Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

Ditunjuk Jadi Komisaris di RANS Entertainment Kaesang Pangarep Bantubantu Sedikit Aja
29 October 2021
Ditunjuk Jadi Komisaris di RANS Entertainment, Kaesang Pangarep: Bantu-bantu Sedikit Aja
foto: Kaesang Pengarep (kapanlagi)


itoday - Putra Presiden Republik Indonesia, Kaesang Pangarep muncul dengan kabar mengejutkan. Namanya tertera sebagai seorang Komisaris di RANS Entertainment, milik Raffi Ahmad.

Kabar tersebut pun terkonfirmasi saat Kaesang Pangarep hadir dalam acara konferensi pers RANS Entertainment dan SCM, yang digelar di SCTV Tower, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (29/10). Diketahui, RANS Entertainment dan SCM menjalin kerjasama dalam bentuk kolaborasi menayangkan sejumlah program pilihan terbaru melalui platform milik RANS dan Emtek Group.

Saat ditanya mengenai jabatannya itu, putra presiden Jokowi itu menjawabnya dengan santai, khas pembawaannya yang cuek. Kaesang Pangarep juga menyampaikan alasannya bergabung dalam keluarga besar RANS Entertainment karena memiliki visi dan misi yang sama dengan RANS Entertainment.

"Saya simpel aja, tugasnya menghibur mas Raffi dan Gigi, yang penting mereka tertawa, saya senang," ungkap Kaesang Pangarep.

Tugas Kaesang

"RANS di dunia kreatif, saya juga berangkat dari situ juga, kuliah juga di marketing, ya sejalan lah sama saya. Saya pengin bantu-bantu aja sedikit," lanjutnya.
Kehadiran Kaesang Pangarep juga dianggap cocok untuk menjaga hal tersebut agar tetap berada di jalurnya. Selain itu, Kaesang mengatakan ia bertugas untuk mengatur hal agar tak lewat dari batasnya.

"Saya tau visi-misi mereka. Tugas saya adalah menjaga mereka, agar tetap on track aja. Kolaborasi SCM dan RANS ini dari gigi 4-3, bisa langsung ke gigi 7, lebih cepet, ya itu saya tuh fungsinya ngerem, biar ngebut tapi ga terlalu kebut juga, itu tugas saya, biar nggak bablas juga," pungkasnya.

sumber: kapanlagi.com
Momen Akrab Deddy Corbuzier Makan Bareng dengan Anak Jenderal Intelijen RI
27 October 2021
Momen Akrab Deddy Corbuzier Makan Bareng dengan Anak Jenderal Intelijen RI
foto: Deddy Corbuzier (instagram)


itoday - Sudah bukan menjadi rahasia lagi bila Deddy Corbuzier memiliki banyak teman pejabat. Kali ini, ia terlihat akrab dengan seorang anak jenderal intelijen Tanah Air.

Ia adalah Diaz Hendropriyono yang tak lain merupakan anak ketiga dari tokoh intelijen nasional bernama Abdullah Makhmud Hendropiyono. Diaz sendiri merupakan seorang politikus.

Momen akrab itu diketahui pada foto-foto diunggah oleh lelaki yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Presiden Republik Indonesia itu di laman instagram pribadinya.

Bahas Soal Anjing

Mengiringi unggahannya, Diaz mengungkap obrolan yang mereka bahas bersama di momen makan malam. Yakni membahas tentang anjing.

"Makan dulu ahh ... (sambil ngobrolin anjing) @mastercorbuzier @sabrinachairunnisa_," kata @diaz.hendropriyono.

"🐶❤️," jawab @sabrinachairunnisa_.

"Udah abis gini makanan nya 😂😂," kata @mastercorbuzier.

sumber: merdeka.com
Sherina Munaf dan Nikita Mirzani Satu Suara Bela Anjing Canon Satpol PP Oh No
26 October 2021
Sherina Munaf dan Nikita Mirzani Satu Suara Bela Anjing Canon, Satpol PP Oh No
foto: Sherina Munaf (voi)


itoday - Aksi penyiksaan anjing Canon hingga meninggal dunia yang dilakukan Satpol PP Aceh mendapatkan sorotan dari penyanyi Sherina Munaf. Istri dari Baskara Mahendra ini mengaku stres lantaran membayangkan anjing yang disiksa hingga mati. Sherina juga heran dengan tujuan tindakan kekerasan dilakukan Satpol PP untuk wisata halal.

"Masih stres kebayang hewan peliharaan tersayang, dirawat dari kecil, ramah dan percaya sama manusia, eh diburu, disiksa dan tewas oleh tangan-tangan aparat berseragam, untuk alasan apakah? Wisata halal? Kalau sampai iya demi itu, apakah halal = menghalalkan segala cara? Sakit," tulis Sherina Munaf di akkun Twitter-nya @sherinasinna.

Pelantun lagu "Pergilah Kau" ini menyinggung soal tindakan Satpol PP yang melakukan kekerasan pada anjing. Menurutnya, hal itu adalah tindakan yang keji dan egois.

"Bayangkan. Seekor anjing yang sepanjang hidupnya percaya manusia, yang ketika didatangi aparat keji itu ekornya melambai-lambai ramah, ternyata detik-detik terakhirnya adalah dikarungi ampai lemas dan akhirnya tewas. Demi agenda egois manusia yang berseragam," katanya.

Dicuitan berikutnya, perempuan berusia 31 tahun ini meminta banyak pihak untuk menyuarakan penolakan kekerasan pada hewan. Ia berharap banyaknya penyuaraan ini bisa membuat kejadian keji tak terulang kembali.

"Mau sampai kapan banyak manusia dari bangsa kita sendiri memperlakukan satwa seperti benda begini. Apalagi ini HEWAN PELIHARAAN seseorang. The greatest privilege of having A VOICE is to PROTECT the VOICELESS. Kalau kamu resah karena ini, SPEAK UP," ungkapnya.

Sherina juga merasa kecewa dengan respon Kasatpol PP dan Wiyatul Wisbah Aceh Singkil, Ahmad Yani yang mengatakan tindakan itu sudah sesuai SPO dan menduga Canon mati karena stres. Merasa geram, ia juga membagikan foto screenshoot perkataan Ahmad Yani dari salah satu media online.

"Respon mengecewakan dari Kasatpol PP dan Wilayatul Hisbah Aceh Singkil, Ahmad Yani. Manusia juga tanpa ngerti dia salah apa, tiba-tiba di karung terpal, mulut diikat, merintih kepala keluar, dipaksa masuk karung lagi ya STRES. Niat bunuh/tidak bunuh, anjing PELIHARAAN ini TEWAS," katanya.

"Kepada Kasatpol PP Aceh Singkil, Ahmad Yani yang menduga Canon mati karena “stress”: Canon dimasukkan ke keranjang sayur, ditutup kayu, dibungkus terpal, dilakban keliling, dibawa naik boat dari Pulau Panjang ke Singkil. Cuaca hari itu panas. Canon mati karena TIDAK BISA NAFAS," lanjutnya.

Nikita Mirzani juga mengaku kecewa dengan adanya kabar kematian anjing Canon. "Satpol PP oh no," tulis Nikita Mirzani lewat Instagram Stories @nikitamirzanimawardi_172 sambil mengunggah tangkapan berita

Diunggahan selanjutnya, bintang film Comic 8 ini tak habis pikir dengan perbuatan keji yang dilakukan oleh Satpol PP Aceh. Sebab, anjing di luar negeri begitu disayangi, bahkan majikannya sampai menangis jika peliharannya terjadi hal tak diinginkan.

Menurutnya, perbuatan ini tak manusiawi karena anjing yang hanya diam malah disiksa habis-habisan. Sementara, pria yang berperilaku seperti 'anjing' malah didiamkan begitu saja.

"Anjingnya yang nggak kenapa-kenapa digebuk! Tapi kalau laki-laki kelakuan anjing nggak diapa-apain," lanjut Nikita Mirzani.

sumber: voi.id
Nikita Mirzani Jadikan Bacaan Salat sebagai Guyonan PADI Beri Teguran Keras
22 October 2021
Nikita Mirzani Jadikan Bacaan Salat sebagai Guyonan, PADI Beri Teguran Keras
foto: Nikita Mirzani (instagram)


itoday - Edi Prastio, Ketua Umum Perkumpulan Anti Diskriminasi Indonesia (PADI) buka suara terkait video Nikita Mirzani yang tengah viral di aplikasi TikTok. Dalam video itu, dia menjadikan bacaan salat sebagai guyonan.

“Bertepatan dengan Hari Santri yang luar biasa ini, PADI mengingatkan (memberikan irsyadat wattaujihad) pada Nikita Mirzani yang sama-sama sesama muslim,” ujar Edi dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (22/10/2021).

Dalam lanjutan keterangannya, Edi mengatakan, “Sungguh menyayangkan ucapan aktris Nikita Mirzani di media sosial TikTok. Kata-kata Allah SWT seakan dibuat ledekan atau guyonan.”

Edi mengungkapkan, aktris Comic 8 tersebut menjadikan bacaan salat sebagai bahan candaan dengan gelagat dan mimik yang tidak pantas untuk ditonton publik. Sebagai public figure dengan jutaan penonton, aksi sang aktris dianggap preseden buruk bagi umat Islam.

Demi mencegah munculnya konten serupa, Edi sebagai perwakilan PADI memberi peringatan kepada Nikita Mirzani. Mantan istri Dipo Latief itu diminta tak membuat konten yang berpotensi menyinggung agama di kemudian hari.

Edi Prastio menambahkan, "Dengan tegas, PADI mengingatkan agar Nikita Mirzani tidak membuat konten yang bisa mendiskreditkan agama. Mari sambut Hari santri, dengan perilaku, ucapan, dan akhlak yang baik, baik di media sosial maupun kehidupan nyata.”

Nikita Mirzani menjadi sorotan pengguna TikTok setelah videonya membaca niat salat magrib sambil tertawa disebar oleh akun @riricisofficial_30. “Ushalli fardhol maghribi tsalaatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aala. Takbir!" ujar sang aktris.

Unggahan tersebut kemudian menuai kecaman warganet. Mereka menilai aksi Nikita Mirzani menjadikan bacaan salat sebagai guyonan dan ditonton banyak pihak sangat tidak pantas.*

sumber: okezone.com
Sule Menangis Wajah Bayi yang Dikandung Nathalie Hoslcher Mirip Dirinya
16 October 2021
Sule Menangis Wajah Bayi yang Dikandung Nathalie Hoslcher Mirip Dirinya
foto: Sule dan Nathalie Hoslcher (suara)


itoday - Pelawak Sule menceritakan saat dia menemani istrinya, Nathalie Holscher memeriksakan kandungan. Ketika pemeriksaan USG, Sule sedih lantaran wajah calon anaknya mirip dengannya.

Sejak awal, mantan pemain Opera Van Java ini sangat berharap paras anaknya lebih mirip Nathalie Holscher.

"Saya nangis, karena persis saya. Kan maunya ke dia (Nathalie), tapi saya berdoa terus, jangan ke saya," kata Sule sambil berseloroh ditemui di kawasan Tambun, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (15/10/2021).

Pernyataan Sule tersebut sontak memecah tawa sang istri dan awak media.

Sule mengatakan salah satu alasan menikahi Nathalie Holscher adalah agar anaknya ada yang berparas bule. Ya, Nathalie merupakan perempuan berdarah Indonesia-Jerman.

"Minimal mirip hidungnya lah. Saya percuma dong kawinin dia, tapi tidak mirip dia. Insya Allah mirip dia," ujar Sule.

Bayi yang dikandung Nathalie Holscher diprediksi lahir pada Desember mendatang. Dokter juga menyarankan Nathalie operasi caesar lantaran kondisi bayi yang super aktif.

"Karena si bayinya itu kan aktif banget, jadi dia tuh ada kemungkinan sungsang. Jadi kalau lahiran normal tidak mungkin," katanya.

Seperti diketahui, Sule dan Nathalie Holscher menikah pada 15 November 2020. Selama hampir setahun menikah, Nathalie Holscher berbadan dua.

sumber: suara.com
Kabur dari Wisma Atlet Rachel Vennya Diduga Dibantu Anggota TNI
13 October 2021
Kabur dari Wisma Atlet, Rachel Vennya Diduga Dibantu Anggota TNI
foto: Rachell Vennya (merdeka)


itoday - Kaburnya selebgram Rachel Vennya dari Wisma Atlet Pademangan usai berlibur di Amerika Serikat masih diselidiki Kogasgabpad Covid-19. Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS memaparkan, salah seorang anggota TNI diduga membantunya.

Herwin menyebut, anggota TNI bagian Pengamanan Satgas di Bandara, berinisial FS, patut diduga melakukan tindakan nonprosedural.

"Dia yang telah mengatur agar Selebgram Selebgram Rachel Vennya dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari luar negeri," ucap dia dalam keterangan tertulis, Rabu (13/10/2021).

Terkait hal ini, Herwin menyampaikan Pangdam Jaya selaku Pangkogasgabpad Covid-19, memerintahkan agar proses pemeriksaan dan penyidikan terhadap anggota TNI tersebut dilakukan secepatnya.

Penyelidikan juga akan dilakukan terhadap tenaga sektor kesehatan, tenaga pengamanan, dan penyelenggara karantina lainnya agar diperoleh hasil yang maksimal.

Herwin menyampaikan, pihaknya bakal menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi sesuai dengan SE Satgas Covid 19 Nomor 18/2021 bahwa tamu/warga yang baru datang dari luar negeri wajib melaksanakan karantina selama 8x24 jam.

"Saat ini pihak Kodam Jaya sedang dalam proses penyelidikan, pemeriksaan dilakukan dimulai dari hulu sampai ke hilir, dalam arti pemeriksaan dilakukan dimulai dari bandara sampai dengan di RSDC Wisma Atlet Pademangan," tandas dia.

Tak Berhak Dapat Fasilitas

Pada kesempatan itu, Herwin memaparkan, Rachel Vennya sebenarnya tak berhak mendapatkan fasilitas repatriasi karantina di RSDC Wisma Pademangan. Hak itu hanya diberikan kepada para pekerja migran Indonesia (PMI) yang kembali ke Indonesia dan menetap minimal 14 hari di Indonesia.

Kemudian, pelajar atau mahasiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari luar negeri. Selanjutnya, pegawai pemerintah RI yang kembali ke Indonesia setelah melaksanakan perjalanan dinas dari luar negeri.

"Pada kasus selebgram Rachel Vennya menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak berhak mendapat fasilitas tersebut," kata dia.

Namun demikian, Kogasgabpad Covid-19 masih melakukan melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

sumber: merdeka.com