Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Kemnaker dan PBNU Susun Modul Community Parenting, Ini Kegunaannya

Parenting
Kemnaker dan PBNU Susun Modul Community Parenting, Ini Kegunaannya 1
foto: Ida Fauziah (detik)


itoday - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan Lembaga Kemaslahatan Keluarga Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LKK PBNU) melakukan penguatan pengasuhan anak secara bersama (community parenting) dengan menghadirkan modul Community Parenting Desmigratif. Ini dilakukan untuk pengembangan anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI).

"Kepedulian kita semua terhadap perkembangan anak-anak PMI dapat menjadi lebih nyata, terutama melalui penyusunan konsep dan model pembangunan community parenting di Desmigratif," ujar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/9/2021).

Ida menyatakan modul yang akan dikembangkan ini bukan saja untuk anak-anak PMI, melainkan juga pekerja migran, untuk pengganti orang tua dan lingkungan sekitar, serta untuk fasilitator/Petugas Desmigratif.

"Hal ini berarti pendekatan pelaksanaannya sudah sangat komprehensif, mengambil berbagai sudut pandang dan pihak-pihak yang terlibat," ujarnya.

Ia mengingatkan konsep dan model pembangunan community parenting di Desmigratif dapat saja berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya, terutama karena adanya perbedaan budaya dan kebiasaan masyarakat setempat.

"Saya yakin dengan expert meeting ini akan memperkaya konsep pembangunan komunitas keluarga Desmigratif dan menaruh harapan besar terhadap modul yang akan dihasilkan," ucapnya.

Ida Fauziyah juga menyatakan semua anak, tak terkecuali anak yang orang tuanya bekerja di luar negeri, merupakan generasi penerus bangsa yang akan menentukan kejayaan bangsa Indonesia di masa datang.

Namun, kata Ida, dalam pelaksanaan pilar Community Parenting ditemukan beberapa permasalahan di lapangan, seperti anak-anak kerap mengalami kesulitan berkomunikasi dengan orang tuanya yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI), kesulitan dana untuk sekolah dan keperluan sehari-hari, bermasalah dalam lingkungan masyarakat dikarenakan sering dianggap anak yang tidak memiliki keluarga yang utuh, dan pengasuhan anak-anak PMI oleh keluarga asuh biasanya kurang optimal dibandingkan dengan pengasuhan yang dilakukan orang tua kandung.

sumber: detik.com
Parenting Kemnaker dan PBNU Susun Modul Community Parenting, Ini Kegunaannya

Terpopuler