Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

Galang Bakal Rasakan Atmosfer Home Race di Mandalika
19 November 2021
Galang Bakal Rasakan Atmosfer Home Race di Mandalika
foto: Galang Hendra Pratama (yamaha)


itoday - Pembalap Indonesia Galang Hendra Pratama untuk pertama kalinya akan merasakan atmosfer home race jelang penampilannya di seri penutup World Supersport (SSP) akhir pekan ini di Sirkuit Pertamina Mandalika, NTB. Galang menjadi satu-satunya wakil Indonesia di kejuaraan dunia yang berada satu level di bawah World Superbike (WSBK). Balapan kali ini juga akan menentukan perebutan gelar juara dunia di Mandalika pada 19-21 November.

"Ini yang benar-benar saya tunggu setelah empat tahun saya berada di paddock WSBK, akhirnya ada balapan di Indonesia," kata Galang ditemui di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Kamis (18/11).

Indonesia terakhir kali menjadi tuan rumah balap internasional pada 1997 silam, ketika Sirkuit Sentul menjalani musim terakhirnya sebagai venue MotoGP dan WSBK, atau dua tahun sebelum Galang dilahirkan. Gilang mengaku perasaan dan semangatnya berbeda bisa memiliki home race.

Galang pun mengaku lebih rileks dan tenang menghadapi balapan pemungkas musim di Tanah Air setelah sebelumnya ia tinggal di Eropa dan jauh dari keluarga."Sekarang saya bertemu keluarga, teman-teman, dan orang-orang terdekat saya. Psikologinya juga beda, mental juga lebih naik," kata pembalap yang menjalani tahun keduanya di WorldSSP membela tim Ten Kate Racing Yamaha tersebut.

Pembalap asal Yogyakarta itu menjalani race walk pada Kamis sore di Sirkuit Pertamina Mandalika. Galang mengaku terkesan dengan layout trek sepanjang 4,3 km dengan 17 tikungan itu. Ia optimistis dapat finis sepuluh besar di dua Race 1 dan Race 2 demi mendongkrak posisinya di klasemen. "Sirkuit ini sudah seperti sirkuit-sirkuit internasional di Eropa sana. Saya sangat yakin dengan 'riding style' saya dan saya sangat percaya diri bisa maju untuk bertarung ke sepuluh besar," kata dia menegaskan.

Galang tak lupa mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa kepada seluruh pembalap yang datang ke Lombok. Ia mengajak masyarakat Lombok memberikan citra yang bagus di mata dunia. Sebab Lombok nantinya akan menjadi tujuan untuk balapan dan juga destinasi liburan bagi orang-orang Eropa.

Galang saat ini menghuni peringkat ke-21 klasemen SSP dengan koleksi 24 poin setelah melewatkan balapan seri sebelumnya di Argentina pada 15-17 Oktober karena terkendala masalah visa.

Menimba ilmu ke Valentino Rossi

Lahir di Yogyakarta 10 Maret 1999, Galang memulai membalap di usia tujuh tahun berkompetisi di kejuaraan motorcros dan mini-moto sebelum mulai serius dengan tunggangan yang lebih kencang pada awal 2010. Setelah menimba pengalaman di berbagai kejuaraan nasional, pada 2015 Galang direkrut Yamaha Indonesia untuk berlaga di Asia Road Racing Championship. Ia finis peringkat kesembilan klasemen umum di tahun debutnya sebagai rookie kemudian finis peringkat lima di tahun keduanya.

Berkat koneksi dengan Yamaha Indonesia dan Yamaha Europe, Galang mendapat kesempatan terbang ke Italia pada 2016 untuk berlatih di Akademi VR46 milik legenda MotoGP Valentino Rossi. Tahun itu juga, dia mendapat kesempatan debut sebagai wildcard di World Supersport 300 di Portimao, Portugal. Galang gagal finis di balapan pertamanya, tapi satu tahun berselang di kesempatan keduanya tampil sebagai wildcard, secara mengejutkan ia meraih kemenangan perdananya menaklukkan sirkuit Jerez, Spanyol di kategori tersebut.

Dengan kesuksesan itu, Galang pun mencetak sejarah sebagai pembalap pertama dari Indonesia yang merebut kemenangan di seri kejuaraan dunia. Yang lebih mengesankan, kemenangan itu Galang raih di kesempatan pertamanya membalap di trek Andalusia tersebut dan pada kali kedua ia berkompetisi di level Eropa.

Melihat performa sang pembalap, Yamaha membuka pintu bagi Galang untuk berkompetisi secara penuh di WorldSSP300 pada 2018, di mana ia meraih kemenangan di Brno dan finis peringkat ke-10 klasemen akhir. Yamaha mempertahankan Galang di WorldSSP300 untuk tahun keduanya pada 2019, yang menyaksikan sang pembalap finis peringkat ketujuh.

Dia naik kelas ke WorldSSP pada 2020 dan meraih hasil terbaiknya dengan finis P12 dan bercokol di peringkat ke-24 klasemen akhir. Pada saat gelar juara dunia WorldSSP tahun ini telah dibawa pulang Dominique Aegerter, rekan satu tim di Ten kate Racing, Galang berupaya memperbaiki posisinya dan mengincar peringkat akhir lima belas besar.

"Tahun ini saya ditarget ke sepuluh besar, Alhamdulillah di awal-awal seri juga sudah tercapai, sempat finis P10," kata Galang yang meraih finis terbaiknya itu di Race 2 Aragon pada Mei."Saya konstan di zona poin, dan meraup poin lebih banyak dari tahun kemarin."

Setelah menutup musim 2021, Galang masih berstatus pembalap Yamaha. Namun belum ada jaminan dia akan turun kembali di WorldSSP. Semua tergantung manajemen Yamaha. "Masih belum tahu, bisa 'stay' bisa juga di 'championship' lain, tapi kemungkinan besar masih di motor 600. Mungkin setelah balapan ini bakal ada pengumuman untuk tahun depan."

Mulai Jumat pagi, Galang akan menyapa dan menghibur para fan tuan rumah saat menjalani sesi latihan bebas SSP sebelum tampil habis-habisan di dua balapan terakhirnya musim ini. Mudah-mudahan ini bukan penampilan terakhir Galang mewakili Indonesia di paddock WSBK maupun pentas balap dunia lainnya.

sumber: republika.id
Pengamat Demi Bangsa Erick Thohir Harusnya Ikut Sukseskan Formula E
16 November 2021
Pengamat: Demi Bangsa, Erick Thohir Harusnya Ikut Sukseskan Formula E
foto: Erick Thohir (republika)


itoday - Gelaran Formula E yang akan berlangsung di Jakarta tahun depan perlu mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat. Salah satunya dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menurut pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin, keterlibatan Kementerian BUMN dalam event internasional tersebut penting karena menyangkut nama baik Indonesia.

"Keterlibatan itu penting karena akan membawa nama bangsa," kata Ujang Komarudin kepada wartawan, Selasa (16/11).

Menteri Erick Thohir sendiri sebelumnya telah bersuara terkait dengan Formula E yang akan berlangsung pada Juni 2022 mendatang. Ia menyebut, keterlibatan Kementerian BUMN tergantung penugasan dari Presiden Joko Widodo.

Namun bagi Ujang, harusnya Kemneterian BUMN perlu terlibat tanpa alasan apapun. Apalagi Presiden Jokowi telah memberi sinyal positif saat bertandang ke Sirkuit Mandalika beberapa waktu lalu.

"Berpikirnya demi kepentingan bangsa dan negara saja harusnya. Mestinya Erick Thohir responsif atas apa yang telah dilakukan presiden. Mungkin Erick ingin cuci tangan, serahkan bola itu ke presiden," tandasnya.

sumber: rmol.id
Pimpinan Komisi X Minta Ada Audit Kesiapan Mandalika Gelar WSBK 2021
12 November 2021
Pimpinan Komisi X Minta Ada Audit Kesiapan Mandalika Gelar WSBK 2021
foto: Abdul Fikri Faqih (kompas)


itoday - Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih menilai, tindakan pembongkaran secara ilegal boks kargo berisi motor pabrikan Ducati di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) membuat Indonesia terlihat tidak patuh pada aturan.

Menurut dia, kejadian seperti ini mengingatkan pada kasus sanksi dari lembaga internasional anti doping (WADA) kepada Indonesia yang menyebabkan tak berkibarnya Bendera Merah Putih pada ajang Thomas Cup beberapa waktu lalu.

"Ini mirip kasus sanksi dari WADA ke Indonesia. Karena lagi-lagi kita tidak patuh pada ketentuan yang disepakati," kata Abdul saat dihubungi Kompas.com, Jumat (12/11/2021).

Politisi PKS itu berpendapat, akar masalah dari kasus di Mandalika dan Thomas Cup pun sama, yaitu belum adanya kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan non-SDM.

Baik SDM maupun non SDM Indonesia, disebutnya belum siap menghadapi ajang sport kelas dunia.

"Padahal, setiap sport punya semacam kitab suci masing-masing atau statuta yang dijunjung tinggi partisipannya. Masalahnya, Indonesia sebagai penyelenggara event World Superbike (WSBK) 2021 di Mandalika harus punya pemahaman yang sama soal statuta di WSBK," jelasnya.

Abdul mengaku sangat menyayangkan peristiwa pembongkaran kargo motor Ducati di Mandalika itu.
Meski mengaku sudah mendengar kabar bahwa oknum yang membuka kargo telah dipecat, Abdul meminta adanya audit dan review dari pihak penyelenggara terkait kesiapan Mandalika. "Perlu ada review dan audit menyeluruh terhadap kesiapan Mandalika sebagai venue internasional yang disiapkan untuk etalasenya sport tourism Indonesia," tegasnya.

Media motorsport Speedweek pada Kamis (11/11/2021), menampilkan video dan foto dari seseorang yang diduga panitia lokal MGPA sedang membuka boks kargo tim Ducati yang berlaga di WSBK 2021.

Speedweek mengabarkan, seorang panitia lokal di Sirkuit Mandalika membuka secara ilegal boks tersebut. Orang itu juga terlihat "mengutak-atik" motor nomor 21 milik Michael Rinaldi.

Menurut regulasi, boks kargo dan logistik tim hanya boleh dibuka Bea Cukai atau tim sendiri agar mencegah manipulasi dan spionase dari tim lain.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ricky Baheramsjah menyayangkan adanya pihak tak berkepentingan mendekati motor dan mengambil video tanpa izin.

Apalagi, gambar itu diunggah di media sosial sehingga menimbulkan keresahan di antara pelaku industri balap motor.

sumber: kompas.com
Memalukan Panitia Lokal di Mandalika Buka Boks Kargo Ducati Secara Ilegal dan Utakatik Motor SBK
11 November 2021
Memalukan, Panitia Lokal di Mandalika Buka Boks Kargo Ducati Secara Ilegal dan Utak-atik Motor SBK
foto: Kargo Ducati (speedweek)


itoday - Kepo dan gratil, panitia lokal WSBK Mandalika membuka boks milik peserta secara ilegal. Hal itu diungkapkan oleh meda asing.

Panitia lokal dari MGPA (Mandalika Grand Prix Association) diduga membuka secara ilegal boks kargo Ducati dan "mengutak-atik" motor pebalap pabrikan mereka Michael Rinaldi.

Kargo serta logistik balapan untuk seri terakhir WSBK 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, tersebut memang telah mendarat di Bandara Lombok sejak awal pekan ini.

Kargo diangkut oleh beberapa pesawat Boeing 777 kargo Qatar Airways yang datang dari Doha, Qatar.

Namun, pada Rabu (10/11/2021 siang, koresponden media motorsport asal Swiss, Speedweek, membocorkan video dan foto-foto seorang yang diduga panitia lokal MGPA membuka boks kargo Ducati secara ilegal dan "mengutak-atik" motor nomor 21 milik Michael Rinaldi.

Boks kargo dan logistik tim hanya boleh dibuka oleh pihak bea cukai atau tim itu sendiri agar mencegah manipulasi dan juga espionase dari kubu-kubu lain.

Kejadian ini diakui sendiri oleh Direktur Eksekutif SBK Gregorio Lavilla yang menyampaikan permintaan maaf kepada kubu asal Bologna, Italia, tersebut.

"Kami sangat meminta maaf, insiden ini di luar kendali kami," tutur Lavilla kepada Speedweek.com.

"Karyawan bersangkutan telah dipecat."

Speedweek juga melaporkan kalau bos Ducati Paolo Ciabatti kecewa berat dengan kejadian ini dan media tersebut bahkan menulis kalau insiden semacam ini "hanya terjadi di negara dunia ketiga dan dari 40 tahun lalu."

Sejauh ini, media sama juga mengutarakan kalau terbuka kemungkinan ada boks-boks kargo lain yang telah dibuka secara ilegal.

sumber: tribunnews.com
24 Pemain Terpilih Perkuat Timnas Elite Muda untuk IBL 2022
10 November 2021
24 Pemain Terpilih Perkuat Timnas Elite Muda untuk IBL 2022
foto: Indonesia Patriots (IBL)


itoday - Timnas Elite Muda sudah memilih 24 nama yang akan dipersiapkan untuk tampil di IBL Pertamax 2022, termasuk dua pemain muda asal Senegal yang sudah di naturalisasi Dame Diagne dan Serigne Modou Kane. Mereka tersaring dari proses seleksi yang berlangsung dua tahap.

Tahap pertama seleksi digelar di GMC Arena Cirebon pada 15-19 Oktober 2021. Seleksi kala itu diikuti 25 pemain muda dari 10 provinsi di Indonesia. Kemudian tahap kedua menyaring di DBL Arena Surabaya pada 4-6 November 2021.

Dari dua tahap seleksi tersebut, pelatih Milos Pejic mendapatkan 24 pemain muda sesuai kriteria yang diinginkan. Mereka kemudian akan dibentuk dan disatukan dalam latihan. Namun para pemain tidak boleh santai karena tidak semua pemain bisa masuk dalam kuota untuk main di IBL Pertamax.

"Nanti dari 24 pemain ini akan dipilih 17 orang untuk IBL Pertamax. Sisanya akan jadi tim lapis ketiga berikutnya yang secara continue akan berlatih bersama dan dipantau terus perkembangannya," kata Direktur Timnas Elite Muda George Fernando Dendeng dalam rilis Perbasi, Rabu (10/11).

Dari sekian nama yang lolos seleksi masih akan dilihat lagi. Coach Milos Pejic masih penasaran. Terutama untuk kualitas Armando Fredik Yegiwar Kaize (Papua) dan Renard Ichtus Hernando (Banten).

Pria yang juga Waketum PP Perbasi Bidang Pembinaan dan Prestasi ini mengatakan, besar harapan federasi terhadap perkembangan para pemain. Dengan diikutsertakan dalam kompetisi IBL Pertamax 2022 diharapkan mereka bisa mendapatkan kesempatan bermain yang banyak sehingga kapanpun siap saat dibutuhkan untuk memperkuat Tim Nasional senior.

"Kami sudah memberikan nama-nama terbaik di kategori usia ini kepada Coach Milos. Sehingga yang terpilih saat ini adalah yang terbaik yang ada pada saat seleksi. Perlu diingat bahwa dalam prosesnya timnas ini juga menerapkan sistem promosi dan degradasi. Jadi apabila ada pemain yang tidak perform dengan baik bisa digantikan pemain lain di kemudian hari," kata George.

Timnas Elite musim ini dilatih Coach Milos Pejic dengan dua asisten Ricky Gunawan dan Roland Robinson Lengkong. Kemudian Andi Poedjakesuma alias Andi Batam menjabat General Manager sementara posisi manajer dijabat Jamin Mattotoran. Adapun Waketum PP PERBASI Bidang Pembinaan dan Prestasi George Dendeng sebagai direktur tim.

DAFTAR PEMAIN LOLOS SELEKSI TIMNAS ELITE MUDA

1. Julian Alexandre Chalias (Bali)
2. Anak Agung Gede Agung (Bali)
3. Gede Algy Wimbardy (Bali)
4. Renard Ichtus Hernando (Banten)
5. Mikail Jaydra (DKI Jakarta)
6. Aldy Izzatur Rahman (DKI Jakarta)
7. Ali Bagir Wayarabi Alhadar (DKI Jakarta)
8. Aaron Nathanael (DKI Jakarta)
9. Dewantara Lintar Yanuar (DKI Jakarta)
10. Likemo Deo (Jawa Barat)
11. M. Nabizar Attila Taqwa (Jawa Tengah)
12. Mario Davidson (Jawa Tengah)
13. Aven Ryan Pratama (Jawa Timur)
14. Daniel Salamena (Jawa Timur)
15. Ezra Lapian (Kepulauan Riau)
16. Valentinus Wongso (Kalimantan Barat)
17. Maikel Andreas Cores Baliba (Papua)
18. Rezha Saputra Butarbutar (Papua)
19. Armando Fredik Yegiwar Kaize (Papua)
20. Jacob Lobbu (Sulawesi Utara)
21. Andrew Lensun (Sulawesi Utara)
22. Willyam Beckham Mamahit Pontoh (Sulawesi Utara)
23. Dame Diagne
24. Serigne Modou Kane

sumber: republika.co.id
Menko PMK Diminta Tangani Kasus Pengaturan Skor Sepakbola
09 November 2021
Menko PMK Diminta Tangani Kasus Pengaturan Skor Sepakbola
foto: Andreas Hugo Pareira (republika)


itoday - Anggota Komisi X DPR, Andreas Hugo Parerira, meminta Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy untuk secepatnya membenahi kondisi persepakbolaan nasional. Terlebih saat ini marak sekali kasus pengaturan skor di kompetisi sepakbola profesional Indonesia.

"Menko PMK perlu koordinasi dengan semua stakeholder sepakbola. Baru kemudian menyusun sebuah desain percepatan prestasi sepakbola Indonesia," kata Andreas dalam keterangan pers, Selasa (9/11).

Seruan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini didasarkan pada Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Sepakbola Nasional. Dalam Inpres tersebut di Menko PMK ditunjuk sebagai koordinator untuk menjalankan perintah Presiden Joko Widodo.

"Inpres sudah sejak 2019, tetapi sampai sekarang belum ada keliatan gerakan untuk mempercepat kemajuan sepakbola nasional. Sepakbola kita masih seperti itu-itu juga," ujar Andreas.

Andreas juga mempertanyakan tidak ada progres yang signifikan dalam sepakbola nasional pasca diterbitkanya Inpres tersebut.

"Saya tidak tahu persis apakah penugasan Inpres tersebut jatuh ke tangan yang mengerti dan mencintai sepakbola atau tidak. Tetapi seharusnya, kalau mau percepatan seharusnya sepakbola ini diurus oleh orang yang mengerti manajemen olahraga dan mencintai sepakbola," ucap Andreas.

sumber: republika.co.id