Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

Avanza Lengser Ini Dia Raja Baru Mobil Indonesia
26 November 2021
Avanza Lengser! Ini Dia 'Raja' Baru Mobil Indonesia
foto: ilustrasi (cnbcindonesia)


itoday - Penjualan mobil nasional tumbuh positif pada Oktober 2021 dibanding periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy). Ada kejutan di mana mobil sejuta umat, Avanza, terdepak dari posisi jawara mobil paling laku bulan lalu. Otomatis, ada raja baru di takhta mobil terlaris bulan ini.

Penjualan mobil wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) bulan Oktober 2021 tumbuh 54,1% yoy dibanding bulan Oktober 2020. Jumlah mobil terjual sebesar 75.544 unit, berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Namun, jika dibandingkan dengan bulan September, penjualan mobil bulan ini turun 10,2% month-to-month (mom). Penyebabnya adalah penjualan bulanan Avanza yang merosot 77,41% mtm, menjadi hanya 1.701 unit pada bulan Oktober.

Ramai kabar kemunculan All New Avanza berdampak pada para calon konsumen yang menunda pembelian untuk menunggu model baru. Hal ini disinyalir membuat penjualan mobil nasional turun.

Avanza adalah mobil dengan kontribusi terbesar yaitu 6,82% dari penjualan nasional. Mobil terjual sepanjang Januari hingga Oktober 2021 sebesar 47.972 unit

Adapun pemuncak klasemen mobil terlaris di Oktober 2021 adalah Toyota Rush dengan penjualan sebanyak 5.312 unit.

Sumbangan terbesar berasal dari New Rush 1.5 GR Sport A/T 2021 dengan penjualan sebesar 2,798 unit, disusul New Rush 1.5 GR Sport A/T 2021 sebanyak 2,508 unit.

Kedua tipe New Rush tersebut rilis dengan varian GR yang baru pada Agustus lalu, sehingga mampu menarik pembeli.

Varian GR Sport merupakan varian termewah dan menggantikan TRD Sportivo, yang diperkenalkan pertama kali pada All New Toyota Raize GR Sport, April.

Dengan model body kit sporty, dinamis, dan berkelas pada bagian eksterior jadi pembeda dengan varian lain di bawahnya.

"Kehadiran tipe GR Sport sebagai model termewah pada Agya, Yaris, Rush, Fortuner serta GR Limited pada Veloz memberikan AutoFamily kesempatan lebih luas untuk memiliki opsi model yang lebih fresh, sporty, dinamis, dan mewah tanpa meninggalkan value utama dari masing-masing model. Selagi masih ada program diskon PPnBM hingga Agustus ini," ujar Martogi Siahaan, Chief Executive Auto2000.

Di bawah Toyota Rush ada Daihatsu Sigra yang terjual sebanyak 4.773 unit dan Mitsubishi Xpander (termasuk Xpander Cross) sebanyak 4.743 unit.

Sedangkan dari segmen pick up, Daihatsu Gran Max berhasil menempati posisi keempat mobil terlaris dengan penjualan 4.265 unit dan Suzuki Carry Pick Up terjual 4.188 unit.

Berikut daftar mobil terlaris tahun Oktober 2021:

1. Toyota Rush: 5.312 unit

2. Daihatsu Sigra: 4.773 unit

3. Mitsubishi Xpander (termasuk Xpander Cross): 4.743 unit

4. Daihatsu Gran Max Pick-up: 4.265 unit

5. Suzuki Carry Pick-up: 4.188 unit

6. Toyota Kijang Innova: 4.162 unit

7. Toyota Raize: 2.690 unit

8. Daihatsu Ayla: 2.643 unit

9. Honda Brio: 2.093 unit

10. Toyota Fortuner: 1.963 unit

11. Mitsubishi L-300 Pick-up: 1.883 unit

12. Honda CR-V: 1.878 unit

13. Daihatsu Terios: 1.832 unit

14. Toyota Avanza: 1.701 unit

15. Toyota Calya: 1.606 unit

16. Toyota Agya: 1.406 unit

17. Suzuki XL7: 1.236 unit

18. Wuling Almaz 1.212 unit

19. Daihatsu Xenia: 1.151 unit

20. Honda HR-V: 1.049 unit

sumber: cnbcindonesia.com
Jadi Tuan Rumah G20 2022 RI Mau Pamer Mobil Listrik
24 November 2021
Jadi Tuan Rumah G20 2022, RI Mau Pamer Mobil Listrik!
foto: ilustrasi (cnbcindonesia)


itoday - RI bakal menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali tahun depan. Dalam gelaran ini, Indonesia akan menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan resmi selama pelaksanaan KTT.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ayodhia G.L. Kalake.

Dia mengatakan, kendaraan listrik yang akan digunakan dalam KTT ini di antaranya bus dan kendaraan roda empat lainnya, serta kendaraan roda dua.

"Pada Oktober 2022 Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah KTT G20 di Bali, pada ajang besar ini pemerintah Indonesia rencanakan akan gunakan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) bis dan roda empat lainnya dan roda dua sebagai kendaraan resmi dan kendaraan operasional di lokasi venue di G20," ungkapnya dalam webinar yang diselenggarakan BRIN, Rabu (24/11/2021).

Lebih lanjut dia menyampaikan, ini akan menjadi ajang untuk menunjukkan kepada dunia mengenai komitmen kuat Indonesia dalam mendukung penurunan emisi CO2.

"Dukungan baterai EV atau KBLBB dan transformasi kendaraan internal combustion engine jadi KBLBB dan showcase KBLBB yang diproduksi dalam negeri," ucapnya.

Dia menjelaskan, produsen kendaraan dari luar negeri sudah menyatakan minatnya, dan bahkan Hyundai sudah berinvestasi di Indonesia dan diharapkan akan keluarkan produk pertama pada Maret 2022.

"Kendaraan bermotor listrik tidak lepas dari infrastruktur pendukung termasuk pengisian dayanya atau charging yang terus dikembangkan pemerintah," ujarnya.

Dia pun mengatakan, pemerintah terus mendorong pembangunan fasilitas lainnya seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

"Saat ini ada 165 unit SPKLU di 150 lokasi di seluruh Indonesia dan 259 unit SPBKLU di lebih 100 lokasi di seluruh Indonesia," tuturnya.

sumber: cnbcindonesia.com
TOBA dan Gojek Kucurkan Rp 16 Triliun Kembangkan Motor Listrik Electrum
19 November 2021
TOBA dan Gojek Kucurkan Rp 16 Triliun Kembangkan Motor Listrik Electrum
foto: Nadiem Makarim (antara)


itoday - PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA), perusahaan energi terintegrasi di Indonesia, mengumumkan pembentukan perusahaan patungan atau joint venture bernama Electrum, untuk membangun ekosistem kendaraan listrik bersama perusahaan teknologi ride-hailing PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Gojek.

Wakil Direktur Utama PT TBS Energi Utama Pandu Sjahrir dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (18/11/2021) mengungkapkan pihaknya dan Gojek berkomitmen akan menginvestasikan sampai satu miliar dolar AS dalam lima tahun ke depan untuk membangun ekosistem dan industri kendaraan listrik.

“Dalam waktu lima tahun ke depan kita akan investasi lebih dari satu miliar dolar AS berbarengan untuk membangun industri ini,” kata Pandu dalam Konferensi Pers Kolaborasi Strategis Ekosistem Kendaraan Listrik Gojek dan TBS Energi Utama di Jakarta.

Pandu menjelaskan jumlah investasi yang mencapai sekitar Rp 16 triliun sampai Rp 17 triliun selama lima tahun ke depan itu, akan digunakan untuk pembangunan ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir. Investasi tersebut diharapkan akan membantu Pemerintah Indonesia untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik pada 2030.


“Jadi, kita juga akan bangun manufaktur mulai dari pembuatan motor listriknya, teknologi pembuatan baterainya, infrastruktur swap baterai atau charging station-nya, serta investasi pembiayaan kendaraan listrik, kita akan bangun dari hulu ke hilir,” katanya.

Pandu berharap kolaborasi TBS Energi dengan Gojek itu dapat diikuti oleh pihak lain yang akan menjadi katalis dan mengakselerasi pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Selain itu, lanjutnya, kolaborasi itu diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung arahan pemerintah untuk mencapai net zero carbon pada 2060.

“Kami mengharapkan, kendaraan listrik ini akan digunakan sebagai layanan utama bagi konsumen dan bisa meningkatkan kepercayaan dari masyarakat umum untuk mencoba dan memanfaatkan kendaraan ini. Semoga ini bisa membangun industri yang lebih baik lagi sesuai dengan arahan pemerintah untuk mencapai zero carbon pada 2060,” katanya.

Sementara itu, Co-Founder dan CEO Gojek, Kevin Aluwi mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mengakomodasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, dengan membentuk Electrum melalui kolaborasi dengan TBS Energi Utama.

“Kami berharap upaya ini dapat mewujudkan lingkungan yang lebih baik dan berkontribusi kepada penanggulangan perubahan iklim di Indonesia. Kendaraan listrik merupakan masa depan bagi sektor transportasi dan kami memastikan hal tersebut dapat terwujud lebih cepat melalui kolaborasi ini,” katanya.

Menurut Kevin, nantinya ekosistem ini akan mengubah seluruh opsi layanan perusahaannya menjadi menggunakan kendaraan listrik. Ia menambahkan pihaknya bahkan sudah memiliki roadmap untuk penggunaan kendaraan listrik 100 persen pada 2030.

“Kami ingin teknologi kendaraan listrik yang mudah diakses. Ekosistem Gojek dan TBS ini, bisa bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mengurangi emisi,” katanya.

sumber: suara.com
GIIAS 2021 Dibuka Hari Ini Simak Harga Tiket dan Cara Membelinya
11 November 2021
GIIAS 2021 Dibuka Hari Ini, Simak Harga Tiket dan Cara Membelinya
foto: ilustrasi (sindonews)


itoday - Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show ( GIIAS ) 2021 akan resmi dibuka hari ini, Kamis (11/11/2021), di kawasan ICE BSD City, Tangerang, Banten. Pembukaan akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo .

Dilansir dari situs resmi GIIAS 2021, pengunjung yang ingin melihat pameran mobil terbesar di Indonesia itu hanya bisa membeli tiket masuk secara online karena tiket tak dijual offline atau on the spot di lokasi pameran. Pembelian tiket hanya bisa dilayani melalui aplikasi resmi, yaitu GIIAS Auto360.

Berdasarkan pantuan MNC Portal Indonesia, setiap pembelian tiket online hanya dibatasi untuk maksimal empat orang. Tiket dijual dengan harga bervariasi mulai Rp50 ribu hingga Rp200 ribu.

Berikut daftar harga tiket GIIAS 2021:

Harga tiket Senin - Jumat: Rp50.000
Harga tiket Sabtu - Minggu: Rp100.000
Harga tiket VIP: Rp200.000

Aplikasi GIIAS Auto360, tidak hanya berfungsi untuk pembelian tiket, tapi juga dapat digunakan untuk membeli tiga segmen utama yang bisa dikunjungi secara virtual, yakni exhibition hub, marketplace khusus produk otomotif, serta menjadi platform berita dan informasi industri otomotif.

Tata cara membeli tiket GIIAS 2021 melalui aplikasi GIIAS Auto 360 :

1. Download aplikasi GIIAS Auto360
2. Pilih jenis tiket yang diinginkan
3. Login untuk lanjut membeli
4. Masukkan tanggal kunjungan ke GIIAS, jam dan jumlah tiket
5. Mengisi data diri
6. Pilih jenis pembayaran
7. Mendapatkan scan barcode

Sebagai catatan, GIIAS 2021 dibagi dalam dua sesi, yakni khusus untuk undangan VIP dan pers pada 11 November 2021 mulai pukul 12.00 - 20.00 WIB. Sementara untuk umum, dibuka mulai 12-21 November 2021 pukul 11.00 - 20.00 WIB.

sumber: sindonews.com
Terkuak Alasan Avanza Baru Tak Lagi Pakai Penggerak Belakang
10 November 2021
Terkuak! Alasan Avanza Baru Tak Lagi Pakai Penggerak Belakang
foto: All New Avanza (tam)


itoday - Toyota baru saja meluncurkan All New Avanza dan All New Veloz hari ini, Rabu (10/11/21). Mobil generasi ke-3 ini mengalami perubahan drastis, baik dari segi tampilan hingga fiturnya. Tidak ketinggalan, sistem penggerak juga berubah dari yang semula di belakang menjadi depan.

Rumor yang beredar, mobil front wheel drive (FWD) atau sistem penggerak depan cenderung sulit untuk melahap jalan menanjak dibandingkan dengan mobil rear wheel drive (RWD) atau sistem penggerak belakang. Namun, Toyota memiliki alasan tersendiri mengubah sistem penggerak tersebut.

"Avanza dan Veloz terbaru nggak hanya mempertimbangkan FWD dan RWD, tapi infrastruktur yang membaik, kondisi jalan, ini platform baru tujuannya lebih ringan bobotnya, lebih ekonomis dan harus bisa penuhi aturan terbaru CO2 tax," kata Marketing Director PT TAM, Anton Jimmy Suwandi dalam konferensi pers, Rabu (10/11/21).

Ia menilai untuk menilai suatu mobil, maka harus melihatnya secara satu kesatuan, termasuk di kedua mobil baru ini, dimana keduanya diklaim memberi performa kuat, ramah lingkungan dan kenyamanan penumpang.

"Kita tahu ini produk yang disukai masyarakat dari banyak segmen, dari banyak lokasi, sehingga kombinasi produk ini kita rasakan yang menjadi tren terbaru market Indonesia saat ini. Jadi nggak melihat hanya FWD-RWD tapi total produk keseluruhan," sebutnya.

Kemampuan mobil dalam tanjakan dipengaruhi oleh banyak variabel, mulai dari kondisi kendaraan, kondisi jalan apakah sedang licin, hingga kemampuan pengemudi. Sehingga Avanza yang memiliki kapasitas mesin 1500 cc seharusnya bisa melewati itu.

Toyota baru saja mengubah sistem penggerak Avanza yang suda bertahan belasan tahun. Sistem penggerak roda belakang pada Toyota Avanza sebelumnya diwariskan dari kakaknya, Toyota Kijang yang telah hadir sejak akhir tahun 1970-an. Selama 18 tahun berkiprah di Indonesia atau sejak 2003, mobil ini sudah menggunakan sistem RWD.

sumber: cnbcindonesia.com
Ini Ambang Batas Gas Buang Sepeda Motor yang Tidak Lulus Uji Emisi
09 November 2021
Ini Ambang Batas Gas Buang Sepeda Motor yang Tidak Lulus Uji Emisi
foto: ilustrasi (suara)


itoday - Pemerintah terus berupaya untuk mengurangi polusi udara, khususnya di DKI Jakarta. Salah satunya dengan penerapan uji emisi bagi kendaraan bermotor.

Tanda sebuah kendaraan bermotor, termasuk sepeda motor dianggap lulus uji emisi apabila: emisi gas buang tidak melebihi ambang batas yang telah ditentukan.

Berikut ketentuan untuk ambang batas dengan mengukur karbonmonoksida (Co) dan Hidrokarbon (Hc) berdasarkan keterangan resmi Yamaha:

Karbonmonoksida (Co)

1. Tahun Produksi < 2010 dan Tipe Mesin 4 Tak Maka Ambang Batas CO = 5,5 persen
2. Tahun Produksi < 2010 dan Tipe Mesin 2 Tak Maka Ambang Batas CO = 4,5 persen
3. Tahun Produksi >= 2010 dan Tipe Mesin 2 Tak Atau 4 Tak Maka Ambang Batas CO = 4,5 persen

Hidrokarbon (Hc)

1. Tahun Produksi < 2010 dan Tipe Mesin 4 Tak Maka Ambang Batas HC = 2.400 ppm
2. Tahun Produksi < 2010 dan Tipe Mesin 2 Tak Maka Ambang Batas HC = 12.000 ppm
3. Tahun Produksi >= 2010 dan Tipe Mesin 2 Tak Atau 4 Tak Maka Ambang Batas HC = 2.000 ppm

Bagi kendaraan yang tidak lulus uji emisi, Yamaha menyarankan untuk melakukan pengecekan lebih lanjut atau perawatan sederhana seperti service injeksi atau FI Cleaning, pergantian busi dan filter udara serta penggunaan PEA Carbon cleaner di bengkel-bengkel resmi Yamaha.

sumber: suara.com

Terpopuler

Otomotif News 4
14 June 2021
Otomotif News 4
Otomotif News 2
Otomotif News 2
14 June 2021