norma agama ataupun adat istiadat di Minangkabau.

Kemudian, Dewi Novita mengungkapkan bahwa MUI Kota Payakumbuh mengomentari unggahan videonya tersebut.

Menurut keterangan Dewi Novita, MUI Kota Payakumbuh melaporkan konten videonya ke Wali Kota Payakumbuh. 

sumber: suara.com
Iwan Sumule Kacau Benar Effendi Simbolon Kok Dukung Luhut Tunda Pemilu
08 August 2022
Iwan Sumule: Kacau Benar, Effendi Simbolon Kok Dukung Luhut Tunda Pemilu
foto: Iwan Sumule (rmol)


itoday - Pernyataan politisi senior PDI Perjuangan Effendi Simbolon yang mendukung wacana Presiden Joko Widodo tambah masa amanah 3 tahun mendapat kritikan tajam.

“Kacau benar,” kesal Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule mendengar pernyataan Effendi Simbolon itu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (8/8).

Kacau lantaran wacana penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden kembali digulirkan. Celakanya, kata Iwan Sumule, wacana itu disampaikan oleh seorang anggota DPR RI.

Seorang anggota DPR sudah semestinya memahami konstitusi negara. Di mana penundaan pemilu adalah hal yang bertentangan dengan konstitusi negara.

Semakin kacau lantaran Effendi Simbolon awalnya mengatakan Jokowi adalah presiden yang tidak patuh konstitusi jika mengamini wacana penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden. Kini, kader PDIP itu justru mendukung penundaan pemilu.

“Padahal, Megawati juga sudah tegas menolak penundaan Pemilu 2024,” terangnya.

Terakhir, Iwan Sumule mempertanyakan apakah dukungan Effendi Simbolon itu ada kaitannya dengan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang lebih dulu melempar wacana itu. Kala itu, Luhut bahkan mengklaim ada big data yang berisi kecenderungan publik agar pemilu ditunda.

“Effendi Simbolon kok dukung Luhut tunda pemilu, apa karena big data atau primordial?” demikian Iwan Sumule.

sumber: rmol.id
Diungkap Pengacara Saat di TKP Bharada E Disuruh Tembak Brigadir J
08 August 2022
Diungkap Pengacara, Saat di TKP, Bharada E Disuruh Tembak Brigadir J
foto: Bharada E (rmol)


itoday - Adanya perintah penembakan yang dilakukan oleh Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E saat di tempat kejadian perkara (TKP) dibenarkan oleh kuasa hukumnya, Muhammad Burhanuddin.

“Iya betul. Disuruh tembak. Tembak, tembak, begitu," ungkap Burhanuddin kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/8).

Menurut kesaksian Bharada E, kata Burhanuddin, saat itu kliennya mendapat perintah untuk menembak Brigadir J oleh seseorang yang pangkatnya lebih tinggi.

Namun ia enggan membeberkan siapa sosok tersebut lantaran semuanya telah diungkapkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) kepada tim khusus (timsus) yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Sementara petunjuknya sih dari atasan dia. Saya nggak bisa sebut nama, dari BAP dan keterangan kepada kuasa hukum dia mendapatkan tekanan, dapat perintah untuk menembak itu saja," katanya.

Kendati demikian, Burhanuddin yakin publik mampu menerka-nerka siapa atasan yang dimaksud.

"Atasannya kan kita sudah bisa reka-reka siapa atasannya," pungkasnya.

sumber: rmol.id
Pecahkan Rekor Para Renang Disaksikan Sang Ibu Tara Athaya Yasykur Senang Banget
05 August 2022
Pecahkan Rekor Para Renang Disaksikan Sang Ibu, Tara Athaya Yasykur: Senang Banget
foto: Tara Athaya Yasykur (suara)


itoday - Tara Athaya Yasykur sukses meraih medali emas, sekaligus memecahkan rekor para-renang pada nomor 50 meter gaya bebas S12 ASEAN Para Games 2022 di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (5/8/2022), disaksikan langsung sang ibunda.

Catatan waktu yang dicetak adalah 31,19 detik atau memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang perenang Thailand Sukcharern Preyanut dengan 41,66 detik.

"Senang banget, bisa mecahin (rekor) juga. Kurangnya tidak pecah 'best time' saya," kata Tara usai pengalungan medali.

Atlet kelahiran 25 September 2003 itu mengaku senang sekali bisa berlaga ditonton sang ibunda, Yuliati Karyaningsih, apalagi saat ini merupakan debutnya di APG 2022.

"Senang banget. Keren. Apalagi di Semarang, belum pernah kan di (Stadion Jatidiri). Ibu nonton sejak awal karena kebetulan juga di hari pertama (1/8)," kata Tara seperti dimuat Antara.

Pada APG 2022, perenang berusia 18 tahun itu turun di dua nomor, yakni 50 meter gaya bebas S12 dan 50 meter gaya dada SB12.

Pada nomor 50 meter gaya dada SB12, Tara sukses meraih medali perak sehingga total dua medali dikumpulkan, yakni satu emas dan satu perak.

Tara juga merasa terpacu dengan kehadiran suporter di Stadion Jatidiri Semarang yang memberikan dukungan kepada para atlet Indonesia saat berlaga.

"Antusiasnya, luar biasa. Apalagi, masyarakat kan pada nonton," katanya.

Sebelum berlomba, Tara tak lupa meminta doa sang ibunda agar bisa memenangi dan membanggakan Indonesia.

"Pesan khusus tidak ada. Ya, jbu cuma nyemangatin, kasih 'support'," kata Tara.

Tim Para-Renang Indonesia tampil sebagai juara umum pada ASEAN Para Games 2022 dengan total perolehan 87 medali, terdiri atas 29 medali emas, 31 perak, dan 27 medali perunggu.

Bahkan, perolehan medali emas pada pesta olahraga terbesar bagi atlet-atlet difabel se-Asia Tenggara itu melampaui target yang ditetapkan, yakni 27 medali emas.

sumber: suara.com
PINTU Tawarkan Enam Keuntungan di Fitur PTU Staking
05 August 2022
PINTU Tawarkan Enam Keuntungan di Fitur PTU Staking
foto: PINTU (tabloidpulsa.id)


itoday - Aplikasi PINTU, platform jual beli dan investasi aset crypto kembali menambahkan benefit di fitur Pintu Token (PTU) Staking yang bisa didapatkan oleh user yang memanfaatkan fitur staking di aplikasi PINTU. Benefit tersebut di antaranya, Bonus PTU annual percentage rate (APR) hingga 12%, Extra annual percentage yield (APY) untuk produk Pintu Earn, Gratis kirim aset melalui jaringan Blockchain, Extra referral bonus, Gratis tarik saldo Rupiah dari PINTU, hingga yang terbaru bisa mendapatkan tiket nonton gratis XXI Premiere setiap bulannya.

Timothius Martin, Chief Marketing Officer PINTU mengungkapkan, “Semenjak hadirnya fitur PTU Staking, keuntungan bagi pengguna terus kami optimalkan. Sebelumnya keuntungan yang ditawarkan hanya sebatas extra bonus referral, namun kali ini kami kembangkan menjadi enam benefit, dengan salah satu benefit yang terbaru adalah gratis tiket nonton bioskop XXI Premiere setiap bulannya. Benefit ini kami hadirkan setelah melihat meningkatnya antusiasme masyarakat yang ingin menonton film favoritnya di bioskop, sehingga kami berinisiatif memberikan keuntungan tersebut. Jadi fitur Staking semakin memberikan nilai tambah bagi user yang ingin menumbuhkan asetnya sekaligus mendapatkan berbagai benefit menarik,”

Dikutip dari Pintu Academy, Staking merupakan sebuah aktivitas di mana investor aset kripto bisa mendapatkan keuntungan cukup dengan memvalidasi transaksi atau berbagai aktivitas yang terjadi di atas sistem blockchain. Cara kerja staking cukup sederhana, di mana investor selama kurun waktu tertentu dapat menyimpan aset dalam jangka waktu yang telah ditentukan sehingga akan mendapatkan reward.

“Fitur PTU Staking ini terus mendapatkan respons positif, di mana dari bulan Januari – Juli 2022 PTU Stakers atau user yang menggunakan fitur PTU Staking mengalami peningkatan hingga lebih dari tujuh kali lipat, atau terdapat lebih dari puluhan ribu user yang sekarang memanfaatkan fitur PTU staking. Kami sangat bangga inovasi yang kami tawarkan dapat diterima dengan baik dan dimanfaatkan oleh user sehingga dapat menambah pilihan fitur investasi aset crypto di Indonesia,” ungkap Timo.

Pintu Token atau PTU sudah diluncurkan sejak November 2021 dan telah diperjualbelikan di berbagai exchange antara lain Bybit dan FTX. PTU dibangun di atas ekosistem Ethereum blockchain dan menggunakan standar ERC-20 dengan total suplai maksimal token yang beredar sebanyak 300 juta.

“Fitur staking ini bisa menjadi salah satu fitur yang dimanfaatkan investor sambil menunggu pergerakan market. Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai fitur PTU Staking bisa mengunjungi laman https://pintu.co.id/ptu atau bisa gabung dan tanya langsung di channel Telegram t.me/pintuindonesia,” tutup Timo.

sumber: tabloidpulsa.id
Langkah Kapolri Mutasi 15 Pejabat Tanda Kesungguhan Ungkap Kasus Kematian Brigadir J
05 August 2022
Langkah Kapolri Mutasi 15 Pejabat Tanda Kesungguhan Ungkap Kasus Kematian Brigadir J
foto: Listyo Sigit Prabowo (rmol)


itoday - Langkah tegas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam membuat kasus kematian Brigadir J terang benderang mendapat sambutan baik dari masyarakat.

Salah satunya dari Ketua Kaukus Muda Indonesia (KMI), Edi Homaidi yang memuji ketegasan memutasi 15 jabatan kepolisian di tingkat Mabes Polri, Polda Metro Jaya maupun Polres Metro Jakarta Selatan.

Menurutnya, langkah Jenderal Sigit itu merupakan bentuk kesungguhan Kapolri dalam menangani kasus tewasnya Brigjen J di kediaman dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.

“Saya mengapresiasi langkah Pak Kapolri Jenderal Sigit tersebut. Saya memandang itu sebagai kebijakan presisi yang menjadi jargon Pak Kapolri,” kata eksponen Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu kepada wartawan, Jumat (5/8).

Dia yakin Kapolri memiliki niatan tulus untuk memastikan pengusutan kasus kematian Brigjen J dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan tuntas. Bukan seperti adagium selama ini bahwa “hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah”.

“Saya yakin apa yang telah diputuskan Pak Kapolri itu, akan mendapat dukungan penuh semua pihak. Sebab kita tahu, hukum di Indonesia harus ditegakkan secara adil kepada seluruh warga negara, bahkan termasuk jajaran elite Kepolisian,” pungkasnya.

sumber: rmol.id