Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Ketum YABII: Perlu Sinergi! Membangun Karakter Anak Indonesia tak Mudah!

Parenting
Ketum YABII: Perlu Sinergi! Membangun Karakter Anak Indonesia tak Mudah!  1
foto: Webinar YABII (ist)


itoday - “Tidak mudah membangun karakter anak Indonesia yang cinta damai di dalam kemajemukan bangsa Indonesia yang memiliki 1340 suku bangsa”.

Penegasan itu disampaikan Ketua Umum Yayasan Amal Bakti Ibu Indonesia (YABII) Ibnu Pratomo saat membuka webinar bertema “Peran Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat dalam Memutuskan Rantai Kekerasan Pada Anak serta Mewujudkan Lingkungan Ramah Anak”, yang digelar hari ini, Sabtu (30/07/22).

Menurut Ibnu Pratomo, membangun karakter anak Indonesia cinta damai perlu sinergi semua pihak, sehingga memudahkan dalam pelaksanaan pembangunan karakter anak Indonesia cinta damai. Karakter yang dimaksud adalah karakter anak yang memiliki toleransi, ringan menolong, peduli lingkungan, serta anak Indonesia yang cinta akan tanah air dan bangsanya.

“YABII sadar bahwa membangun karakter anak Indonesia di dalam kemajemukan bangsa Indonesia yang memiliki 1340 suku bangsa, tidaklah mudah. Kita perlu saling sinergi dan saling memberikan masukan untuk lebih memudahkan dalam pelaksanaan membangun karakter anak Indonesia cinta damai,” jelas Ibnu Pratomo.

Webinar “Peran Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat dalam Memutuskan Rantai Kekerasan pada Anak serta Mewujudkan Lingkungan Ramah Anak” digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, 23 Juli 2022. Webinar ini menjadi salah satu dari bagian komitmen YABII untuk berkontribusi dalam pembangunan karakter anak Indonesia.

Sebagai keynote speaker pada Webinar YABII ini Ir. Hendarman, M.Sc., Ph.D, plt. Kepala Pusat Penguatan Karakter Kemendikbudristek.

Psikolog klinis yang juga konsultan perlindungan anak Githa Bahagiastri, M.Psi menjadi pembicara pertama. Pengurus YABII ini membawakan materi bertajuk “Peran Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat dalam Mencegah Kekerasan pada Anak”.

Advisor perlindungan anak Zubedy Koteng membahas materi bertajuk “Mewujudkan Indonesia Layak Anak dan Bebas Kekerasan.

Webinar yang berjalan komunikatif ini dipandu oleh moderator Kurnaiwati M.Pd. Kurniawati yang juga pengurus YABII ini menjabat sebagai Wakil Kepala SMAN 5 Tambun Selatan.

Red
Parenting Ketum YABII: Perlu Sinergi! Membangun Karakter Anak Indonesia tak Mudah!