Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

7 Artis yang Siap Tampil di PRJ Kemayoran pada 912 Juni dalam Konser Jakarta Fair 2022
10 June 2022
7 Artis yang Siap Tampil di PRJ Kemayoran pada 9-12 Juni dalam Konser Jakarta Fair 2022
foto: Jakarta Fair 2022 (liputan6)


itoday - Acara PRJ Kemayoran (Pekan Raya Jakarta, Kemayoran) 2022 yang juga resmi disebut dengan Jakarta Fair 2022, digelar di JIExpo (Jakarta International Expo) Kemayoran, Jakarta. Dua tahun sebelumnya, PRJ tak digelar akibat pandemi COVID-19. Acara ini juga memperingati ulang tahun DKI Jakarta setiap tanggal 22 Juni.

Selain pameran, bazar, dan wahana, agenda yang juga dinantikan sepanjang Jakarta Fair 2022 adalah konser musik. Panggung ini akhirnya bisa kembali dinikmati meskipun penonton masih harus menaati protokol kesehatan untuk mengantisipasi pandemi COVID-19 yang sudah ada di Indonesia sejak 2020 lalu.

Panggung musik Jakarta Fair 2022 mulai digelar sejak 9 Juni hingga 17 Juli 2022. Tentunya, deretan artis musik yang tampil di konser ini bukanlah nama sembarangan. Mereka sudah lama berkiprah di kancah musik Indonesia.

Untuk pekan ini, yaitu sejak Kamis, 9 Juni hingga Minggu, 12 Juni 2022, terdapat tujuh nama besar yang siap memeriahkan konser musik di PRJ Kemayoran. Siapa saja para musikus yang akan mengisi acara pemaran terbesar dan terlama di Asia Tenggara ini? Kapan saja mereka tampil? Berikut deretannya.

The Rain

Pada hari pertama, Kamis, 9 Juni 2022 pukul 21.00 WIB. Panggung Utama konser PRJ Kemayoran akan diisi oleh band yang namanya sudah tak perlu ditanyakan, The Rain.

Band asal Yogyakarta beranggotakan Indra Prasta (vokal) Iwan Tanda (gitar) Ipul Bahri (bass), dan Aang Anggoro (drum) ini berdiri sejak 2001 dan memiliki banyak single hit.

Sebut saja lagu-lagu seperti "Dengar Bisikku", "Terlatih Patah Hati", hingga "Gagal Bersembunyi".

"Sampai bertemu malam ini di pembukaan @jakartafairid !The Rain naik jam 21:00 WIB," tulis mereka dalam keterangan foto di Instagram.

Denny Frust

Lalu pada Jumat, 10 Juni 2022 pukul 20.00 WIB, panggung utama PRJ Kemayoran diisi oleh penampilan Denny Frust. Nama penyanyi satu ini sangat terkenal di industri musik indie.

Mantan personel Monkey Boots, juga memiliki julukan The Prince of Ska Indonesia dari Komunitas Internasional Reggae dan Ska Asia Tenggara.

Perjalanan karier Denny Frust membuahkan sejumlah single top seperti "Datanglah Kepadaku" dan "Jangan Lupa Bahagia".

"Ahoy Densquad Jakarta dan sekitarnya!! Jangan lupa hari Jumat malam besok "Denny Frust and His Moodbooster" Akan mengajak kalian berdansa dan berdendang bersama di Panggung Utama @jakartafairid Kemayoran Jakarta Pusat. Jangan lupa tuk luangkan waktu kalian. See you at the dance fields ❤💛💚," tulis Denny di media sosial.

Tipe X

Siapa generasi akhir 1990-an dan awal 2000-an yang tak kenal dengan Tipe X? Band yang konsisten mengusung genre ska ini akan tampil di panggung utama PRJ Kemayoran pada Jumat, 10 Juni 2022 pukul 21.00 WIB, setelah Denny Frust.

Band yang populer dengan lagu "Genit", "Mawar Hitam", dan "Selamat Jalan" ini tampak antusias menyambut konser Jakarta Fair 2022.

"JAKARTA BERPESTA!! Akhirnya hari yang ditunggu telah tiba, Tipe-X live in @jakartafairid 10 juni 2022....., enaknya kita bawain lagu lagu dari album berapa yah?? 😊," tulis mereka.

Kasino Brothers

Pada Sabtu, 11 Juni 2022 pukul 20.00 WIB, panggung utama Jakarta Fair 2022 siap dimeriahkan Kasino Brothers.

Band yang memiliki kepanjangan "Kami Asli Indonesia & Bersaudara" ini digawangi oleh dua bersaudara Uqi (gitar) dan Muhammad Dary (drum) ini konsisten mengusung genre rock and roll.

Tentunya bagi yang ingin berjoget seru bisa menyaksikan aksi mereka, nih.

NDX A.K.A

Sesi kedua konser pada Sabtu, 11 Juni 2022 pukul 21.00 WIB diisi oleh NDX A.K.A. Duet Duet asal Yogyakarta yang sudah berdiri sejak 2011 ini telah menelurkan sejumlah lagu beken.

Sebut saja seperti "Bojoku Digondol Bojone", "Terminal Giwangan", serta "Sayang" yang dipopulerkan ulang oleh Via Vallen.

Duet yang terdiri dari Yonanda Frisna Damara dan Fajar Ari ini juga antusias menyambut panggung utama Jakarta Fair 2022.

"Yokkk mana yang biasanya di barisan paling depan ✨✨Jakarta dulu yaaa ini disiapin suaranya 😉👀Sampai jumpaaa tanggal 11 ya , di Jakarta Fair Kemayoran 2022," tulis mereka di media sosial.

Semenjana

Semenjana meramaikan panggung utama Jakarta Fair 2022 di sesi pertama pada Minggu, 12 Juni 2022 pukul 20.00 WIB.

Berada di panggung utama acara terbesar, tentu membuat para penggemar grup folk akustik yang berdiri sejak 2017 ini sangat gembira dan antusias.

Fourtwnty

Setelah itu, pada sesi kedua pukul 21.00 WIB, panggung utama PRJ 2022 kembali dihentak oleh duo folk yang sudah dikenal di kancah nasional, Fourtwnty.

Fourtwnty yang terdiri dari Ari Lesmana dan Nuwi, ternyata sedang sibuk-sibuknya. Pelantun "Fana Merah Jambu" dan "Zona Nyaman" ini konser di luar kota terlebih dahulu sebelum mampir ke Jakarta Fair 2022.

"Cek jadwal tour minggu ini. Siap-siap besok Surabaya, lanjut sabtu ke Medan & ditutup lagi di hari minggu di Jiexpo Kemayoran Jakarta. Setiap kota ada oleh-oleh merchandise dari @lapakfourtwnty 🕊🙏🏾🕊," tulis mereka di media sosial.

sumber: liputan6.com
Baru Digelar Tahun Depan Tiket Konser Westlife di Jakarta Ludes Terjual
06 June 2022
Baru Digelar Tahun Depan, Tiket Konser Westlife di Jakarta Ludes Terjual
foto: Westlife (suara)


itoday - Tiket konser Westlife bertajuk The Wild Dreams Tour 2023 Jakarta telah habis terjual per hari ini, Senin (6/6/2022). Grup vokal dengan penjualan album terlaris di Inggris pada abad ke-21 itu bakal mengguncang Stadion Madya Gelora Bung Karno Jakarta pada 11 Februari 2023.

"Terima kasih, Puji Tuhan hari ini secara resmi tiket konsernya kami umumkan telah terjual habis atau sold out, kami mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar Westlife yang sudah begitu sabar menunggu dan membeli tiket secara online," ujar Harry Sudarma, Co-founder & Chief Operating Officer promotor konser, kepada Suara.com, Senin (6/6/2022).

Pihak promotor berjanji akan memberikan suguhan konser yang menarik agar tak mengecewakan para penggemar.

"Semoga rasa rindu yang sudah lama menunggu Westlife untuk tampil on stage lagi akan segera terwujud pada Februari tahun depan. Kami sebagai penyelenggara akan melakukan yang terbaik untuk mempersiapkan acara ini agar saat menonton dan menyaksikan Westlife The Wild Dreams Tour nanti penuh kesan dan merasakan pengalaman yang berbeda dan istimewa," katanya.

Westlife bakal kembali menggebrak Jakarta setelah tur reuni mereka memecahkan rekor dunia tahun 2019. Grup musik beranggotakan Shane, Nicky, Mark, dan Kian berhasil tampil di hadapan lebih dari 600,000 penggemar di 27 Negara.

Ini menjadi penampilan Tur Wild Dreams mereka di Jakarta usai tahun 2022 lalu melakukan tur dunia Wild Dreams di beberapa negara Eropa.

Pada tur konser dunia kali ini, promotor memastikan para penggemar Westlife akan mendapatkan suguhan yang lebih intim dibandingkan dengan konser-konser mereka sebelumnya.

Westlife akan membawakan semua lagu-lagu hits-nya seperti Swear It Again, Flying Without Wings dan World of our Own serta lagu-lagu andalan dari album terbaru mereka yang bertajuk Wild Dreams.

Sebagai informasi, Konser Westlife bertajuk Westlife The Wild Dreams Tour All The Hits yang dipromotori oleh PK Entertainment dan Sound Rythym akan berlangsung di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta. Stadion tersebut dapat menampung lebih dari 20.000 penonton.

Tiket konser Westlife The Wild Dreams Tour 2023 dijual secara online sejak Sabtu (28/5/2022). Promotor membagi harga tiket menjadi lima kelas, yakni Cat 1 Rp3.500.000, Cat 2 Rp2.750.000, Cat 3 Rp2.450.000, Cat 4 Rp1.750.00 dan Cat 5 Rp1.450.000.

sumber: suara.com
Gen Halilintar Harus Bayar Ratusan Juta Rupiah Atas Gugatan Hak Cipta Lagu Lagi Syantik
20 May 2022
Gen Halilintar Harus Bayar Ratusan Juta Rupiah Atas Gugatan Hak Cipta Lagu Lagi Syantik
foto: Prees Conference Nagaswara (liputan6)


itoday - Sekitar empat tahun waktu yang dibutuhkan PT. NAGASWARA Publisherindo dalam mewakili pencipta lagu Yogi Adi Setiawan dan Pian Daryono untuk menggugat Gen Halilintar terkait pelanggaran hak cipta atas lagu “Lagi Syantik”

Lamanya proses hukum gugatan tersebut untuk bisa bergulir di pengadilan hingga ke tingkat Mahkamah Agung (MA), yakni sejak 2018 sampai Desember 2022, bukan hal mudah bagi NAGASWARA untuk memenangkan gugatan itu.

Sebelumnya, diketahui bahwa lagu “Lagi Syantik” yang dinyanyikan Siti Badriah sempat viral pada 2018 silam. Tak lama kemudian, Gen Halilintar memproduksi ulang lagu tersebut dengan mengubah lirik, memproduksi, serta menjadikannya karya komersial tanpa izin perusahaan tersebut.

Tindakan tersebut membuat pihak Gen Halilintar mendapat konsekuensi yang serius hingga dibawa ke ranah hukum oleh PT. NAGASWARA Publisherindo.

Tak sekadar uang, gugatan yang dilayangkan NAGASWARA lebih kepada hak moral dari pencipta lagu “Lagi Syantik”. Sebagai tuan rumah, selama bertahun-tahun, NAGASWARA ikut memperjuangkan hak cipta para musikus mereka.

Sempat Dimenangkan Gen Halilintar

Namun, babak akhir kasus tersebut sudah sampai ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, justru dimenangkan oleh Gen Halilintar.

Saat itu, banyak musikus yang merasa bahwa keadilan terhadap hak cipta tak lagi dipedulikan lantaran terkesan bukan sesuatu yang sakral seperti diamanatkan dalam undang-undang Negara Republik Indonesia.

Kini, pihak NAGASWARA bisa bernapas lega karena hukum sedang berpihak kepada mereka.

Gugatan Dikabulkan

Pada Desember akhir 2021, MA di tingkat PK (Peninjauan Kembali) mengabulkan gugatan PT NAGASWARA Publisherindo atas Gen Halilintar terkait pelanggaran Hak Cipta lagu “Lagi Syantik” seperti disampaikan di atas.

Ungkapan lega pun disampaikan oleh Yogi RPH selaku pencipta lagu “Lagi Syantik”. Dari situasi yang berbalik ini, Gen Halilintar diharuskan membayar royalti sebesar Rp300 juta.

"Alhamdulillah, saya secara pribadi senang ya dengan kemenangan di tingkat PK. Walaupun seperti kata pengacara ada, beberapa hal yang memang missed dikabulkan," ujar Yogi RPH dalam keterangannya kepada wartawan, baru-baru ini.

"Tapi setidaknya untuk yang ini dikabulkan. Apa yang kita upayakan bisa terjembatani dengan adanya putusan tersebut. Teman-teman juga banyak yang kasih selamat," sambungnya.

Bukan Hal yang Patut Ditakuti

Bersama dengan kondisi tersebut, NAGASWARA tetap menganggap cover lagu yang diunggah di media sosial bukanlah sesuatu yang harus ditakuti.

Sebaliknya, lewat kepastian hukum yang diberikan oleh MA, masyarakat diharapkan semakin cerdas dalam menyikapi perbedaan antara meng-cover lagu dan mengubah lirik sebuah lagu tanpa izin lalu menjadikannya karya komersial.

“Jangan pernah takut untuk meng-cover lagu. Takut itu untuk yang belum tahu. Yang sudah tahu dan mau mengerti biasanya ke saya langsung atau ke publishing. Mas, saya mau pakai lagunya. Oh iya, begini-begini caranya. Takut itu juga biasanya yang melanggar dan enggak sesuai pakem,” jelas Yogi RPH.

Festival Suara

Di tengah kemenangan lagu “Lagi Syantik”, NAGASWARA juga ikut andil dalam melahirkan platform digital cover resmi bernama Festival Suara.

Kegiatan ini didukung oleh PAMPI atau Prakarsa Antar Musik Publishing Indonesia yang menyambut dengan bahagia putusan majelis hakim yang terhormat dalam putusan Peninjauan Kembali no. 41 PK/Pdt.Sus-HKI/2021 dengan memenangkan PT NAGASWARA Publisherindo.

PAMPI pun menyikapi perkembangan teknologi dalam perspektif perlindungan hak dari para pencipta lagu. Perkembangan teknologi telah memudahkan penggunaan karya cipta, baik yang berizin maupun tak berizin.

Menyikapi dan merespon kesulitan dari para kreator, PAMPI bekerjasama dengan suatu platform yang bernama Festival Suara. Platform ini adalah suatu platform perizinan.

Para anggota PAMPI akan mengunggah katalog lagu-lagu yang dikelola olehnya ke platform Festival Suara, sehingga para kreator dapat memilih lagu-lagu mana yang akan dinyanyikan ulang atau di-cover.

Sehingga, maraknya kegiatan cover atau menyanyikan kembali dan merekam ulang karya cipta milik orang lain dalam platform-platform digital dimungkinkan karena pengguna semakin mudah mendapatkan akses ke platform-platform tersebut.

“Simplenya, satu kali daftar atau satu kali pilih, itu semua publishing katalog lagunya bisa dicover. Bisa daftar pakai hape juga secara online. Enggak repot-repot. Di kita sekarang udah ada 12 publishing, dan akan masuk total sebanyak 22 publishing. Sementara, jumlah katalog lagunya sekitar 13 ribu lebih. Ke depan kita harapkan lebih dari 25 ribuan lagu,” ujar CEO Festival Suara, Bagus Trisakti.

Menjadi Anggoita

Para kreator atau artis cover dapat mengakses www.FestivalSuara.com untuk menjadi anggota dan memilih katalog dari para publisher.

Prosedur perizinan akan sangat dipermudah secara online dan laporan penggunaan akan diberikan. Sehingga pertanggungjawaban kepada pencipta lagu juga dapat dipenuhi.

Diharapkan dengan berjalannya platform perizinan ini dapat menjadi sumbangsih kecil untuk perkembangan industri musik nasional.

“Festivak suara ini juga memberikan kemudahan buat meng-cover lagu. Enggak seperti dulu, harus minta izin ke saya, tapi sekarang sudah bisa lewat aplikasi dengan banyak kemudahan perijinan lainnya,” teang Yogi RPH.

sumber: liputan6.com
Dere Tampil Saat Hujan Deras di Balkonjazz Festival 2022 Pawang Turun Tangan
16 May 2022
Dere Tampil Saat Hujan Deras di Balkonjazz Festival 2022, Pawang Turun Tangan
foto: Dere (liputan6)


itoday - Salah satu penyanyi berhasil menghibur di ajang Balkonjazz Festival 2022, Sabtu (14/5/2022) sore adalah Dere. Dia berhasil tampil memukau saat bernyanyi di atas panggung megah di Balkondes PGN Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, persis dibawah kaki Perbukitan Menoreh.

Penyanyi yang memiliki nama asli Theresia ini, beraksi di atas panggung Balkonjazz Festival 2022 yang dikelilingi hamparan sawah menghijau. Dere berhasil membius ratusan penonton Balkonjazz Festival 2022.

Dere mengaku happy sejadi-jadinya bisa menghibur dan bernyanyi didepan penontonnya.

"Rasanya sudah pasti senang bisa tampil di Balkonjazz Festival 2022," kata Dere kepada wartawan usai tampil.

Gothic

Mengenakan long dress dan sepatu hak tinggi serba hitam, Dere tampil dengan ciamik. Dere sengaja ingin tampil gothic.

"Lagi mau aja pakai baju serba hitam," kata Dere.

Penyanyi jebolan The Voice Kids Indonesia 2016 ini dapat suntikan semangat saat tampil di atas panggung yang dikeliling areal persawahan.

"Ini kesempatan langka buat saya, bisa tampil megah di festival musik sebagus ini," kata Dere.

Berlipat

Kebahagiaan Dere semakin berlipat saat para penonton yang memadati panggung tahu lagu-lagunya.

"Tambah senang banget," kata Dere yang dikenal lewat single Kota, Rumah, Berisik dan Tanya, serta Cahaya ini.

"Semoga semakin banyak festival musik seperti Balkonjazz Festival, yang melibatkan penyanyi di Indonesia," kata Dere.

Pawang Hujan

Gerimis yang mengguyur gelaran Balkonjazz Festival sepanjang Sabtu (14/5) sore di Gasblock Balkondes PGN Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, sempat membuat sejumlah penonton harus menggunakan mantel maupun menyingkir dari areal terbuka.

Namun, guyuran gerimis itu secara perlahan mulai berkurang ketika Rendy Pandugo menghibur ratusan penonton. Sekitar pukul 19.20 WIB, gerimis pun mulai mereda. Pihak penyelenggara ternyata menggunakan jasa pawang hujan.

“Alhamdulillah sudah berkurang hujannya,” kata Bakkar Wibowo, promotor Balkonjazz Festival, saat berbincang-bincang dengan media di lokasi festival. Bakkar merasa bahagia setelah mendengar suara geluduk yang berulang-ulang. Selain itu, udara malam dari kawasan dari lembah bukit Menoreh juga mulai terasa lebih sejuk, tidak lagi terasa sumuk alias pengap.

“Nah ini nih, anginnya sudah datang, setelah guntur. Alhamdulillah,” kata Bakkar menyahut suara geluduk yang terdengar dengan tertawa lepas.

Bagi Bakkar, ujian menyelenggarakan festival dengan guyuran hujan bukanlah kali pertama. Promotor dari Sinergi Live ini pernah menggunakan jasa pawang hujan juga ketika menampilkan Mariah Carey di wilayah Candi Borobudur pada 2018.

sumber: liputan6.com
Poesar Bumi Band Rilis Jangan Takut Tua Lagu Penyemangat Ala Rock 90an
10 May 2022
Poesar Bumi Band Rilis 'Jangan Takut Tua', Lagu Penyemangat Ala Rock 90-an
foto: Poesar Bumi (ist)


itoday - Poesar Bumi Band merilis single ketiga mereka yang berjudul Jangan Takut Tua. Tergambar dari kelugasan judulnya, single baru ini menjadi penyemangat penikmat musik, khususnya yang sudah merasa diri sudah memasuki usia 'tua'. 

"Berapa pun usia itu menggembirakan. Bertambah tua itu anugerah. Semangat dan bahagia itu tentang jiwa," tutur mereka dalam single baru ini. Isi lirik yang simple ini memang bertujuan memberi semangat. Oleh karenanya Poesar Bumi memilih kata-kata yang sederhana lugas dan bisa diterima beragam kalangan. 

"Berapa pun usia kita, itu adalah anugerah yang patut disyukuri. Dan setiap kita layak untuk berbahagia menurut caranya masing-masing," ujar Dhedhi, gitaris terkait tema yang diusung dalam single terbaru ini. 

1. Ungkapan Hati Para Personil

Jangan Takut Tua boleh dikatakan sebagai ungkapan hati para personilnya.  yang tidak bisa dibilang muda di rentang usia 46 – 50 Tahun, dengan kesibukan masing-masing masih punya semangat bersama untuk bergembira bersama berkarya, bermain musik dan menginspirasi.

Heru Krisna pada vocal, Dhedhi Harmanto pada gitar dan backing vocal, L. Agus Wahyudi pada keyboard dan backing vokal, A. Agus Adirianto pada bass dan backing vocal, serta Dwi Kustrita pada drum tidak menolak ketika dibilang sudah tidak lagi muda. Usia mereka berkisar di antara 46-50 tahun di tahun ini. 

Umur itu hanyalah sebuah angka
Kenyataan yang tak terelakkan
Yang terpenting jaga kesehatan
Semoga kita berumur panjang
Kami tua kami bahagia
Kami tua tambah bahagia

Kekuatan lagu ini ada dalam lirik yang unik dan inspiratif serta musik pop rock yang cerdas dan gembira. Sehingga setiap usia bisa terhibur, bersemangat dan penuh energi mendengarkan lagu ini, terlebih lagi yang berusia 40 Tahun ke atas.

"Lagu ini ditujukan untuk semua orang yg mempunyai mimpi besar tapi memiliki banyak keterbatasan. Sehingga jadi kurang bersemangat, putus asa, kalah/gagal, belum berhasil," jelas Trita sang drummer. Tak hanya itu, meski lagunya terkesan hanya untuk pendengar yang sudah berumur, lagu ini bisa juga memberi semangat kepada mereka yang masihg muda. "Ini juga memberi semangat untuk yang masih muda, karena di sosial media juga banyak #jangantakuttua," tambah Heru. 

2. Personilnya Adalah Cucu Pencipta Lagu Nasional

Poesar Bumi adalah sebuah band “reunian” yang berdiri 29 Tahun lalu, yang banyak berkarya dan tampil di Jogja dan sekitar pada jamannya. Namun tidak berhenti di situ, masing-masing tetap punya kesibukan professional di musik di langkah selanjutnya.

Yudi pernah 2 tahun menjadi additional player Ada band dan pencipta Jingle Pemilu 2019. Heru merupakan owner dan producer dari Micvi Entertainment dan bersolo karir. Dhedhi salah satu sound engineer cukup ternama di Jogja, sementara Anto dan Trita tetap terus bermain musik tampil di berbagai acara di sela-sela kesibukan bekerja. Trita sendiri adalah salah seorang cucu pencipta lagu nasional “Padamu Negeri”.

Dengan profesi yang beragam, tidak hanya sebagai personil band saja, personil Poesar Bumi mengaku mendapat tantangan berat dalam menyelesaikan setiap single mereka. 

"Tantangan terbesar mengatur waktu untuk bisa workshop lagu & membuat musik video bersama-sama, mengingat selain punya kesibukan masing-masing, juga sehari-hari dua personil tinggal di Jakarta, dan 3 personil tinggal di Yogyakarta," cerita Heru. 

Lain lagi dengan Trita yang mengaku bahwa tantangan terbesar adalah soal chemistry dalam bermusik. "Menyamakan update gaya bermusik, groove dan keserasian / harmoni," tegasnya. 

3. Visual Lucu dan Kreatif

Yang tidak kalah menarik penggambaran visual lagu ini melalui Music Video berkonsep 90s Rock Band yang lucu dan menyemangati. Bisa dilihat dalam video di bawah ini, nuansa rock 90-an begitu kental dari jaket kulit, jeans, dan kacamata aviator. Visual tersebut dipadukan dengan sketsa-sketsa keseharian yang bertujuan memberi semangat masyarakat dalam menjalani keseharian.  

Lagu ini sangat pas didengarkan dalam segala suasana. Terutama ketika Klovers sedang melakukan aktivitas tertentu. "Beatnya enak buat menemani berolah raga. Senam, joging, running, bersepeda dan lainnya," saran Dedhi. Nah tunggu apa lagi, simpan video di atas dalam hape kamu dan dengarkan sebagai teman beraktivitas.  

4. Lagu-Lagu Berlirik Positif

Sebelumnya, Poesar Bumi menggarap single mereka dalam balutan irama pop. Single Hidup Begitu Indah mereka pilih untuk menghadirkan suasana positif dan harapan di tengah masyarakat yang masih mengalami suasana banyak menahan diri dan berhati-hati di masa pandemi sekarang ini. 

sumber: kapanlagi.com
Raffa Affar Rilis Lagu Cinta Sampai Mati Duluan Kangen Band Terbukti Jiplak
02 May 2022
Raffa Affar Rilis Lagu Cinta Sampai Mati Duluan, Kangen Band Terbukti Jiplak?
foto: Kangen Band (suara)


itoday - Raffa Affar dan Kangen Band sama-sama merilis lagu "Cinta Sampai Mati". Ternyata Raffa Affar dan Kangen Band bernaung di label yang sama.

Saat berbincang dengan Uya Kuya, Raffa Affar mengaku tak tahu apa pun saat Kangen Band merilis lagu yang sama dengannya. Jarak perilisan pun cukup dekat, yakni hanya sekitar 1 bulan saja.

"Kalau aku mikirnya aneh aja sih. Aku kan belum tau juga dunia musik itu kayak gimana," ujar Raffa Affar dalam vlog yang dibagikan Uya Kuya pada Minggu (1/5/2022).

Raffa Affar pun sempat menanyakan keanehan tersebut pada label. Kendati lagu "Cinta Sampai Mati" merupakan ciptaan istri Dodhy gitaris Kangen Band, Raffa Affar tetap merasa ganjal.

"Aku nanya sama label, aku cuma dibilangin 'Udah ikutin aja alurnya gimana'. Kan kata dia 'Kalo artis ngikut aja' ya udah ikut aja. Mau label bilang apa," terang Raffa Affar.

Di sisi lain, Raffa Affar juga belum bertemu Dodhy meski mereka satu label.

"Belum ketemu. 'Aku berterima kasih banyak untuk Bang Dodhy, Kangen Band, berterima kasih banyak atas semua ini'," ucap Raffa menitipkan pesan.

Jawaban Raffa Affar yang tidak lantang seperti saat hadir di kanal YouTube Anji membuat Uya Kuya menggodanya takut diserang fans Kangen Band seperti Tri Suaka. Namun Raffa Affar tegas mengaku tidak membenci Kangen Band karena sebenarnya sama-sama saling menguntungkan.

"Bukan nggak berani. Emang emosi banget, tapi ke netizen, bukan ke Kangen Band. Untuk temen-temen nih, jujur aku nggak marah dan kesel sama Kangen Band. Aku lebih baik bersaing sehat lah," jelasnya.

Raffa Affar selama ini kerap disangka hanya meng-cover lagu milik Kangen Band. Padahal faktanya, Kangen Band baru merilis lagu "Cinta Mati" versinya saat versi Raffa Affar terlebih dahulu viral. Untuk diketahui, Raffa Affar merilis video klip "Cinta Sampai Mati" pada 18 Januari 2022.

Sedangkan Kangen Band baru merilis lagu "Cinta Sampai Mati" pada 25 Februari 2022. Video klip lagu Kangen Band ini ditonton 37 juta kali dan berada di peringkat pertama Top Music Video YouTube Indonesia pada 1 Mei 2022.

sumber: suara.com

Terpopuler