Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

Ramai Isu Coki Pardede Seorang Gay Tretan Muslim dan Pihak MLI Akhirnya Buka Suara
04 September 2021
Ramai Isu Coki Pardede Seorang Gay, Tretan Muslim dan Pihak MLI Akhirnya Buka Suara
foto: Coki Pardede (kapanlagi)


itoday - Komika Coki Pardede diamankan oleh pihak kepolisian terkait penyalahgunaan narkoba pada tanggal 1 September 2021. Kala ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang, Coki kedapatan sedang menonton video dewasa sesama jenis.

Tak berhenti sampai di situ, Coki juga juga melakukan hal yang tidak wajar dalam mengonsumsi sabu. Ia mengaku menyuntikannya ke dalam duburnya.

Tentu saja, aksi Coki Pardede itu membuat banyak orang penasaran akan orientasi seksualnya. Deddy Corbuzier pun akhirnya menanyakannya langsung ke pihak MLI.

"Bro, gue mau nanya. Kalau nggak dijawab juga nggak apa-apa, karena ini ada di berita yang mengatakan bahwa Coki adalah seorang gay. Benarkah itu?" tanya Deddy Corbuzier, seperti dilansir dari channel Youtube-nya (04/09).

1. Jawaban Tretan Muslim dan MLI

Mendengar pertanyaan dari Deddy, Patrick Effendy selaku CEO dari PT Jenaka Sumber Rejeki (MLI) mengaku tidak tahu menahu soal orientasi seksual Coki. "Kalau preferensi seksual itu kayanya terlalu personal ya untuk kita. Ini aja (Tretan Muslim) nikah, kita nggak tahu," ujar Patrick.

"Kita di MLI tuh kayak gitu, Om. Ada part yang terbuka, ada yang enggak. Kalau soal seksual ya susah kalau mau diobrolin," lanjutnya seraya diamini oleh Tretan Muslim.

Lebih lanjut, Patrick juga menyebut kalau Coki cukup tertutup soal kehidupan pribadinya. Perkara pasangan pun, ia tak pernah menceritakannya secara blak-blakan.

"Orang dia (pacaran) sama siapa ya udah. Kalau dia nggak cerita ya kita nggak akan tanya," pungkas Patrick.

sumber: kapanlagi.com
Kondisi Terkini Coki Pardede Usai Diamankan Karena Dugaan Penyalahgunaan Narkoba
03 September 2021
Kondisi Terkini Coki Pardede Usai Diamankan Karena Dugaan Penyalahgunaan Narkoba
foto: Coki Pardede (ist)


itoday - Komika Coki Pardede menambah panjang daftar artis yang terseret kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Coki Pardede diamankan pihak kepolisian karena kedapatan menggunakan narkoba jenis sabu.

Jajaran Polres Metro Tangerang mengamankan Coki Pardede atas dugaan penyalahgunaan narkoba di kediamannya kawasan Tangerang, Rabu (1/9/2021) malam.

Pemilik nama lengkap Reza Pardede itu kemudian menjalani tes urin. Hasilnya, Coki Pardede positif mengonsumsi narkoba.

Positif

"Sudah dilakukan pemeriksaan (urine), hasilnya positif," ungkap Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang, AKBP Pratomo Widodo, Kamis (2/9/2021).

Kondisi

Setelahnya, Coki Pardede sempat menjawab pertanyaan-pertanyaan dari wartawan terkait kondisi dirinya. Coki Pardede menyatakan saat ini ia dalam kondisi baik-baik saja.

"Aman. Sehat sih, saya masih sehat," kata Coki Pardede, dilansir dari tayangan YouTube KH Infotainment yang diunggah pada Kamis (2/9/2021).

Barang Bukti

Diketahui, Coki Pardede kedapatan mengonsumsi narkoba jenis sabu di rumahnya di Klaster Floresta, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Dari dalam rumahnya, polisi menyita sejumlah barang bukti, seperti sabu dan alat isap.

sumber: liputan6
Polisi Amankan Satu Klip Sabu dari Tangan Coki Pardede
02 September 2021
Polisi Amankan Satu Klip Sabu dari Tangan Coki Pardede
foto: Coki Pardede (okezone)


itoday - Komika Reza Pardede atau Coki Pardede ditangkap pihak kepolisian atas dugaan penyalahgunaan narkotika. Hal itu diamini Kombes Pol. Yusri Yunus, Kabidhumas Polda Metro Jaya kepada awak media.

“Iya, yang bersangkutan diamankan. Saya membenarkan kabar itu,” ujar Yusri saat dihubungi awak media, pada Kamis (2/9/2021).

Saat ini, menurut Yusri, Coki Pardede diamankan di Polres Tangerang Kota. Adapun barang bukti yang diamankan pihak kepolisian berupa satu klip sabu. Sayang, Yusri enggan membeberkan lebih jauh informasi detail terkait penangkapan sang komika.

Sebelumnya, Coki Pardede dikabarkan, ditangkap pihak kepolisian di kawasan Cisauk, Tangerang, pada 1 Agustus 2021, pukul 13.00 WIB.

sumber: okezone.com
Aron Ashab Ngamuk ke Imam Darto Minta Kebencian Pribadi Tak Diumbar di Ruang Publik
01 September 2021
Aron Ashab Ngamuk ke Imam Darto, Minta Kebencian Pribadi Tak Diumbar di Ruang Publik
foto: Aron Ashab (instagram)


itoday - Aron Ashab menyemburkan amarah ke Imam Darto setelah sang presenter mengaku tak suka padanya saat memandu acara varietas bareng Surya Insomnia, yang diproduksi pada 2019.

YouTuber dengan 400 ribuan pengikut ini lantas membongkar alasan Imam Darto tak suka padanya. Diduga, ini soal honor Aron Ashab saat jadi bintang tamu di program layar kaca.

Di Instagram Stories, ia mengaku dibayar 6 juta rupiah, lebih mahal dari Trio Lestari yang disebut menerima 4 juta saja. Selama syuting, Aron Ashab mengklaim tak ada keributan.

Fine!

“Fine, tingkah gue or image gue gampang disalahin tapi pas gue ketemu orang especially kerjaan, gue enggak pernah nyolot or ngeselin,” cuit Aron Ashab, Selasa (31/8/2021).

Aktor kelahiran Jakarta, 15 Agustus 1993, menyayangkan sikap Imam Darto yang membuat kebencian pribadi menjadi konsumsi publik. Dalam pandangan Aron Ashab ini bukan tindakan bijak.

Be Wise

“Be wise-lah, kalau lo enggak suka gue di belakang ya lo ngomong aja di belakang. Enggak usah di publik. Parah sih lo. Gue benaran merasa we’re all good in the day of shooting karena gue ketemu lo pada di situ Danang Darto,” cuitnya.

Aron Ashab sendiri tak tahu apa salahnya hingga Imam Darto membencinya. Ia menjelaskan, honor 6 juta rupiah didapat dalam kondisi membuat kesepakatan harga tanpa bantuan manajer.

Di Mana Salah Gue?

“Di mana salah gue? Di on stage ada salahkah? Karena di backstage tidak ada ribut atau clash sedikit pun sama siapapun. Gue datang sendiri demi Allah sebagai orang yang lagi struggle sendiri tanpa manager tanpa tim tanpa apapun,” ocehnya.

“Ributnya di mana sih? Lo Bete ama guenya di mana Imam Darto? Cuman gegara budgeting doang?” bintang sinetron Monyet Cantik 2 balik bertanya, masih di Instagram Stories.

That's Your Personal Hate

“Apa gegara tingkah gue? That’s your personal hate bro enggak harus disebut di publik. Nih orang yang ngontak gue sampai ngomong ke Mas Anji dkk., pentingkah?” selorohnya kemudian.

Hingga artikel ini disusun, pihak Imam Darto belum memberikan tanggapan resmi terkait komplain bertubi yang dilayangkan Aron Ashab di medsos kemarin.

sumber: liputan6
Tina Toon Disebut Tak Minta Maaf ke Penggugat Hak Cipta
30 August 2021
Tina Toon Disebut Tak Minta Maaf ke Penggugat Hak Cipta
foto: Tina Toon (matamata)


itoday - Tina Toon jadi pihak Turut Tergugat dalam gugatan dugaan pelanggaran hak cipta yang dilayangkan Engkan Herikan alias Engkan Mosta Anima.

Sejauh ini menurut Engkan, Tina Toon dan para tergugat lainnya belum minta maaf.

"Dari pihak tergugat pun tidak ada yang menghubungi kami selaku kuasa hukum ataupun klien kami. Sampai detik ini kita hanya hadir di persidangan, tidak ada konfirmasi, pertanyaan, minta maaf, atau hal lain yang berhubungan dengan perkara ini," kata kuasa hukum Engkan, Cristiano Valentino, saat jumpa pers, di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (30/8/2021).

Sementara, Engkan yang merupakan gitaris band Anima ini tahu lagunya didaur ulang dan dinyanyikan oleh Tina Toon dari seorang teman. Kata dia, kalau temannya tak memberitahu, gugatan ini mungkin tak pernah ada.

"Ada sahabat Engkan, dia jauh banget dari Depok, kita lagi main di PIK. Dia datang ke sana, ngabarin, lagu saya dibawakan sama Tina Toon," ucap dia.

Bagi Engkan, bila hanya meng-cover lagunya, dia tak masalah. Tapi ini didaur ulang dan nama pencipta lagunya diubah.

"Kok dia kayak resmi, bukan cover. Kalau cover sih nggak apa-apa," katanya.

Sidang gugatan Engkan sampai sekarang gugatannya masih berjalan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Rencananya sidang akan kembali dilanjutkan Selasa (31/8/2021) dengan agenda replik.

Engkan Herikan mengajukan gugatan terkait pelanggaran hak cipta lagu Bintang yang merupakan karyanya. Gugatan itu terdaftar dengan nomor perkara 23/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2021/PN Niaga Jkt.Pst.

Mereka yang jadi tergugat adalah Tina Toon, Basia Roullete, Baros Roulette, Ian Juanda, Andri Anima, Universal Music Indonesia, Sony Music Indonesia, dan WAMI.

Dalam gugatannya, Engkan minta ganti rugi materiil dan immateriil dengan total mencapai Rp 10,7 miliar.

sumber: matamata.com
Kronologi Haters Shandy Aulia Laporkan Balik Sang Artis Berawal Tak Terima Nama Baiknya Tercemar
28 August 2021
Kronologi Haters Shandy Aulia Laporkan Balik Sang Artis, Berawal Tak Terima Nama Baiknya Tercemar
foto: Shandy Aulia (kapanlagi)


itoday - Drama antara artis Shandy Aulia dan salah satu hatersnya, Laura Aprilya Bakkara masih terus berlanjut. Setelah dilaporkan oleh ibu satu anak itu, kini Laura sudah menggandeng Kuasa Hukum dan siap membawa kasus ini ke ranah hukum.

Dikatakan oleh pengacara Aulia, kliennya merasa tidak terima karena namanya tercemar. Menurutnya banyak bukti yang beredar jelas di media soal Shandy Aulia yang melakukan doxing.

"Youtube itu ada buktinya, jelas per menit dan per detiknya. Terkait pencemaran nama baik udah jelas di situ ada mukaku lalu buka acara lagi di Kopi Viral, sampai nama Whats App saya dinamai musuh, jadi kurang apa lagi?" ujar Laura Aprilya, saat dijumpai di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (27/8) malam.

"Faktanya dari kemarin kan gak ada yang percaya, banyak banget netizen menyerang bahkan ke akun resmi kami, akhirnya menutup komentar. Karena gak ada gunanya berdebat, karena terlalu banyak orang percaya Shandy Aulia itu memposting itu karena perbuatan klien kami," imbuh Rinto Maha, kuasa hukum Laura.

1. Soal Laporan Shandy Aulia

Mengenai laporan Shandy Aulia terkait kliennya yang melakukan bullying, Rinto Maha pun buka suara. Menurutnya, kejadian yang dipaparkan oleh Shandy tak sesuai dengan fakta di lapangan.

Rinto Maha juga menjelaskan soal artis kata 'monyet' yang membuat Shandy Aulia geram. Menurutnya, kliennya sama sekali tak bermaksud menyerang putri Shandy, Claire, seperti itu.

"Saya juga pasti marah kalau anak saya dibully, itu naluriah. Tetapi pertanyaannya, apakah memang seperti itu kejadian yang sebenarnya? Ternyata tidak," ujar Rinto Maha.

"Memang klien saya ini komentar di IG-nya tetapi itu bukan pidana dan yang bicara 'monyet juga bisa manjat' juga bukan pidana. Kalau dibilang monyet bisa berenang masih tanda tanya, tapi kalau manjat jawabannya pasti benar. Bukan berarti ini bilang anaknya si Shandy itu monyet," pungkasnya.

sumber: kapanlagi.com