Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Awas Terkecoh, Ini Beda Gejala Omicron dan Batuk Pilek Biasa

Kesehatan
Awas Terkecoh, Ini Beda Gejala Omicron dan Batuk Pilek Biasa 1
foto: ilustrasi (AP)


itoday - Orang yang terjangkit virus Covid-19 varian Omicron biasanya mengeluhkan pilek, hidung tersumbat, bersin, sakit tenggorokan, dan disertai batuk.

Berdasarkan gejalanya, sulit untuk membedakan antara flu biasa dan Covid-19, terutama dalam kasus varian Omicron. Di sinilah pentingnya pengujian lab.

"Pilek biasa dan Omicron, dalam pandangan saya, tidak mungkin untuk dibedakan," kata Prof Eskild Petersen dari Aarhus University Hospital di Denmark.

Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Erlina Burhan mengatakan gejala yang khas pada omicron adalah hidung tersumbat atau rinore, batuk, nyeri tenggorokan, terutama tenggorokan gatal.

"Namun jarang flu itu nyeri tenggorokan dan jarang tenggorokan gatal, flu biasanya adalah pilek dan kadang-kadang disertai batuk." ujarnya.

Erlina Burhan menjelaskan sebagian besar gejala klinis dari omicron ini ringan-ringan saja bahkan tidak bergejala.

Dari studi HKUMed Hong Kong menyebutkan varian omicron memiliki laju infeksi dan replikasi (berkembang biak) di bronkus (saluran pernafasan) 70 kali lebih tinggi dari varian Delta dan varian awal.

"Ini lah kenapa gejala-gejala omicron itu banyaknya berurusan dengan saluran nafas. Apa itu, batuk, nyeri tenggorok, gatal di tenggorok, kemudian hidung tersumbat, pilek atau rinore," ujar Erlina Burhan.

Sementara berdasar laporan CDC jika seseorang memiliki Covid-19, mereka dapat menular lebih lama daripada jika hanya menderita flu. Kebanyakan orang dengan flu menular selama sekitar 1 hari sebelum mereka menunjukkan gejala.

sumber: cnbcindonesia.com
Kesehatan Awas Terkecoh, Ini Beda Gejala Omicron dan Batuk Pilek Biasa

Terpopuler