Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

Berubah Haluan Bona Paputungan Kini Ciptakan Lagu Pujian untuk Jokowi
01 September 2021
Berubah Haluan, Bona Paputungan Kini Ciptakan Lagu Pujian untuk Jokowi
foto: Bona Paputungan (suara)


itoday - Bona Paputungan dikenal sebagai musisi yang kritis dan idealis. Dalam beberapa lagunya, penyanyi asal Gorontalo ini sempat mengkritik Presiden Jokowi.

Tapi entah apa alasannya, Bona Paputungan kini malah berbalik mendukung Sang Presiden. Buktinya, lagu terbaru Bona berjudul "Jasamu" jelas-jelas memberikan pujian terhadap Jokowi. Tidak saja dilirik lagu, tapi juga video klipnya.

Padahal, selama setahun terakhir Presiden Jokowi banjir kritikan. Sejumlah kebijakan Jokowi dianggap tak pro rakyat, terkait kebijakan PPKM, korupsi, dan sebagainya.

"Lewat lagu 'Jasamu' saya ingin menyampaikan pesan moral. Walau kita punya perbedaan pandangan politik, namun bukan berarti kita tidak bisa menghargai pemimpin kita dan apa yang sudah beliau lakukan untuk bangsa dan negara ini," kata Bona Paputungan.

Ketika ditanya alasannya berbalik mendukung Presiden Jokowi, Bona Paputungan memilih tutup mulut. Penyanyi yang populer berkat lagu "Andai Aku Gayus Tambunan" ini memilih bicara soal musik.

Menyingung soal lagu "Jasamu", bisa dibilang ini sebagai comeback Bona Paputungan di dunia musik. Setelah sekian lama, Bona bersyukur akhirnya bisa kembali bermusik dan masuk dapur rekaman.

"Kemarin banyak sekali masalah pribadi saya. Tapi saya sangat bersyukur akhirnya melewati berbagai masalah. Saat ini saya ingin kembali fokus bermusik," imbuh Bona Paputungan.

Di lagu Jasamu, Bona Paputungan menggandeng sejumlah musisi, salah satunya Henri Lamiri dan Jhos Raharjo.

"Tepat pada 16 Agustus lalu, saya dihubunyi Pak Mochtar, bos Wahana Music/Studio. Karena difasilitasi, sehari kemudian saya bikin lirik. Kemudian buat musik sendiri, ada dibackup gitaris Dhany Minor dan merekamnya. Ada dukungan juga dari rekan musisi Henri Lamiri dan Jhos Raharjo," kataa Bona Paputungan memaparkan.

Bona Paputungan pun berharap lagu "Jasamu" bisa kembali sukses seperti "Andai Aku Gayus Tambungan". Selain itu, ia juga berharap pandemi Covid-19 segara berakhir, karena telah menyengsarakan banyak orang.

"Karena pandemi ini sudah menyulitkan banyak orang. Yang kaya jadi miskin, yang susah tambah susah. Semoga penyakit ini segera lenyap dan Indonesia semakin damai," tutur Bona Paputungan berharap.

sumber: suara.com
Cecar Dirjen Udara Kemenhub Komisi V DPR Tuding Ada Bisnis di Balik Syarat PCR
01 September 2021
Cecar Dirjen Udara Kemenhub, Komisi V DPR Tuding Ada Bisnis di Balik Syarat PCR
foto: Swab PCR (suara)


itoday - Komisi V DPR RI mencecar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto terkait masih adanya persyaratan PCR dalam perjalanan dengan pesawat. Wakil Rakyat di DPR itu menilai persyaratan tersebut memberatkan semua pihak.

Ketua Komisi V DPR, Lasarus, menyampaikan memang benar keputusan persyaratan perjalanan udara berada di Satgas Covid maupun Kementerian Kesehatan. Akan tetapi, jelas dia, Kemenhub punya tanggung jawab dalam pengoperasian perjalanan udara tersbeut.

Lasarus menyebut aturan wajib PCR sangat merugikan bagi masyarakat yang ingin terbang, karena masyarakat harus merogoh kantong lebih dalam untuk membayar biaya PCR.

"Ada tanggung jawab udara di sini, bapak bisa hitung berapa warga Indonesia harus merogoh kocek setiap harus berangkat, dan berapa banyak orang yang keluar uang dalam ini?," ujar Lasarus dalam rapat dengar pendapat, Rabu (1/9/2021).

Bahkan, Lasarus menuding, ada praktik bisnis di balik persyaratan PCR dalam perjalanan udara. Jika benar begitu, Lasarus menyayangkan aturan perjalanan tersebut, yang mana negara berbisnis dan mencekik rakyat di tengah pandemi ini.

"Mohon maaf kita negara membiarkan dalam kondisi seperti ini, ada bisnis mencekik rakyat, sepertinya kita engga berdaya semua. Salah satu yang menyedot uang rakyat itu dari PCR ini naik pesawat terbang." kata dia.

"Tentu masukan Dirjen Udara penting, pasti bapak yang diajak bicara pemerintah soal ini. Jadi inilah yang orang bilang kita ini berbisnis dengan rakyat dengan kondisi seperti ini, ada kewenangan kita disitu," tutur Lasarus menambahkan.

Menanggapi hal tersebut, Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto mengklaim telah menyampaikan komplain masyarakat terkait persyaratan PCR ini kepada Satgas Covid maupun Kemenkes.

Ia juga menyetujui, bahwa PCR lebih meribetkan dan merugikan masyarakat sebagai syarat perjalanan udara.

"Kami setuju pak dengan antigen itu lebih real time, 10-15 menit hasilnya diketahui, cuman akurasinya tidak terlalu baik dibanding PCR. Memang benar PCR kami menyadari sangat mahal, kadang-kadang di daerah tertentu alatnya nggak ada membutuhkan waktu 2 hari," ungkap dia.

Namun demikian, tambah dia, saat ini pemerintah telah mengurangi persyaratan PCR pada perjalanan udara yang mana boleh hanya tes RT-Antigen di daerah Jawa-Bali.

"Alhamdulillah, untuk saat ini antigen sudah mulai diberlakukan untuk Jawa-Bali. Kita akan berjuang terus pak, mudah-mudahan kalau sudah level 3 semua akan diberlakukan antigen," pungkas Novie.

sumber: suara.com
Tina Toon Disebut Tak Minta Maaf ke Penggugat Hak Cipta
30 August 2021
Tina Toon Disebut Tak Minta Maaf ke Penggugat Hak Cipta
foto: Tina Toon (matamata)


itoday - Tina Toon jadi pihak Turut Tergugat dalam gugatan dugaan pelanggaran hak cipta yang dilayangkan Engkan Herikan alias Engkan Mosta Anima.

Sejauh ini menurut Engkan, Tina Toon dan para tergugat lainnya belum minta maaf.

"Dari pihak tergugat pun tidak ada yang menghubungi kami selaku kuasa hukum ataupun klien kami. Sampai detik ini kita hanya hadir di persidangan, tidak ada konfirmasi, pertanyaan, minta maaf, atau hal lain yang berhubungan dengan perkara ini," kata kuasa hukum Engkan, Cristiano Valentino, saat jumpa pers, di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (30/8/2021).

Sementara, Engkan yang merupakan gitaris band Anima ini tahu lagunya didaur ulang dan dinyanyikan oleh Tina Toon dari seorang teman. Kata dia, kalau temannya tak memberitahu, gugatan ini mungkin tak pernah ada.

"Ada sahabat Engkan, dia jauh banget dari Depok, kita lagi main di PIK. Dia datang ke sana, ngabarin, lagu saya dibawakan sama Tina Toon," ucap dia.

Bagi Engkan, bila hanya meng-cover lagunya, dia tak masalah. Tapi ini didaur ulang dan nama pencipta lagunya diubah.

"Kok dia kayak resmi, bukan cover. Kalau cover sih nggak apa-apa," katanya.

Sidang gugatan Engkan sampai sekarang gugatannya masih berjalan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Rencananya sidang akan kembali dilanjutkan Selasa (31/8/2021) dengan agenda replik.

Engkan Herikan mengajukan gugatan terkait pelanggaran hak cipta lagu Bintang yang merupakan karyanya. Gugatan itu terdaftar dengan nomor perkara 23/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2021/PN Niaga Jkt.Pst.

Mereka yang jadi tergugat adalah Tina Toon, Basia Roullete, Baros Roulette, Ian Juanda, Andri Anima, Universal Music Indonesia, Sony Music Indonesia, dan WAMI.

Dalam gugatannya, Engkan minta ganti rugi materiil dan immateriil dengan total mencapai Rp 10,7 miliar.

sumber: matamata.com
Jadwal Pertandingan Liga 1 Pekan Ini Ada Persija Jakarta dan Persib Bandung
30 August 2021
Jadwal Pertandingan Liga 1 Pekan Ini, Ada Persija Jakarta dan Persib Bandung
foto: Laga Persija vs Persib (suara)


itoday - PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah merilis jadwal lanjutan pekan pertama Liga 1 2021/2022 kepada para peserta. Dari jadwal yang beredar di media sosial, terlihat bakal ada enam pertandingan yang dimainkan akhir pekan ini.

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita membenarkan jadwal itu. Pihaknya memang merencanakan adanya enam pertandingan akhir pekan ini.

Tim-tim yang belum bertanding di pekan pertama seperti Persija Jakarta, Arema FC, Persib Bandung, dan Persebaya Surabaya akan turun bertanding.

Lanjutan pekan pertama Liga 1 2021/2022 akan dimulai pada 3-5 September mendatang. Namun, jadwal yang beredar luas itu belum menyertakan venue pertandingan.

"Rencananya untuk jadwal memang seperti itu," kata Akhmad Hadian Lukita saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (30/8/2021).

Namun, Akhmad Hadian Lukita mengaku ada peluang perubahan jadwal mengingat PT LIB masih menunggu evaluasi dari pemerintah terkait tiga laga pekan pertama yang sudah berjalan.

Adapun tiga pertandingan pekan pertama yang sudah bergulir yakni Bali United vs Persik Kediri, Jumat (27/8/2021), lalu Persipura Jayapura kontra Persita Tangerang, Sabtu (28/8/2021), kemudian Bhayangkara FC melawan Persiraja Banda Aceh, Minggu (29/8/2021).

Pemerintah akan mengevaluasi jalannya pertandingan tersebut terutama dalam hal penerapan protokol kesehatan (prokes) mengingat Liga 1 bergulir di tengah pandemi Covid-19.

"Jadi kita masih menunggu assessment. Nanti jadwal mengikuti termasuk venue pertandingan," sambungnya.

Belum diketahui kapan pihak pemerintah mengeluarkan hasil evaluasinya. Namun, LIB berharap pertandingan berjalan sesuai rencana.

"Kalau itu masih belum ada informasinya," pungkas lelaki asal Jawa Barat itu.

Berikut rencana jadwal sisa laga pekan pertama Liga 1 2021/2022

3 September 2021
Tira Persikabo vs Madura United, 15.15 WIB

4 September 2021
PSIS Semarang vs Persela Lamongan, 15.15 WIB
Borneo FC vs Persebaya Surabaya, 18.15 WIB
Persib Bandung vs Barito Putera, 20.30 WIB

5 September 2021
PSM Makassar vs Arema FC, 18.15 WIB
PSS Sleman vs Persija Jakarta, 20.30 WIB

sumber: suara.com
Mal Boleh Buka Sampai Jam 2100 Luhut Sebut Sambil Uji Coba Sistem Pedulilindungi
30 August 2021
Mal Boleh Buka Sampai Jam 21.00, Luhut Sebut Sambil Uji Coba Sistem Pedulilindungi
foto: Luhut Pandjaitan (suara)


itoday - Pemerintah kembali melonggarkan aturan pembatasan kegiatan ekonomi seiring penurunan kasus Covid-19, salah satunya mengizinkan mal boleh beroperasi hingga pukul 21.00 waktu setempat.

Koordinator PPKM Pulau Jawa-Bali Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan, pelonggaran ini dilakukan sekaligus untuk mencoba protokol kesehatan dengan sistem Pedulilindungi.

"Penyesuaian kapasitas dine in di dalam mal menjadi 50 persen dan waktu jam operasi mal diperpanjang menjadi jam 21.00," kata Luhut dalam jumpa pers virtual, Senin (30/8/2021).

Pemerintah juga akan uji coba membuka 1.000 outlet restoran di luar mal dan yang berada di ruang tertutup untuk bisa beroperasi dengan 25 persen dari kapasitas.

Outlet tersebut berada di Kota Surabaya, Jakarta, Bandung dan Semarang.

Selain itu, industri pabrik baik orientasi domestik (non esensial) dan ekspor (esensial) dapat beroperasi 100 persen karyawan masuk dengan pembagian dua shift kerja.

"Selama memiliki IOMKI, memperoleh rekomendasi Kemenperin, dan menggunakan QR Code Peduli Lindungi. Untuk sektor kritikal akan diwajibkan menggunakan QR Code Peduli Lindungi mulai 7 September 2021," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi kembali memperpanjang masa PPKM level 4, 3, dan 2 di Pulau Jawa - Bali hingga 6 September 2021.

Jumlah kabupaten/kota yang berubah status menjadi PPKM Level 2 meningkat dari 10 menjadi 27 daerah, PPKM Level 3 naik dari 67 menjadi 76 daerah, dan PPKM Level 4 turun dari 51 menjadi 25 daerah.

Pada pekan ini, wilayah aglomerasi Malang Raya dan Solo Raya masuk PPKM level 3, menyusul Jabodetabek, Bandung Raya, dan Surabaya Raya.

Sementara, wilayah aglomerasi Semarang Raya turun dari PPKM Level 3 ke PPKM level 2.

Namun, Bali dan DI Yogyakarta masih berada di status PPKM Level 4.

sumber: suara.com
Percepat Herd Immunity Serbuan Vaksinasi TNI Dosis Kedua Digelar di Perumahan Pesona Cilebut 2
30 August 2021
Percepat Herd Immunity, Serbuan Vaksinasi TNI Dosis Kedua Digelar di Perumahan Pesona Cilebut 2
foto: ilustrasi (rmol)


itoday - Percepat vaksinasi nasional dalam upaya membentuk herd immunity, Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerja sama dengan warga Perumahan Pesona Cilebut 2, RW 15, Desa Cilebut Barat, Kabupaten Bogor menggelar serbuan vaksinasi dosis kedua untuk warga. Sedikitnya ada 417 warga yang ikut serbuan vaksinasi TNI ini.

“TNI terus mendukung percepatan vaksinasi yang dicanangkan oleh bapak presiden, selama ini sentra vaksinasi belum banyak menyentuh ke wilayah tingkat RW dan perumahan, alhamdulillah kita sudah lakukan hingga dosis vaksin kedua di wilayah RW 15 di perumahan Pesona Cilebut 2, Desa Cilebut Barat ini,” tutur Letkol Kesehatan Ahmad Triono, penanggungjawab pelaksana vaksinasi kepada wartawan dalam keterangan tertulis, Senin (30/8).

Dalam sebulan terakhir ini TNI terus berupaya melakukan serbuan vaksinasi di berbagai daerah. Tak hanya di Kabupaten Bogor, serbuan vaksinasi juga serentak dilakukan di Jakarta yang dipusatkan di Cilandak Town Square atau Citos, Jakarta Selatan, ada juga di Semarang, Jawa Tengah, Jogja dan baru-baru ini akan dilakukan di Papua. “Dengan banyaknya kegiatan vaksinasi lewat serbuan vaksinasi, kami berharap pandemi ini bisa kita tekan jadi endemik,” tambah Ahmad.

Sementara itu warga Perumahan Pesona Cilebut 2, RW 15 Desa Cilebut Barat berterima kasih atas kegiatan serbuan vaksin TNI dosis kedua ini. “Alhamdulilah saya sudah vaksin dosis kedua, semoga sehat. Terima kasih TNI, “ ungkap Lisa, salah seorang warga.

Hampir sebagian besar warga yang divaksin dosis kedua di Perumahan Pesona Cilebut 2, RW 15 ini adalah pelajar yang rencananya akan segera kembali melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah dalam waktu dekat.

“Dalam vaksinasi ini banyak pelajar warga sini yang ikut juga, karena kan mereka katanya akan kembali melakukan pembelajaran tatap muka, jadi merasa terbantu, dan alhamdulillah warga hari ini bisa mendapatkan vaksin dosis kedua,” ucap Gilang Wardana, panitia penyelenggara vaksinasi dari RW 15.

Audrey salah satu pelajar yang ikut dalam vaksinasi begitu senang bisa mendapatkan vaksin dosis kedua dalam serbuan vaksinasi TNI ini, dirinya mengungkap sudah siap kembali melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah. “Saya ikut vaksin ini supaya bisa cepat-cepat sekolah, karena bosen di rumah,” tandasnya.

sumber: rmol.id