Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

Indosat Hadirkan Layanan 5G dengan Teknologi SRv6 Cisco
29 June 2021
Indosat Hadirkan Layanan 5G dengan Teknologi SRv6 Cisco
foto: Indosat Ooredoo (tabloidpulsa.id)

itoday - Indosat Ooredoo meluncurkan implementasi komersial pertama teknologi SRv6 Cisco di Asia Tenggara untuk mendukung pengembangan layanan 5G di seluruh negeri.

Bermitra dengan Cisco, Indosat Ooredoo mengubah infrastruktur Transport miliknya menjadi jaringan transport 5G yang canggih, dapat diprogram, yang didukung oleh teknologi SRv6 Cisco dengan Network Slicing, yang memungkinkan jaringan 5G yang lebih simpel, scalable, agile dengan kehandalan tinggi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan ritel dan segmen bisnis.

Teknologi baru ini, diiringi pengembangan jaringan serat optik Indosat Ooredoo yang luas, akan mendukung pertumbuhan permintaan konsumsi data seluler dengan munculnya teknologi baru seperti Cloud Computing dan Network Slicing.

Fungsi SRv6 yang cerdas akan memungkinkan jalur routing deterministik untuk menjamin layanan on-demand berkualitas tinggi dan berlatensi rendah dengan konektivitas data yang lebih cepat dan terotomatisasi penuh yang diperlukan untuk melayani komunitas digital di seluruh Indonesia.

Selain itu, network slicing memungkinkan Indosat Ooredoo untuk membuat layanan digital baru untuk setiap pelanggan dengan mengaktifkan fungsi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Indosat Ooredoo, bermitra dengan Cisco, akan mengakomodasi kebutuhan baru penggunaan aplikasi 5G dari banyak segmen bisnis dan industri, termasuk layanan fixed dan mobile broadband, melalui infrastruktur SRv6 yang sepenuhnya otomatis, dan dengan mulus memigrasikan jaringan yang ada saat ini ke jaringan software-defined generasi berikutnya untuk meningkatkan pengalaman digital pelanggan dengan total biaya yang optimal sebagai salah satu elemen kunci dari otomatisasi jaringan dan strategi transformasi digitalnya.

“Dengan bangga kami meluncurkan jaringan transport 5G-ready berbasis SRv6 pertama di Asia Tenggara bersama dengan Cisco untuk mendukung perjalanan transformasi digital Indosat Ooredoo, menjawab kebutuhan konsumen dan pelanggan segmen korporasi kami terhadap kebutuhan jaringan yang on-demand dan scalable. Ini adalah langkah besar dalam membangun jaringan transport generasi selanjutnya yang dapat diprogram, siap untuk masa depan, scalable, dan mampu beroperasi otomatis dengan dukungan Software Defined Network (SDN) dan fungsi routing cerdas SRv6. Hal ini akan memungkinkan kami untuk memberikan layanan konektivitas berlatensi rendah yang cepat, sesuai permintaan, dan berkualitas tinggi untuk 5G, komputasi awan, dan IoT bagi konsumen dan perusahaan di seluruh Indonesia, termasuk membangun fondasi yang kuat untuk arsitektur 5G yang bergerak maju untuk mendukung visi Indonesia sebagai bangsa yang sepenuhnya digital” kata Medhat Elhusseiny, Chief Technology and Information Officer Indosat Ooredoo.

“Indosat Ooredoo memiliki fokus yang kuat pada peningkatan kualitas layanan bagi pelanggannya sambil mendorong efisiensi serta penciptaan peluang pendapatan baru,” kata Sanjay Kaul, President APJ Service Provider, Cisco.

“Dengan peluncuran program jaringan SRv6, Indosat Ooredoo merintis fase berikutnya dari jaringan IP melalui penyederhanaan, otomatisasi, dan mengutamakan kebutuhan pelanggannya. Dengan kemampuan yang disediakan oleh SRv6, Indosat Ooredoo dan Cisco akan mendukung Indonesia dalam melanjutkan transformasi ekonomi digitalnya untuk mendorong efisiensi operasional, pengalaman pelanggan, serta inovasi produk dan layanan di seluruh organisasinya. Bersama-sama, Indosat Ooredoo dan Cisco dapat memastikan kinerja jaringan dan pengalaman digital yang lebih baik, serta masa depan yang lebih inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia.”

sumber: tabloidpulsa.id
Whatsapp Ketua BEM UI Diretas Gegara Jokowi King of Lip Service
28 June 2021
Whatsapp Ketua BEM UI Diretas. Gegara "Jokowi King of Lip Service"?
foto: Joko Widodo (ist)

itoday - Whatsapp milik Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia Leon Alvinda Putra sempat mengalami peretasan.

Kabar itu disampaikan Leon melalui akun Twitter pribadi @Leon_Alvinda, Senin (28/6/2021). Kondisi ini dialami berselang dua hari setelah BEM UI menyebut Presiden Joko Widodo sebagai the king of lip service.

“Saat ini Whatsapp saya tidak bisa dibuka karena sedang diretas. Jika ada pesan dari HP maka bukan saya yang mengirim,” tulisnya melalui Twitter.

Leon mengunggah tangkapan layar berisi keterangan bahwa Whatsapp tidak lagi terdaftar pada ponselnya. Kondisi ini diduga karena nomor tersebut telah terdaftar pada ponsel lain.

Tidak lama setelah itu, Leon kembali memberi kabar bahwa nomornya kembali dapat digunakan. “Alhamdulillah saya sudah bisa masuk lagi [ke Whatsapp],” tulisnya.

BEM UI secara blak-blakan menyebut Jokowi sebagai the king of lip service di Twitter. Presiden, tulis akun itu, dinilai kerap kali mengobral janji akan tetapi sering tidak selaras dengan kebijakan yang dikeluarkan.

“Katanya begini, faktanya begitu. Mulai dari rindu didemo, revisi UU ITE, penguatan KPK dan rentetan janji lainnya,” tulis akun tersebut, Sabtu (26/6/2021).

BEM UI juga mengunggah sejumlah brosur berisi tangkapan layar berbagai kutipan ucapan Presiden. Salah satunya perihal perkataan Presiden Jokowi bagi masyarakat yang tidak puas Omnibus Law untuk membawanya ke Mahkamah Konstitusi.

Leon Alvinda Putra menyebut pernyataan tersebut sebagai bentuk kritikan kepada pemerintah.

“Itu bentuk kritis kami jadi itu dibuat oleh Brigade [organ taktis] di bawah BEM UI. Itu bentuk kritik bahwa banyak selama ini pernyataan Presiden yang kemudian tidak sesuai dengan realita atau pelaksanannya,” katanya kepada Bisnis, Minggu (27/6/2021).

Dia mencontohkan soal revisi UU ITE. Presiden kata dia sebelumnya sempat mengeluarkan wacana terkait beleid itu. Belakangan pemerintah hanya mengeluarkan pedoman undang-undang ditambah pasal baru.

Kerinduan Didemo

Selain itu, terkait demonstrasi, Jokowi sempat menyatakan kerinduannya untuk didemo saat awal-awal memimpin Indonesia. Akan tetapi, tindakan kekerasan malah dialami mahasiswa saat berunjuk rasa.

“Pada 1 Mei mahasiswa UI hampir 30 orang ditangkap, dipukuli, diseret oleh Polisi. 3 Mei juga salah satu mahasiswa UI menjadi tersangka ketika jalan pulang dari aksi,” katanya.

Leon turut menyinggung soal tes wawasan kebangsaan pegawai KPK. Meski Presiden telah meminta agar TWK tidak merugikan para pegawai, KPK tetap menonaktifkan 75 orang pegawai komisi antirasuah tersebut.

“Ini kami menyampaikan kritik bahwa seharusnya Presiden Jokowi tegas dengan pernyataanya jangan hanya kemudian menyampaikan pendapat tapi realitanya tidak sesuai,” tuturnya.

Sumber : bisnis.com
Telegram Akhirnya Tambahkan Fitur Video Call Group Bisa Berbagi Layar Juga
28 June 2021
Telegram Akhirnya Tambahkan Fitur Video Call Group, Bisa Berbagi Layar Juga
foto: Telegram (ilustrasi - kontan)

itoday - Aplikasi Telegram akhirnya kedatangan fitur video call group. Lewat video call group, pengguna juga bisa menggunakan fitur berbagi layar.

Hampir sebagian besar aplikasi yang kerap kali kita gunakan kini telah mendukung fitur video call group. Sebut saja WhatsApp, LINE, dan aplikasi serupa lainnya telah mendukung fitur video call group.

Kali ini giliran Telegram yang akhirnya mendapatkan fitur video call group. Fitur video call group di Telegram ini merupakan pengembangan dari fitur obrolan grup yang sebelumnya telah rilis.

Apabila sebelumnya kita hanya bisa mengobrol via suara, kali ini Anda bisa mengaktifkan kamera untuk melakukan panggilan video dalam sebuah grup. Hanya dengan menekan tombol kamera ketika melakukan obrolan suara di grup, Anda bisa melakukan panggilan video.

Hadirnya fitur video call group ini juga bersamaan dengan fitur pendukung lainnya. Sama seperti aplikasi serupa lainnya, ketika Anda melakukan panggilan video di grup atau personal sekalipun, Anda bisa berbagi layar.

Ya, fitur berbagi layar atau screen share juga disematkan dalam panggilan video di Telegram. Anda bisa melakukan presentasi, memperlihatkan hal-hal menarik di laptop atau smartphone Anda hingga berbagi hal menraik lainnya.

Cukup tekan tombol titik tiga (⋮) di pojok kanan atas lalu pilih Screen Share untuk berbagi layar.

Demi meningkatkan pengalaman melakukan panggilan video, fitur peredam bising (noise cancelation) juga turut disematkan. Anda tidak perlu lagi khawatir mendengar suara bising ketika melakukan panggilan video di grup.

Dengan hadirnya fitur video call group di Telegram, aplikasi ini sekarang bisa menjadi opsi apabila Anda mungkin merasa bosan dengan aplikasi lainnya yang serupa. Untuk mengakses fitur tersebut, pastikan Anda telah melakukan update Telegram ke versi yang paling baru.

Fitur video call group di Telegram tersedia untuk semua platform, baik PC, smartphone maupun tablet.

sumber: kontan
Hybrid Working Jadi Tren di Masa Pandemi Apakah Aman
27 June 2021
Hybrid Working Jadi Tren di Masa Pandemi, Apakah Aman?
foto: Hybrid Working (ilustrasi-ist)

itoday - Pandemi membuat aktivitas jadi serba terbatas, termasuk bagi para pekerja. Aktivitas di perkantoran pun harus dilakukan dengan berbagai penyesuaian. Bahkan saat kasus COVID-19 memuncak, anjuran untuk work from home (WFH) atau bekerja dari rumah kembali diberlakukan di banyak perusahaan.

Alasannya, klaster perkantoran menjadi salah satu penyumbang terbesar kasus positif corona di Indonesia. Menurut Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Prof Amin Soebandrio, ada beberapa penyebab naiknya kasus COVID-19 dari klaster perkantoran, seperti ruangan yang padat, sirkulasi udara buruk, hingga pegawai kantor yang rata-rata harus berdesakan di transportasi umum saat berangkat kerja.


Namun WFH juga memiliki beberapa kelemahan, apalagi bagi perusahaan yang membutuhkan kerja tim. Sebagai solusinya, memasuki fase new normal, sistem kerja hybrid working atau sistem kerja yang memungkinkan karyawan bekerja dari rumah dan kantor dengan jadwal yang sudah ditentukan pun mulai menjadi tren.

Selain memudahkan pekerjaan, sistem ini juga bisa meningkatkan produktivitas dan kepuasan karyawan karena bisa kembali bekerja di lingkungan yang lebih ideal. Meski begitu, kita harus tetap memprioritaskan protokol kesehatan karena kondisi pandemi yang kini kembali meningkat, terlebih saat bekerja di kantor.

Lantas, apa yang bisa dilakukan agar tetap aman saat melakukan hybrid working?

1. Tetap jaga jarak

Seperti yang dijelaskan Prof Amin Soebandrio, ruangan kantor yang diisi banyak orang bisa meningkatkan risiko penularan virus, terlebih bila sirkulasi udara tidak lancar. Untuk menyiasatinya, sebaiknya tata ulang ruangan kantor dengan memaksimalkan space yang ada dan hindari posisi meja yang saling berjejer terlalu dekat.

Singkirkan juga barang-barang yang tidak diperlukan karena bisa menjadi media menempelnya virus. Bila perlu, selalu taruh perlengkapan kantor di loker usai kerja dan selalu pastikan meja bersih sebelum pulang.

2. Sediakan alat kebersihan di ruang kerja

Kesibukan saat bekerja kerap membuat kita lengah untuk memperhatikan protokol kesehatan dan kebersihan. Apalagi bila tidak tersedia perlengkapan kebersihan yang memadai di kantor.

Selalu simpan pouch kecil berisi hand sanitizer, tisu antiseptik, surface disinfectant (disinfektan untuk permukaan barang), dan masker cadangan di dalam tas kerja Anda. Dengan begitu, Anda bisa langsung menggunakannya tanpa repot mencarinya di kantor saat diperlukan.

3. Sediakan alat kebersihan di ruang kerja

Menyediakan perlengkapan kesehatan dan kebersihan karyawan juga menjadi tanggung jawab setiap kantor. Dengan begitu, kesehatan karyawan pun lebih terlindungi dan nantinya akan berdampak pada performa dan produktivitas kerjanya.

Idealnya setiap ruangan harus tersedia hand sanitizer yang tersimpan di depan pintu masuk dan masker sekali pakai yang bisa digunakan saat ada karyawan yang tidak membawa masker cadangan. Ruangan juga harus dibersihkan dengan saksama menggunakan disinfektan setelah waktu bekerja usai.

4. Jangan paksakan diri saat tubuh kurang fit

Tubuh yang kurang fit tidak hanya membuat kerja jadi kurang optimal. Di masa pandemi ini, daya tahan tubuh yang menurun bisa membuat kita mudah tumbang saat terserang virus.

Selalu terbuka terhadap kondisi kesehatan bisa membantu menekan kemungkinan penyebaran virus di lingkungan kerja. Untuk itu, bila merasa kondisi tubuh kurang prima, jangan sungkan untuk meminta bekerja dari rumah atau cuti hingga benar-benar sehat.

5. Manfaatkan teknologi

Tidak bisa dipungkiri, berkat teknologi, sistem kerja secara WFH maupun hybrid bisa dilakukan dengan lebih optimal. Teknologi bisa menghubungkan tim agar bisa tetap bekerja sama meski sedang berjauhan. Secara tidak langsung teknologi juga membantu meminimalisir penyebaran virus yang lebih parah di tempat kerja.

Apalagi dengan adanya berbagai inovasi untuk menunjang pekerjaan, salah satunya BenQ ClassroomCare® Interactive Flat Panel (IFP), papan tulis digital interaktif dengan teknologi teknologi yang bebas dari flicker (layar yang berkelap-kelip), memiliki cahaya biru rendah, tampilan anti glare, dan built in sensor kualitas udara dan layar tahan kuman. Lapisan perak pada layarnya juga dapat menghilangkan 99 persen virus, bakteri, dan jamur yang menempel.

BenQ ClassroomCare® IFP juga dilengkapi dengan fitur unik Board to Board dan Cloud Whiteboard yang memungkinkan pengguna menampilkan file presentasi di layar secara lebih interaktif dan kolaboratif, sehingga cocok untuk meeting saat WFH maupun bekerja di kantor. Fitur Cloud Whiteboard membuat kita bisa berdiskusi mengenai pekerjaan yang sedang dipresentasikan dengan rekan kerja secara online dan real time tanpa batasan lokasi dan membagikannya dengan perangkat IFP lainnya.

Ada lagi fitur Account Management System (AMS) yang dapat menghubungkan Cloud dari BenQ ClassroomCare® IFP dengan aplikasi penyimpanan Cloud seperti Google Drive atau Dropbox.

Ditambah software EZWrite yang tertanam di BenQ ClassroomCare® IFP, pengguna bisa memanfaatkan fitur anotasi, screen mirroring tools, hingga floating tool yang dapat digunakan lintas platform dan memberikan catatan pada dokumen, aplikasi, situs, video, dan sumber-sumber lainnya di komputer atau browser berbasis Windows, Mac, atau Chrome.

sumber: kumparan
Ternyata 5G Punya Tahapan Era Robotik Mulai 2022
25 June 2021
Ternyata 5G Punya Tahapan, Era Robotik Mulai 2022
foto: Industri 4.0 (ilustrasi-bisnis)

itoday - Era robotik manufaktur 5G diperkirakan hadir setelah 2021.

Saat ini, pengembangan teknologi 5G masih bakal berkutat pada layanan internet super cepat.

Ketua Umum Asoiasi IoT Indonesia Teguh Prasetya mengatakan dari sisi infrastruktur, 5G hadir dalam beberapa rilis. Setiap rilis membawa keunggulannya masing-masing.

Adapun 5G yang saat ini hadir di Indonesia masih sebatas rilis 15 yang diperkenalkan oleh The Third Generation Partnership Project (3GPP). Secara global, rilis 15 telah diperkenalkan pada 2020–2021.

Adapun 3GPP adalah proyek kolaborasi kelompok-kelompok asosiasi generasi ketiga komunikasi dalam sebuah proyek. Kolaborasi ini menyatukan tujuh organisasi pengembang standar telekomuniksi seperti ARIB, ATIS, CCSA, ETSI, TSDSI, TTA, dan TTC kedalam sebuah mitra kerja.

Teguh melanjutkan, rilis 15 menawarkan 5G dengan keunggulan kecepatan layanan data, sehingga pengguna dapat mengunduh atau menggunggah data, dengan kecepatan 5–20 kali lebih cepat dari 4G.

Setelah 2021 diperkirakan hadir rilis 16, yang membawa banyak keunggulan khusus perihal benda-benda yang digerakan dengan internet atau Internet of Things (IoT).
“IoT menunggu rilis 16, karena di sana ada [keunggulan] latensi rendah, slicing, frekuensi tak berlisensi, konektivitas masif dan lain sebagainya,” kata Teguh dalam acara Virtual Lunch and Learn ICT Tren 2021–2024 belum lama ini.

Teguh menambahkan saat rilis 16, kemungkinan 5G bakal lebih dikenal dengan istilah 5.2G. Kemudian 2022–2023 muncul rilis 17 dengan istilah 5.3G. Kemudian setelah 2024 akan rilis 18–19 dengan istilah 5.5G.

Lebih lanjut, kata Teguh, setelah rilis 20 akan muncul 6G. 3GPP memperkirakan 6G hadir paling lambat pada 2030.

“Inilah yang akan terjadi. 5G pun akan berubah hingga menjadi 6G. Ada empat riilis lagi yang akan diperkenalkan dan masing-masing punya kelebihan,” kata Teguh.

Sebelumnya, Ericcson Mobilty Report Juni 2021 memprediksi bahwa 5G akan menjadi generasi seluler yang diadopsi paling cepat. Pada akhir 2026, jumlah pelanggan 5G diperkirakan akan mencapai sekitar 3,5 miliar dan cakupan populasi 5G akan mencapai 60%.

Untuk mencapai 1 miliar pelanggan, 5G diperkirakan 2 tahun lebih cepat dibandingkan dengan 4G. Sebagai gambaran, seandainya 4G membutuhkan waktu 5 tahun untuk mencapai angka 1 miliar pelanggan, 5G cukup 3 tahun saja.

Faktor tersebut didorong oleh komitmen awal China terkait 5G dan kenyataan bahwa peralatan 5G komersial tersedia lebih awal dan semakin terjangkau. Lebih dari 300 model smartphone 5G telah diumumkan atau diluncurkan secara komersial.

sumber: bisnis.com
Erajaya Group Resmikan 14 Outlet Baru di 13 Kota
25 June 2021
Erajaya Group Resmikan 14 Outlet Baru di 13 Kota
foto: Outlet Erafone (tabloidpulsa)

itoday - Erajaya Group secara serentak membuka dan meresmikan 14 outlet ritel, yaitu: 3 outlet Erafone Megastore, 6 outlet Erafone Store, 2 outlet Erafone Cloud Retail Partner, 1 outlet iBox Store, dan 2 outlet Samsung Experience Store (SES) by NASA.

Bertemakan Big Celebration, beberapa outlet-outlet baru ini adalah outlet perdana di lokasinya, seperti: iBox pertama di kota Pontianak, Erafone Megastore pertama di kota Kendari, dan Erafone Store pertama di kota Lhokseumawe, Ponorogo serta Pringsewu.

“Walaupun masih ditengah situasi pandemi yang tidak menentu, serta adanya pemberlakuan PKMBM di sejumlah wilayah di Indonesia, kami tetap percaya dengan kondisi pasar dan kekuatan demand masyarakat. Konsumen masih membutuhkan opsi toko gadget terpercaya, dengan level pelayanan dan jaminan purna jual yang mumpuni. Ekspansi footprint riel ini juga merupakan perwujudan dari strategi omni-channel yang telah kami terapkan secara sukses selama ini. Outlet-outlet akan menjangkau area baru seperti: Aceh, Jambi, Kalimantan Barat hingga Sulawesi Tenggara. Dengan melebarnya wilayah yang terjangkauan oleh Erajaya Retail Group, diharapkan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhkan gadget beserta ekosistemnya.” ungkap Joy Wahjudi, Vice President Director Erajaya Group.

Untuk memastikan keamanan dan kesehatan pengunjung serta mematuhi aturan yang berlaku pada saat ini, semua outlet ritel yang baru di buka menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, antara lain: pembatasan pengunjung toko, menjaga jarak antrian kasir minimal 1 meter, pengukuran suhu tubuh pegawai dan pengunjung toko, mewajibkan pemakaian masker/pelindung wajah selama berada di area toko dan penggunaan disinfektan secara berkala.

Selama periode Grand Opening di tanggal 25 – 27 Juni 2021, berbagai promo menarik juga dihadirkan secara eksklusif pada outlet-outlet baru diresmikan, diantaranya:

Erafone Megastore, Erafone Store dan Erafone Cloud Retail Partner:

- Potongan diskon hingga Rp 3.500.000
- Flash sale mulai dari Rp 49.000, dengan 2 sesi per harinya yaitu mulai pukul 11.00 – 13.00 dan 16.00 – 18.00 WIB
- Cicilan tanpa kartu kredit yang bekerja sama dengan Financing Partner
- Free Merchandise Exclusive *
- Promo purchase with purchase, gratis voucher belanja hingga Rp 300.000 untuk pembelian aksesoris, IoT, Operator dan layanan TecProtec
- Tambahan diskon sampai dengan Rp 750.000* dan cicilan 0% hingga 24 bulan, dengan Kartu Kredit BCA, Mandiri, Permata dan Kartu Debit BRI

Samsung Experience Store (SES) by NASA:

- Potongan diskon hingga Rp 3.500.000 untuk Samsung Galaxy S21 Ultra 512GB
- Samsung Galaxy A series mulai dari Rp 999.000
- Promo accessories harga mulai dari Rp 90.000
- Flash sale mulai dari Rp 149.000, pukul 17.00 sampai 19.00 WIB
- Hadiah langsung merchandise menarik dengan minimal transaksi Rp 2.000.000
- Tambahan diskon sampai dengan Rp 750.000* dan cicilan 0% hingga 24 bulan, dengan Kartu Kredit BCA, Mandiri, Permata dan Kartu Debit BRI

iBox Store:

-Potongan diskon hingga Rp 2.000.000 untuk iPhone 12 dan iPhone 12 mini
- Hadiah langsung merchandise menarik dengan minimal transaksi Rp 4.000.000
- Promo accessories dengan harga mulai dari Rp 199.500
- Flash Sale mulai dari Rp 279.000
- Tambahan diskon sampai dengan Rp 750.000* dan cicilan 0% hingga 24 bulan, dengan Kartu Kredit BCA, Mandiri, Permata dan Kartu Debit BRI

sumber:tabloidpulsa.id