Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Adhie Massardi: Republik ini Dikelola Seperti Pabrik! Kebijakan Didagangkan, Mereka Pedagang!

Politik
Adhie Massardi: Republik ini Dikelola Seperti Pabrik! Kebijakan Didagangkan, Mereka Pedagang! 1
foto: Adhie Massardi (rmol)


itoday - Sengkarut masalah jalan tol, BBM, hingga dugaan bisnis test PCR yang melibatkan menteri pembantu Presiden Joko Widodo, membuat geram tokoh Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi.

Mantan juru bicara Presiden KH Abdurrahman Wahid itu menyebut pengelolaan republik ini seperti mengelola pabrik.

“PCR•TOL•BBM•DLL▪︎ ini republik dikelola seperti pabrik. Kebijakan jadi produk yang bisa didagangkan karena dasarnya mereka memang pedagang. Jika yang nyangkut nyawa rakyat saja didagangkan gimana mereka tentukan tarif tol, listrik, harga BBM, dll. ☆ king of no heart alias Raja Tega...!,” tulis Adhie di akun Twitter @AdhieMassardi.

Saking geramnya atas ulah pejabat penyedot keuntungan Adhie menyebut para pejabat ini sebagai drakula. “Drakula. Melihat cara para pejabat nyedot keuntungan dengan gunakan jabatan dan kekuasaannya benar-benar mengerikan. Coba tonton film Drakula. Tidak setiap orang dihisap darahnya. Mereka ini sudah masuk kategori film Zombie. Sudah membahayakan kehidupan berbangsa & bernegara..!!” tulis @AdhieMassardi.

Soal “bisnis” PCR, @AdhieMassardi sempat menulis: “Iblis. Sejak isu PCR merebak beberapa hari lalu, saya tidak pernah komen coz hingga today gak bisa pahami apa yang dorong pejabat yang sudah super kaya itu tega gorok leher rakyat yang ekonominya sudah sekarat gegara ber-bulan-bulan digencet virus komunis China covid-19. Iblis saja gak mungkin tega.”

Tak hanya itu, Adhie juga menyebut ada kanker sosial di dalam kekuasaan di Indonesia. “Kanker penguasa. Apa yang dilakukan Dandhy dkk ibarat tim dokter ahli observasi. Karya ini merupakan produknya, yang nyatakan "Kondisi Lingkungan NKRI Sudah Kanker Stadium Sekian!". Ada Kanker Sosial dalam kekuasaan di negeri ini. Harus ada tindakan, coz ini not just tontonan!” beber @AdhieMassardi, meretweet cuitan akun @Dandhy_Laksono, milik wartawan senior Dandhy Laksono.

Sebelumnya, @Dandhy_Laksono membeberkan sinopsis singkat film Kinipan. “Film "Kinipan" (2,5 jam) dibuat versi internasional dengan judul "Defenders of the Forest" (56 menit) dengan substansi yang sama, tentang deforestasi, pandemi, bencana, kriminalisasi, dan "pembangunan besar-besaran era Presiden Jokowi",” tulis @Dandhy_Laksono.

red
Politik Adhie Massardi: Republik ini Dikelola Seperti Pabrik! Kebijakan Didagangkan, Mereka Pedagang!