Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

Dere Tampil Saat Hujan Deras di Balkonjazz Festival 2022 Pawang Turun Tangan
16 May 2022
Dere Tampil Saat Hujan Deras di Balkonjazz Festival 2022, Pawang Turun Tangan
foto: Dere (liputan6)


itoday - Salah satu penyanyi berhasil menghibur di ajang Balkonjazz Festival 2022, Sabtu (14/5/2022) sore adalah Dere. Dia berhasil tampil memukau saat bernyanyi di atas panggung megah di Balkondes PGN Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, persis dibawah kaki Perbukitan Menoreh.

Penyanyi yang memiliki nama asli Theresia ini, beraksi di atas panggung Balkonjazz Festival 2022 yang dikelilingi hamparan sawah menghijau. Dere berhasil membius ratusan penonton Balkonjazz Festival 2022.

Dere mengaku happy sejadi-jadinya bisa menghibur dan bernyanyi didepan penontonnya.

"Rasanya sudah pasti senang bisa tampil di Balkonjazz Festival 2022," kata Dere kepada wartawan usai tampil.

Gothic

Mengenakan long dress dan sepatu hak tinggi serba hitam, Dere tampil dengan ciamik. Dere sengaja ingin tampil gothic.

"Lagi mau aja pakai baju serba hitam," kata Dere.

Penyanyi jebolan The Voice Kids Indonesia 2016 ini dapat suntikan semangat saat tampil di atas panggung yang dikeliling areal persawahan.

"Ini kesempatan langka buat saya, bisa tampil megah di festival musik sebagus ini," kata Dere.

Berlipat

Kebahagiaan Dere semakin berlipat saat para penonton yang memadati panggung tahu lagu-lagunya.

"Tambah senang banget," kata Dere yang dikenal lewat single Kota, Rumah, Berisik dan Tanya, serta Cahaya ini.

"Semoga semakin banyak festival musik seperti Balkonjazz Festival, yang melibatkan penyanyi di Indonesia," kata Dere.

Pawang Hujan

Gerimis yang mengguyur gelaran Balkonjazz Festival sepanjang Sabtu (14/5) sore di Gasblock Balkondes PGN Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, sempat membuat sejumlah penonton harus menggunakan mantel maupun menyingkir dari areal terbuka.

Namun, guyuran gerimis itu secara perlahan mulai berkurang ketika Rendy Pandugo menghibur ratusan penonton. Sekitar pukul 19.20 WIB, gerimis pun mulai mereda. Pihak penyelenggara ternyata menggunakan jasa pawang hujan.

“Alhamdulillah sudah berkurang hujannya,” kata Bakkar Wibowo, promotor Balkonjazz Festival, saat berbincang-bincang dengan media di lokasi festival. Bakkar merasa bahagia setelah mendengar suara geluduk yang berulang-ulang. Selain itu, udara malam dari kawasan dari lembah bukit Menoreh juga mulai terasa lebih sejuk, tidak lagi terasa sumuk alias pengap.

“Nah ini nih, anginnya sudah datang, setelah guntur. Alhamdulillah,” kata Bakkar menyahut suara geluduk yang terdengar dengan tertawa lepas.

Bagi Bakkar, ujian menyelenggarakan festival dengan guyuran hujan bukanlah kali pertama. Promotor dari Sinergi Live ini pernah menggunakan jasa pawang hujan juga ketika menampilkan Mariah Carey di wilayah Candi Borobudur pada 2018.

sumber: liputan6.com
Poesar Bumi Band Rilis Jangan Takut Tua Lagu Penyemangat Ala Rock 90an
10 May 2022
Poesar Bumi Band Rilis 'Jangan Takut Tua', Lagu Penyemangat Ala Rock 90-an
foto: Poesar Bumi (ist)


itoday - Poesar Bumi Band merilis single ketiga mereka yang berjudul Jangan Takut Tua. Tergambar dari kelugasan judulnya, single baru ini menjadi penyemangat penikmat musik, khususnya yang sudah merasa diri sudah memasuki usia 'tua'. 

"Berapa pun usia itu menggembirakan. Bertambah tua itu anugerah. Semangat dan bahagia itu tentang jiwa," tutur mereka dalam single baru ini. Isi lirik yang simple ini memang bertujuan memberi semangat. Oleh karenanya Poesar Bumi memilih kata-kata yang sederhana lugas dan bisa diterima beragam kalangan. 

"Berapa pun usia kita, itu adalah anugerah yang patut disyukuri. Dan setiap kita layak untuk berbahagia menurut caranya masing-masing," ujar Dhedhi, gitaris terkait tema yang diusung dalam single terbaru ini. 

1. Ungkapan Hati Para Personil

Jangan Takut Tua boleh dikatakan sebagai ungkapan hati para personilnya.  yang tidak bisa dibilang muda di rentang usia 46 – 50 Tahun, dengan kesibukan masing-masing masih punya semangat bersama untuk bergembira bersama berkarya, bermain musik dan menginspirasi.

Heru Krisna pada vocal, Dhedhi Harmanto pada gitar dan backing vocal, L. Agus Wahyudi pada keyboard dan backing vokal, A. Agus Adirianto pada bass dan backing vocal, serta Dwi Kustrita pada drum tidak menolak ketika dibilang sudah tidak lagi muda. Usia mereka berkisar di antara 46-50 tahun di tahun ini. 

Umur itu hanyalah sebuah angka
Kenyataan yang tak terelakkan
Yang terpenting jaga kesehatan
Semoga kita berumur panjang
Kami tua kami bahagia
Kami tua tambah bahagia

Kekuatan lagu ini ada dalam lirik yang unik dan inspiratif serta musik pop rock yang cerdas dan gembira. Sehingga setiap usia bisa terhibur, bersemangat dan penuh energi mendengarkan lagu ini, terlebih lagi yang berusia 40 Tahun ke atas.

"Lagu ini ditujukan untuk semua orang yg mempunyai mimpi besar tapi memiliki banyak keterbatasan. Sehingga jadi kurang bersemangat, putus asa, kalah/gagal, belum berhasil," jelas Trita sang drummer. Tak hanya itu, meski lagunya terkesan hanya untuk pendengar yang sudah berumur, lagu ini bisa juga memberi semangat kepada mereka yang masihg muda. "Ini juga memberi semangat untuk yang masih muda, karena di sosial media juga banyak #jangantakuttua," tambah Heru. 

2. Personilnya Adalah Cucu Pencipta Lagu Nasional

Poesar Bumi adalah sebuah band “reunian” yang berdiri 29 Tahun lalu, yang banyak berkarya dan tampil di Jogja dan sekitar pada jamannya. Namun tidak berhenti di situ, masing-masing tetap punya kesibukan professional di musik di langkah selanjutnya.

Yudi pernah 2 tahun menjadi additional player Ada band dan pencipta Jingle Pemilu 2019. Heru merupakan owner dan producer dari Micvi Entertainment dan bersolo karir. Dhedhi salah satu sound engineer cukup ternama di Jogja, sementara Anto dan Trita tetap terus bermain musik tampil di berbagai acara di sela-sela kesibukan bekerja. Trita sendiri adalah salah seorang cucu pencipta lagu nasional “Padamu Negeri”.

Dengan profesi yang beragam, tidak hanya sebagai personil band saja, personil Poesar Bumi mengaku mendapat tantangan berat dalam menyelesaikan setiap single mereka. 

"Tantangan terbesar mengatur waktu untuk bisa workshop lagu & membuat musik video bersama-sama, mengingat selain punya kesibukan masing-masing, juga sehari-hari dua personil tinggal di Jakarta, dan 3 personil tinggal di Yogyakarta," cerita Heru. 

Lain lagi dengan Trita yang mengaku bahwa tantangan terbesar adalah soal chemistry dalam bermusik. "Menyamakan update gaya bermusik, groove dan keserasian / harmoni," tegasnya. 

3. Visual Lucu dan Kreatif

Yang tidak kalah menarik penggambaran visual lagu ini melalui Music Video berkonsep 90s Rock Band yang lucu dan menyemangati. Bisa dilihat dalam video di bawah ini, nuansa rock 90-an begitu kental dari jaket kulit, jeans, dan kacamata aviator. Visual tersebut dipadukan dengan sketsa-sketsa keseharian yang bertujuan memberi semangat masyarakat dalam menjalani keseharian.  

Lagu ini sangat pas didengarkan dalam segala suasana. Terutama ketika Klovers sedang melakukan aktivitas tertentu. "Beatnya enak buat menemani berolah raga. Senam, joging, running, bersepeda dan lainnya," saran Dedhi. Nah tunggu apa lagi, simpan video di atas dalam hape kamu dan dengarkan sebagai teman beraktivitas.  

4. Lagu-Lagu Berlirik Positif

Sebelumnya, Poesar Bumi menggarap single mereka dalam balutan irama pop. Single Hidup Begitu Indah mereka pilih untuk menghadirkan suasana positif dan harapan di tengah masyarakat yang masih mengalami suasana banyak menahan diri dan berhati-hati di masa pandemi sekarang ini. 

sumber: kapanlagi.com
Raffa Affar Rilis Lagu Cinta Sampai Mati Duluan Kangen Band Terbukti Jiplak
02 May 2022
Raffa Affar Rilis Lagu Cinta Sampai Mati Duluan, Kangen Band Terbukti Jiplak?
foto: Kangen Band (suara)


itoday - Raffa Affar dan Kangen Band sama-sama merilis lagu "Cinta Sampai Mati". Ternyata Raffa Affar dan Kangen Band bernaung di label yang sama.

Saat berbincang dengan Uya Kuya, Raffa Affar mengaku tak tahu apa pun saat Kangen Band merilis lagu yang sama dengannya. Jarak perilisan pun cukup dekat, yakni hanya sekitar 1 bulan saja.

"Kalau aku mikirnya aneh aja sih. Aku kan belum tau juga dunia musik itu kayak gimana," ujar Raffa Affar dalam vlog yang dibagikan Uya Kuya pada Minggu (1/5/2022).

Raffa Affar pun sempat menanyakan keanehan tersebut pada label. Kendati lagu "Cinta Sampai Mati" merupakan ciptaan istri Dodhy gitaris Kangen Band, Raffa Affar tetap merasa ganjal.

"Aku nanya sama label, aku cuma dibilangin 'Udah ikutin aja alurnya gimana'. Kan kata dia 'Kalo artis ngikut aja' ya udah ikut aja. Mau label bilang apa," terang Raffa Affar.

Di sisi lain, Raffa Affar juga belum bertemu Dodhy meski mereka satu label.

"Belum ketemu. 'Aku berterima kasih banyak untuk Bang Dodhy, Kangen Band, berterima kasih banyak atas semua ini'," ucap Raffa menitipkan pesan.

Jawaban Raffa Affar yang tidak lantang seperti saat hadir di kanal YouTube Anji membuat Uya Kuya menggodanya takut diserang fans Kangen Band seperti Tri Suaka. Namun Raffa Affar tegas mengaku tidak membenci Kangen Band karena sebenarnya sama-sama saling menguntungkan.

"Bukan nggak berani. Emang emosi banget, tapi ke netizen, bukan ke Kangen Band. Untuk temen-temen nih, jujur aku nggak marah dan kesel sama Kangen Band. Aku lebih baik bersaing sehat lah," jelasnya.

Raffa Affar selama ini kerap disangka hanya meng-cover lagu milik Kangen Band. Padahal faktanya, Kangen Band baru merilis lagu "Cinta Mati" versinya saat versi Raffa Affar terlebih dahulu viral. Untuk diketahui, Raffa Affar merilis video klip "Cinta Sampai Mati" pada 18 Januari 2022.

Sedangkan Kangen Band baru merilis lagu "Cinta Sampai Mati" pada 25 Februari 2022. Video klip lagu Kangen Band ini ditonton 37 juta kali dan berada di peringkat pertama Top Music Video YouTube Indonesia pada 1 Mei 2022.

sumber: suara.com
Sambut Idul Fitri 1443 H Ditjen Bina Marga Rilis Lagu Ayo Mudik
27 April 2022
Sambut Idul Fitri 1443 H, Ditjen Bina Marga Rilis Lagu Ayo Mudik
foto: Irama Pantai Selatan (suara)


itoday - Dalam rangka memeriahkan Hari Raya Idul Fitri 1443 H sekaligus menjadi momen dibolehkannya kembali masyarakat untuk pergi mudik setelah tertunda akibat Pandemi Covid-19, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga mengajak masyarakat untuk mudik dengan sehat, selamat dan ceria dengan merilis lagu Ayo Mudik.

Lagu ini merupakan remake dari judul lagu Ayo Mudik yang pernah diluncurkan oleh Kementerian PU pada tahun 2014 lalu dalam kampanye Pulang Kampung dengan aman dan selamat.

Yang berbeda, di tahun ini, lagu Ayo Mudik tersebut dinyanyikan kembali oleh band Irama Pantai Selatan. Mereka membawakan lagu tersebut dengan versi mereka dengan nuansa musik Reggae.

Lirik dari lagu Ayo Mudik versi terbaru menyerukan ‘Selamat Pulang Kampung, Pulang Kampung Harus Selamat’ yang selaras dengan anjuran pemerintah bahwa pemudik bukan hanya wajib mentaati peraturan berlalu lintas, tapi juga harus menjaga protokol kesehatan.

Lagu tersebut juga mengingatkan agar keluarga yang hendak pergi ke kampung halaman untuk selalu waspada di jalan raya dan mematuhi rambu lalu lintas, mengemudi dengan hati-hati dengan menjauhkan alat komunikasi saat berkendara, cek selalu kondisi kendaraan hingga anjuran membatasi barang bawaan. Hal tersebut ditujukan agar para keluarga selamat di perjalanan sehingga bisa berkumpul dan bersilaturahmi dengan orang-orang tercinta.

Lagu Ayo Mudik sendiri terinspirasi dari ‘Dumbways To Die’, sebuah iklan layanan masyarakat yang dibuat oleh Metro Trains Melbourne di Australia. Animasi videonya pertama kali di upload pada 14 November 2012 dan memiliki 2 versi, yakni Inggris dan Spanish. Terdapat kemiripan antara Ayo Mudik dengan Dumb Ways To Die yakni dari musik dan juga video berbentuk animasi.

sumber: suara.com
Setelah Lama Vakum Sammy Simorangkir Comeback Rilis Single Super Romantis Kisah Abadi
25 April 2022
Setelah Lama Vakum, Sammy Simorangkir Comeback Rilis Single Super Romantis 'Kisah Abadi'
foto: Sammy Simorangkir (kapanlagi)


itoday - Tak bisa dipungkiri jika lagu-lagu bertema asmara masih tetap jadi salah satu komoditas utama di industri musik Tanah Air. Berangkat dari fakta itu, Sammy Simorangkir kembali mengenalkan sebuah lagu cinta terbarunya yang bertajuk Kisah Abadi.

Single ini sangat relate dengan kehidupan orang-orang yang tengah dilanda asmara, terutama bagi orang-orang yang ingin memulai lembaran baru dalam hidupnya (Pernikahan). Ya, lagu ini bercerita tentang seseorang yang sangat mencintai pasangan hidupnya, dan berharap sang pasangan bisa jadi teman sehidup-semati.

"Genggam tanganku, aku yang kan menuntunmu, jadi teman hidupku, berdua hadapi dunia. Ku berjani tak akan lagi mencari, cinta berhentidi kamu, jadikan kita, kisah yang abadi," adalah sepenggal lirik romantis yang bisa kalian temui di dalam lirik Kisah Abadi.

1. Kangen Sapa Sammylovers

Kita semua sudah mengenal karakter vokal Sammy Simorangkir yang khas dan merdu banget. Dipadu dengan lirik yang romantis, lagu Kisah Abadi ini bisa masuk dalam jajaran salah satu lagu ter-romantis di tahun 2022 ini.

Seperti diketahui, Sammy sudah cukup lama tidak terdengar gaungnya di dunia hiburan. Kini Ia memutuskan untuk comeback dengan sebuah single baru. Rupanya Ia sudah begitu rindu untuk menyapa para fans secara langsung setelah pandemi berangsur membaik.

"Karena sekarang masa yang tepat untuk kerja lagi setelah hampir 2 tahun kita mengalami pandemi. Saat ini masa endemic, pelan-pelan sudah mulai bisa bertatap muka langsungg lagi dengan pendengar, Sammylovers dan sudah mulai bisa tampil lagi pelan-pelan. apalagi kita suka kangen berinteraksi lansung dengan fans, pendengar, kerja lagi ketemu teman-teman media. Tampil lagi di berbagai media dan tentunya off air," ungkap Sammy dalam press rilis yang diterima KapanLagi.com.

2. Harapan Sammy Simorangkir

Besar harapan Sammy terhadap single barunya ini. Namun yang pasti, Ia ingin Kisah Abadi bisa jadi sebuah 'soundtrack' bagi kisah cinta para pecinta musik yang sedang dilanda asmara.

"Harapannya single ini bisa diterima oleh pendengar dan bisa menjadi soundtrack kisah percintaan teman-teman semua. Semoga lagu ini diterima dan bisa menjadi soundtrack yang mendampingi kisah abadi romantika para pendengar, mulai dari PDKT, lamaran, syukur-syukur bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih serius. Pandemi semua menahan diri, diisi hal-hal yang positif aja; olahraga, program diet, family time, berkarya produksi lagu," tuntas Sammy.

sumber: kapanlagi.com
Diproduseri Sandy Canester Fryda Lucyana Luncurkan Single Religi Rindu Ramadhan
18 April 2022
Diproduseri Sandy Canester, Fryda Lucyana Luncurkan Single Religi Rindu Ramadhan
foto: Fryda Lucyana (liputan6)


itoday - Penyanyi Fryda Lucyana yang selama ini dikenal sebagai penyanyi penuh penghayatan dan terkenal dengan lagunya "Rindu", hasil besutan maestro musik Erros Djarot, kembali berkarya. Kali ini Fryda mengeluarkan single religi berjudul "Rindu Ramadhan". Lagu religi ini menceritakan tentang perasaan seorang hamba selama di bulan suci Ramadhan terhadap kerinduannya untuk bertemu kembali dengan Ramadhan berikutnya.

Suara vokal Fryda Lucyana yang sangat khas dan mempunyai karakteristik vokal tersendiri merupakan modal utama yang sangat pas saat membawakan lagu "Rindu Ramadhan". Era 1990-an merupakan masa keemasan Fryda dan lagu-lagunya melegenda hingga saat ini.

Fryda tidak tanggung-tanggung dalam penggarapan lagu "Rindu Ramadhan" ini menggaet Sandy Canester untuk dalam waktu yang sangat singkat memproduksi musik maupun video liriknya.

Hal ini perlu diapresiasi dengan acungan jempol untuk kerja keras di tengah kesibukannya yang sangat padat baik sebagai ASN di Sekretariat Negara maupun beragam aktivitas lain termasuk menjaga kesehatannya, Fryda mampu menghasilkan karya yang indah ini.

Sandy Canester

Sandy Canester pun bukan musisi sembarangan. Selain sebagai penyanyi, beberapa lagu karya ciptaannya sangat dikenal di blantika musik Indonesia seperti "Lirih" yang dinyanyikan Ari Lasso, "Aku Mau" dinyanyikan Once dan "Cinta Putih" dinyanyikan oleh Kerispatih.

Debut Sandy dalam musik Indonesia tidak diragukan lagi. Kali ini Sandy selaku produser musik dan sekaligus penata musik lagu "Rindu Ramadhan" berkolaborasi dengan Fryda Lucyana. Sandy mempersiapkan lagu ini dengan matang agar karya lagu ini dapat dinikmati khalayak ramai dan dapat diterima para penikmat musik Indonesia.

Ciptaan Dokter Spesialis

Tak disangka, pencipta lagu "Rindu Ramadhan" adalah Mohammad Rudiansyah, seorang dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dia sekaligus berperan sebagai produser eksekutif dan meminta Fryda untuk menyanyikannya. Rudiansyah menciptakan lagu ini ketika mengalami perasaan yang begitu mendalam di akhir Ramadhan 1442 H, merasakan kerinduan akan bertemu kembali bulan suci yang penuh dengan rahmat dan maghfiroh Allah bagi hamba-Nya.

Di saat itu, tahun 2021,  tidak tahu takdir apakah masih diberikan umur panjang untuk bertemu dengan Ramadhan berikutnya. Apalagi di masa pandemi yang sedang melanda.

Mohammad Rudiansyah, di balik kesibukannya sebagai seorang dokter masih menyempatkan diri untuk berkarya seni. Bukan suatu kebetulan lagu ciptaannya ini dibawakan seorang penyanyi kenamaan Fryda Lucyana. Mereka merupakan teman lama sejak pertama bertemu pada Jambore Nasional di Cibubur tahun 1986 silam.

Proses

Mereka sempat kehilangan kontak lebih dari 30 tahun pasca Fryda bertolak ke Belgia untuk mengikuti program pertukaran pelajar AFS. Silaturahmi antara keduanya kembali terjalin satu setengah tahun belakangan. Dipertemukan secara virtual, mereka sempat Webinar bareng tentang Kebiasaan baru menghadapi Pandemi pada tahun lalu, kerjasama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kalimantan Selatan.

Sekedar informasi dr. Mohammad Rudiansyah adalah Ketua IDI Wilayah Kalsel dan Fryda diundang sebagai bintang tamu untuk sharing pengalamannya sebagai penyintas Covid-19.

Lagu "Rindu Ramadhan" telah dirilis pada hari Jumat malam, 15 April 2022. Diharapkan lagu yang dirilis pada hari Jumat yang penuh berkah dapat diterima dengan baik di kalangan masyarakat luas, khususnya dalam menemani hari-hari di bulan Suci Ramadan ini.

sumber: liputan6.com

Terpopuler