Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

Sidang Tahunan 2022 Bamsoet Berharap Proyek IKN Tetap Berlanjut
16 August 2022
Sidang Tahunan 2022, Bamsoet Berharap Proyek IKN Tetap Berlanjut
foto: Bambang Soesatyo (rmol)


itoday - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 jadi salah satu poin yang disinggung Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet.

Hal itu disampaikan Bamsoet dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR RI bersama DPR dan DPD RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (16/8).

“Menuju Indonesia Emas tahun 2045, bangsa Indonesia akan menghadapi banyak perubahan yang mengandung peluang dan tantangan. Munculnya berbagai kecenderungan baru berskala global dengan daya dorong besar, menuntut watak politik yang lebih antisipatif dengan haluan berjangka panjang,” ucap Bamsoet.

Berangkat dari kenyataan seperti itu, kata dia, perlu ada pemikiran untuk mengingatkan, serta menunjukkan peta jalan pembangunan yang lebih dapat diandalkan. Jalan pembangunan yang lebih menjamin ketahanan nasional, dengan kesanggupan untuk merealisasikan visi dan misi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Serta, jalan pembangunan yang lebih menjamin kesinambungan pembangunan, tanpa bergantung pada momen elektoral lima tahunan, termasuk di dalamnya pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN), yang tidak boleh terhenti karena adanya penggantian kepemimpinan nasional,” kata politikus Golkar itu.

Menurut Bamsoet, pembangunan IKN merupakan proyek jangka panjang. Guna mewujudkan IKN menjadi kota dunia yang berkelanjutan dengan konsep smart, green, blue city, serta hub bagi perekonomian nasional dan regional.

“Dibutuhkan haluan negara serta konsistensi lintas pemerintahan,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Bamsoet juga menyebut pembangunan IKN diharapkan menjadi katalis, untuk mendorong Indonesia melakukan lompatan teknologi.

Untuk itu, pembentukan Haluan Negara yang dipatuhi oleh pemerintahan periode-periode berikutnya, menjadi aspek krusial untuk mengarahkan pembangunan, khususnya untuk mencapai visi Indonesia sebagai negara maju pada tahun 2045.

“Hadirnya Pokok-Pokok Haluan Negara tidak akan mengurangi sistem presidensial yang telah kita sepakati bersama. Tidak akan menimbulkan kewajiban bagi Presiden untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan Pokok-Pokok Haluan Negara kepada MPR,” ujarnya.

“Adanya Pokok-Pokok Haluan Negara, justru akan menjadi payung ideologis dan konstitusional bagi penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025 – 2045,” demikian Bamsoet.

Setelah Pengantar Sidang Tahunan oleh Ketua MPR RI, acara dilanjutkan oleh Pidato Ketua DPR RI Puan Maharani dan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terkait laporan kinerja lembaga-lembaga negara dan HUT ke-77 Republik Indonesia.

Turut hadir sejumlah petinggi negara, antara lain Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri didampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Tampak juga Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-9 RI Hamzah Haz, dan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla.

sumber: rmol.id
Kenaikan Harga Mie Instan Mulai Berlaku di Sejumlah Pusat Perbelanjaan
10 August 2022
Kenaikan Harga Mie Instan Mulai Berlaku di Sejumlah Pusat Perbelanjaan
foto: ilustrasi (suara)


itoday - Isu mengenai kenaikan harga mie instan hingga tiga kali lipat santer terdengar di Indonesia. Namun sampai hari ini kebijakan tersebut belum juga terealisasi. Sebenarnya kapan harga mie instan naik?

Jika dicermati, harga mie instan memang sebenarnya sudah naik meskipun belum sampai tiga kali lipat. Sebagai contoh Indomie kuah rasa ayam bawang satu dus berisi 40 pcs mie instan sudah mencapai Rp96.000 atau jika dihitung ecer berarti Rp2.500 per pcs. Namun kini harganya melonjak menjadi Rp3.000 per pcs.

Kemudian Indomie goreng yang satu dusnya semula dibanderol Rp105.000 pada Juli 2022 naik menjadi Rp112.000 pada Agustus 2022.

Dalam sebuah pernyataan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut kenaikan harga mie instan memang tak dapat dihindari akibat kenaikan harga gandum dan produk turunannya termasuk tepung terigu yang menjadi bahan baku utama mie instan.

Saat ini harga gandum internasional melambung ke angka USD 12,77 per bushel. Di pasar domestik, harga tepung terigu berada di kisaran Rp13.000 per kg. Padahal sebelumnya harga produk tersebut berada di bawah Rp10.000.

Sebelumnya kenaikan harga mie instan ini sudah dapat diprediksi. Secara tidak langsung invasi yang dilancarkan Rusia pada Ukraina mempengaruhi pasokan gandum ke seluruh dunia yang merupakan bahan baku utama dalam membuat mie instan.

Untuk diketahui, sekitar 40% kebutuhan gandum dunia didatangkan dari kedua negara tersebut. Dengan demikian, perang kedua negara menghambat hampir separuh pasokan kebutuhan gandum bagi warga seluruh dunia. Terlebih, beberapa negara eropa masih menolak pembelian komoditas dari Rusia sebagai hukuman atas kekejaman perang.

Dengan kondisi ini produksi dan distribusi gandum jadi terganggu. Pasokan yang melambat membuat stok gandum makin sedikit di tengah kebutuhan yang tetap bahkan cenderung melonjak.

Dengan demikian, harga gandum di pasar internasional pun akan naik. Imbasnya adalah kenaikan harga bahan pangan berbasis gandum di seluruh dunia, termasuk mie instan di Indonesia.

Kendati prediksi kenaikan harga mie instan dilontarkan sejumlah pihak, kalangan produsen dan distributor belum mengkonfirmasi soal kenaikan ini. Termasuk jika akan dinaikkan, seberapa besar kenaikannya. Namun, kenaikan itu tetap akan terjangkau oleh masyarakat pada umumnya.

sumber: suara.com
Harga Gandum Mahal Mentan Minta Rakyat Makan Singkong Saja
09 August 2022
Harga Gandum Mahal, Mentan Minta Rakyat Makan Singkong Saja
foto: Syahrul Yasin Limpo (cnnindonesia)


itoday - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo minta masyarakat untuk makan singkong, sorgum, hingga sagu sebagai pengganti gandum yang tengah melonjak harganya akibat perang Rusia-Ukraina.

Berdasarkan data Trading Economics, Selasa (9/8), rata-rata harga gandum dunia mencapai US$780,4 per gantang. Harga ini tercatat naik 9,74 persen dari tahun lalu.

Pasalnya, Indonesia selama ini masih mengandalkan impor untuk kebutuhan gandum dalam negeri. Sehingga, jika dilanjutkan maka biaya yang dibutuhkan besar.

"Kalau saya sih jelas tidak setuju (impor gandum terus). Kita apapun sekarang makan saja, makan saja singkong, makan saja sorgum, makan saja sagu," ujarnya dalam webinar online dikutip Selasa (9/8).

Menurut Syahrul, saat ini produk gandum masih ada, namun tidak bisa keluar dari Ukraina karena masih terjadi perang. Sehingga, terjadi kelangkaan yang mengakibatkan harga melonjak.

Dengan lonjakan harga gandum ini, maka salah satu produk yang bakal mengalami kenaikan harga adalah mie. Sebab, gandum adalah bahan utama untuk pembuatan mie.

"Jadi hati-hati yang makan mie banyak dari gandum besok harga (naik )tiga kali lipat itu," jelasnya.

Lanjutnya, permasalahan ini lah yang tengah dicari solusinya oleh pemerintah. Hal ini bertujuan agar ketahanan pangan Indonesia makin kuat meski di tengah terjadi krisis.

"Ini yang kita hadapi, tantangan ini enggak kecil terutama di Kementan. Kita lawan yuk (impor)," serunya kepada seluruh peserta webinar.

sumber: cnnindonesia.com
Tim Ekonomi Indonesia Raih Tiga Medali di Ajang Olimpiade Ekonomi Internasional 2022
05 August 2022
Tim Ekonomi Indonesia Raih Tiga Medali di Ajang Olimpiade Ekonomi Internasional 2022
foto: Tim Indonesia di Olimpiade Ekonomi Internasional 2022 (ist)


itoday - Kabar bahagia datang dari penyelenggaraan Olimpiade Ekonomi International atau International Economics Olympiad (IEO) ke-5. Sebanyak 3 medali perunggu dan kontestan terbaik di lomba literasi finansial berhasil diperoleh Tim Olimpiade Ekonomi Indonesia.

Medali perunggu diraih oleh Muhammad Irsyad Ramadhan (SMAN 34 Jakarta), Janice Vashti (SMAK 7 Penabur Jakarta), dan Candra Maharani Utami (SMAN 1 Purwokerto). Selain medali perunggu, penghargaan literasi finansial terbaik juga disabet oleh Janice Vashti.

IEO sendiri merupakan kompetisi tahunan untuk siswa sekolah menengah di bidang ekonomi yang dirancang untuk menggugah keterampilan pemecahan masalah yang kreatif pada pelajar yang tertarik dalam bidang ekonomi, bisnis, dan keuangan.

Medali dan penghargaan ini merupakan hasil perjuangan mereka selama ajang talenta yang diselenggarakan pada 23 Juli – 1 Agustus 2022 secara daring di China. Mereka berhasil melewati tiga tahapan tes yaitu ekonomi, literasi keuangan, dan kasus bisnisyang terdiri dari dua babak.

Pada teori economics mereka diberikan petanyaan terbuka dan pilihan ganda mengenai teori dan praktik ekonomi. Kemudian pada tahap literasi keuangan, mereka diberikan game simulasi online dimana peserta perlu membuat rencana keuangan pribadi. Selanjutnya, yang terakhir adalah tahap kasus bisnis yang berlangsung selama dua hari, dimana peserta harus mempresentasikan solusi kasus bisnis di hadapan para juri internasional.

Selama pelaksanaan kompetisi, pengawasan dilakukan dengan ketat melalui proctoring dua perangkat dan kamera pengawas dalam ruangan.

“Pencapaian yang sungguh luar biasa dimana pelajar Indonesia dapat berkompetisi dengan 210 peserta dari 41 negara dan memperoleh 3 medali serta penghargaan literasi keuangan terbaik. Selamat kepada adik-adik, semoga dapat terus menoreh prestasi dan menyebarkan ilmu-ilmu yang diperoleh saat ajang internasional kemarin kepada sobat prestasi lainnya,” ujar Asep Sukmayadi, Plt. Kepala Pusat Prestasi Nasional.

Selamat kepada Tim Olimpiade Ekonomi Indonesia 2022. Semoga dapat terus berkontribusi untuk Bangsa dan Negara Indonesia.

sumber: mediabangsa.id
Utang Tembus 7123 T Andi Sinulingga Beban Serius untuk Generasi Mendatang
02 August 2022
Utang Tembus 7.123 T, Andi Sinulingga: Beban Serius untuk Generasi Mendatang
foto: Andi Sinulingga (rmol)


itoday - Utang pemerintah Indonesia dilaporkan kembali meningkat pada bulan Juni 2022. Dari laporan Kementerian Keuangan RI, utang pemerintah kini mencapai Rp 7.123,62 triliun atau lebih tinggi dibanding pada akhir Mei 2022 sebesar Rp 7.002,24 triliun.

Angka tersebut dinilai mengkhawatirkan lantaran besarannya lebih tinggi dibandingkan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

"Sudah berapa kali lipat dari APBN kita utang itu?" kata aktivis kolaborasi warga Jakarta, Andi Sinulingga dikutip dari akun Twitternya, Selasa (2/8).

Bila dikalkulasi, maka utang pemerintah bulan Juni bertambah sekitar Rp 121 triliun dari bulan Mei 2022.

Merujuk keterangan Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, APBN 2022 surplus Rp 73,6 triliun per Juni. Surplus terjadi karena realisasi penerimaan lebih tinggi dari belanja pemerintah. Tercatat, kantong negara terisi Rp 1.317,2 triliun hingga akhir Juni 2022.

Melihat kecenderungan besaran utang dan pendapatan negara, Andi Sinulingga khawatir beban negara akan semakin berat.

"Kelihatannya utang akan terus bertambah, dan itu akan jadi beban serius bagi generasi mendatang," tandasnya.

sumber: rmol.id
Hargaharga Naik Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Juli 2022 Tertinggi sejak Oktober 2015
01 August 2022
Harga-harga Naik Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Juli 2022, Tertinggi sejak Oktober 2015
foto: Rilis BPS (rmol)


itoday - Indonesia mengalami inflasi tertinggi sejak tujuh tahun lalu. Badan Pusat Statistik (BPS) dalam laporannya mengatakan inflasi pada Juli 2022 ini mencetak rekor sejak Oktober 2015 yang diakibatkan berbagai kebijakan pemerintah Indonesia.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, dengan memperhatikan perkembangan harga komoditas global maupun beberapa catatan yang terjadi di domestik - baik mengenai curah hujan maupun perusahaan berbagai kebijakan pemerintah terkait dengan kebijakan energi - akan berpengaruh pada inflasi di bulan Juli 2022 ini.

"Berdasarkan hasil pemantauan BPS di 90 kota, pada Juli 2022 terjadi inflasi sebesar 0,64 persen. Atau terjadi peningkatan indeks harga konsumen atau IHK dari 111,09 pada Juni 2022 menjadi 111,80," ujar Yuwono saat menyampaikan rilis, Senin siang (1/8).

Margo menjelaskan, penyumbang utama dari inflasi di Juli ini antara lain, karena kenaikan harga cabai merah, tarif angkutan udara, kemudian bawang merah, bahan bakar rumah tangga, dan cabai rawit.

"Kemudian tingkat inflasi tahun kalender pada Juli 2022 sebesar 3,85 persen. Sementara itu tingkat inflasi tahun ke tahun pada Juli 2022 sebesar 4,94 persen," kata Margo.

Secara tahun ke tahun kata Margo, inflasi Juli 2022 ini mencetak rekor tertinggi sejak tujuh tahun terakhir.

"Secara year on year tadi saya sampaikan bahwa inflasi di bulan Juli tahun 2022 ini sebesar 4,94 persen, ini merupakan inflasi yang tertinggi sejak Oktober 2015. Di mana pada saat itu terjadi inflasi sebesar 6,25 persen secara year on year," pungkasnya.

sumber: rmol.id