Facebook
Twitter
Instagram
Logo Header  Footer
021-4567890mail@mailcontoh.com
Logo Header  Footer

Terbaru

Hybrid Working Jadi Tren di Masa Pandemi Apakah Aman
27 June 2021
Hybrid Working Jadi Tren di Masa Pandemi, Apakah Aman?
foto: Hybrid Working (ilustrasi-ist)

itoday - Pandemi membuat aktivitas jadi serba terbatas, termasuk bagi para pekerja. Aktivitas di perkantoran pun harus dilakukan dengan berbagai penyesuaian. Bahkan saat kasus COVID-19 memuncak, anjuran untuk work from home (WFH) atau bekerja dari rumah kembali diberlakukan di banyak perusahaan.

Alasannya, klaster perkantoran menjadi salah satu penyumbang terbesar kasus positif corona di Indonesia. Menurut Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Prof Amin Soebandrio, ada beberapa penyebab naiknya kasus COVID-19 dari klaster perkantoran, seperti ruangan yang padat, sirkulasi udara buruk, hingga pegawai kantor yang rata-rata harus berdesakan di transportasi umum saat berangkat kerja.


Namun WFH juga memiliki beberapa kelemahan, apalagi bagi perusahaan yang membutuhkan kerja tim. Sebagai solusinya, memasuki fase new normal, sistem kerja hybrid working atau sistem kerja yang memungkinkan karyawan bekerja dari rumah dan kantor dengan jadwal yang sudah ditentukan pun mulai menjadi tren.

Selain memudahkan pekerjaan, sistem ini juga bisa meningkatkan produktivitas dan kepuasan karyawan karena bisa kembali bekerja di lingkungan yang lebih ideal. Meski begitu, kita harus tetap memprioritaskan protokol kesehatan karena kondisi pandemi yang kini kembali meningkat, terlebih saat bekerja di kantor.

Lantas, apa yang bisa dilakukan agar tetap aman saat melakukan hybrid working?

1. Tetap jaga jarak

Seperti yang dijelaskan Prof Amin Soebandrio, ruangan kantor yang diisi banyak orang bisa meningkatkan risiko penularan virus, terlebih bila sirkulasi udara tidak lancar. Untuk menyiasatinya, sebaiknya tata ulang ruangan kantor dengan memaksimalkan space yang ada dan hindari posisi meja yang saling berjejer terlalu dekat.

Singkirkan juga barang-barang yang tidak diperlukan karena bisa menjadi media menempelnya virus. Bila perlu, selalu taruh perlengkapan kantor di loker usai kerja dan selalu pastikan meja bersih sebelum pulang.

2. Sediakan alat kebersihan di ruang kerja

Kesibukan saat bekerja kerap membuat kita lengah untuk memperhatikan protokol kesehatan dan kebersihan. Apalagi bila tidak tersedia perlengkapan kebersihan yang memadai di kantor.

Selalu simpan pouch kecil berisi hand sanitizer, tisu antiseptik, surface disinfectant (disinfektan untuk permukaan barang), dan masker cadangan di dalam tas kerja Anda. Dengan begitu, Anda bisa langsung menggunakannya tanpa repot mencarinya di kantor saat diperlukan.

3. Sediakan alat kebersihan di ruang kerja

Menyediakan perlengkapan kesehatan dan kebersihan karyawan juga menjadi tanggung jawab setiap kantor. Dengan begitu, kesehatan karyawan pun lebih terlindungi dan nantinya akan berdampak pada performa dan produktivitas kerjanya.

Idealnya setiap ruangan harus tersedia hand sanitizer yang tersimpan di depan pintu masuk dan masker sekali pakai yang bisa digunakan saat ada karyawan yang tidak membawa masker cadangan. Ruangan juga harus dibersihkan dengan saksama menggunakan disinfektan setelah waktu bekerja usai.

4. Jangan paksakan diri saat tubuh kurang fit

Tubuh yang kurang fit tidak hanya membuat kerja jadi kurang optimal. Di masa pandemi ini, daya tahan tubuh yang menurun bisa membuat kita mudah tumbang saat terserang virus.

Selalu terbuka terhadap kondisi kesehatan bisa membantu menekan kemungkinan penyebaran virus di lingkungan kerja. Untuk itu, bila merasa kondisi tubuh kurang prima, jangan sungkan untuk meminta bekerja dari rumah atau cuti hingga benar-benar sehat.

5. Manfaatkan teknologi

Tidak bisa dipungkiri, berkat teknologi, sistem kerja secara WFH maupun hybrid bisa dilakukan dengan lebih optimal. Teknologi bisa menghubungkan tim agar bisa tetap bekerja sama meski sedang berjauhan. Secara tidak langsung teknologi juga membantu meminimalisir penyebaran virus yang lebih parah di tempat kerja.

Apalagi dengan adanya berbagai inovasi untuk menunjang pekerjaan, salah satunya BenQ ClassroomCare® Interactive Flat Panel (IFP), papan tulis digital interaktif dengan teknologi teknologi yang bebas dari flicker (layar yang berkelap-kelip), memiliki cahaya biru rendah, tampilan anti glare, dan built in sensor kualitas udara dan layar tahan kuman. Lapisan perak pada layarnya juga dapat menghilangkan 99 persen virus, bakteri, dan jamur yang menempel.

BenQ ClassroomCare® IFP juga dilengkapi dengan fitur unik Board to Board dan Cloud Whiteboard yang memungkinkan pengguna menampilkan file presentasi di layar secara lebih interaktif dan kolaboratif, sehingga cocok untuk meeting saat WFH maupun bekerja di kantor. Fitur Cloud Whiteboard membuat kita bisa berdiskusi mengenai pekerjaan yang sedang dipresentasikan dengan rekan kerja secara online dan real time tanpa batasan lokasi dan membagikannya dengan perangkat IFP lainnya.

Ada lagi fitur Account Management System (AMS) yang dapat menghubungkan Cloud dari BenQ ClassroomCare® IFP dengan aplikasi penyimpanan Cloud seperti Google Drive atau Dropbox.

Ditambah software EZWrite yang tertanam di BenQ ClassroomCare® IFP, pengguna bisa memanfaatkan fitur anotasi, screen mirroring tools, hingga floating tool yang dapat digunakan lintas platform dan memberikan catatan pada dokumen, aplikasi, situs, video, dan sumber-sumber lainnya di komputer atau browser berbasis Windows, Mac, atau Chrome.

sumber: kumparan
Ternyata 5G Punya Tahapan Era Robotik Mulai 2022
25 June 2021
Ternyata 5G Punya Tahapan, Era Robotik Mulai 2022
foto: Industri 4.0 (ilustrasi-bisnis)

itoday - Era robotik manufaktur 5G diperkirakan hadir setelah 2021.

Saat ini, pengembangan teknologi 5G masih bakal berkutat pada layanan internet super cepat.

Ketua Umum Asoiasi IoT Indonesia Teguh Prasetya mengatakan dari sisi infrastruktur, 5G hadir dalam beberapa rilis. Setiap rilis membawa keunggulannya masing-masing.

Adapun 5G yang saat ini hadir di Indonesia masih sebatas rilis 15 yang diperkenalkan oleh The Third Generation Partnership Project (3GPP). Secara global, rilis 15 telah diperkenalkan pada 2020–2021.

Adapun 3GPP adalah proyek kolaborasi kelompok-kelompok asosiasi generasi ketiga komunikasi dalam sebuah proyek. Kolaborasi ini menyatukan tujuh organisasi pengembang standar telekomuniksi seperti ARIB, ATIS, CCSA, ETSI, TSDSI, TTA, dan TTC kedalam sebuah mitra kerja.

Teguh melanjutkan, rilis 15 menawarkan 5G dengan keunggulan kecepatan layanan data, sehingga pengguna dapat mengunduh atau menggunggah data, dengan kecepatan 5–20 kali lebih cepat dari 4G.

Setelah 2021 diperkirakan hadir rilis 16, yang membawa banyak keunggulan khusus perihal benda-benda yang digerakan dengan internet atau Internet of Things (IoT).
“IoT menunggu rilis 16, karena di sana ada [keunggulan] latensi rendah, slicing, frekuensi tak berlisensi, konektivitas masif dan lain sebagainya,” kata Teguh dalam acara Virtual Lunch and Learn ICT Tren 2021–2024 belum lama ini.

Teguh menambahkan saat rilis 16, kemungkinan 5G bakal lebih dikenal dengan istilah 5.2G. Kemudian 2022–2023 muncul rilis 17 dengan istilah 5.3G. Kemudian setelah 2024 akan rilis 18–19 dengan istilah 5.5G.

Lebih lanjut, kata Teguh, setelah rilis 20 akan muncul 6G. 3GPP memperkirakan 6G hadir paling lambat pada 2030.

“Inilah yang akan terjadi. 5G pun akan berubah hingga menjadi 6G. Ada empat riilis lagi yang akan diperkenalkan dan masing-masing punya kelebihan,” kata Teguh.

Sebelumnya, Ericcson Mobilty Report Juni 2021 memprediksi bahwa 5G akan menjadi generasi seluler yang diadopsi paling cepat. Pada akhir 2026, jumlah pelanggan 5G diperkirakan akan mencapai sekitar 3,5 miliar dan cakupan populasi 5G akan mencapai 60%.

Untuk mencapai 1 miliar pelanggan, 5G diperkirakan 2 tahun lebih cepat dibandingkan dengan 4G. Sebagai gambaran, seandainya 4G membutuhkan waktu 5 tahun untuk mencapai angka 1 miliar pelanggan, 5G cukup 3 tahun saja.

Faktor tersebut didorong oleh komitmen awal China terkait 5G dan kenyataan bahwa peralatan 5G komersial tersedia lebih awal dan semakin terjangkau. Lebih dari 300 model smartphone 5G telah diumumkan atau diluncurkan secara komersial.

sumber: bisnis.com
Erajaya Group Resmikan 14 Outlet Baru di 13 Kota
25 June 2021
Erajaya Group Resmikan 14 Outlet Baru di 13 Kota
foto: Outlet Erafone (tabloidpulsa)

itoday - Erajaya Group secara serentak membuka dan meresmikan 14 outlet ritel, yaitu: 3 outlet Erafone Megastore, 6 outlet Erafone Store, 2 outlet Erafone Cloud Retail Partner, 1 outlet iBox Store, dan 2 outlet Samsung Experience Store (SES) by NASA.

Bertemakan Big Celebration, beberapa outlet-outlet baru ini adalah outlet perdana di lokasinya, seperti: iBox pertama di kota Pontianak, Erafone Megastore pertama di kota Kendari, dan Erafone Store pertama di kota Lhokseumawe, Ponorogo serta Pringsewu.

“Walaupun masih ditengah situasi pandemi yang tidak menentu, serta adanya pemberlakuan PKMBM di sejumlah wilayah di Indonesia, kami tetap percaya dengan kondisi pasar dan kekuatan demand masyarakat. Konsumen masih membutuhkan opsi toko gadget terpercaya, dengan level pelayanan dan jaminan purna jual yang mumpuni. Ekspansi footprint riel ini juga merupakan perwujudan dari strategi omni-channel yang telah kami terapkan secara sukses selama ini. Outlet-outlet akan menjangkau area baru seperti: Aceh, Jambi, Kalimantan Barat hingga Sulawesi Tenggara. Dengan melebarnya wilayah yang terjangkauan oleh Erajaya Retail Group, diharapkan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhkan gadget beserta ekosistemnya.” ungkap Joy Wahjudi, Vice President Director Erajaya Group.

Untuk memastikan keamanan dan kesehatan pengunjung serta mematuhi aturan yang berlaku pada saat ini, semua outlet ritel yang baru di buka menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, antara lain: pembatasan pengunjung toko, menjaga jarak antrian kasir minimal 1 meter, pengukuran suhu tubuh pegawai dan pengunjung toko, mewajibkan pemakaian masker/pelindung wajah selama berada di area toko dan penggunaan disinfektan secara berkala.

Selama periode Grand Opening di tanggal 25 – 27 Juni 2021, berbagai promo menarik juga dihadirkan secara eksklusif pada outlet-outlet baru diresmikan, diantaranya:

Erafone Megastore, Erafone Store dan Erafone Cloud Retail Partner:

- Potongan diskon hingga Rp 3.500.000
- Flash sale mulai dari Rp 49.000, dengan 2 sesi per harinya yaitu mulai pukul 11.00 – 13.00 dan 16.00 – 18.00 WIB
- Cicilan tanpa kartu kredit yang bekerja sama dengan Financing Partner
- Free Merchandise Exclusive *
- Promo purchase with purchase, gratis voucher belanja hingga Rp 300.000 untuk pembelian aksesoris, IoT, Operator dan layanan TecProtec
- Tambahan diskon sampai dengan Rp 750.000* dan cicilan 0% hingga 24 bulan, dengan Kartu Kredit BCA, Mandiri, Permata dan Kartu Debit BRI

Samsung Experience Store (SES) by NASA:

- Potongan diskon hingga Rp 3.500.000 untuk Samsung Galaxy S21 Ultra 512GB
- Samsung Galaxy A series mulai dari Rp 999.000
- Promo accessories harga mulai dari Rp 90.000
- Flash sale mulai dari Rp 149.000, pukul 17.00 sampai 19.00 WIB
- Hadiah langsung merchandise menarik dengan minimal transaksi Rp 2.000.000
- Tambahan diskon sampai dengan Rp 750.000* dan cicilan 0% hingga 24 bulan, dengan Kartu Kredit BCA, Mandiri, Permata dan Kartu Debit BRI

iBox Store:

-Potongan diskon hingga Rp 2.000.000 untuk iPhone 12 dan iPhone 12 mini
- Hadiah langsung merchandise menarik dengan minimal transaksi Rp 4.000.000
- Promo accessories dengan harga mulai dari Rp 199.500
- Flash Sale mulai dari Rp 279.000
- Tambahan diskon sampai dengan Rp 750.000* dan cicilan 0% hingga 24 bulan, dengan Kartu Kredit BCA, Mandiri, Permata dan Kartu Debit BRI

sumber:tabloidpulsa.id
Warganet Kaget Ada Deretan Foto Selfie dengan KTP Dijual di Internet
25 June 2021
Warganet Kaget Ada Deretan Foto Selfie dengan KTP Dijual di Internet
Foto: e KTP (ilustrasi-liputan6)

itoday - Isu mengenai perlindungan data pribadi kembali ramai menjadi perbincangan di media sosial. Kali ini, akun bernama @recehvasi mengingatkan tentang bahayanya berbagi data ke pihak lain.

Dalam kicauannya, akun tersebut menggunggah sebuah screenshot yang kemungkinan besar berasal dari tangkapan layar di Facebook, tapi belum diketahui asalnya. Foto itu hanya berisikan penawaran untuk foto selfie dengan KTP.

"Data dan fotomu bisa dijual oleh orang-orang tidak bertanggungjawab. Waspadalah!" tulis akun @recehvasi. Unggahan itu pun menuai beragam reaksi dari warganet di Twitter.

Banyak dari warganet yang mengaku kaget dengan temuan semacam ini. Padahal sebagai informasi, verifikasi sejumlah layanan online memang meminta pengguna untuk mengunggah selfie yang menunjukkan wajah berikut KTP miliknya.

Sejumlah warganet pun mengatakan khawatir dan mencoba menerka dari mana sumber informasi foto KTP dengan selfie tersebut.

Salah satunya akun @suamikamuuuu yang membalas cuitan tersebut. "Kebanyakan korban penipuan an investasi/pinjaman dengan syarat biodata diri'.

"hati2 yg kaya gini biasanya dr pinjol bodong yang lewat sms gtu. kalo terpaksa mau pinjol, pake yang udah rsmi dan beneran terdaftar aja," tulis akun @hrdipt9419.

"Nahh opsi datang langsung or video call lebih aman," tulis @josuamanurung12.

"Takut banget sama motif yg kayak gini. Makanya sekarnh hati hati banget masalah pengajuan sesuatu yg bawa bawa KTP," tulis akun @HerdikaOgi. "Serem," tulis akun @Fayadazz.

Penjualan Foto Selfie dengan KTP

Sebagai informasi, penjualan data semacam ini sebenarnya sempat ramai di Indonesia pada 2019. Ketika itu, masyarakat dihebohkan dengan thread yang dibuat akun Twitter @hendralm.

Dalam cuitannya, dia mengungkap ada forum penjualan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) di media sosial.

Setelah ditelusuri, data tersebut ternyata diperoleh melalui beberapa metode dan kebanyakan dilakukan oknum tidak bertanggung jawab. Hal itu dituturkan oleh pemilik akun Twitter dengan nama lengkap Samuel Christian Hendrawan tersebut yang pernah masuk dalam forum penjualan.

Menurut Hendrawan, setidaknya ada lima metode yang dilakukan oknum tersebut untuk memperoleh NIK dan KK masyarakat. Modus pertama yang digunakan adalah melalui SMS scam menawarkan pinjaman.

"Jadi, mereka akan menawarkan SMS pinjaman online tanpa jaminan, syaratnya KTP dan selfie. Tapi, sebenarnya itu bohongan," tuturnya saat berbicara dalam forum ICT Watch di Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Lalu, metode lain yang digunakan adalah memanfaatkan situs jual beli online. Para pelaku ini biasanya berpura-pura menjadi pembeli dan meminta data diri penjual dengan dalih meyakinkan diri bahwa tidak penipuan.

"Jadi, nanti tukeran data diri. Mereka akan mengirimkan data ke penjual dan penjual akan mengirimkan data. Padahal, data yang dikirimkan itu juga hasil ambil (dari orang lain)," tuturnya menjelaskan.

Metode Lain

Pengumpulan data secara tidak sah ini turut dilakukan melalui lowongan pekerjaan yang dipampang di situs. Biasanya, para pelamar akan diberi tautan yang mengarah ke Google Form, lalu meminta data diri beserta foto selfie dengan KTP.

Selain itu, ada pula yang memanfaatkan aplikasi scam. Terakhir, para oknum ini mengaku membawa sumbangan ke desa-desa dan menyebutnya berasal dari pemerintah. Lantas, para penerima itu harus berfoto selfie dengan KTP dan KK sebagai bukti.

sumber: liputan6
Windows 11 Resmi Dirilis Ini Deretan Fiturnya
25 June 2021
Windows 11 Resmi Dirilis, Ini Deretan Fiturnya
foto: Windows 11 Logo (ist)

itoday - Microsoft secara resmi meluncurkan Windows 11 setelah beredar luas bocoran fitur-fiturnya. Windows 11 diklaim 40 persen lebih ringan dan efisien dari versi sebelumnya.

Saat beroperasi di background, ini memakan lebih sedikit energi, jadi lebih bisa menghemat baterai.

“Dan yang terpenting, Windows 11 adalah yang paling aman,” kata Chief Product Officer Microsoft, Panos Panay, dalam Microsoft Windows Event, Kamis (24/6/2021) malam.

Perusahaan mengatakan, fokus Windows 11 saat ini adalah pada penyederhanaan tampilan interface, Microsoft Store, dan peningkatan kerja multitasking.

Melihat tampilan yang diluncurkan, Windows 11 menghadirkan posisi Start di tengah-tengah taskbar. Tampilan UI ini sebelumnya ditemukan pada bocoran proyek Windows 10X yang kemudian dibatalkan perusahaan.

Setelah posisi tombol Start baru, selanjutnya diperkenalkan fitur yang disebut Snap Layout atau dukungan multi-monitor. Itu memungkinkan pengguna untuk membuka banyak aplikasi sekaligus dengan koneksi ke layar eksternal dari laptop.

Menariknya, sistem akan mengingat lokasi aplikasi yang dibuka pada layar terpisah tersebut dan tidak mengganggu layout layar utama. Posisi aplikasi itu akan kembali ketika pengguna melakukan koneksi ulang ke monitor.

Mengutip The Verge, Jumat (25/6/2021), Microsoft juga mengintegrasikan Microsoft Teams langsung ke Windows 11, baik untuk konsumen maupun pengguna komersial. Microsoft Teams terintegrasi langsung ke taskbar, memungkinkan pengguna Windows 11 untuk menelepon teman, keluarga, atau rekan kerja.

Tambahan lainnya adalah Widgets dan gerakan sentuh juga merupakan bagian besar dari Windows 11. Widgets telah didukung konten yang dipersonalisasi dan dilengkapi dukungan AI. Widgets muncul pada sisi kiri Windows 11 dan bisa diatur sesuai keinginan pengguna.

Widgets bawaan mencakup linimasa berita terkini, informasi cuaca, dan tampilan kalender. Menariknya, ini juga menyertakan fitur yang memungkinkan pengguna memberi tip kepada pembuat konten lokal langsung dari dalam Windows 11.

Adaptable

Fitur menarik selanjutnya, Windows 11 dapat beradaptasi dengan kondisi yang berubah. Misalnya, peralihan dari penggunaan laptop ke tablet layar sentuh.

Alih-alih beralih ke mode tablet, Windows 11 hanya beradaptasi untuk memungkinkan pengguna menyentuh OS dengan mudah, jadi tampilannya tetap khas Windows.

Peningkatan selanjutnya ada pada perangkat pena tambahan dan voice typing. Pada perangkat pena tertentu, itu bisa mendukung umpan balik (feedback) haptic.

Kemudian, Windows 11 hadir dengan kemampuan voice typing yang telah ditingkatkan sehingga mampu mengenali suara penggunanya. Itu juga berarti peningkatan keakuratan kata yang diucapkan pengguna.

Gaming

Selain itu, Windows 11 juga disebut-sebut akrab dengan gamers. Guna mendukung peminat game, Windows 11 menghadirkan fitur Auto HDR secara langsung tanpa perlu penyesuaian tambahan.

Mengaktifkan Auto HDR akan menambahkan High Dynamic Range (HDR) ke sejumlah besar game DirectX 11 dan DirectX 12, selama pengguna menggunakan monitor yang mendukung HDR.

DirectStorage akan menjadi bagian kunci kecepatan di Windows 11, fitur baru yang besar dari Xbox Series X / S. Ini memungkinkan pemuatan game lebih cepat di Windows 11.

Mendukung kumpulan pustaka game, Xbox Game Pass juga diintegrasikan langsung ke dalam Windows 11. Ini juga termasuk xCloud yang terintegrasi ke dalam aplikasi Xbox ini, sehingga pengguna juga dapat melakukan streaming game langsung dari cloud Microsoft.

sumber: liputan6