Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

Indomie Goreng Jadi Mie Instan Terbaik Versi NY Magazine
06 October 2021
Indomie Goreng Jadi Mie Instan Terbaik Versi NY Magazine
foto: Indomie Mie Goreng (detik)


itoday - Mie instan memang selalu menarik perhatian. Ada yang disajikan berkuah maupun kering. Menurut New York Magazine, berikut ini mie instan kuah dan goreng terbaik!

Siapa yang tak mengenal mie instan? Produk mie kemasan yang praktis dimasak dan ditawarkan dengan harga terjangkau. Hampir di setiap negara memiliki produk mie instan dengan beragam varian.

Seperti Indonesia yang memiliki produk ternama yaitu Indomie dengan versi kuah dan kering. Varian rasanya sangat beragam, namun yang paling populer adalah mie goreng original. Kepopuler Indomie goreng ini bahkan sampai ke mancanegara.

Beberapa situs makanan menyebut Indomie sebagai mie instan terenak. Apakah New York Magazine juga mencantumkan Indomie sebagai yang terenak di dunia?

New York Magazine atau NY Magz adalah situs yang membahas tentang gaya hidup atau lifestyle. Banyak juga pembahasan mereka tentang makanan dan minuman. Salah satunya, situs ini membuat peringkat mie instan terbaik di dunia pada tahun 2021.

Berikut mie instan kuah dan goreng terbaik di dunia versi NY Magazine.

1. Mie Instan Kuah Terbaik

NY Magazine mengelompokkan mie instan terbaik berdasarkan variannya. Pertama ada varian kuah dari beberapa negara. Menurut NY Magazine, yang menempati urutan pertama sebagai mie instan kuah terbaik adalah mie instan asal Malaysia MyKuali Penang White Curry Noodles. Menurut mereka rasanya sangat enak dengan kuah kari yang nendang, ada sedikit rasa pedas dari cabai hijau.

Selanjutnya, mie instan asal Jepang menempati posisi kedua sebagai mie instan terbaik versi NY Magazine. Ramen instan Sapporo Ichiban Tokyo Chicken Momosan ini memiliki tekstur kuah yang creamy, tak heran kalau rasanya super gurih.

Mie instan asal India yaitu Maggi juga masuk ke dalam mie instan kuah terbaik menurut NY Magazine. Mie instan dengan varian rasa masala ini memiliki paduan rasa pedas dan gurih.

Sayangnya, pada kategori ini mie instan asal Indonesia yaitu Indomie tidak masuk ke dalam kategori mie instan kuah terbaik versi NY Magazine. Padahal, Indomie kuah memiliki banyak varian rasa.

2. Mie Instan Goreng Terbaik

NY Magazine juga mengeluarkan mie instan terbaik versi mie goreng. Untuk versi ini, mie instan asal Indonesia masuk ke dalam daftarnya. Tak lain adalah merek Indomie yang terbukti populer di beberapa negara.

Indomie goreng original menempati posisi pertama untuk mie instan bumbu terbaik. Rasa bumbunya sangat gurih dan minyak bawang serta bawang gorengnya terasa mendominasi.

Posisi kedua masih ditempati oleh Indomie varian mie goreng BBQ chicken. Varian ini rasanya hampir mirip dengan original, hanya saja ada cita rasa ayam di akhirnya.

Dua varian mie goreng dari Indomie masuk ke dalam kategori mie instan goreng terbaik versi NY Magazine. Sekali lagi, ini membuktikan kepopuleran dari Indomie di mancanegara. Beberapa kali, Indomie goreng juga masuk ke dalam peringkat mie instan terbaik di dunia versi media Australia hingga Ramen Rater.

sumber: detik.com
Pamer OndeOnde Biru Isi Suwiran Ayam Warganet Edisi Smurf Apa Gimana Nih
04 October 2021
Pamer Onde-Onde Biru Isi Suwiran Ayam, Warganet: Edisi Smurf Apa Gimana Nih?
foto: jajanan pasar (fikrirasyid)


itoday - Jajanan tradisional atau kerap disebut jajanan pasar selalu sukses menggoda penikmatnya di segala usia. Aneka jajanan pasar seperti lumpia, pastel, risoles, onde-onde, dan lainnya kerap membuat banyak orang jatuh cinta.

Aneka jajanan pasar itu pun terus berkembang seiring dengan pergantian zaman. Jajanan pasar kerap dimodifikasi agar tampilannya lebih menarik.

Namun rupanya, tak semua inovasi jajanan pasar bisa diterima oleh masyarakat luas. Salah satu contohnya seperti yang dibagikan melalui akun Twitter @FFOODFESS.

Dalam unggahan itu, seorang warganet memamerkan onde-onde yang tak biasa. Jajanan pasar berbentuk bulat dan ditaburi biji wijen itu berwarna biru.

Selain itu, biasanya onde-onde akan berisi kacang hijau yang legit. Namun, onde-onde yang disantap warganet ini justru berisi suwiran ayam.

Onde-onde biru dengan isi suwiran ayam ini tentu bukanlah hal umum yang kerap dilihat warganet. Tak heran banyak yang terkejut dengan bentuk onde-onde ini.

Beragam komentar pun memenuhi unggahan ini.

"Sudah seharusnya manusia berhenti jadi kreatif," komentar seorang warganet.

Warganet lainnya ikut berkomentar. "Kaget banget lihat onde-onde warna biru. Makin kaget lagi lihat isiannya ayam," ujar warganet ini.

"Ini onde-onde edisi Smurf pasti. Kelihatan aneh tapi kayaknya sih enak," tulis warganet lainnya di kolom komentar.

Pengunggah foto ini kemudian muncul dan memberikan penjelasan. Rupanya, onde-onde tersebut tak ia beli melainkan buat sendiri.

Ia mengatakan bisa muncul ide seperti itu saat sang ibu mendapat pesanan onde-onde dan lemper. Ia kemudia iseng membuat onde-onde menggunakan isian lemper dan diberi warna biru.

Cuitan warganet ini tentang onde-onde biru isi suwiran ayam ini pun jadi cukup viral di Twitter. Hingga Senin (4/10/2021), cuitan ini sudah mendapat lebih dari 5 ribu likes dari pengguna Twitter.

sumber: suara.com
RM PagiSore Ada Kakap Goreng plus Tauco Medan Sedap di Dalam Gang Benhil
03 October 2021
RM Pagi-Sore: Ada Kakap Goreng plus Tauco Medan Sedap di Dalam Gang Benhil
foto: ilustrasi (detik)


itoday - Warung Padang ini bisa dibilang hidden gem karena 'nyempil' di dalam gang di Bendungan Hilir (Benhil). Menu yang ditawarkan adalah khas Padang-Medan seperti ikan kakap goreng plus tauco Medan. Nikmat!
Menyusuri kawasan Bendungan Hilir (Benhil), kamu akan menemukan banyak rumah makan Padang yang terkenal enak. Mulai dari Restoran Sederhana, Bopet Mini, sampai RM Surya yang pernah disambangi mendiang Anthony Bourdain.

Tapi tahukah kamu ada warung makan Padang lain yang 'nyempil' di Benhil? Bernama RM Pagi-Sore, warung ini punya banyak pelanggan setia meski lokasinya masuk di dalam gang. Menu yang ditawarkan sedikit berbeda dari rumah makan Padang lainnya karena ada beberapa masakan khas Sumatera.

RM Pagi-Sore atau Warung Nasi Pagi dan Sore merupakan usaha keluarga milik ibu Ferrawaty. Kepada detikfood (29/9/21), beliau menceritakan awal mula rumah makan yang didirikan ibunya ini.

"Warung ini bukanya tahun 1985, tapi di depan sana (jalan utama Bendungan Hilir). Pindah ke tempat sekarang, sudah 7 tahun terakhir," ujar ibu Ferra. Selepas ibunya meninggal dua tahun lalu, ia meneruskan usaha keluarganya ini dibantu sang adik dan beberapa pegawai.

Untuk mencapai lokasi, kamu perlu menyusuri Gang Sepakat yang lokasinya di antara Bopet Mini dan Restoran Sederhana. Tinggal lurus saja, maka kamu akan mendapati RM Pagi-Sore di sebelah kiri.

Menu yang diusung RM Pagi-Sore adalah Padang-Medan. Hal ini tak lepas dari asal-usul keluarga ibu Ferra. "Kita orang Padang, cuma kan lahirnya di Medan. Jadi masakannya tuh kombinasi gitu. Malah ada juga kari kambing (masakan Aceh), jadi masakan Sumatera lah gitu. Kalau tauco-nya tauco Medan. Padangnya ada rendang, asam padeh, gulai masin," tuturnya.

Resep yang digunakan tak berubah sejak 1985, ketika RM Pagi-Sore pertama kali berdiri. Ibu Ferra sudah 10 tahun terakhir jadi juru masak utama rumah makan ini dengan berbekal 'warisan' pengetahuan resep dari sang ibu.

Ikan kakap goreng jadi primadona

Meski ada banyak menu Padang-Medan di sini, ibu Ferra mengakui ada satu menu yang jadi primadona dan selalu dicari pelanggannya. Menu itu adalah ikan kakap goreng.

"Orang itu kita mau masak apa, maunya kakap goreng, yang dicarinya kakap," ujarnya. Setiap hari ia bisa mengolah 20 kg ikan kakap segar untuk digoreng menjadi 160 potong. Ibu Ferra bahkan sudah punya pemasok sendiri untuk bahan baku ini.

Olahan ikan kakap ini sebenarnya sederhana. Potongan ikan yang sudah dicuci bersih bakal dimarinasi bumbu bawang putih, cuka, garam, dan air. "Direndam 5 menit (dalam bumbu). Baru digoreng, minyaknya harus merendam ikan," kata ibu Ferra.

Hasilnya, ikan kakap ini punya tekstur garing, gurih, dan renyah di bagian luar, namun tetap lembut di dalamnya. Saat dipotek, daging ikan kakap terlihat kokoh dan padat dengan rasa manis alami khas ikan yang segar. Rasa ini menyatu sempurna dengan bumbu ikan kakap yang gurih renyah di bagian luar.

Semakin nikmat lantaran ikan kakap digoreng berkala sehingga yang tersaji pada pengunjung dalam keadaan hangat. "Sistemnya habis, goreng. Habis, goreng. Karena orang-orang makan, orang kantor gini, maunya yang panas (ikannya)," lanjut ibu Ferra.

Paduan tauco Medan yang nikmat

Jika di warung makan Padang lain, pelengkap nasinya adalah gulai nangka atau gulai Kapau, berbeda dengan di RM Pagi-Sore. Mereka menyediakan tauco Medan.
Sekilas mirip gulai nangka, namun sayuran ini dibuat dari tauco sebagai bahan utamanya. Isian lain ada terong, kacang panjang, cabai hijau, dan cabai merah.

Tauco Medan lantas dimasak dengan santan encer. "Soalnya orang makannya (banyak), kita juga takut ya (kolesterol)," kata ibu Ferra. Ia mengaku mengolah tauco Medan agak sulit karena rasa asinnya kuat sehingga perlu dicuci berkali-kali.

Setelah itu ia mengolah tauco Medan dengan beragam bumbu rempah agar rasanya nikmat. Mulai dari bawang merah, bawang putih, kunyit, sampai jahe. Mirip sayur gurih Medan. Pemakaian tauco ini menandakan pengaruh kuliner China pada masakan Melayu Medan.

Hasilnya, kuah tauco Medan ini terasa gurih ringan dengan 'after taste' pahit khas tauco di ujung gigitan. Menyantap tauco Medan memang paling enak dengan nasi hangat nan pulen.

Selain tauco Medan, RM Pagi-Sore menawarkan pilihan sayuran lain. "Ada tumis kangkung tauge, daun singkong timun, dan sawi putih. Pembeli bisa pilih," ujarnya.

Rendang khas Medan yang basah

Kami juga tak melewatkan cicip rendang. Ibu Ferra mengatakan rendangnya khas Padang-Medan dengan tekstur lebih basah. "Rendangnya kalau orang Padang kan sampai benar-benar hitam banget, kalau orang Padang Medan biasanya nggak suka yang kayak gitu. Jadi kayak agak-agak kalio. Sukanya yang agak basah," tuturnya.

Benar saja, bumbu rendang di sini begitu tebal dengan warna cokelat muda. Dagingnya empuk berserat dan rasa rempahnya kuat. Rasanya mengingatkan kami akan rendang ala Betawi yang kerap disajikan dalam momen-momen istimewa.

Kalau ke sini, kamu juga wajib cicip ayam kare buatan RM Pagi-Sore. Kuah gulainya kental dan pekat dengan isian ayam berdaging lembut.

Pendamping sambal merah yang pedas segar

Pencinta sambal pasti terpuaskan dengan sambal di RM Pagi-Sore. Berupa sambal mentah yang disiram minyak panas dengan rasa pedas segar.

Sambal ini dibuat dengan paduan cabai keriting dan cabai rawit yang digerus kasar. Ibu Ferra mengungkap rahasia lezatnya ada pada penggunaan minyak bekas menggoreng ayam untuk disiram ke sambal sehingga ada rasa gurih enak.

Menyoal nama 'Pagi Sore'

Nama Pagi Sore mungkin mengingatkan banyak orang akan nama restoran Minang-Palembang yang terkenal, namun rupanya nama ini juga sudah diusung nenek ibu Ferra sejak awal mendirikan warung nasi di Medan sebelum tahun 1985.

Warung inilah yang lantas menjadi cikal bakal RM Pagi-Sore miliknya saat ini.
"Nenek buka warung nasi di Medan. Dia merantau kan dari Padang, pindah ke Palembang, terus ke Medan. Di Medan itu, nenek buka rumah makan 24 jam. Tapi memang itu pertama Pagi Sore itu, cuma kan saya takut disomasi pakai nama ini. Jadi pakai nama Warung Nasi Pagi dan Sore," ujarnya.

Karena lokasi warungnya 'nyempil' di gang, ibu Ferra mengatakan pengunjungnya kebanyakan adalah pelanggan lama. "Kebanyakan pelanggan lama. Kalau pelanggan baru kayak nggak mungkin lah, orang di dalam (gang gini)," tuturnya.

Ia mengatakan kalau ada kesempatan mungkin akan pindah kembali ke jalan depan Benhil supaya bisa lebih laris. "Penginnya gitu, cuma lihat kondisi," ujar wanita ramah ini.

Harga menu di RM Pagi-Sore
Harga nasi plus lauk khas Padang-Medan di warung makan Padang ini cukup ramah di kantong. Ibu Ferra menuturkan, "Harga nasi kakap komplet Rp 28 ribu, kalau pakai kerapu Rp 32 ribu, dan kari kambing Rp 32 ribu. Nasi ayam dan rendang, Rp 28 ribu. Semua sudah komplet pakai nasi."

Bagi kamu yang tertarik santap di sini, pastikan datang sekitar pukul 11-12 siang, sebelum waktu makan agar pilihan lauknya masih lengkap. Pastikan cicip nasi plus ikan kakap goreng dan tauco Medan yang amat nikmat di sini!

RM Pagi-Sore Benhil
Gg. Sepakat Nomor 11 RT 12, Bendungan Hilir
Jakarta Pusat
Telepon: 021 5738941
Jam buka: 10 pagi sampai 4 sore

sumber: detik.com
Dari Kebun Masuk Hotel Fiesta Singkong 2021 Bikin Singkong Jadi Elite
01 October 2021
Dari Kebun Masuk Hotel, Fiesta Singkong 2021 Bikin Singkong Jadi Elite
foto: Singkong (detik)


itoday - Tingginya produksi singkong di Indonesia membutuhkan sebuah wadah untuk menaungi. Fiesta Singkong 2021 menjadi ajang untuk mengangkat derajat para produsen singkong Indonesia.

Dikenal memiliki tanah yang subur untuk menanam berbagai jenis tumbuhan, Indonesia memiliki tanaman singkong yang tidak bisa ditemukan di banyak tempat. Produksi singkong yang terbilang tinggi ini membutuhkan suatu wadah yang mampu menaungi agar hasilnya menjadi lebih efektif.

Di Salatiga, bahkan ada empat kecamatan yang digadang-gadang sebagai produsen singkong terbesar. Kementerian Pertanian dan Masyarakat Singkong Indonesia terus mencari cara untuk membantu menyejahterakan para produsen singkong yang memberi dampak cukup baik terhadap perekonomian melalui pemenuhan bahan pangan.

Acara bertajuk Fiesta Singkong 2021 kemudian diusung dengan tema 'Produktivitas Meningkat, Sejahtera Bersama' yang memiliki tujuan khusus membangun pertanian, mendukung ketahanan pangan serta daya saing produk dan diversifikasi daya pangan lokal. Acara seperti ini sangat baik untuk membantu para produsen singkong di Indonesia, khususnya di Salatiga.

Menurut catatan Kementerian Pertanian Republik Indonesia sendiri, ada empat kecamatan di Salatiga yang dikategorikan sebagai penghasil singkong terbesar. Keempatnya adalah kecamatan Argomulyo, Sidorejo, Sidomukti, dan Tingkir yang bahkan bisa menghasilkan hitungan ton singkong.

"Kecamatan Sidorejo 20 kilogram per hari, Tingkir, 100 kilogram per hari, Argomulyo 100 kilogram per hari, dan di sini (Sidomukti) bahkan bisa 8 ton per hari," kata Wali Kota Salatiga, Yuliyanto.

Digelar pada Kamis (30/9), Fiesta Singkong 2021 mengupayakan produksi singkong bisa 'naik kelas'. Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Masyarakat Singkong Indonesia, dan dibantu oleh Accor Group menyajikan singkong yang dikenal sebagai bahan makan tradisional yang sangat sederhana menjadi hidangan bertaraf bintang lima.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo juga mengungkapkan bahwa agenda ini sangat berarti bagi proses panen hingga produksi dan pemasaran hasil panen singkong. Dengan begitu diharapkan bahwa pertanian Indonesia akan semakin kuat sehingga mampu bersaing dan mendunia.

"Fiesta Singkong ini mengakumulasi tiga agenda yaitu budidaya, pasca panen dan pengolahannya serta bagaimana kita memasarkan budidaya dan mencari market yang stabil, market yang kokoh dan market yang makin expand untuk bisa menghadirkan kekuatan pertanian untuk singkong dan bisa mendunia," kata Syahrul (30/9).

Bentuk dukungan yang diberikan oleh pemerintah beserta seluruh lembaga terkait adalah melalui penandatanganan deklarasi bersama dan perjanjian kerjasama terutama antara Masyarakat Singkong Indonesia dan Accor Group. Disaksikan langsung oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia, acara tersebut juga diharapkan dapat menjadi wadah tukar pikiran untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh para produsen singkong bersama-sama.

Salah satunya adalah cara mengatasi kesulitan yang dialami oleh para petani dan produsen singkong di musim kemarau. Karakteristik tanah yang cenderung sangat kering dan pasokan air yang tidak cukup seringkali membuat hasil panen singkong tidak maksimal.

Padahal saat ini diakui bahwa permintaan singkong terutama dalam bentuk tepung mocaf terus meningkat. Tepung mocaf sudah banyak diolah menjadi mie, kue-kuean maupun camilan yang gurih untuk teman saat bersantai.

Bukan hanya lembaga tertentu saja, keinginan untuk meningkatkan pasokan singkong bahkan secara internasional juga sangat diharapkan oleh para produsen singkong indonesia. Meningkatnya hasil panen dan pemasaran produksi singkong dalam negeri juga memiliki dampak yang sangat positif mulai dari menambah kekuatan daya tahan pangan hingga membuka lapangan pekerjaan baru untuk proses pengolahan singkong.

Sudah sepatutnya para produsen singkong mendapatkan bantuan untuk mengembangkan bisnis mereka. Selain mengembangkan bisnis, ajang seperti ini juga sangat baik untuk mengangkat derajat makanan tradisional khas Indonesia di mata dunia.

sumber: detik.com
Warpopski Kekenyangan Makan Nasi Siram Sei dan Nasi Kare ala Jepang
29 September 2021
Warpopski: Kekenyangan Makan Nasi Siram Se'i dan Nasi Kare ala Jepang
foto: Menu Warteg Kekinian (detik)


itoday - Para pemuja nasi harus mampir ke warung ini. Bernama Warpopski dan punya slogan 'Nasi Adalah Pondasi'. Nasi plus lauk-pauk berempah ada di sini.

Sejauh apapun, masakan rumahan pasti yang selalu dicari. Masakan rumahan yang sedap dan kaya rempah itu bisa mengingatkan kita dengan masakan buatan ibu di rumah.

Terlebih bagi orang-orang yang merantau jauh dari kampung halaman ke kota Jakarta. Nah, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan ada sebuah warung makan yang menawarkan masakan rumahan.

Warung makan tersebut bernama Warpopski yang dikenal sebagai warteg kekinian. Apa sebenarnya bedanya dengan warung Tegal yang populer dengan puluhan lauknya?

1. Berkonsep Warteg Kekinian

Warpopski sudah membuka gerainya pada tahun 2018 lalu. Warung makan tersebut didirikan oleh para pemuda bernama Ryan, Popo dan teman-temannya. Mereka berprofesi sebagai seniman mural.

Warpopski sendiri memang dikenal banyak orang dengan sebutan warteg kekinian. Itu karena warung makannya ditata dengan interior bergaya nyentrik. Areanya dihiasi dengan tanaman hijau.

Sementara area makan ada di dalam ruangan. Uniknya area ini dihiasi dengan spanduk atau banner warung pecel lele. Lengkap dengan warna hijau neon dan terdapat gambar lele, ayam, udang dan bebek yang khas.

Yang unik adalah, kalimat yang tertulis di spanduk tersebut yakni, "Hirosima hancur karena bom. Warung hancur karena bon". Untuk memesan makanan langsung di jendela kasir dan langsung melakukan pembayaran.

2. Slogan 'Nasi adalah Pondasi'

Warpopski menghadirkan beragam menu nasi yang unik dan kaya rempah. Jadi berupa 'one dish meal' nasi putih berikut lauk-pauk. Karena nasi merupakan menu andalan makanya warung makan ini memiliki slogan "Nasi adalah pondasi".

Slogan tersebut mewakili sebagian besar orang yang pemuja nasi. Menariknya, satu porsi menu nasi di sini memiliki porsi yang sangat banyak. Bahkan ada porsi 'portugal' atau Porsi Tukang Gali dan juga bisa tambah nasi lagi gratis.

3. Bumbu Rempah Berlimpah

Kunci dari kelezatan menu-menu yang ditawarkan oleh Warpopski adalah rempah. Beberapa rempah utama yang digunakan adalah bubuk biji pala, adas manis, kapulaga dan bunga lawang atau pekak.

Tak ketinggalan juga ada bawang merah dan bawang putih bacem. Bawang putih bacem merupakan bawang putih yang direndam bersama kemiri dan minyak kelapa selama seminggu.

Semua menu di Warpopski diracik sendiri oleh Ryan dan Popo. Mulai dari Nasi Siram Se'i, Nasi Siram Telur Asin, Nasi Kare, Nasi Goreng dan masih banyak lagi.

4. Sedapnya Nasi Siram Se'i hingga Nasi Siram Telur Asin

Salah satu menu yang menjadi andalan di Warpopski adalah Nasi Siram Se'i (Rp 50.000). Selain porsi nasinya yang banyak, ukuran potongan daging juga besar-besar.

Aroma gurih smoky daging sei sangat terasa kuat, apalagi ditambah taburan bawang goreng yang wangi. Menu ini seperti cara lain makan se'i sapi, karena dilengkapi kuah sehingga tidak kering.

Dagingnya empuk dengan bumbu meresap. Porsinya lengkap ditambah dengan telur mata sapi yang lumer. Untuk telurnya Warpopski menggunakan telur omega.

Tak kalah menarik menu Nasi Siram Cumi Telur Asin (Rp 55.000). Menu nasi ini terdiri dari irisan cumi-cumi yang lumayan banyak dengan kuah kental. Rasa telur asinnya begitu pekat, bahkan ada beberapa potong kuning telur asin.

Tergoda dengan olahan lidahnya, kami mencicipi Nasi Kare Lidah Sapi (Rp 50.000). Tampilannya sangat mirip dengan curry rice ala Jepang. Kuah karinya kental berwarna kecokelatan. Aroma bumbu karinya tercium tajam. Ditambah taburan bawang goreng yang melimpah.

Diantara kuah kari yang pekat ada potongan lidah sapi yang lembut empuk. Diaduk dengan nasi putih yang banyak dan pulen, rasanya memang seperti nasi kari Jepang. Mantap!

5. Sambal Bawang Ebi yang Khas dan Ada 'Miras'

Semua menu di sana diracik tanpa menggunakan cabe. Namun, bagi pecinta pedas bisa menambahkan sambal khas yang tersedia di Warpopski. Sambal tersebut adalah sambal bawang ebi yang memiliki perpaduan rasa gurih dan pedas.

Kenyang menyantap nasi yang berbumbu rempah, kamu bisa membilas mulut dengan 'Miras' (Rp 25.000). Minuman ini merupakan Minuman Peras yang terbuat dari 50% air lemon dan 50% air gula. Rasanya kecut, manis dan menyegarkan. Pencinta dan pemuja nasi wajib mampir ke sini. Dijamin kekenyangan!

Warpopski
Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 6A
Tebet, Jakarta Selatan
Jam buka: 11.00 - 19.00

sumber: detik.com
Promosi Rempah Indonesia Lewat Spice Up the World di Google Arts  Culture
28 September 2021
Promosi Rempah Indonesia Lewat 'Spice Up the World' di Google Arts & Culture
foto: ilustrasi (istock)


itoday - Pemerintah mempromosikan kekayaan rempah lokal melalui 'Spice Up the World'. Informasi ini bisa diakses kapan saja di seluruh dunia di laman Google.

Indonesia terkenal di dunia sebagai penghasil beragam rempah. Keragaman rempah-rempah itu yang membuat Indonesia memiliki keberagaman kuliner di setiap daerahnya.

Bahkan kuliner Indonesia tersebut dijadikan sebagai alat diplomasi atau disebut juga gastronomi diplomasi. Melalui rempah dalam masakan Indonesia, orang-orang asing bisa mengenal dekat budaya Indonesia.

Untuk hal tersebut, kini telah hadir halaman 'Spice Up the World' yang bisa diakses di platform Google Arts & Culture. Program ini merupakan kerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Indonesia Gastronomy Network.

Dalam peluncuran halaman 'Spice Up the World' di kanal YouTube Kemenparekraf (23/09/21), Vida Datau selaku pendiri Indonesia Gastronomy Network menjelaskan tentang apa saja yang bisa dilihat dari 'Spice Up the World'.

"Halaman ini akan menampilkan tradisi, perdagangan, sejarah, keberagamaan rempah dari pilihan daerah, potret petani, pasar tradisional dan ilustrasi budaya jajanan kaki lima," ujar Vita Datau.

"Alam, sejarah, dan budaya semuanya membentuk budaya kuliner Indonesia. Keragaman geografis dan budaya yang sangat besar di Nusantara berkontribusi pada masakan Indonesia yang kaya akan variasi dan rasa," sambungnya.

Lebih lanjut, Ryan Rahardjo selaku Kepala Hubungan Publik Asia Tenggara di Google mengatakan bahwa program ini merupakan upaya untuk membantu sektor pariwisata Indonesia pulih dari pandemi COVID-19.

Dengan adanya halaman 'Spice Up the World' bisa industri kuliner Indonesia bisa berpeluang untuk berkembang ke seluruh dunia. Pakar kuliner William Wongso menyebutkan program ini adalah gerakan untuk mempromosikan kekayaan rempah dan kuliner ke dunia.

Hadirnya program ini juga didukung oleh banyak mitra lainnya, seperti Acaraki, Tempe Movement, Flavours of Indonesia by William Wongso dan lainnya.

Sementara itu, Managing Director Google Indonesia Randy Yusuf mengatakan bahwa pihaknya telah berkolaborasi dengan Kemenparekraf untuk mempersiapkan bisnis pariwisata.

Selain itu menyesuaikan dengan kebiasaan baru masa pandemi, semakin banyak informasi rempah tersedia. Jadi, nantinya budaya kuliner Indonesia ditampilkan di halaman 'Spice Up the World'.


"Industri kuliner merupakan salah satu kebangkitan industri kreatif Indonesia. Saya optimis, daya saing kuliner Indonesia baik di lokal maupun di pasar dunia akan terus didukung dengan inovasi dan teknologi digital yang canggih," ujar Menteri Parekraf Sandiaga Uno.

Halaman 'Spice Up the World' ini bisa diakses oleh siapa saja baik di Indonesia maupun di seluruh dunia secara gratis. Program ini diharapkan menjadi wadah untuk memberikan inspirasi.

sumber: detik.com

Terpopuler