Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

LIB Pastikan BRI Liga 1 2021  2021 Patuhi Instruksi Mendagri Gelar 9 Laga Per Pekan
01 September 2021
LIB Pastikan BRI Liga 1 2021 / 2021 Patuhi Instruksi Mendagri: Gelar 9 Laga Per Pekan
foto: Liga 1 (ist)


itoday - Pelaksaan BRI Liga 1 2021/2022 dipastikan bakal tetap mematuhi Instruksi Menteri dalam negeri (Mendagri) nomor 38. Salah satunya adalah soal jumlah pertandingan per pekan yang dibatasi menjadi sembilan laga.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT. Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita dalam jumpa pers, Selasa (31/8/2021) malam WIB. Jumpa pers itu berlangsung usai PT. LIB menggelar pertemuan dengan pewakilan klub peserta.

"Kita akan bermain dengan catatan paling banyak sembilan laga dalam satu minggu. Protokol kesehatan juga harus dilakukan dengan sangat ketat," ujarnya.

Lukita menambahkan, pemerintah telah memberi lampu hijau kepada BRI Liga 1 untuk bergulir setelah melihat tiga laga awal sebagai ujicoba. Lukita mengatakan, pemerintah menilai laga tersebut berjalan sangat memuaskan.

Seperti diketahui, BRI Liga 1 telah kick off pada Jumat (27/8/2021). Tiga laga telah berlangsung yakniBali United vs Persik Kediri di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Persipura Jayapura vs Persita Tangerang di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, dan Bhayangkara FC kontra Persiraja Banda Aceh di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang.

Pemerintah kemudian lewat Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 38 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 3, dan 2 COVID-19 di Wilayah Jawa dan Bali dalam diktum kedelapan, mengizinkan BRI Liga 1 untuk kembali dimulai.

Inmendagri tersebut dikeluarkan oleh Mendagri, Tito Karnavian pada Senin (30/8/2021) berbarengan dengan pengumuman kelanjutan PPKM di Jawa-Bali dan berlaku pada 31 Agustus-6 September 2021. Di dalam Inmendagri itu juga terdapat instruksi yang menyebut BRI Liga 1 hanya berlangsung di wilayah PPKM Level 3 dan 2.

Tuntaskan Pekan Pertama

Lukita mengatakan, PT. LIB saat ini berusaha menuntaskan enam laga sisa dari pekan pertama. Rencanananya, enam laga itu akan berlangsung pada 3-5 September akhir pekan ini.

"Jadwal akan kita sampaikan per week. Tanggal 3, 4, 5 sudah kita luncurkan. Ada enam pertandingan sisa, di mana week satu kita mainkan dulu, berikunya ada sembilan pertandingan," kata Lukita.

Jadwal BRI Liga 1 2021 / 2022
3 September 2021

Tira Persikabo Vs Madura United

4 September 2021

PSIS Semarang Vs Persela Lamongan
Borneo FC Vs Persebaya Surabaya
Persib Bandung Vs Barito Putera

5 September 2021

PSM Makassar Vs Arema FC
PSS Sleman Vs Persija Jakarta

sumber: liputan6.com
Jadwal Pertandingan Liga 1 Pekan Ini Ada Persija Jakarta dan Persib Bandung
30 August 2021
Jadwal Pertandingan Liga 1 Pekan Ini, Ada Persija Jakarta dan Persib Bandung
foto: Laga Persija vs Persib (suara)


itoday - PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah merilis jadwal lanjutan pekan pertama Liga 1 2021/2022 kepada para peserta. Dari jadwal yang beredar di media sosial, terlihat bakal ada enam pertandingan yang dimainkan akhir pekan ini.

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita membenarkan jadwal itu. Pihaknya memang merencanakan adanya enam pertandingan akhir pekan ini.

Tim-tim yang belum bertanding di pekan pertama seperti Persija Jakarta, Arema FC, Persib Bandung, dan Persebaya Surabaya akan turun bertanding.

Lanjutan pekan pertama Liga 1 2021/2022 akan dimulai pada 3-5 September mendatang. Namun, jadwal yang beredar luas itu belum menyertakan venue pertandingan.

"Rencananya untuk jadwal memang seperti itu," kata Akhmad Hadian Lukita saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (30/8/2021).

Namun, Akhmad Hadian Lukita mengaku ada peluang perubahan jadwal mengingat PT LIB masih menunggu evaluasi dari pemerintah terkait tiga laga pekan pertama yang sudah berjalan.

Adapun tiga pertandingan pekan pertama yang sudah bergulir yakni Bali United vs Persik Kediri, Jumat (27/8/2021), lalu Persipura Jayapura kontra Persita Tangerang, Sabtu (28/8/2021), kemudian Bhayangkara FC melawan Persiraja Banda Aceh, Minggu (29/8/2021).

Pemerintah akan mengevaluasi jalannya pertandingan tersebut terutama dalam hal penerapan protokol kesehatan (prokes) mengingat Liga 1 bergulir di tengah pandemi Covid-19.

"Jadi kita masih menunggu assessment. Nanti jadwal mengikuti termasuk venue pertandingan," sambungnya.

Belum diketahui kapan pihak pemerintah mengeluarkan hasil evaluasinya. Namun, LIB berharap pertandingan berjalan sesuai rencana.

"Kalau itu masih belum ada informasinya," pungkas lelaki asal Jawa Barat itu.

Berikut rencana jadwal sisa laga pekan pertama Liga 1 2021/2022

3 September 2021
Tira Persikabo vs Madura United, 15.15 WIB

4 September 2021
PSIS Semarang vs Persela Lamongan, 15.15 WIB
Borneo FC vs Persebaya Surabaya, 18.15 WIB
Persib Bandung vs Barito Putera, 20.30 WIB

5 September 2021
PSM Makassar vs Arema FC, 18.15 WIB
PSS Sleman vs Persija Jakarta, 20.30 WIB

sumber: suara.com
Pemerintah Targetkan Vaksinasi Kluster PON Papua Rampung September
28 August 2021
Pemerintah Targetkan Vaksinasi Kluster PON Papua Rampung September
foto: PON Papua (ist)


itoday - Pemerintah pusat menargetkan proses vaksinasi di empat wilayah penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 akan selesai pada September mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali saat meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 menjelang PON XX bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Jayapura, Papua, Jumat (27/8).

“Saya bersama Panglima TNI dan Kapolri datang ke Papua melihat vaksinasi untuk masyarakat, dan sebagaimana arahan dari Bapak Presiden Joko Widodo kepada kami semua pada saat penyelenggaraan PON harus diupayakan masyarakat sudah vaksin,” ujar Zainudin dalam siaran pers, Sabtu (28/8/2021).

“Bagi yang ingin melihat pelaksanaan PON, maka tidak ada pilihan, harus vaksin,” kata dia menambahkan.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa kedatangannya bersama Menpora dan Kapolri ke Papua merupakan upaya dalam menyukseskan program vaksinasi.

Hadi optimistis cakupan vaksinasi COVID-19 dapat terlaksana sesuai target mencapai 70 persen sebelum pergelaran PON berlangsung pada 2-15 Oktober nanti.

Menurut Hadi, cakupan vaksinasi di Jayapura untuk dosis pertama saat ini sudah mendekati 47 persen, sedangkan dosis kedua di atas 20 persen.

“Saat ini juga dalam percepatan vaksinasi sehingga target akhir September kita semua sudah mendapatkan vaksinasi, baik dosis satu atau dosis kedua,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Papua per 27 Agustus 2021, cakupan vaksinasi di Kota Jayapura untuk dosis pertama mencapai 47,9 persen dan dosis kedua 30,1 persen. Di Kabupaten Jayapura, cakupan vaksinasi dosis pertama 44,7 persen dan 28 persen untuk dosis kedua.

Di Mimika, cakupan vaksinasi dosis pertama mencapai 44,8 persen dan dosis kedua 30,2 persen. Di Merauke, dosis pertama 50,1 persen, dosis kedua 32,3 persen.

Sementara itu, target vaksinasi COVID-19 di Kota Jayapura adalah 231.863 orang, Kabupaten Jayapura 87.226 orang, Kabupaten Mimika 172.185, dan Kabupaten Merauke 124.856 orang.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku senang karena proses vaksinasi berjalan lancar apalagi antusias masyarakat mengikuti vaksinasi juga dinilai semakin hari makin baik.

“Tolong sampaikan kepada keluarga, jangan ragu. Ayo vaksinasi, ini bermanfaat dan meningkatkan imunitas terhadap COVID-19. Apalagi sebentar lagi Papua melaksanakan PON," kata Listyo.

"Dengan vaksin kita bisa mencegah virus karena sudah punya imunitas. Sampaikan kepada keluarga agar vaksin sehingga PON lancar dan kita bisa nonton PON. Syarat untuk bisa menonton harus vaksin,” pungkasnya.

PON Papua dijadwalkan berlangsung mulai 2 Oktober 2021 dan akan rampung pada 15 Oktober 2021.

sumber: antara
Erick Thohir BRI Liga 1 Ajang Pemersatu Bangsa Lawan Covid
27 August 2021
Erick Thohir: BRI Liga 1 Ajang Pemersatu Bangsa Lawan Covid
foto: Erick Thohir (republika)


itoday - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir hadir dalam pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (27/8). Dalam sambutannya Erick mengatakan Liga 1 2021 bukan sekadar hiburan olahraga sepak bola.

"Ini bukan sekadar hiburan, tapi juga ajang pemersatu bangsa untuk bangkit melawan Covid-19," kata Erick jelang kick-off laga pembuka Bali United vs Persik Kediri.

Erick mengucapkan terima kasih karena BRI diberikan kesempatan untuk menjadi sponsor Liga 1 musim ini. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemenpora dan PSSI yang memberikan kesempatan kepada BUMN untuk menjadi sponsor Liga 1," kata Erick.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras agar kompetisi sepak bola Indonesia bisa kembali bergulir. Tentu dengan situasi pandemi Covid-19 ini, kompetisi harus berjalan dengan mematuhi protokol kesehatan.

"Beberapa wkatu lalu kita bisa menyaksikan Olimpiade Tokyo berjalan. Hari ini kita tunjukkan pada dunia bahwa Indonesia bisa menyelenggarakan event olahraga," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengaku bersyukur Liga 1 dapat berjalan kembali setelah terhenti sejak Maret 2020. Menurut Iriawan, terlaksananya liga tak lepas dari kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah Indonesia.

"Malam ini sejarah mencatat Indonesia bisa melaksanakan kembali liga. Ini butuh jalan panjang karena banyak prosedur yang harus dilalui," kata purnawirawan Polri berpangkat akhir Komisaris Jenderal Polisi itu.

Seremoni pembukaan BRI Liga 1 Indonesia musim 2021-2022 di SUGBK berlangsung sederhana dan dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin serta beberapa perwakilan kementerian, Polri, TNI, BNPB, PSSI, PT Liga Indonesia Baru, dan pemangku kepentingan sepak bola lain.

Setelah pemberian sambutan, seremoni berlanjut ke penyerahan trofi juara Liga 1 Indonesia 2019 dari sang kampiun Bali United kepada PSSI. Kemudian, ada prosesi pemberian bola Liga 1 musim 2021/22 dari Menteri BUMN kepada Ketua Umum PSSI. PSSI lalu mengoper bola tersebut kepada wasit berlisensi FIFA yang memimpin pertandingan perdana liga, Yudi Nurcahya, sebagai tanda dimulainya Liga 1 musim terbaru.

Adapun laga pertama Liga 1 Indonesia 2021-2022 mempertemukan juara Liga 1 Indonesia 2019 Bali United melawan juara Liga 2 Indonesia 2019, Persik Kediri.

sumber: republika.co.id
Profil Ni Nengah Widiasih Peraih Medali Pertama Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020
26 August 2021
Profil Ni Nengah Widiasih, Peraih Medali Pertama Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020
foto: Ni Nengah Widiasih (npcindonesia)


itoday - Nama Ni Nengah Widiasih sudah tidak asing di dunia para angkat berat. Wanita yang akrab disapa Widi itu kerap kali menyumbang medali untuk Indonesia di berbagai ajang pesta olahraga dunia.

Yang terbaru adalah medali perak yang diraihnya pada Paralimpiade Tokyo 2021 . Widi yang bertanding di nomor 41 kg putri berhasil melakukan angkatan seberat 98 kg. Dia hanya kalah dari wakil China, Guo Lingling, yang memecahkan rekor dunia dengan angkatan 108kg.

Ternyata dibalik kesuksesannya, Widi memiliki perjalanan hidup yang tidak mudah. Wanita yang kini berusia 28 tahun itu lahir dalam keadaan normal dan baru mengalami kelumpuhan di usia tiga tahun.

Saat itu, Widi mengalami demam tinggi hingga badannya mengejang. Bahkan, setelah dibawa ke dokter oleh sang ibu, suhu badan Widi tak kunjung turun dan kakinya pun terasa lemas sejak kejadian itu.

Setelah itu, orangtua Widi mencoba segala pengobatan untuk membuat kakinya normal kembali. Namun, usaha keras mereka tak kunjung membuahkan hasil. Orang-tuanya pun harus menerima keadaan anaknya yang lumpuh.

Wanita yang lahir pada 12 Desember 1992 itu baru merasakan perbedaannya dengan anak-anak lain ketika menginjak bangku SD. Dia heran mengapa tidak bisa berlari seperti temannya yang lain, ayahnya pun berkata padanya bahwa dia akan mengerti soal keadaannya saat beranjak dewasa nanti.

Singkat cerita, Widi merasa bersyukur memiliki keluarga yang tidak malu dengan kekurangannya. Malahan, dia sangat merasakan dukungan dari keluarganya untuk terus tumbuh tanpa malu dan bersosialisasi dengan orang lain.

Perkenalannya dengan dunia angkat berat dimulai saat Widi sering mengikuti kakaknya yang seorang lifter , I Gede Suantaka. Dia diperbolehkan untuk ikut latihan angkat berat dan tak pernah sekalipun dilarang.

Setelah itu, Widi yang masih duduk di bangku SMP berhasil menjadi juara di Kejurnas Para Angkat Berat. Padahal, saat itu dia baru menjalani latihan selama tiga bulan.

Performa apiknya tersebut, membuatnya masuk ke pelatnas angkat berat di Solo. Meski harus meninggalkan rumahnya di Bali, Widi tidak merasa berat karena mendapat dukungan dari orangtuanya. Sejak saat itu, dia konsisten untuk fokus membangun karirnya di Tim Nasional Angkat Berat Indonesia.

Selain memenangkan perak pada Paralimpiade Tokyo 2020 , Widi juga sudah mempersembahkan medali perak pada Asian Para Games 2014 di Incheon dan medali perunggu Paralimpiade Rio 2016. Saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Para Games 2018, dia juga menyumbangkan satu medali perak di Para angkat beban nomor 42 kg putri.

sumber: sindonews.com
Valentino Rossi Bongkar Rahasia Kenapa Dirinya Bisa Balapan Selama Seperempat Abad
25 August 2021
Valentino Rossi Bongkar Rahasia Kenapa Dirinya Bisa Balapan Selama Seperempat Abad
foto: Valentino Rossi (ist)


itoday - Valentino Rossi memutuskan pensiun di akhir musim MotoGP 2021. Keputusan pensiun The Doctor ini disesalkan fans karena mereka tak bisa melihat aksinya lagi musim depan.

Nama Valentino Rossi di hati fans memang cukup dikenang. Selama 25 tahun menjadi pembalap MotoGP, ia pun terus tampil prima selama balapan.

Meski prestasinya menurun, tetapi ia mampu menampilkan performa terbaiknya selama balapan.

Rossi memutuskan pensiun karena dirinya tidak seagresif dulu dan kurang mampu mengimbangi kecepatan pembalap muda menjadi alasan dirinya memilih pensiun.

Selama 25 tahun menjadi pembalap MotoGP, ia pun tak sungkan membeberkan kenapa dirinya bisa bertahan menjadi pembalap hingga saat ini.

Rossi mengakui hal tersebut tak bisa dilepaskan dari peran sang ayah Graziano Rossi yang kebetulan juga merupakan seorang pembalap.

Menurut The Doctor, sang ayah telah mengajarkan banyak hal kehidupan termasuk ketika berada di atas lintasan balap.

"Saya telah belajar dari ayah saya bahwa Anda tidak harus menganggap hidup, olahraga, dan hasil dengan sangat serius," kata Rossi dikutip dari Motosan.es.

"Itu tidak membuat perbedaan, tidak penting untuk menjadi lebih baik, menjadi lebih cepat dan lebih kuat. Anda harus bekerja keras, tetapi juga mencoba untuk menikmati diri sendiri," terangnya.

"Di luar MotoGP saya menjalani kehidupan yang normal dan saya memiliki banyak teman, saya pikir karena alasan inilah saya bisa berada di sana selama 26 tahun," pungkasnya.

sumber: suara.com