Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

Rayakan Kemerdekaan Republik Indonesia Iwan Fals Rilis Lagu Merah Putih
17 August 2021
Rayakan Kemerdekaan Republik Indonesia, Iwan Fals Rilis Lagu Merah Putih
foto: Iwan Fals (liputan6)

itoday - Indonesia tengah merayakan kemerdekaannya yang ke-76 tahun. Bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun RI, Iwan Fals merilis sebuah single terbaru berjudul Merah Putih.

Seperti judulnya yang lantang, lagu ini tentang merayakan Indonesia hari ini yang penuh dengan dinamika yang bergulir dengan cepat.

“Indonesia, ya Indonesia; Merah Putih, Pancasila, NKRI dengan segala macam sejarahnya, baik yang modern atau masa lalu. Setiap Senin nyanyi Indonesia Raya di sekolahan. Terus kalau dalam kejuaraan menang, bangga setengah mati. Tanpa bisa dijelaskan kenapa bangga," jelas Iwan Fals melalui keterangan Resmi yang diterima Liputan6.com pada Selasa (17/8/2021).

"Lalu kalau diledekin marah, juga sedih kok kita gini-gini aja. Padahal sudah merdeka, tapi masih banyak yang belum percaya kalau kita sudah merdeka. Ya, Indonesia di antara itu. Indonesia terus bergerak, terus berproses. Ibaratnya, jadi proses gabungan dari melodi dan syair kalau dalam konteks musik,” sambung pria bernama asli Virgiawan Listanto ini.

Unsur Kebaruan

Merah Putih menampilkan bunyi-bunyi andalan Iwan Fals, sesuatu yang sangat diakrabi oleh publik bergenerasi. Vokal penuh usaha menukik tajam ke nada-nada tinggi, suara harmonika khas yang jadi kuncian di beberapa hits legendaris dan larik-larik kontemplatif yang sarat makna. Namun, ada satu tambahan penting yang jadi kebaruan, untuk pertama kalinya Iwan Fals merekam karya dengan instrumen utama piano.

“Sebenarnya piano sudah ada sejak dulu, tapi paling di konser-konser, bukan di rekaman. Pernah main sama Iwang Noorsaid, Bagus AA. Kalau langsung rekam, ya baru ini,” tutur Iwan.

Ide

Merah Putih direkam secara live. Hanya melibatkan pemain piano Otta Tarega dan Iwan Fals sendiri. Metronom dikesampingkan. Supaya komunikasi melaju dengan lancar. Pendekatan teknis ini harus diambil sebagai kompromi untuk mengejar karya yang baik dari segi kualitas. Ide ini datang dari duet produser Rambu Cikal dan Lafa Pratomo.

“Karena kami hanya berdua, jadi lebih lebar, lebih banyak bisa berbuat. Banyak yang kosong frekuensinya, bisa saling isi. Kita lebih bebas berkomunikasi, lebih merdeka,” lanjutnya.

Harapan

Bercerita tentang Indonesia, jelas bukan aktivitas yang asing untuk Iwan Fals. Ia merekam zaman, merekam perjalanan yang terus bergerak ke masa depan. Seperti itu pun, lirik Merah Putih berkisah untuk kita semua.

Dengan segala dinamikanya, lewat lagu ini, ia mengajak kita semua untuk bersikap.

“Ayo deh kita harmonis, jangan saling ganggu. Sadar bahwa kita semua ditunggu kematian. Tapi, jangan nyerah. Kita gembira aja menunggu itu datang sambil terus produktif. Karena kita punya generasi berikutnya," kata dia.

Ia menambahkan, "Kita jelasin, ‘Eh, jangan jadi pengecut. Elo gagah, kita bisa hadapin semuanya’. Dan hidup itu kayak ngelempar gelas ke ubin, pecahannya kita nggak pernah tahu ke mana itu. Seninya di situ,” tutupnya.

sumber: liputan6
Eka Gustiwana Gandeng Winky Wiryawan Bikin Gebrakan Baru
25 July 2021
Eka Gustiwana Gandeng Winky Wiryawan Bikin Gebrakan Baru
foto: Winky Wiryawan (viva)

itoday - Musisi Eka Gustiwana dan Winky Wiryawan berkolaborasi di bawah label FloorInc, yang merupakan sub label dari Sony Music Entertainment Indonesia. Kolaborasi Eka dan Winky merupakan rilisan pertama label tersebut yang disebut Eka Winky Project.

Pada saat konferensi pers secara virtual, baik Winky maupun Eka sama-sama mengungkapkan perasaan bahagia karena akhirnya bisa berkolaborasi bersama. Winky mengaku langsung menerima saat ditawari untuk berkolaborasi dengan Eka.

“Sampai ada ide ‘lo mau gak kolab sama Eka?’. Gue sudah lama tau Eka dan kocak banget. Gue langsung gak nolak, gue ngerasa Eka membuat gebrakan baru,“ kata Winky Wiryawan, Kamis, 22 Juli 2021.

Tidak jauh berbeda dengan Winky, Eka juga merasa senang karena bisa berkolaborasi dengan Winky. Menurut Eka, Winky adalah seorang senior. Sebagai informasi, Eka merupakan salah satu anggota Weird Genius bersama dengan Reza Arap dan Gerald Liu.

“Jelas buat gue Mas Winky senior banget, dan awalnya gue berpikir gue bukan siapa-siapa. Gue ketemu di mana ya, kita dipertemukan oleh salah satu temen gue juga sih,” kata Eka.

Winky Wiryawan memang sudah sangat dikenal di dunia Dance dan Electronic, namanya sebagai seorang DJ andal telah dikukuhkan dengan menciptakan berbagai hits sejak tahun 1990-an. Winky Wiryawan juga dikenal sebagai aktor yang tampil di lebih dari 10 film.

Lagu pertama dari Eka Winky Project adalah Summer Tears yang dinyanyikan oleh Sorenza Nuryanti, penyanyi/penulis lagu berbakat berusia 13 tahun.

“Kami dengan senang hati meresmikan peluncuran FloorInc sebagai sub label Sony Music Entertainment Indonesia. Musik Dance dan Electronic telah berkontribusi di industri musik Indonesia dengan menelurkan sejumlah artis berbakat dengan hits populer terutama sejak tahun 80-an,” kata Muhammad Soufan, President Director, Sony Music Entertainment Indonesia.

sumber: viva
Tommy Pratomo Rilis EP Digital WEEKEND Pas Untuk Relaks Sekaligus Bikin Semangat
22 July 2021
Tommy Pratomo Rilis EP Digital WEEKEND, Pas Untuk Relaks Sekaligus Bikin Semangat
foto: Tommy Pratomo (kapanlagi)

itoday - Tommy Pratomo merilis EP digital WEEKEND pada 9 Juli ini. Tommy yang piawai memainkan saxophone ini mengemas dua lagu, yakni Friday dan Saturday dalam EP digital terbarunya ini. Dua lagu tersebut khusus dibuatnya untuk menggambarkan ragam aktivitas orang-orang ketka memasuki akhir pekan.

Dua lagu tersebut juga bisa dimaknai lebih dalam masa pandemi. Lewat lagunya, Tommy berupaya membuat para pendengar lebih bisa menghargai dan memberi nilai pada tempat aman serta hal-hal sederhana di sekeliling.

EP Weekend yang sudah dirilis di Spotify ini berisi tiga lagu, Friday, Saturday, dan Sunday. Kesemuanya digubah, diproduseri, dan diarransemen oleh Tommy sendiri.

Dibantu oleh Gerald Situmorang sebagai produser serta arranger, EP ini bakal menjadi teman yang pas untuk bersantai dan relaksasi.

Tommy Pratomo, adalah musisi kelahiran 1 Juli 1988 yang tumbuh besar di wilayah Selatan Jakarta. Ia memasuki dunia musik dengan belajar bernyanyi dan memutuskan untuk membeli saxophone pertamanya pada 2008.

Selanjutnya pada 2015, Ia merekam dan merilis album pertamanya berjudul “TND”. Dalam album ini, pendengar dapat merasakan ciri khas dari suara musik Tommy Pratomo yang Ia juluki ”rough and raw sound”.
Suara itulah yang membuatnya tampil dalam konser, tur, album, scoring film, iklan TV, dan berbagai produksi karya musik lainnya.

Ia juga merupakan bagian dari grup musik kolektif bernama Saxx in the City yang terdiri dari 3 pemain saksofon muda dan berbakat.

Setelah menyelesaikan studi, ia mulai menguasai bakatnya dengan bekerja secara ekstensif di studio dan di atas panggung bersama artis seperti Raisa, Marcell, Hivi!, Kunto Aji, Barry Likumahuwa, Matthew Sayersz, Andhika Triyadi, Soulvibe, Barasuara, GRUVI, Radhini, Renita , untuk beberapa nama.

Merasa sangat terhubung dengan Pop, Rock, R&B dan Soul, Ia merasa sangat hidup saat memainkan genre musik tersebut. Selain berbagai penampilan di klub dan festival musik. Tommy Pratomo juga pernah turut serta dalam tur "MLD Jazz in Town" dan "Tour Taifun" di mana penonton menyaksikan bagaimana ia mengguncang panggung dengan beberapa bintang Pop & Rock.

Di tahun 2021, Tommy Pratomo merencanakan perilisan karya berupa Extended Play (EP) terbarunya pada 09 Juli 2021 dengan judul ”Weekend”. EP ini terdiri dari tiga judul lagu yang merupakan representatif dari kata Weekend yang berarti akhir pekan.

Tommy Pratomo mengemas EP ini dengan mengawali penulisan lagu berjudul “Sunday” pada 2018. Lagu ini bercerita tentang waktu untuk beristirahat sejenak, melihat sekitar, dan mempersiapkan diri menghadapi minggu yang baru berikutnya.

sumber: kapanlagi
Punya Label Sendiri Lyla Kenalkan Lagu Terlalu Baik
19 July 2021
Punya Label Sendiri, Lyla Kenalkan Lagu 'Terlalu Baik'
foto: Lyla Band (ist)

itoday - Grup musik Lyla kembali menghadirkan karya terbaru. Kali ini, band yang beranggotakan Ario, Fare, Dharma, Dennis, dan Difin itu merilis lagu berjudul Terlalu Baik. Single ini menjadi lagu kedua Lyla bersama vokalis barunya, yakni Ario. Masih seputar cinta, lagu Terlalu Baik ditulis oleh Fare, gitaris Lyla yang dikerjakan di masa-masa pandemi Covid-19.

"Yang bikin Fare, masih seputar galau. Kebetulan, kalau musik dari awal sampe akhir, kita kerjain bareng-bareng," kata Dhadma, keyboardis Lyla dalam jumpa pers virtual, Jumat (16/7/2021).

Berbeda dengan single-single yang lain, lagu Terlalu Baik digarap dalam proses yang cukup panjang lantaran pandemi Covid-19.

"Prosesnya cukup lama karena pandemi juga. Take gitar, keyboard, lempar-lempar data. Dilihat hasilnya memuaskan dengan vokalis baru. Warna Lyla lebih fresh juga," kata Dharma.

1. Dirikan Label Sendiri

Selama pandemi Covid-19, Lyla tidak berhenti berkarya. Menurut Fare, Lyla tetap produktif terutama membuat karya baru selama pandemi ini.
"Semangatnya masi bagus walaupun corona, kita tetap bikin musik, so far masih aman," kata Fare.

Tak sampai di situ saja, justru di masa pandemi, Lyla juga memberikan gebrakan baru di industri musik Indonesia. Lyla mendirikan label baru bernama Magic No. 7. Label ini akan memberikan wadah untuk para musisi yang ingin mewujudkan mimpinya di industri musik Tanah Air.

"Sejak kami bersama label banyak perjalanan kami mendapatkan pelajaran. Ya selesai dari label sebelumnya, kita fokus memutuskan bikin label sendiri dari pengalaman yang kita punya. Ya, ini menjadi wadah utama untuk Lyla berkreasi. Kita bener-bener jadi media untuk musisi, bagaimana kita bekerjasama yang baik," kata Fare.

2. Sudah Banyak Musisi Bergabung
Ada beberapa musisi yang bernaung di Magic No. 7. Mereka adalah Lyla, Boni Anggara, Elfa Azha, Belangbenar, Denira Wiraguna, The Orde, Rado Hutagalung, dan masih banyak yang lainnya. Di waktu bersamaan, salah satu penyanyi yang bernaung Magic No. 7, Boni Anggara merilis single berjudul Manusia Terakhir.
"Ini single kedua aku. Lagu Manusia Terakhir diciptakan bang Fare. Ya sebagai penyanyi baru, semoga lagu ini bisa diterima masyarakat," tutup Boni.

sumber: kapanlagi
Lyodra Rilis Album Perdana Sempat Galau 3 Hari Garagara Pilih Lagu Andalan
19 July 2021
Lyodra Rilis Album Perdana, Sempat Galau 3 Hari Gara-gara Pilih Lagu Andalan
foto: Lyodra (kapanlagi)

itoday - Penyanyi cantik Lyodra Ginting merilis album yang diberi nama LYODRA di bawah label Universal Music Indonesia. Ini menjadi debut album perdana Lyodra selama berkarier di industri musik Indonesia. Album tersebut berisikan delapan buah lagi

Empat di antaranya sudah dirilis sebelumnya dalam bentuk single. Seperti Gemintang Hatiku, Mengapa Kita #TerlanjurMencinta, Tentang Kamu dan Sabda Rindu. Sementara empat lagu lainnya adalah Kalau Bosan, Oee.. Oee.. Oe.., Dibanding Dia dan Pesan Terakhir.

Penyanyi jebolan Indonesian Idol itu merasa bahagia atas perilisan album perdananya ini. Sebetulnya, album LYODRA direncanakan rilis pada tahun 2020 lalu, namun terkendala pandemi Covid-19.

"Ini album perdana, ini sesuatu hal yang bahagianya nggak bisa didekripsikan kan. Aku sangat excited untuk album ini. Ini aku kasih nama LYODRA. Karena ini album pertama aku dengan nama aku dan maknanya unik," kata Lyodra dalam jumpa pers virtual, Kamis (15/7/2021).

1. Gandeng Musisi Top

Menggarap album LYODRA, penyanyi kelahiran Medan ini menggandeng beberapa musisi top Tanah Air. Mereka adalah Ade Govinda, Dhipa Barus, Laleilmanino, dan masih banyak lagi.
Begitu banyak hambatan yang berhasil dilalui Lyodra ketika menggarap album ini. Salah satu faktor yang menjadi kendala utamanya adalah pandemi Covid-19. Hal itu juga yang membuat Lyodra terhambat merilis albumnya tersebut.

"Penggarapan album ini senang terharu, dan kehambat juga dengan covid nggak bisa syuting atau lain hal, banyak kendala lah. Senang banget happy finally (dirilis). Selama menggarap album senang lah, aku juga bisa memberikan ide aku tanpa rasa canggung," kata Lyodra.

2. Galau Pilih Lagu Andalan

Lyodra mengatakan jika dirinya membutuhkan waktu kurang lebih 1 tahun hingga akhirnya bisa merampungkan album pertamanya itu.
"Kalo prosesnya hampir setahun, karena mundur-mundur terus kan. Karena harusnya kelar music video klip, pengundurannya total setahun. Harusnya 2020 akhir," terang Lyodra.

Dari delapan lagu yang terdapat di album LYODRA, penyanyi 18 tahun ini memilih satu single menjadi andalannya yakni Kalau Bosan. Yang menarik, untuk memilih lagu utama di album ini, Lyodra sempat galau sampai tiga hari.

"Aku galau juga lagu kita fokus ke mana nih, aku galau tiga hari. Kalau Bosan lagu marak-maraknya ghosting, mungkin lebih bucin. Banyak yang relate kehidupan percintaannya. Lagu ini sebelumnya tema ghosting. Aku jujur nggak pernah di-ghosting tapi aku yang meng-ghosting," tutup Lyodra.

sumber: kapanlagi
Single Terbaru Rossa Berjudul Wanita Dapat Sentuhan Mastering Engineer Lagu Taylor Swift
19 July 2021
Single Terbaru Rossa Berjudul 'Wanita' Dapat Sentuhan Mastering Engineer Lagu Taylor Swift
foto: Rossa (instagram)

itoday - Penyanyi kenamaan Rossa merilis single baru berjudul Wanita yang diciptakan oleh Rian D'Masiv. Bila biasanya bertema cinta, lagu kali ini mengambil ranah universal yakni sebagai penyemangat untuk para wanita.

Tak hanya itu, lagu ini disebut juga memberi inspirasi bagi para wanita yang sedang berjuang di berbagai bidang profesi. Rossa ingin memberi apresiasi pada sederet wanita tangguh tersebut.

"Para wanita saat ini lagi banyak dikasih tantangan. Ada yang jadi dokter, guru, perawat, ibu rumah tangga, pelajar, semuanya sedang berjuang di masa pandemi. Aku ingin mengambil waktu untuk memberikan apresiasi kepada wanita di sekitar kita, juga untuk diri kita sendiri," kata Rossa dalam jumpa pers via Zoom pada Jumat (16/7/2021).

1. Sentuhan Mastering Engineer Lagu Taylor Swift

Selain melibatkan musisi tanah air, single Wanita juga mendapat sentuhan penerima Grammy Awards yakni Randy Merrill. Sebagaimana diketahui, Randy merupakan senior mastering engineer yang telah membantu musisi dunia sebut saja Taylor Swift, Olivia Rodrigo, sampai Ariana Grande.

"Jadi waktu itu aku tanya sama Rian pengen mastering di mana? Karena aku mau sound kayak lagu Taylor Swift, terus kata Rian 'Ya di sana (Randy) aja'. Akhirnya dibantuin, dikirim ke US," kisah Rossa.

2. Syuting Klip Ditunda Karena PPKM
Single Wanita seharusnya memiliki video klip. Namun ketika akan melakukan pengambilan gambar, pemerintah memberlakukan PPKM di Jawa-Bali sehingga akhirnya rencana itu diubah. Bersamaan dengan perilisan single, dirilis pula video lirik berkonsep animasi.
"Pas kemarin mau bikin video klip tiba-tiba PPKM, aku harusnya terbang ke suatu tempat jadi nggak bisa. Akhirnya dibikin video lirik seminggu lalu," tutupnya.

sumber: kapanlagi

Terpopuler