Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Konflik Kian Rumit! Marko Simic Lapor FIFA Soal Tunggakan Gaji Usai Persija Membantah Tudingannya

Sport
Konflik Kian Rumit! Marko Simic Lapor FIFA Soal Tunggakan Gaji Usai Persija Membantah Tudingannya 1
foto: Marko Simic (fin)


itoday - Konflik antara Marko Simic dengan Persija Jakarta kian rumit dan striker asal Kroasia itu siap laporkan masalah soal tunggakan gaji ke FIFA.

Marko Simic kembali bersuara usai manajemen Persija melakukan bantahan atas apa yang ditudingkan striker berusia 34 tahun itu.

Simic menyampaikan kegeramannya melalui unggahan kalimat di akun media sosial Instagram pribadinya, Rabu (27/4/2022).

Melalui fitur Instagram Story, Simic dengan tegas menulis kalau klub berjuluk Macan Kemayoran itu tak membayarkan haknya.

"Persija Jakarta tidak membayar gaji saya yang telah disepakati selama, ketika, atau setelah (pandemi) covid," tulis Simic.

Mantan penyerang Melaka United ini menganggap kalau pernyataan Persija yang membantah tudingannya tidak jujur.

"Ini berarti klub tidak jujur dalam pernyataan (rilis) mereka," jelas Simic.

Bahkan striker yang sempat membela Timnas Kroasia U-21 (2009-2010) itu sudah memperkirakan jawaban dari Persija.

"Saya telah memprediksi hal ini dari mereka," ucap Simic.

Simic juga dengan berani akan memperjuangkan haknya dengan melaporkan insiden ini ke FIFA.

"Agar jelas, saya akan terus memperjuangkan hak saya ke FIFA dan saya yakin akan menang," pungkas Simic.

Sebelumnya Persija dengan tegas membantah tidak membayar gaji Simic selama setahun.

Presiden Persija Mohamad Prapanca menjelaskan kalau klub yang dipimpinnya sangat patuh dan taat hukum.

Tidak benar ada pernyataan yang menyebutkan bahwa gaji pemain tidak dibayar selama satu tahun.

Ada pun penyesuaian gaji yang diberlakukan mengacu pada keputusan dari PSSI terkait pemberhentian kompetisi karena adanya pandemi Covid-19.

"Dasarnya adalah Surat Keputusan (SK) PSSI bernomor SKEP/69/XI/2020," terang Prapanca dilansir laman resmi klub, Rabu (27/4/2022).

Dalam situasi itu, semua pemain termasuk Marko Simic sepakat akan kebijakan tersebut yang dituangkan dalam adendum pertama sehingga semua berjalan sebagaimana mestinya.

Namun pada perjalanannya, Marko Simic memiliki pemahaman yang berbeda untuk adendum selanjutnya.

Di sisi lain, Marko Simic tetap menerima jumlah gaji yang telah disesuaikan tersebut tanpa keluhan apa pun.

"Dalam prosesnya Persija Jakarta terus berupaya untuk menyamakan pemahaman terkait adendum selanjutnya," jelas Prapanca.

Pada dasarnya, Persija adalah klub yang selalu mendukung karier pemain. Tidak benar jika Persija berniat membahayakan karier seorang pemain.

Terlebih lagi pemain tersebut telah berjuang bersama-sama dan meraih banyak prestasi.

Sementara itu, klub berjuluk Macan Kemayoran ini akan selalu mengikuti proses yang akan terjadi ke depannya.

Sebelumnya, Marko Simic secara mengejutkan mengumumkan telah memutus kontraknya secara sepihak lantaran tak digaji selama setahun.

Penyerang asal Kroasia itu memutuskan untuk mengakhiri kontrak lebih awal di Macan Kemayoran dari durasi yang seharusnya tuntas tahun 2023.

Kabar mengejutkan tersebut diungkap Simic melalui akun Instagram pribadinya @markosimic_77.

Penyerang berusia 34 tahun itu akhirnya membuat surat resmi terbuka yang diunggah di akun Instagram pribadinya.

"Untuk teman, followers, dan suporter. Kamu semua berhak mengetahui kebenaran," tulis Simic, Selasa (26/4/2022).

"Dengan berat hati saya harus mengumumkan bahwa saya telah mengakhiri kontrak saya secara sepihak dengan Persija Jakarta karena klub telah melanggar kontrak setelah tidak membayar gaji saya selama satu tahun," sambungnya.

"Setelah 4,5 tahun pengabdian, 98 gol, 4 trofi, momen-momen yang tak terlupakan, penghargaan individu dan rekor yang saya pecahkan, ini adalah keputusan tersulit dalam hidup saya," jelas Simic.

Pesepak bola kelahiran Kroasia itu menyebut bahwa manajemen Persija tidak menepati janji terkait gajinya selama berbulan-bulan.

Lebih lanjut, Simic mengatakan, saat meminta meminta hak-haknya segera dipenuhi manajemen tim, ia malah sering dicadangkan.

"Setelah berbulan-bulan janji tidak ditepati, dan dibangkucadangkan hanya karena saya menagih hak, saya pikir kini saya perlu melangkah," beber Simic.

"Saya perlu melakukan yang terbaik untuk diri saya dan yang berhak saya dapatkan. Saya berada di situasi yang berat dan sulit pada tahun ini," paparnya.

Simic pun beranggapan kalau beberapa orang telah membahayakan kariernya dan hal ini tidak akan pernah bisa dirinya terima.

Keputusan Simic hengkang dari Persija memang jadi sebuah kabar yang mengejutkan buat manajemen klub dan suporter fanatiknya.

Simic lalu menegaskan bahwa dia selalu mencintai Persija, Jakarta, dan semua teman, pengikut, dan The Jakmania.

"Saya tidak akan pernah melupakan semua yang selalu mendukung. Saya akan selalu mengingat momen indah bersama kamu semua selamanya," ucap Simic.

"Dengan tulus dan akan selalu menjadi Super Simic-mu," tutupnya.

sumber: fin.co.id
Sport Konflik Kian Rumit! Marko Simic Lapor FIFA Soal Tunggakan Gaji Usai Persija Membantah Tudingannya