Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

Indonesia Masih Punya Kans Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032
30 June 2021
Indonesia Masih Punya Kans Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032
foto:logo olimpiade (ist)

itoday - Anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC), Erick Thohir, memberikan komentar mengenai kans Indonesia jadi tuan rumah Olimpiade 2032. Dia mengatakan bahwa Indonesia bisa menjadi opsi kedua tuan rumah Olimpiade 2032 jika Brisbane urung terpilih jadi tuan rumah.

Pernyataan tersebut disampaikan Erick Thohir menanggapi keputusan Dewan Eksekutif IOC yang mengusulkan Brisbane sebagai tuan rumah Olimpiade 2032, setelah direkomendasikan Komisi Tuan Rumah Olimpiade Masa Depan.

Namun menurut Erick, itu hanya sebatas usulan karena keputusan mutlak baru dapat dipastikan jika Brisbane menang dalam pemungutan suara oleh anggota IOC di Tokyo pada 21 Juli nanti. Erick merupakan satu-satunya wakil Indonesia yang mempunyai hak suara dalam proses pemilihan itu.

“Bukan tidak mungkin nanti seperti Asian Games ketika Vietnam mundur dan itu salah satu kemungkinan. Maka saya sampaikan ke Bapak Okto (Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia) bahwa kita harus tetap menjadi wing-nya dan harus terus agresif,” kataErick yang yang juga menjabat Menteri BUMN itu dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Selasa.

“Dan kita mempunyai potensi... Kita juga bisa menjadi opsi untuk (tuan rumah) yang berikutnya kalau kita bisa menjadi second preferred bidder. Jadi ini yang harus kita lakukan,” tambah dia.

Indonesia saat ini sudah masuk dalam tahap continuous dialogue atau dialog lanjutan dalam perjalanannya mendapatkan status tuan rumah Olimpiade 2032 bersama dengan Unifikasi Korea.

Proses perjalanan Indonesia dalam bidding, lanjut Erick, bisa saja naik level dari continuous dialogue menjadi targeted dialogue hingga preferred host apabila Indonesia sukses menyelenggarakan event dan kejuaraan internasional yang dijadwalkan digelar di Tanah Air, seperti FIBA Asia Cup 2021, FIBA World Cup 2023 dan FIFA World Cup U-20 2023.

Jika Brisbane tidak terpilih dalam voting Sesi IOC, Komisi Tuan Rumah Olimpiade akan melanjutkan pencalonan kandidat lain dengan proses yang sama.

Selain Brisbane dan Indonesia, setidaknya ada empat kandidat lain yang juga membidik menjadi tuan rumah Olimpiade 2032, yaitu Jerman, Hungaria, Qatar dan Unifikasi Korea.

sumber: okezone
Kesulitan Balapan di MotoGP 2021 Ini Alasan Valentino Rossi
30 June 2021
Kesulitan Balapan di MotoGP 2021, Ini Alasan Valentino Rossi
foto:Valentino Rossi (ist)

itoday - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, kesulitan dalam beberapa musim terakhir ini. Menurutnya, terjadi banyak perubahan pada motor di era balap modern.

Rossi adalah satu-satunya pembalap, yang pernah merasakan kelas 500cc, dan masih balapan di MotoGP 2021. Dia pernah berjaya di masa lalu, tetapi perubahan membuatnya kesulitan.

Menurut Rossi, ada perbedaan antara balapan saat ini dengan di masa lalu. Rossi menilai itu dikarenakan perubahan pada motor MotoGP yang sangat menuntut fisik sekarang.

Rossi menyatakan motor MotoGP sekarang memiliki sistem aerodinamis yang membuat akselerasi lebih baik dan pengereman dilakukan selambat mungkin. Bagi Rossi, itu membuat para pembalap mengeluarkan tenaga lebih besar.

Namun, Rossi yakin perbedaan terbesar terjadi karena evolusi ban, rem, dan perangkat elektronik. Beberapa pembalap, termasuk Rossi, kesulitan dengan perubahan pada MotoGP.

"Gayanya telah berubah dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam hal posisi di sadel. Semua orang banyak menjulurkan kepala dan bahu mereka saat menikung," kata The Doctor -julukan Rossi, dikutip dari Tuttomotoriweb, Rabu (30/6/2021).

“Motor MotoGP hari ini sangat menuntut secara fisik. Mereka memungkinkan Anda untuk mengerem selambat mungkin dan memasuki tikungan dengan cepat. Ini juga telah mengubah cara beradaptasi dengan lintasan,” tuturnya.

"Tentu saja, aerodinamis memungkinkan akselerasi lebih baik dan pengereman lebih lambat. Dengan solusi ini, motor menjadi lebih berat saat berubah arah, lebih banyak kekuatan yang dibutuhkan. Akan tetapi, saya percaya perbedaan terbesar adalah karena evolusi ban, rem, dan elektronik,” ucap pembalap Italia itu.

Dengan segala pengalamannya, Rossi masih kesulitan untuk berprestasi dalam balapan modern. Rossi bahkan terpuruk pada musim 2021.

Ketimbang bangkit, Rossi justru makin dekat dengan masa pensiun. Pembalap 42 tahun itu akan memutuskan kelanjutan karier balapnya pada musim panas 2021.

sumber: okezone
Ballon dOr Power Ranking Juni 2021 Lionel Messi Peringkat ke5 Ronaldo
29 June 2021
Ballon d'Or Power Ranking Juni 2021: Lionel Messi Peringkat ke-5, Ronaldo?
foto:Christiano Ronaldo (AP photo)

itoday - Ballon d'Or masih menjadi penghargaan individu paling bergengsi di sepak bola. Setelah ditiadakan pada 2020 lalu, siapa yang paling pantas mendapat gelar Ballon dOr 2021?

Ballon d'Or edisi 2020 ditiadakan karena pandemi COVID-19. Ada beberapa alasan di balik tidak digelarnya Ballon d'Or musim lalu. Salah satunya adalah adanya jeda dan perubahan format kompetisi.

Namun, Ballon d'Or dipastikan digelar lagi pada 2021. Bakal ada persaingan sangat ketat pada edisi kali ini. Sebab, tidak ada pemain yang tampil sangat dominan di level domestik dan Eropa sekaligus.

Dikutip dari Sportskeeda, berikut adalah daftar urutan Ballon d'Or Power Rankings edisi Juni 2021 selengkapnya:

10. Bruno Fernandes - Portugal/Manchester United

Peluang Fernandes mendapatkan Ballon d'Or tergolong kecil. Sebab, sang pemain gagal tampil impresif di Euro 2020. Padahal, pada level individu, Fernandes tampil bagus bersama United.

Fernandes mencetak 28 gol dan 17 assist untuk United di semua ajang pada musim 2020/2021. Hanya saja, dia tidak membuat satu pun gol maupun assist di Euro 2020.

9. Ruben Dias - Portugal/Manchester City

Ruben Dias meraih gelar Player of the Year di Premier League musim 2020/2021. Ruben Dias tampil sangat bagus dan membawa Man City meraih gelar Premier League. Dia juga membawa Man City ke final Liga Champions.

Hhanya saja, sama seperti kasus Bruno Fernandes, performa buruk di Euro 2020 jadi kendala bagi Ruben Dias untuk meraih Ballon d'Or. Dias hanya berada di urutan ke-9 peraih gelar ini.

8. Erling Haaland - Norwegia/Borussia Dortmund

Haaland hanya menjadi penonton di Euro 2020. Kondisi ini membuat Haaland gagal memperbesar peluang meraih gelar Ballon d'Or edisi 2021 ini.

Haaland sendiri tampil sangat bagus di level klub. Pemain 20 tahun mampu menjadi mesin gol bagi Dortmund. Haaland menjadi top skor Liga Champions. Selama musim 2020/2021, Haaland mencetak 41 gol dan 12 assist di semua ajang bersama Dortmund.

7. Harry Kane - Inggris/Tottenham

Musim buruk yang dilewati Tottenham tidak membuat sinar Harry Kane redup. Kante menjadi top skor Premier League sekaligus pemain paling berbahaya di Premier League musim 2020/2021. Kane mencetak 33 gol dan membuat 17 assist.

Peluang Kane meraih gelar Ballon d'Or akan tergantung pada kiprah di Euro 2020. Jika mampu tampil menentukan di laga sisa, Kane bisa jadi punya peluang. Akan tetapi, jika tampil buruk seperti di fase grup, Kante harus melupakan Ballon d'Or.

6. Kevin De Bruyne - Belgia/Manchester City

De Bruyne punya peluang besar untuk meraih gelar Ballon d'Or edisi 2021. Sebab, dia tampil sangat bagus bersama Man City. De Bruyne mencetak 12 gol dan membuat 18 assist dari 40 laga bersama Man City di semua ajang.

Hingga babak 16 Besar Euro 2020, De Bruyne telah mencetak satu gol dan membuat dua assist. Jika De Bruyne mampu membawa Belgia meraih gelar juara Euro 2020, bukan tidak mungkin gelar Ballon d'Or jadi miliknya.

5. Lionel Messi - Argentina/Barcelona

Lionel Messi belum kehilangan sentuhan emasnya. Pemain 34 tahun itu mencetak 38 gol dan membuat 14 assist pada musim 2020/2021 bersama Barcelona. Messi juga membawa Barcelona meraih gelar Copa del Rey.

Peluang Messi meraih gelar Ballon d'Or cukup besar. Namun, ada satu faktor yang sangat menentukan yakni juara Copa America 2021. Jika mampu meraih gelar itu bersama timnas Argentina, peluang Messi meraih Ballon d'Or terbuka lebar.

4. Cristiano Ronaldo - Portugal/Juventus

Untuk sementara, Ronaldo berada di depan Lionel Messi. Sebab, walau Portugal gagal mempertahankan gelar juara di Euro, Ronaldo tetap tampil bagus. Ronaldo mencetak lima gol dan menjadi top skor sepanjang masa Euro.

Ronaldo menjadi top skor Serie A musim 2020/2021 dengan 30 gol dan membawa Juventus meraih gelar Coppa Italia. Total gol yang dicetak Ronaldo bersama Juventus sepanjang musim 2020/2021 mencapai 36 gol.

3. Kylian Mbappe - Prancis/PSG

Mbappe menjadi penantang serius dalam perebutan gelar Ballon d'Or edisi 2021. Sebab, pemain 22 tahun tampil mempesona bersama PSG sepanjang musim 2020/2021. Mbappe mencetak 42 gol dan 11 assist dari 47 laga musim ini bersama PSG.

Hanya saja, Mbappe gagal tampil bagus di Euro 2020. Mbappe gagal mencetak satu pun gol di Euro 2020. Mbappe juga gagal membawa Le Blues menjadi juara karena terhenti pada babak 16 Besar.

2. N'Golo Kante - Prancis/Chelsea

Kante, seperti Mbappe, gagal membawa Prancis menjadi juara Euro 2020. Meskipun begitu, Kante diprediksi masih punya peluang lebih besar untuk mendapatkan gelar Ballon d'Or 2021.

Kante tampil gemilang bersama Chelsea. Gelandang 30 tahun itu menjadi aktor penting Chelsea saat menjadi juara Liga Champions. Walau tidak banyak mencetak gol dan assist, Kante punya kontribusi besar bagi The Blues.

1. Robert Lewandowski - Polandia/Bayern Munchen

Lewandowski harus meraih gelar Ballon d'Or pada 2020 lalu. Sebab, Lewandowski tampil sangat bagus dan menyapu bersih semua gelar juara bersama Bayern Munchen. Namun, Ballon d'Or ditiadakan.

Lewandowski tetap tampil bagus pada musim 2020/2021, walau tidak meraih gelar sebanyak musim lalu. Lewandowski adalah peraih gelar European Golden Shoe dengan 41 golnya. Lewandowski juga jadi penyerang tersubur Bundesliga dalam satu musim.

Namun, kegagalan Polandia di Euro 2020 bisa jadi penghalang bagi Lewandowski untuk meraih Ballon d'Or.

sumber: bola.net
Inggris Siap Libas Jerman di 16 Besar Euro 2020
29 June 2021
Inggris Siap Libas Jerman di 16 Besar Euro 2020


foto: Timnas Inggris (AP photo)

itoday - Bek Timnas Inggris, Kyle Walker antusias untuk menghadapi Jerman di babak 16 besar Euro 2020. Walker menyebut timnya sudah mengantongi kelemahan Jerman sehingga mereka pede bisa menang.

Nanti malam, sebuah laga seru tersaji di Wembley. Timnas Jerman akan menantang Timnas Inggris di pertandingan 16 besar Euro 2020.

Pada laga ini, Jerman sedikit lebih diunggulkan daripada Inggris. Maklum, The Three Lions punya catatan yang buruk saat jumpa Der Panzer.

Walker menegaskan bahwa timnya tahu betul bahwa Jerman adalah tim yang berbahaya. "Dengar, Jerman adalah tim yang bagus, dan mereka memiliki pemain-pemain bagus di seluruh area," buka Walker yang dikutip Sportsmole.

Kantongi Kelemahan

Walker menyebut bahwa timnya sudah mengantongi kekuatan dan kelemahan Jerman.

Ia cukup optimistis timnya bisa meraih kemenangan di laga ini nanti.

"Kami sudah melakukan banyak riset, dan kami sudah memetakan di mana titik lemah mereka. Kami juga tahu aspek-aspek mana yang harus kami perkuat, dan kami yakin bisa menang di laga nanti."

Persiapan Matang

Walker juga menyebut timnya sudah mempersiapkan diri dengan baik jelang laga ini. Jadi ia berharap timnya bisa tampil maksimal di 16 besar nanti.

"Kami mendapatkan enam hari untuk mempersiapkan laga ini. Enam hari itu waktu yang panjang dan kami memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan laga ini,"

"Pertandingan ini akan menjadi pertandingan yang besar. Jadi kami harus tampil bagus dan memberikan performa terbaik kami," ia menandaskan.

Calon Lawan

Pemenang duel di Wembley ini akan menghadapi tim yang kuat di perempat final.

Mereka akan berhadapan dengan pemenang laga Swedia vs Ukraina yang digelar pada dini hari nanti.

sumber: bola.net
Rossi Kecelakaan di Lap 7 Quartararo Juara GP Belanda di Assen
28 June 2021
Rossi Kecelakaan di Lap 7, Quartararo Juara GP Belanda di Assen
Foto: Fabio Quartararo

itoday - Pebalap MotoGP Fabio Quartararo menjadi juara dalam Grand Prix Belanda di Sirkuit Assen pada Minggu (27/6/2021). Ia mengokohkan posisinya sebagai pemuncak klasemen sebelum jeda musim panas.

Tim Monster Energy Yamaha finis di posisi 1-2 di balapan kesembilan di kalender setelah Maverick Vinales finis runner-up, sedangkan Joan Mir melengkapi podium untuk tim Suzuki Ecstar setelah start dari P10, demikian laman resmi MotoGP.

Vinales menjadi satu-satunya pebalap yang menggunakan ban depan soft hari ini. Meluncur dengan baik dari pole setelah lampu merah padam, Vinales nyaris bersenggolan dengan Quartararo sebelum kehilangan posisinya menuju tikungan pertama.

Lap keenam menjadi momentum bagi Quartararo untuk melakukan breakaway dari rombongan setelah dia mengambil alih pimpinan lomba dengan menyalip Francesco Bagnaia di Tikungan 11.

Berada paling depan, pebalap Prancis berdarah Sisilia, Italia, dan berjuluk El Diablo itu seperti di balapan-balapan sebelumnya tanpa kendala melesat memperlebar jaraknya dari rival terdekat.

Sementara itu, Valentino Rossi, yang pekan ini mendapat gelar warga kehormatan di Assen, mengalami kecelakaan di lap ke-7 hingga motor Yamaha M1-nya terpelanting kencang ke gravel Tikungan 7.

Memasuki paruh kedua lomba sepanjang 24 putaran itu, Quartararo mengantongi margin 3,5 detik dari Vinales setelah Bagnaia diganjar penalti long lap karena melanggar limit trek.

Setelah mendapati Bagnaia kehilangan posisi, Ducati harus kembali menelan pil pahit karena Jack Miller terjatuh dan mengalami masalah teknis dengan motornya sehingga harus menarik diri dari lomba.

Vinales mencoba memangkas jarak dari rekan satu timnya, namun lima lap terakhir dengan margin tiga detik tak memberi cukup ruang bagi sang pebalap Spanyol untuk menyusul motor Yamaha bernomor 20 di depannya.

Quartararo pada akhirnya merebut kemenangan keempatnya musim ini dan Vinales, yang terakhir kali naik podium ketika juara di Qatar, harus puas sebagai runner-up di Assen, 2,757 detik berselang.

Pebalap tim Pramac Racing Johann Zarco finis P4 di depan Miguel Oliveira dari tim KTM dan Bagnaia.

Sementara itu, Marc Marquez patut mendapat apresiasi tinggi setelah mengawali balapan dari P20 menyusul kecelakaan di Q2, mampu bertarung dengan para pebalap teratas hingga finis P7 di tengah kondisi fisik yang masih memulihkan diri dari cedera.

Menuju jeda musim panas, Quartararo mengantongi 156 poin demi menjaga jaraknya dari Zarco yang membayangi di peringkat dua klasemen dengan selisih 34 poin.

Bagnaia (109), Mir (101), dan Miller (100) melengkapi peringkat lima besar di saat Vinales bertahan di P6 dengan 95 poin.

Paruh kedua gelaran Kejuaraan Dunia FIM MotoGP akan dilanjutkan dengan dua balapan beruntun di Austria pada awal Agustus 2021.

Sumber : Antara
Lengkap Jadwal Pertandingan Piala Wali Kota Solo 2021 Dibuka Big Match Liga 2
28 June 2021
Lengkap, Jadwal Pertandingan Piala Wali Kota Solo 2021: Dibuka Big Match Liga 2
foto:Piala Walikota Solo (ist)

itoday - Piala Wali Kota Solo siap bergulir dalam hitungan hari. Sebanyak delapan klub yang berasal dari Liga 1 dan Liga 2 turut meramaikan turnamen pramusim tersebut.

Piala Wali Kota Solo 2021 akan bergulir pada 29 Juni sampai 4 Juli. Turnamen ini berformat sistem gugur dan akan digelar di Stadion Manahan, Solo.

Tim akan saling bertemu pada babak perempat final. Tim yang meraih kemenangan akan berlaga di semifinal hingga final.

Piala Walikota Solo 2021 diikuti Persis Solo, AHHA PS Pati, Sriwijaya FC, RANS Cilegon FC sebagai wakil dari Liga 2. Adapun Arema FC, Persib Bandung, Bhayangkara Solo FC, dan Bali United menjadi perwakilan dari Liga 1.

Ajang ini bisa dimaksimalkan klub-klub peserta untuk menguji kemampuan para pemainnya sebelum kompetisi bergulir. Seperti diketahui, turnamen pramusim ini berakhir hanya sepekan jelang musim 2021/2022 bergulir.

Seluruh pertandingan akan disiarkan secara langsung oleh Indosiar. Pertandingan bisa disaksikan melalui siaran free to air atau melalui layanan live streaming di Vidio.

Lantas, bakal seperti apa peta persaingan di Piala Wali Kota Solo? Berikut ini jadwal lengkap pertandingan turnamen pramusim Walikota Solo 2021.


Jadwal Pertandingan

Selasa (29/6/2021)

1. Persis Solo Vs AHHA PS Pati (Kick-off pukul 15:15 WIB)
2. Arema FC Vs Persib Bandung (Kick-off pukul 18.30 WIB)
Rabu (30/6/2021)

3. Sriwijaya FC Vs RANS Cilegon FC (Kick-off pukul 15:15 WIB)
4. Bhayangkara Solo FC Vs Bali United (Kick-off pukul 18.30 WIB)
Jumat (2/7/2021)

5. Pemenangan pertandingan 1 Vs Pemenang pertandingan 3 (Kick-off pukul 15:15 WIB)
6. Pemenang pertandingan 2 Vs Pemenang pertadingan 4 (Kick-off pukul 18.30 WIB)
Sabtu (4/7/2021)

7. Kalah pertandingan 5 Vs kalah pertandingan 6 (Kick-off pukul 15:15 WIB)
8. Pemenang pertandingan 5 Vs Pemenang pertandingan 6 (Kick-off pukul 18:30 WIB)

sumber: bola.com