Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Ahmad Dhani Sebut Buzzer Senang Mengolok Ulama, Imbas UAS Dideportasi Singapura

Selebritis
Ahmad Dhani Sebut Buzzer Senang Mengolok Ulama, Imbas UAS Dideportasi Singapura 1
foto: Ahmad Dhani (fin)


itoday - Musisi Dewa 19, Ahmad Dhani angkat bicara mengenai kasus Ustaz Abdul Somad (UAS) yang dideportasi dari Singapura pada beberapa waktu lalu.

Deportasi Ustaz Abdul Somad menjadi polemik di masyarakat. Sehingga beredar kabar bahwa para pendukung UAS akan melakukan unjuk rasa ke dubes Singapura untuk menuntut minta maaf.

Menurut Ahmad Dhani, seorang ulama seperti Ustadz Abdul Somad tidak pantas diberlakukan seperti hal tersebut oleh pemerintah Singapura.

Ahmad Dhani menilai, Ustadz Abdul Somad sudah dipermalukan oleh pihak pemerintah Singapura. Namun Ia mengimbau kepada pendukung UAS untuk tidak berkunjung Singapura.

"Menurut saya, semua pendukung atau santri Ustadz Abdul Somad, tidak perlu datang ke Singapura, meskipun pemerintah Singapura jelas mempermalukan Abdul Somad. Pemerintah telah memberikan bahan untuk buzzer," ucap Ahmad Dhani dikutip FIN dari Disway (20/05/2022.

"Peristiwa Ustaz Abdul Somad, dilarang masuk atau dideportasi oleh Singapura, akan jadi bahan buzzer untuk mengolok-olok," ujarnya.

"Jadi mereka senang mengolok ulama yang lurus, ulama yang tidak mendompleng pada penguasa," sambungnya.

Menurut Ahmad Dhani para buzzer akan panas jika ada seseorang yang tidak sejalan dengan pemerintah.

"Jika ada ulama atau habib yang tidak sejalan atau tidak mendukung program pemerintah maka buzzer akan panas. Jadi tugasnya hanya mengolok ulama ," ujar keybordis Dewa 19.

"Jadi peristiwa ini hanya kesenangan sesaat untuk buzzer haram jadah supaya mereka bahagia," Ungkap mantan suami Maia Estianty ini.

Sebelumnya,UAS membenarkan dirinya telah dideportasi oleh imigrasi Singapura. Dan dirinya ditempatkan di sebuah ruangan berukuran 1x2 meter.

UAS menyebut bahwa kedatangannya ke Singapura untuk liburan bersama keluarga dan sahabatnya.

"Dalam rangka libur, ini kan memang hari libur. kebetulan sahabat saya ini dekat rumahnya dari Singapura," ucap UAS.

Setibanya di sana, UAS merasa bingung kenapa dirinya ditolak masuk Singapura. Petugas imigrasi di sana pun tidak bisa menjelaskan alasannya.

"Itulah mereka tak bisa menjelaskan, pegawai imigrasi tak bisa menjelaskan, yang bisa menjelaskan itu mungkin Ambassador of Singapore in Jakarta," ungkapnya.

UAS pun melontarkan beberapa pertanyaan kepada petugas imigrasi Singapura terkait alasan dirinya dideportasi.

"Anda harus menjelaskan kepada komunitas, mengapa negara kamu menolak kami? mengapa pemerintah kamu mendeportasi saya? kenapa, apakah karena teroris, apakah karena ISIS? apakah bawa narkoba? itu musti dijelaskan," ungkapnya.

Keluarga Abdul Somad dan sahabat harus ditahan sementara oleh petugas Singapura di sebuah ruangan seperti sel penjara.

"Saya dimasukan dalam sebuah ruangan panjangnya satu meter lebarnya dua meter pas seperti liang lahat (kuburan). Satu jam saya di situ," jelasnya.

sumber: fin.co.id
Selebritis Ahmad Dhani Sebut Buzzer Senang Mengolok Ulama, Imbas UAS Dideportasi Singapura