Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Gerakkan Prajurit untuk Protes Effendi Simbolon, Connie Minta Jokowi Tindak Tegas Jenderal Dudung

Politik
Gerakkan Prajurit untuk Protes Effendi Simbolon, Connie Minta Jokowi Tindak Tegas Jenderal Dudung 1
foto: Dudung Abdurachman (antara)


itoday - Presiden Jokowi diminta agar menindak tegas Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman terkait dengan dugaan penyalahgunaan wewenang menggerakkan prajurit untuk memprotes anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon.

Pernyataan menohok ini disampaikan analis militer Connie Rahakundini Bakrie dalam kanal YouTube, Akbar Faizal Uncensored, seperti dilihat Suara Deli, Selasa (20/9/2022).

Awalnya, Connie merespons video yang menampilkan Jenderal Dudung memerintahkan prajurit untuk protes sebagai bentuk kemarahan terhadap Effendi Simbolon yang menyebutkan TNI seperti gerombolan ormas.

"Pada saat tadi itu dibuka saya hampir menitihkan air mata ya. Saya khawatir bangsa ini bergerak mundur," katanya.

Ia pun membandingkan antara penyataan Effendi Simbolon yang menurutnya hanya slip tounge atau selip lidah saja, dan pernyataan video Dudung yang menurutnya sudah menyalahi sistem.

"Jelas-jelas tadi kita dengarkan sendiri kagetnya kita semua ternyata ini diperintahkan oleh KSAD, Kepala Staff Angkatan Darat sekali lagi ini bukan kemarahan TNI, tapi kemarahan Kepala Staf Angkatan Darat, bedakan ya," ucapnya.

Connie mengatakan kepala staf militer itu fungsinya pembinaan bukan penggunaan kekuatan.

"Memerintahkan para prajurit, para Pamen, para Pati, tadi kita dengar di video itu semuanya disebut itukan sama sudah masuk ke penggunaan kekuatan," jelasnya.

"Hari ini pertanyaan saya sederhana saja, apakah Pak Kepala Staff Angkatan Darat tidak tahu kalau penggunaan itu tidak ada di tangan beliau. Itu ada di tangan Panglima TNI dan Presiden Republik Indonesia sebagai panglima tertinggi itu pun harus atas izin Kementerian Pertahanan dan Komisi I (DPR)," sambungnya.

Menurutnya, Jenderal Dudung harusnya bisa bersikap dengan melaporkan kepada MKD DPR RI, daripada membuat video yang memerintahkan prajurit protes kepada Effendi Simbolon.

"Ini dilihat bukan saya membela Pak Effendi Simbolon, saya lagi bicara tentang ketatanegaraan aturan militer, karena bagaimanapun disiplin militer itu yang harus kita tekankan," ucapnya.

Oleh sebab itu, Connie meminta kepada Presiden Jokowi untuk menindak tegas Jenderal Dudung Abdurachman.

"Menurut saya sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata kita atau militer kita, Presiden harus menindaktegas Pak Dudung sebagai kepala staf. Karena sudah, menurut saya melampaui kewenangannya, dia tidak boleh menggunakan (menggerakkan prajurit)," tukasnya.

Sebelumnya diketahui bahwa anggota Komisi I DPR RI, Effendi Simbolon menyebut TNI layaknya gerombolan. Ia bahkan menilai kelakuan TNI melebihi organisasi masyarakat atau ormas.

Pernyataan Effendi Simbolon itu menyusul adanya temuan dan informasi yang didapatkan Komisi I DPR RI.

Temuan yang didapatkan Komisi I DPR RI itu mengenai isu ketidakharmonisan hubungan antara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.

Tidak hanya itu, Effendi Simbolon juga menyoroti berbagai informasi mengenai adanya ketidakpatuhan hingga pembangkangan di tubuh TNI.

Tak lama kemudian, beredar video KSAD Jenderal Dudung Abdurachman memerintahkan jajarannya untuk bergerak memprotes anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon.

Diduga karena perintah yang dikeluarkan Jenderal Dudung inilah bertebaran video-video ucapan protes dari prajurit TNI AD.

sumber: suara.com
Politik Gerakkan Prajurit untuk Protes Effendi Simbolon, Connie Minta Jokowi Tindak Tegas Jenderal Dudung