Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

Mie Sedaap Rasa Korean Spicy Chicken Ditarik dari Peredaran di Hong Kong Wings Group Beri Penjelasan
28 September 2022
Mie Sedaap Rasa Korean Spicy Chicken Ditarik dari Peredaran di Hong Kong, Wings Group Beri Penjelasan
foto: ilustrasi (suara)


itoday - Produk makanan asal Indonesia, baru-baru ini ditarik peredarannya dari pasar di Hong Kong. Berdasarkan rilis yang dibuat Centre for Food Safety (CFS) Hong Kong, produk Mie Sedaap Rasa Korean Spicy Chicken memiliki kandungan pestisida etilen oksida di dalamnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak WINGS Group Indonesia membuat pernyataan resmi terkait kabar ini. Corporate Communications & CSR WINGS Group Indonesia, Sheila Kansil mengatakan, produknya tersebut telah memenuhi sertifikasi sesuai dengan regulasi pangan yang berlaku.

Dalam rilis yang diterima Suara.com dari WINGS Group Indonesia (28/9/2022), produk Mie Sedaap Rasa Korean Spicy Chicken, telah memenuhi regulasi pangan yang berlaku di antaranya:

- Izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia
- Sertifikasi Halal (MUI)
- Sertifikasi ISO 22000 mengenai Standar Internasional Manajemen Keamanan Pangan
- Sertifikasi ISO 9001 mengenai Standar Internasional Sistem Manajemen Mutu

Selain itu, produk yang dibuat juga telah memenuhi standar wajib ekspor, mulai dari kandungan, pengemasan, hingga pelabelan. Sheila Kansil juga menegaskan, tidak adanya penggunaan pestisida etilen oksida dalam produknya dan aman sesuai standar BPOM.

Terkait pestisida etilen oksida, sebelumnya CFS menyebutkan menemukan kandungan tersebut dalam produk mi asal Indonesia ini. Penemuan etilen oksida ini ditemukan setelah melalui pengujian terlebih dahulu dari sampel yang diambil.

"CFS mengambil sampel dari supermarket di Lok Fu sebagai bagian dari pengujian rutin. Hasil tes menunjukkan adanya kandungan pestisida etilen oksida pada mie, kemasan bumbu dan kemasan cabai.," tulis CFS dalam keterangan resminya tertanggal Selasa (27/9/2022).

Hal tersebut yang membuat produk mi asal Indonesia ini ditarik dari pasaran dan dilarang dijual. Masyarakat juga tidak diizinkan mengonsumsinya karena dinilai mengandung bahan berbahaya.

“CFS sudah menginformasikan pada penjual untuk menyetop penjualan dan menarik produk dari pasar,” sambung CFS dalam keterangannya.

Etilen oksida memang tidak cocok untuk dikonsumsi. Biasanya, bahan satu ini digunakan pada pelarut, antibeku, perekat, hingga deterjen dan tekstil. Jika bahan ini dikonsumsi akan memberikan dampak negatif yang kurang baik.

Sementara itu, Guru besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) prof. Dr. Zullies Ikawati, Apt., menjelaskan bahwa etilen oksida sebenarnya sudah umum digunakan sebagai bahan pengawet makanan. Selain itu, senyawa kimia itu juga sering dimanfaatkan untuk membersihkan alat medis di rumah sakit.

"Sering digunakan sebagai sterilisasi, karena sifatnya untuk membunuh bakteri. Biasanya juga digunakan untuk pengawet makanan, karena makanan itu kan supaya awet, nggak mengandung bakteri dan jamur, makanya dikasih itu," jelasnya dihubungi suara.com, Rabu (28/9/2022).

sumber: suara.com
Produkproduk Halal Indonesia Dipamerkan di Malaysia
08 September 2022
Produk-produk Halal Indonesia Dipamerkan di Malaysia
foto: ilustrasi (republika)


itoday - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Malaysia membantu mempromosikan produk-produk halal dari Indonesia dalam pameran Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) 2022, yang digelar pada 7-10 September. Hal itu agar bisa lebih menjangkau pasar internasional lebih luas.

"Makanan minuman, kemudian juga ada fashion halal, kosmetik, dan beberapa produk lainnya yang berkaitan dengan halal," kata Atase Perdagangan KBRI Malaysia Deden Muhammad Fajar Siddiq, dalam acara MIHAS 2022 di Kuala Lumpur, Rabu (7/9/2022).

Deden mengatakan saat ini produk halal tidak hanya berkaitan dengan makanan dan minuman. Tetapi juga banyak barang dan jasa. Oleh karena itu, ada banyak macam produk halal asal Indonesia yang dipromosikan selama MIHAS 2022.

Barang-barang tersebut antara lain adalah pakaian, kosmetik, sandal, kaos kaki, sarung, ikan tuna, keripik, bumbu dapur, sate, ayam taliwang, gula aren,farmasi, serta wisata halal. Produk yang dipamerkan tersebut sudah dipilih untuk bisa dipasarkan baik di Malaysia atau di negara lain. Sehingga ia yakin bahwa produk-produk Indonesia memiliki kualitas yang tidak kalah bersaing dengan negara lain.

Melalui pameran tersebut, Deden berharap pengekspor Indonesia bisa membangun jaringan, menemukan calon pembeli, dan mencapai transaksi. "Jadi target pameran tentu untuk membangun jaringan. Kedua, tindak lanjutnya output-nya adalah terjadi transaksi perdagangan," kata dia.

Selain pasar Malaysia, ia berharap produk-produk Indonesia menjangkau pasar yang semakin luas dan berkembang di negara-negara Muslim lainnya, seperti Timur Tengah, Asia Tengah, bekas negara-negara Uni Soviet yang mayoritas berpenduduk Muslim, serta negara-negara lain yang tertarik produk dan jasa halal.

"Di beberapa negara, walaupun non Muslim, tetapi mereka sudah concern terhadap halal," ujarnya.

sumber: republika.co.id
Diduga Sulit Dapat Sertifikat Halal MUI Karena Namanya Sebenarnya Apa Sih Arti dari Mie Gacoan
24 August 2022
Diduga Sulit Dapat Sertifikat Halal MUI Karena Namanya, Sebenarnya Apa Sih Arti dari 'Mie Gacoan'?
foto: ilustrasi (suara)


itoday - Mi telah menjadi menu kuliner yang akrab dengan lidah masyarakat Indonesia. Apalagi bila rasanya pedas.

Perpaduan antara mi dengan rasa pedas itu yang kemudian diusung pada merek lokal - Mie Gacoan, yang diklaim sebagai mi pedas nomor satu di Indonesia.

Sempat viral di media sosial karena rasanya yang disebut enak dan harganya murah, Mie Gacoan juga jadi perbincangan publik lantaran belum mengantongi sertifikat halal dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

Alasannya, karena tempat makan tersebut mengusung nama restoran serta produknya yang mengarah pada produk haram.

Tertulis pada aturan Sistem Jaminan Halal (SJH) dalam HAS 23000 yang dirilis oleh LPPOM MUI, disebutkan bahwa ada 11 kriteria sebuah merek bisa mendapat jaminan halal.

Pada poin keenam disebutkan bahwa karakteristik produk tidak boleh memiliki kecenderungan produk haram.

“Karakteristik/profil sensori produk tidak boleh memiliki kecenderungan bau atau rasa yang mengarah kepada produk haram. Bentuk produk tidak menggunakan bentuk produk, bentuk kemasan atau label yang menggambarkan sifat erotis, vulgar atau porno,” demikian kutipan isi dalam poin enam SJH MUI.

Aturan tersebut menjadi alasan Mie Gacoan belum menerima sertifikasi halal dari MUI. Pasalnya, penamaan restoran mi dianggap menjurus pada hal-hal tidak etis.

Misalnya, seperti nama restoran “Mie Gacoan" itu sendiri. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata 'gacoan’ memiliki arti ‘taruhan’, yang mana itu dilarang dalam agama.

Selain itu, produk yang dijual juga menggunakan nama-nama seperti mie setan, mie iblis, es genderuwo, es pocong, es tuyul. Nama-nama tersebut cenderung mengarah pada suatu hal yang berhubungan dengan kekufuran.

Terkait penamaan tersebut, ternyata ada perbedaan makna kata terutama pada kata gacoan.

Dikutip dari situs resmi brand tersebut, nama 'Mie Gacoan' diambil dari kata 'Gaco' yang berarti jagoan atau andalan dalam bahasa jawa.

Harganya yang merakyat dibuat untuk menargetkan konsumen yang berasal dari mahasiswa, pelajar, maupun keluarga.

Menu mi pedas yang jadi andalannya diberi nama Mie Setan dan Mie Iblis dengan jenjang level dari 1-8. Perbedaan kedua menu itu, Mie Setan identik dengan rasa pedas asin, sedangkan Mie Iblis mengandung cita rasa pedas manis.

Nama menu lainnya yang juga jadi kontroversi seperti Es Genderuwo yang sebenarnya berupa es buah dengan campuran cincau.

Juga Es Pocong berupa minuman dingin dengan rasa tropikal. Dan Es Sundel Bolong, yakni es susu dengan campuran sirup moka.

sumber: suara.com
Bisa Lebih Praktis Rocca Restaurant Rilis Menu Makan Siang Hurry Slowly Lunch
23 August 2022
Bisa Lebih Praktis, Rocca Restaurant Rilis Menu Makan Siang Hurry Slowly Lunch
foto: ilustrasi (artotel)


itoday - ROCA Restaurant Yogyakarta meluncurkan promo makanan bertajuk "HURRY SLOWLY LUNCH". Menu makanan ini diharapkan mampu meningkatkan mood serta energi untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Menu makanan ini hadir untuk menjadi solusi bagi orang yang tak memiliki waktu dalam menyantap makan siang. Menu yang praktis akan memudahkan orang untuk menyantap makan siang di tengah jadwal yang padat.

Dalam promo kali ini, ROCA menyediakan beberapa menu pilihan yang bisa dipilih sesuai selera dan waktu makan siang pelanggan. Adapun set menu yang mampu membantu jam makan siang menjadi lebih efektif, yaitu menu set Hurry Lunch dengan harga mulai dari Rp49 ribu net.

Ada pula menu set Slowly Lunch yang bisa dinikmati apabila anda memiliki waktu makan siang lebih lama dengan harga mulai Rp99 ribu net. Dalam setiap menu tersebut terdapat 2 pilihan yang bisa dipilih sesuai selera yaitu Eastern Set yang berisi makanan dengan gaya khas Timur dan Wild West Set untuk menu dengan gaya khas Barat.

Promo ini hanya berlaku untuk makan di tempat dari pukul 11.00 WIB hingga 16.00 WIB.

"ARTOTEL Yogyakarta akan terus memberikan promo-promo yang menarik, salah satunya dengan adanya promo makanan menu set Hurry Slowly Lunch ini yang diharapkan akan menjadi salah satu referensi makan siang atau istirahat dari perkerjaan, ditambah dengan harga yang cukup terjangkau, promo ini sangat cocok bagi para pekerja dan para penikmat kuliner," ungkap Tuning Mamiek, General Manager ARTOTEL Yogyakarta.

sumber: suara.com
Soto Sadang Kuliner Legendaris di Purwakarta Sejak Tahun 1970
15 August 2022
Soto Sadang, Kuliner Legendaris di Purwakarta Sejak Tahun 1970
foto: Soto Sadang (suara)


itoday - Soto Sadang dengan kuah bening yang satu ini menjadi kuliner legendaris di Purwakarta sejak tahun 1970. Beragam jenis soto dengan kuah bening atau santan tersedia di sini.

Soto Sadang adalah salah satu makanan khas dari Purwakarta, Jawa Barat. Bahan Soto Sadang tidak jauh berbeda dengan Soto Bandung, yang membedakan hanya Soto Bandung menggunakan lobak sedangkan Soto Sadang tidak.

Nama Soto Sadang berasal dari nama salah satu daerah di Purwakarta, yaitu Sadang. Makanan ini sudah umum di Purwakarta, sekarang juga sudah menyebar ke beberapa daerah di Jawa Barat.

Soto ini dinamakan Soto Sadang, karena memang lokasi awalnya terletak di Sadang, Purwakarta. Tepatnya di persimpangan jalan raya menuju Jakarta dengan rel kereta api.

Tapi semenjak dibangunnya jalan layang, rumah makan ini pindah ke arah kota Purwakarta, yaitu di Jalan Veteran. Soto Sadang biasanya dijual di warung pinggir jalan di kawasan Sadang, Purwakarta.

sumber: suara.com
Terinspirasi Joko Anwar Arief Muhammad Ubah Rumah Makan Padangnya Bertema Pengabdi Setan Semoga Ibu Suka
08 August 2022
Terinspirasi Joko Anwar, Arief Muhammad Ubah Rumah Makan Padangnya Bertema Pengabdi Setan: Semoga Ibu Suka
foto: Arief Muhammad (suara)


itoday - Demam film horor Pengabdi Setan 2: Communion ternyata juga dialami Arief Muhammad. Bahkan konten kreator ini juga kepikiran untuk mengubah tema usaha rumah makan Padang miliknya jadi berkonsep Pengabdi Padang.

Hal ini diakui Arief Muhammad karena rasa salutnya terhadap film karya Joko Anwar tersebut. Lewat sebuah unggahan, Arief Muhammad memperlihatkan hasil renovasi rumah makan padang kepunyaannya dengan vibes ala "Pengabdi Setan".

Di depan pintu rumah makan padang bernama Payakumbuah, terdapat sebuah tulisan "Now Showing: Pengabdi Setan".

Potret yang diunggah pun seolah dibuat mencekam sehingga menghadirkan suasana horor.

Arief Muhammad lantas menuliskan rasa kagumnya terhadap Joko Anwar yang ia anggap sukses menghadirkan karya yang apik lewat "Pengabdi Setan 2: Communion".

"Tema minggu ini kami dedikasikan untuk karya masterpiece Bang @jokoanwar yang bener-bener bangke. Kemarin nonton Pengabdi Setan, dari awal sampai akhir tangan nempel di mata buat siaga nutupin kl ada yang aneh2 muncul. Semoga IBU suka nasi Padang," tulis Arief Muhammad, Senin (8/8/2022).

Sederet netizen lantas mengomentari rumah makan padang milik Arief Muhammad yang terinspirasi "Pengabdi Setan" tersebut. Mereka berkelakar perihal makanan yang menyeramkan hingga kehadiran sosok 'ibu' di rumah makan padang tersebut.

"Yang ngelayanin Ibu ga bang?" tanya netizen.

"Pas makan pakai paru auto deg-degan," timpal netizen yang lain.

"Kalau ibu makannya pakai sendok gimana bang?" tanya netizen lainnya.

Sebagai informasi, "Pengabdi Setan 2: Communion" jadi salah satu film yang ditunggu-tunggu tahun 2022. Setelah merilis trailer resmi, film horor besutan Joko Anwar tersebut kini mengumumkan jajaran pemainnya.

Sekuel Pengabdi Setan ini dirilis setelah lima tahun sejak penayangan film pertamanya. Kisahnya masih tentang keluarga Bahri Suwono atau Bapak (Bront Palarae) yang pindah ke rumah susun setelah lepas dari teror rumah tua mereka sebelumnya.

sumber: suara.com

Terpopuler